Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat Salamor, Reinhard; Rumalean, Muhammad Samad; Kempa, Vicardy; Tupamahu, Pieter Zakarias; Papilaya, Cindy
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v6.i3.p137-142

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor afektif penting yang memengaruhi pencapaian hasil belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar pada siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa kelas X yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran motivasi belajar dilakukan menggunakan angket berskala Likert, sementara hasil belajar diperoleh melalui tes akademik siswa. Hasil analisis menggunakan software SPSS v.25 menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan kontribusi sebesar 60.3%. Temuan ini mengindikasikan bahwa upaya peningkatan motivasi belajar siswa dapat memberikan dampak substansial terhadap hasil belajar siswa atau prestasi akademik mereka. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi guru dan sekolah untuk meningkatkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada penguatan motivasi sehingga prestasi belajar siswa dapat lebih optimal.
PERSPEKTIF CALON PENDIDIK TERHADAP FILOSOFIS EKSISTENSIALISME Pieter Zakarias Tupamahu; Turmudi; Nelma Dortje Lethulur
Sanjiwani: Jurnal Filsafat Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/sjf.v16i1.4367

Abstract

This study aims to analyze prospective educators' views on philosophical existentialism in the context of education. Existentialism as a school of philosophy that emphasizes individual existence and freedom of choice is important to be understood by pre-service teachers’ in shaping a more humanist approach to learning. This research uses a descriptive qualitative approach with a literature study method supported by data collection through questionnaires to 50 pre-service teachers’. The results obtained reveal significant potential in the development of existentialism-based education through the perspective of prospective educators. A good understanding of the basic concepts, high readiness for implementation, and appreciation of existential values provide a strong foundation for a more humanist and meaningful educational transformation.
Students Mathematical Representation and Communication Ability in Mathematics Problem Solving Pieter Zakarias Tupamahu; Tanwey Gerson Ratumanan; Christina Laamena
Didaktik Matematika Vol 10, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jdm.v10i1.29376

Abstract

In learning mathematics, representation and communication ability are required by students to solve problems. The ability to represent is crucial for students to simplify the learning process, while students who have good mathematical communication abilities can easily solve a problem. This study applied a sequential mixed methods approach. Quantitative data was obtained from the results of the written test, then the ability of mathematical representation and communication in solving problems on linear program material was analyzed qualitatively. The participants of this study were 59 students from one of the senior high schools in Ambon, Indonesia. The research phase was begun with students being asked to solve mathematics problems and then researchers analyze representation and written communication ability. The largest percentage of students' results on the test was in the very low category of mathematical representation and communication ability. The results showed that students who had good representation and communication abilities would be able to solve problems. There were significant correlations and a very strong correlation between mathematical representation and communication ability with a Pearson Correlation coefficient of 0.915. After obtaining the test result, subjects were selected based on the category of ability to conduct interviews. Based on the results of the interview, the mathematical representation ability that the subject uses well will directly involve mathematical communication skills well, and vice versa.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis TPACK Berbantuan CODAP pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) Mataheru, Eunike Ester; Anastasyia, Neneng; Tupamahu, Pieter Zakarias; Junari, Nawwir
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis TPACK yang didukung oleh Common Online Data Analysis Platform (CODAP) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi persamaan linear satu variabel (PLSV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one group pretest–posttest design. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas VIII di SMP Laboratorium Universitas Pattimura yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui tes hasil belajar, kuesioner respon peserta didik, dan lembar observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta analisis peningkatan hasil belajar menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 61,79 pada saat pretest menjadi 86,63 pada saat posttest dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 65,47% yang berada pada kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi CODAP dalam pembelajaran berbasis TPACK dapat mendukung pemahaman konsep serta memperkuat keterhubungan representasi matematika melalui aktivitas eksplorasi data yang lebih interaktif. Oleh karena itu, pemanfaatan CODAP berpotensi menjadi salah satu alternatif media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi PLSV.
Pendampingan Guru Sekolah Menengah dalam Penerapan ICT untuk Asesmen Pembelajaran Jarnawi Afgani Dahlan; Yaya Sukjaya Kusumah; Erma Monariska; Ariyanti Jalal; Churun Lu'lu'il Maknun; Ernawati; Fadhil Zil Ikram; M. Azhari Panjaitan; Pieter Z. Tupamahu; R. H. Yanti Silitonga
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5428

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT), khususnya dalam kegiatan evaluasi dan asesmen pembelajaran oleh guru di sekolah mitra. Permasalahan ini dapat ditinjau dari dua aspek utama, yaitu keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan platform digital untuk evaluasi dan asesmen, serta belum dikenalnya potensi kecerdasan buatan (AI) dalam menunjang penilaian pembelajaran yang efektif dan efisien. Melalui kegiatan pengabdian berupa pendampingan atau pelatihan ini, diharapkan para guru di sekolah mitra tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang pentingnya integrasi teknologi dalam evaluasi dan asesmen pembelajaran, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk menerapkannya secara langsung dalam konteks kelas mereka masing-masing. Kegiatan pengabdian dilaksanakan secara hybrid yang berpusat di SMK TIK Al-Islam Purwakarta. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 dengan 27 guru yang mengikuti kegiatan. Adapun guru-guru yang mengikuti kegiatan ini berasal dari tiga sekolah yaitu SMA Al Jundiyah, SMA Dzakiyun 2, dan SMK TIK Al Islam. Hasil pelaksanaan serta evaluasi terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa indikator keberhasilan kegiatan pengabdian, yaitu materi, narasumber, pelaksanaan kegiata, serta dampak manfaat, sudah terpenuhi sehingga kegiatan pendampingan atau pelatihan terkait pemanfaatan ICT dalam asesmen pembelajaran dapat dikatakan sukses dan berhasil. Kegiatan pendampingan atau pelatihan berhasil dalam menambah wawasan dan pengetahuan serta keterampilan terkait ICT dalam Pendidikan, utamanya mengenai pemanfaatannya dalam asesmen pembelajaran. Selain itu, para responden juga memberikan komentar yang positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan berharap kegiatannya dapat dilaksanakan secara berkala.
Penguatan Literasi Riset Mahasiswa melalui Pengembangan Ebook serta Pelatihan Analisis Tren Riset Memanfaatkan VOSviewer dan Biblioshiny Pieter Z. Tupamahu; Christina M. Laamena; Wisye Hehakay; Nelma D. Lethulur; Yulian Hany Makaruku
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2030

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi riset mahasiswa pendidikan matematika melalui pengembangan e-book dan pelatihan analisis tren riset memanfaatkan software VOSviewer dan Biblioshiny. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah kesulitan mahasiswa dalam menentukan fokus penelitian, mengidentifikasi research gap, dan memilih topik yang feasible. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pengembangan e-book, sosialisasi dan pelatihan daring, serta evaluasi melalui kuesioner Google Form. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa e-book dan pelatihan yang diberikan mampu membantu mahasiswa memahami analisis bibliometrik secara sistematis serta mendukung penentuan topik penelitian yang lebih terarah.
Gender Differences in Written Mathematical Communication: An Analysis of Students’ Problem-Solving Processes Pieter Zakarias Tupamahu; Christina M. Laamena; Nelma Dortje Lethulur
(JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Vol. 9 No. 2 (2026): VOLUME 9 NUMBER 2, JUNE 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jiml.v9i2.31016

Abstract

In mathematics education, written mathematical communication (WMC) is crucial for students to articulate problem-solving processes, yet gender differences and underlying weaknesses in high school contexts remain underexplored, particularly in linear programming tasks. This study aims to analyze the WMC of eleventh-grade high school students in solving linear programming problems from a gender perspective. A sequential explanatory mixed-methods approach was employed with 44 students from Ambon City high schools. Quantitative data from WMC assessments were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression to evaluate overall performance, indicator dominance (accuracy vs. completeness), and gender effects. Six participants were then purposively selected for semi-structured interviews based on ability levels (high, medium, low) and gender, providing qualitative insights into problem-solving phases. Results showed low overall WMC (male dominance: 27.4%; female: 29.6%), with accuracy (M = 53.54–54.5%) outperforming completeness (M = 32.32–32.83%). Regression analysis indicated no significant gender effect. Interviews revealed systematic weaknesses in the entry phase (contextual data interpretation), attack phase (symbolic-graphic representation), and review phase (reflective evaluation).  These findings highlight that WMC depends not only on computational skills but also on metacognitive abilities for coherent argumentation. Teachers should implement reflection-based learning to foster contextual writing, comprehensive visual labeling, and evaluative conclusions.