Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PENDEKATAN DAN EDUKASI GIZI Fania Nurul Khoirunnisa; Durrotun Munafiah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1503

Abstract

Masa postpartum merupakan masa yang dimulai sejak plasenta lahir sampai semua organ reproduksi kembali seperti semula dimana selama masa tersebut diperlukan pemantauan terhadap ibu. Penanganan yang kurang baik selama masa postpartum dapat menimbulkan berbagai masalah. Status gizi yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu post partum dimana membantu proses metabolisme, pemeliharaan dan berperan dalam pembentukan jaringan baru serta memengaruhi kualitas ASI (Air Susu Ibu). Menilai pentingnya nutrisi pada masa postpartum bagi ibu dan bayi maka edukasi tentang gizi perlu disampaikan kepada ibu nifas sebagai salah satu bagian dari asuhan komprehensif. Dalam memberikan asuhan, Bidan hendaknya mampu memberikan asuhan secara komprehensif, antara lain melalui layanan kebidanan dengan pendekatan continuity of care. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Edukasi gizi sebagai bagian dari asuhan komprehensif masa nifas dan menyusui merupakan upaya promotif sekaligus preventif sehingga ibu dapat menerapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhannya
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN BAYI MELALUI PENDEKATAN DAN EDUKASI GIZI Fania Nurul Khoirunnisa; Durrotun Munafiah; Nor Asiyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1453

Abstract

Abstrak Masa postpartum merupakan masa yang dimulai sejak plasenta lahir sampai semua organ reproduksi kembali seperti semula dimana selama masa tersebut diperlukan pemantauan terhadap ibu. Penanganan yang kurang baik selama masa postpartum dapat menimbulkan berbagai masalah. Status gizi yang baik dan seimbang sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu post partum dimana membantu proses metabolisme, pemeliharaan dan berperan dalam pembentukan jaringan baru serta memengaruhi kualitas ASI (Air Susu Ibu). Menilai pentingnya nutrisi pada masa postpartum bagi ibu dan bayi maka edukasi tentang gizi perlu disampaikan kepada ibu nifas sebagai salah satu bagian dari asuhan komprehensif. Dalam memberikan asuhan, Bidan hendaknya mampu memberikan asuhan secara komprehensif, antara lain melalui layanan kebidanan dengan pendekatan continuity of care. Konsep ini sangat penting diterapkan untuk mengatasi masalah kesehatan pada masa reproduksi, masa kehamilan, persalinan dan masa nifas (pascapersalinan). Edukasi gizi sebagai bagian dari asuhan komprehensif masa nifas dan menyusui merupakan upaya promotif sekaligus preventif sehingga ibu dapat menerapkan pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhannya Kata Kunci: Kesehatan Ibu dan Bayi, Edukasi, Gizi Abstract Postpartum period is the period that starts from the birth of the placenta until all reproductive organs return to normal, during which time monitoring of the mother is required. Poor handling during the postpartum period can cause various problems. A good and balanced nutritional status is needed to accelerate the recovery of post partum maternal health which helps the metabolic process, maintenance and plays a role in the formation of new tissues and affects the quality of breast milk (Mother's Milk). Assessing the importance of nutrition in the postpartum period for mothers and babies, education about nutrition needs to be conveyed to postpartum mothers as part of comprehensive care. In providing care, midwives should be able to provide comprehensive care, including through midwifery services with a continuity of care approach. This concept is very important to be applied to overcome health problems during the reproductive period, during pregnancy, childbirth and the puerperium (post-partum). Nutrition education as part of comprehensive care during the puerperium and breastfeeding is a promotive as well as preventive effort so that mothers can implement the fulfillment of nutritional needs according to their needs. Keywords: Maternal and Infant Health, Education, Nutrition
KETEPATAN PEMBERIAN MP-ASI: PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN KONTEKS BUDAYA: - Dewi Sartika Siagian; Herliana Riska; Fania Nurul Khoirunnisa; Nasri Devi
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 9 No. 1 (2025): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v9i1.5328

Abstract

ABSTRACT Community habits can influence mothers' actions in providing MP-ASI before the baby is given MP-ASI. Apart from that, according to the mother, a crying baby shows that the baby is still hungry, so additional food must be given. This is one of the failures in providing exclusive breastfeeding to babies before they are more than 6 months old. Giving MP-ASI too early has short-term and long-term impacts. According to WHO, babies who receive complementary foods before the age of 6 months are 17 times more likely to experience diarrhea and 3 times more likely to develop upper respiratory tract infections (ARI) than babies who are exclusively breastfed and receive MP-ASI on time. The method used in this research is quantitative with a cross sectional design. The data used in this study is primary data obtained directly by distributing questionnaires to respondents. This research was conducted in the working area of ​​the Payung Sekaki Community Health Center, Pekanbaru City, Riau. The sample in this study was mothers who had babies aged 6-24 months with a total sample of 163 people. The aim of the research is to determine the influence of family support and cultural traditions on the accuracy of giving MP-ASI. The research results show that there is a relationship between family support and family traditions on the accuracy of providing MP-ASI with a P value <0.005. This shows that the provision of complementary foods is influenced by family support and cultural traditions.
PENDEKATAN EDUKATIF KANKER PANGKAL RAHIM SERVIKS PADA KELOMPOK ‘AISYIYAH KABUPATEN KUDUS Emma Jayanti Besan; Indah Puspitasari; Fania Nurul Khoirunnisa; Nor Asiyah; Diah Andriani Kusumastuti; Indanah Indanah; Muhammad Nurul Fadel; Wan Ismahanisa Ismail
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 8, No 1 (2026): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v8i1.3174

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian perempuan di Indonesia dengan angka kejadian tinggi dan masih rendahnya tingkat deteksi dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu ‘Aisyiyah Kabupaten Kudus mengenai faktor risiko, pencegahan, dan deteksi dini kanker serviks melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif dengan media audiovisual, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 44 peserta dan dilaksanakan di Aula Panti Asuhan Prambatan Kudus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 62% menjadi 90% setelah kegiatan. Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Edukasi berbasis ceramah interaktif dan audiovisual terbukti efektif meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya skrining dan vaksinasi HPV. Kegiatan ini sejalan dengan strategi nasional pencegahan kanker serviks melalui pendekatan promotif dan preventif di masyarakat. Diharapkan kegiatan edukatif semacam ini dapat menjadi model pemberdayaan perempuan dalam mendukung upaya eliminasi kanker serviks di tingkat komunitas. Cervical cancer is one of the leading causes of death for women in Indonesia, with a high incidence rate and low early detection rates. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of women from the 'Aisyiyah group in Kudus Regency regarding risk factors, prevention, and early detection of cervical cancer through an educational approach. The methods used were interactive counseling with audiovisual media, discussions, and pre- and post-test evaluations. The activity was attended by 44 participants and was held in the Prambatan Kudus Orphanage Hall. The evaluation results showed an increase in participants' knowledge from an average of 62% to 90% after the activity. High enthusiasm was evident in active participation in the question and answer session. The interactive lecture-based education and audiovisuals have proven effective in increasing participants' awareness of the importance of HPV screening and vaccination. This activity aligns with the national strategy for cervical cancer prevention through a promotive and preventive approach in the community. It is hoped that this educational activity can become a model for women's empowerment in supporting cervical cancer elimination efforts at the community level.
Efektivitas Yoga Postnatal Terhadap Tingkat Kecemasan Dan Kualitas Tidur Pada Ibu Postpartum Di RSI Sultan Hadlirin Jepara Endar Afiani; Ummi Kulsum; Fania Nurul Khoirunnisa
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 3 No 3 (2026): JKRI - Februari 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas merupakan fase penyesuaian yang rentan terhadap masalah psikologis, terutama kecemasan dan gangguan tidur. Apabila kecemasan tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat memperburuk kualitas istirahat serta kesejahteraan ibu setelah melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh yoga postnatal terhadap tingkat kecemasan dan kualitas tidur ibu postpartum di RSI Sultan Hadlirin Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest. Sebanyak 32 ibu postpartum dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Pengukuran kecemasan dilakukan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), sedangkan kualitas tidur dinilai dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Intervensi yoga postnatal dilaksanakan secara terstruktur selama kurang lebih 20 menit setiap sesi. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan adanya penurunan bermakna pada rerata skor kecemasan dari 22,25 ± 2,59 menjadi 16,53 ± 2,72, serta penurunan skor PSQI dari 7,53 ± 1,27 menjadi 5,06 ± 0,76 setelah pemberian yoga postnatal (p < 0,05). Dengan demikian, yoga postnatal terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan dan memperbaiki kualitas tidur ibu postpartum.
EFEKTIVITAS PIJAT OKETANI TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI RSI SULTAN HADLIRIN JEPARA Fitri Ambarwati; Ummi Kulsum; Fania Nurul Khoirunnisa
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3234

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) menjadi nutrisi utama bayi usia kurang 6 bulan. ASI memiliki manfaat sangat besar dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak. Keuntungan ASI bagi bayi meliputi bayi tidak sering sakit, ASI mengandung kekebalan. Dampak yang ditimbulkan dari tidak berhasilnya ASI eksklusif adalah masalah gizi kurang, masalah stunting dan gangguan malnutrisi pada bayi. Salah satu faktor yang terkait dengan kegagalan pemberian ASI dari faktor ibu adalah kondisi kelancaran produksi ASI. Intervensi yang dapat diberikan yaitu melalui pijat oketani sebagai salah satu teknik manajemen untuk mengatasi masalah menyusui seperti pembengkakan payudara dan suplai ASI yang tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pijat oketani terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum di Rumah Sakit Islam Sultan Halirin Jepara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan rancangan one group pretest – posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang menyusui setelah melahirkan pada bulan Oktober-November 2025 di Rumah Sakit Sultan Hadlirin Jepara sebanyak 25 ibu. Teknik sampling menggunakan  teknik total sampling. Sehingga sampel pada penelitian ini sebanyak 25 responden. Instrumen yang dibutuhkan yaitu lembar observasi untuk mengetahui tingkat produksi ASI. Data dianalisa dengan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian sebelum diberikan pijat oketani, semua responden produksi ASI kurang dari 400 cc/hari sebanyak 43 (100%) kemudian setelah diberikan pijat oketani sesuai SOP, ada perubahan tingkat produksi ASI menjadi kategori banyak berjumlah 29 (67,4 %) responden. Uji statistik disimpulkan ada efektivitas pijat oketani terhadap produksi ASI pada ibu post partum di RSI Sultan Hadlirin Jepara dengan nilai p value 0,000.