Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penyuluhan Agroforestri dan Edukasi Lingkungan: Membangun Kesadaran Hijau di SMA Negeri 1 Kupang Timur Syah, Firman; Rusadi, Nusrah; Silaban, Rosalia; Selanno, Frenly Marvi; Nufus, Mitha Rabiyatul; Lamanda, Sukriati Andesti; Marpaung, Sutan Sahala Muda
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7813

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Penyuluhan Agroforestri dan Edukasi Lingkungan: Membangun Kesadaran Hijau di Sekolah” dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kupang Timur dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kehutanan berkelanjutan dan perilaku ramah lingkungan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan lingkungan dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar terhadap kelestarian alam. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu pre-test untuk 36 siswa, penyuluhan materi agroforestri, penyuluhan edukasi lingkungan, post-test untuk evaluasi hasil belajar, serta pemberian bibit tanaman kehutanan berupa Merbau (Intsia bijuga) dan Pinang (Areca catechu) sebagai simbol aksi penghijauan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 84,4 menjadi 94,4 poin dengan kenaikan 11,8%, yang menandakan efektivitas pendekatan partisipatif dalam meningkatkan literasi lingkungan. Peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap dan perilaku siswa terhadap lingkungan melalui aksi nyata konservasi di lingkungan sekolah berupa ilmu pengetahuan baru. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada bidang kehutanan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dan direplikasi di sekolah lain guna memperkuat budaya sekolah hijau dan literasi lingkungan siswa
Resiliensi Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Pada Skema Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Kindang Sulawesi Selatan: Institutional Resilience of Forest Farmer Groups in The Community Forestry Scheme in Kindang Sub-district, South Sulawesi Rusadi, Nusrah; Gare, Kletus Florianus Sera; Selanno, Frenly Marvi; Lamanda, Sukriati Andesti; Samad, Radhiatunnisa S; Sari, Puspa; Apriani, Nurul
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.22878

Abstract

Pengelolaan hutan berbasis masyarakat membutuhkan kelembagaan lokal yang kuat dan mampu beradaptasi dengan dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan kelembagaan Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan dalam skema Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret–April 2025 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, diskusi kelompok terfokus, dan telaah dokumen, serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan kelembagaan berada pada tingkat sedang dengan variasi di berbagai dimensi. Struktur organisasi telah ditetapkan secara formal tetapi belum berfungsi sepenuhnya karena dominasi kepemimpinan dan distribusi wewenang yang tidak merata. Partisipasi anggota masih bersifat simbolis, karena pengambilan keputusan sebagian besar bersifat top-down. Aturan internal ada tetapi diterapkan secara tidak konsisten karena lemahnya sosialisasi, pemantauan, dan penegakan sanksi. Hubungan eksternal relatif kuat tetapi sangat bergantung pada fasilitator, sehingga membatasi independensi internal. Studi ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan kelembagaan hanya dapat dicapai melalui penguatan fungsi organisasi, peningkatan partisipasi anggota, kepastian penegakan aturan yang konsisten, dan pembinaan jaringan kolaboratif dengan aktor eksternal guna mendukung pengelolaan hutan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.