Claim Missing Document
Check
Articles

Self-Efficacy dan Motivasi Mahasiswa Ners Dalam Kesiapan Melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Lalu Lintas Damayanti, Zerlina Widyadhana; Ramdani, Meida Laely; Endiyono, Endiyono; Fitriana, Nurul Fatwati
Jurnal Kesehatan Global Vol 7, No 3 (2024): Edisi September
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v7i3.6317

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi masalah kesehatan global dengan tingkat kematian yang tinggi. Mahasiswa profesi ners harus memiliki self-efficacy, motivasi dan kesiapan yang optimal untuk menghadapi tekanan kerja sebagai perawat, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama yang efektif dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan motivasi dengan kesiapan mahasiswa profesi ners dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 58 mahasiswa profesi ners di salah satu perguruan tinggi swasta di Kabupaten Banyumas, yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji univariat dan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa self-efficacy (p=0,456) tidak memiliki hubungan signifikan dan motivasi (p=0,015) memiliki hubungan yang signifikan dengan kesiapan mahasiswa. Hal ini mengindikasikan bahwa motivasi memainkan peran penting dalam kesiapan mahasiswa profesi ners menghadapi situasi darurat. Kedepannya, mahasiswa profesi ners diharapkan untuk aktif mengembangkan motivasi dan self-efficacy melalui partisipasi dalam kegiatan pelatihan, simulasi, serta kegiatan relawan untuk mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi situasi darurat dijalan raya.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN ROM TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ROM KELUARGA PENDERITA STROKE Sulistyawati, Sulistyawati; Fitriana, Nurul Fatwati
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i2.6063

Abstract

The family plays a significant role in the recovery phase of stroke patients. Stroke patients experience muscle weakness that hinders their ability to perform daily activities. One approach to assist in recovery is ROM. Educating the families of patients about ROM is essential to enhance their knowledge and skills, enabling them to support the patient's recovery process. This study aims to determine the impact of ROM health education on the knowledge and skills of families of stroke patients at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest was used. A sample of 39 participants was selected through purposive random sampling. Data were collected using questionnaires and observation sheets. Data analysis was performed using the dependent t-test. The respondents' minimum knowledge level before and after education  was 9-12. The respondents' minimum skill level before and after education was 2-7. There was a significant impact of ROM education on the knowledge of families of stroke patients and also on the ROM skills of families of stroke patients (p = 0.001). ROM education significantly influences the knowledge and skills of families of stroke patients.  
The Effect of Self-Directed Video on Compression Quality Using the Sikomjaru Phantom Kurnia Aji; M. Hanif Prasetya Adhi; Endiyono; Nurul Fatwati Fitriana
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.5603

Abstract

Cardiac arrest remains a major concern in healthcare due to its high mortality rate, with more than 100 deaths annually worldwide and 5% occurring in Indonesia. One recommended first aid method is Hands-Only CPR. This study aimed to evaluate the effect of Self-Directed Learning videos on Hands-Only CPR using SIKOMJARU on the compression quality of Hands-Only CPR performed by community health volunteers in Kalisaleh Village. The study employed a quasi-experimental design with a total sampling technique, involving 40 participants who received identical interventions. Compression quality was assessed using the Hands-Only CPR SOP from the American Heart Association (AHA), performed on the SIKOMJARU CPR education phantom. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test, yielding significant results with a p-value of 0.000. The findings demonstrated that Self-Directed Learning videos on Hands-Only CPR using SIKOMJARU were effective in improving the compression quality of Hands-Only CPR. This method offered an efficient educational solution to enhance the capability of Kalisaleh Village health volunteers in managing out-of-hospital cardiac arrest cases.
Relationship Between Knowledge Level, Distance from Home and Type of Transportation with Length of Arrival of Stroke Patients in The Emergency Group of Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital Prayitno, Arif Munandar; Fitriana, Nurul Fatwati
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 6 (2025): Proceedings of the 5th International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v6i.1399

Abstract

Background: Stroke is a medical emergency condition (stroke is brain attack), the faster the diagnosis is made, the faster the treatment. The low level of public understanding of strokes results in families delaying taking stroke patients to health facilities. Method: This study uses a descriptive correlative study with a cross-sectional approach. The sample in this study was 41 respondents with stroke attacks who came to the Emergency Room of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital with the research instrument used being a questionnaire. Results: Respondent characteristics were female 51.2%, college education level (PT) 46.5%, private job type 56.0%, and respondents aged 41 years to 50 years 51.4%. Respondents with good knowledge 48.8%, distance from home to RSMS ER <10 KM (close) 48.8%. The type of transportation used was a private car 70.7%, then the length of arrival of stroke patients to the RSMS ER according to the golden time is 58.5%. Family knowledge about stroke is good with the length of the arrival of stroke patients at the RSMS ER <4.5 hours 58.5%, distance from home 1-10 KM with the speed of the family carrying stroke patients <4.5 hours 36.6%, and the type of private car transportation with the speed of the family carrying stroke patients <4.5 hours 36.1%. Conclusion: There was a relationship between the level of family knowledge about stroke and the speed of the family taking the stroke patient to the hospital. There is no relationship between the distance from home and the length of time the stroke patient arrives at the RSMS Emergency Room. There is a relationship between the type of transportation and the length of time the stroke patient arrives at the RSMS Emergency Room.
ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROGNOSIS PASIEN CEDERA KEPALA BERAT DI RSUD MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Nurul Fatwati Fitriana; Sri Poeranto; Tina Handayani Nasution
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.213

Abstract

Cedera kepala merupakan suatu kondisi terjadinya cedera pada kepala yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak akibat adanya trauma. Cedera kepala berat mempunyai prognosis yang buruk. Beberapa fakor yang mempengaruhi prognosis cedera kepala berat adalah usia, jenis kelamin, nilai RTS, nadi, lama prehospital, mekanisme cedera, transportasi dan trauma organ lain. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh pronosis cedera kepala di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, nadi dan lama prehospital dan variabel dependen adalah prognsis. Analisa data menggunakan koefisien kontingensi dan spearman. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang berhubungan antara usia (p < 0,05). Sedangkan variabel yang lain yaitu jenis kelamin, nadi, lama prehospital tidak  menunjukkan hubungan yang bermakna dengan prognosis pasien cedera kepala (p > 0,05). RSUD Margono Soekarjo diharapkan dapat lebih meningkatkan penatalaksanaan pasien cedera kepala  berat.Kata Kunci: Cedera Kepala Berat, Prognosis, Usia
HUBUNGAN MEKANISME CEDERA DAN TRAUMA ORGAN LAIN DENGAN PROGNOSIS PASIEN CEDERA KEPALA BERAT Nurul Fatwati Fitriana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v4i2.320

Abstract

Cedera kepala merupakan suatu kondisi terjadinya cedera pada kepala yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak akibat adanya trauma. Cedera kepala berat mempunyai prognosis yang buruk. Salah satu fakor yang mempengaruhi prognosis cedera kepala berat adalah mekanisme cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh pronosis cedera kepala di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah mekanisme cedera dan variabel dependen adalah prognsis dan ISS untuk menilai trauma pada organ lain. Analisa data menggunakan koefisien kontingensi dan spearman.Hasil penelitan menunjukkan hasil yang berhubungan antara trama orn lain (p<0,05). Sedangkan variabel yang lain yaitu mekanisme cedera  tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan prognosis pasien cedera kepala (p>0,05). RSUD Margono Soekarjo diharapkan dapat lebih meningkatkan penatalaksanaan pasien cedera kepala berat.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN SIROSIS HEPATIS YANG DILAKUKAN TINDAKAN LIGASI VARISES ESOFAGUS Nugrahaeni, Fajar; Linggardini, Kris; Nurjannah, Siti; Fitriana, Nurul Fatwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan keluarga, tingkat pengetahuan, dan tingkat kecemasan pada pasien sirosis hepatis yang menjalani ligasi varises esofagus Pernerlitian derskripsi analitis derngan dersain cross serctional. Pernerlitian ini dilakurkan di RSUrD Prof. Dr. Margono Soerkarjo Purrwokerrto. Popurlasi pernerlitian ini adalah serlurrurh pasiern sirosis herpatis yang dilakurkan tindakan ligasi varisers ersofagursdi derngan jurmlah 60 orang. Jurmlah samperl pada pernerlitian ini serbanyak 38 rerspondern diambil mernggurnakan terknik purrposiver random sampling. Analisis bivariat dilakurkan mernggurnakan urji Rank Sperarman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien (65,8%) mendapatkan dukungan keluarga yang kuat, 44,7% menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik, dan mayoritas (81,6%) mengalami tingkat kecemasan sedang. Hasil analitis statistik menunjukan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan (p = 0,007) serta antara tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan (p = 0,032). Pernerlitian ini mernurnjurkkan adanya hurburngan antara durkurngan kerlurarga dengan tingkat kercermasan pasiern sirosis hepatis yang dilakukan tindakan ligasi varises esofagus di RSUrD Prof. Dr. Margono Soerkarjo Purrwokerrto, serrta menunjukkan adanya hurburngan antara tingkat perngertahuran dengan tingkat kercermasan pasiern sirosis hepatis yang dilakukan tindakan ligasi varises esofagus di RSUrD Prof. Dr. Margono Soerkarjo Purrwokerrto. Hal ini merngindikasikan bahwa durkurngan dari kerlurarga dan perngertahuran yang mermadai dapat berrperran pernting dalam merngurrangi kercermasan pasiern.
Pelatihan Peningkatan Koping Mekanisme Remaja: Upaya Mencegah Remaja dari Perilaku Self-Harm dan Resiko Bunuh Diri Estria, Suci Ratna; Herdian, Herdian; Fitriana, Nurul Fatwati; Elsanti, Devita; Supriyatno, Supriyatno; Wikantadi, Latief
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6049

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan mental remaja melalui pelatihan peningkatan koping sebagai upaya untuk mencegah perilaku self-harm dan resiko bunuh diri. Berdasarkan temuan dari diskusi dengan remaja dan guru ditemukan adanya siswa yang berperilaku self-harm, kurangnya pengetahuan remaja terkait kesehatan mental remaja, bahaya ketika masalah mental dibiarkan saja, mekanisme koping adaptif dan maladaptive serta kurangnya ketrampilan dalam melakukan self terapi saat muncul stressor. Kegiatan ini perlu dilakukan untuk memberikan edukasi terkait self-harm, serta mekanisme koping untuk mengatasi stressor remaja, sehingga remaja dapat mengetahui dan memahami tentang masalah mental yang dirasakan dan cara mengatasinya dengan adaptif, sehingga remaja bisa terhindar dari perilaku self-harm. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdian akan melakukan pengabdian dengan pendekatan ceramah, FGD, serta praktik metode hug therapy, terapi 1-5, mindfulness, relaksasi nafas dalam dan relaksasi otot progresif. Evaluasi dan monitoring akan dilakukan untuk memastikan efektivitas program ini. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 62 siswa. Diharapkan pengabdian ini dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan mental remaja dan membantu mereka mengatasi stressor yang sering muncul karena adanya perubahan dan perkembangan saat remaja. Hasil kegiatan didapatkan pengetahuan siswa terkait masalah mental emosional dan koping mekanisme siswa mengalami peningkatan. Simpulan dari pengabdian ini, bahwa edukasi konsep kesehatan mental dan ketrampilan koping mekanisme dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan siswa.
PENGARUH METODE SCHOOL WATCHING TERHADAP PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN GEMPA BUMI PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SDN 2 SOKARAJA KULON Wulan Ayu Utami; Adhi, M. Hanif Prasetya; Suparti, Sri; Fitriana, Nurul Fatwati
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i2.722

Abstract

Bencana gempa bumi dapat menyebabkan dampak besar, terutama di daerah dengan kesiapsiagaan yang rendah. Kesiapsiagaan bencana penting untuk tanggapan cepat dan pemulihan. Anak sekolah dasar berperan dalam mengurangi risiko gempa bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada siswa SDN 2 Sokaraja Kulon menggunakan metode school watching. Penelitian kuantitatif ini mengumpulkan data melalui kuesioner dengan 32 responden yang dipilih secara total sampling. Hasil menunjukkan, sebelum intervensi, 20 responden berada pada kategori pengetahuan rendah, 8 pada kategori pengetahuan cukup, dan 4 pada kategori pengetahuan tinggi. Setelah intervensi, 27 responden berada pada kategori pengetahuan tinggi, 2 pada kategori pengetahuan cukup, dan 3 pada kategori pengetahuan rendah, dengan rata – rata pre – test 55 dan setelah dilakukan edukasi menggunakan metode school watching mendapatkan rata – rata nilai post – test 88
Analisis Faktor - Faktor Volume Residu Lambung Pada Pasien Penyakit Kritis Dengan Pemberian Nutrisi Enteral Ramadhan, Faramona Primidyas; Suparti, Sri; Asiandi, Asiandi; Fitriana, Nurul Fatwati
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i7.19970

Abstract

Tingginya volume residu lambung terjadi karena ketidaktepatan dalam pemberian nutrisi enteral. Hal ini berdampak pada aspirasi, lamanya proses penyembuhan dan bertambahnya hari rawat. Ada banyak faktor-faktor volume residu lambung, diantaranya yaitu penyakit penyerta atau komorbid, terapi obat, penggunaan ventilator, osmolalitas, posisi pasien, dan volume pemberian nutrisi. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor volume residu lambung dengan pemberian nutrisi enteral pada pasien penyakit kritis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif, pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 50 responden menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan volume residu lambung. Penelitian ini menggunakan lembar observasional yang didesain oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan analisis univariat, uji chi square, dan analisis binary logistik. Dilakukan uji chi square dengan hasil terdapat hubungan antara faktor faktor dengan volume residu lambung. Pada analisis binary logistik ada pengaruh yang signifikan antara osmolalitas, posisi pasien, volume pemberian nutrisi, komorbid, dan ventilator sebesar 78%. Faktor yang berhubungan dengan volume residu lambung pada pasien penyakit kritis dengan pemberian nutrisi enteral di ICU dan HCU RSUD Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yaitu osmolalitas, posisi pasien, total pemberian nutrisi, dan osmolalitas.