Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan E-Modul Berbasis Android Menggunakan Kodular Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Farihah Almaida; Nurul Anriani; Isna Rafianti
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56704/jirpm.v5i2.24020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa e-modul berbasis android menggunakan kodular yang valid, praktis serta efekktif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE dengan lima tahap pengembangan, yaitu Analyze, Design, Develompment, Implementation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPIT Al-Masykar Bina Insani. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai untuk uji ahli materi dengan persentase kevalidan sebesar 77,29% dengan kategori “valid”. Untuk uji validasi oleh ahli media diperoleh persentase sebesar 78,73% dengan kategori “valid”. Serta untuk uji kepraktisan yang dilakukan kepada guru mata pelajaran matematika diperoleh hasil persentase sebesar 80,24% dengan kategori “praktis”. dan respon siswa terhadap media pembelajaran memperoleh hasil persentase sebesar 84,56% dengan kategori “sangat baik”. Keefektifan e-modul kreatif matematis berdasarkan skor n-gain sebesar 0.59  dengan interpretasi terdapat peningkatan pada kategori sedang. Oleh karena itu, e-modul berbasis android menggunakan kodular untuk meningkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat disimpulkan valid, praktis serta efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika di SMP Kelas VII.
Mahasiswa Kuliah Pilihan sebagai Penguatan Skil dan Pembangunan Karakter Mahasiswa di Prodi PBI FKIP Untirta Wahid, Farid Ibnu; Anriani, Nurul
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i2.23931

Abstract

Penelitian ini adalah kajian tentang alih wahana atau ekranisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian ekranisasi (alur, latar, tokoh) novel Mariposa karya Luluk HF ke dalam film Mariposa sutradara Fajar Bustomi, dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber penelitian ini adalah novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposa sutradara Fajar Bustomi. Bentuk data pada penelitian ini adalah ekranisasi penciutan, penambahan, dan perubahan bervariasi berupa kutipan pada novel Mariposa karya Luluk HF dan film Mariposai sutradara Fajar Bustomi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, dokumentasi, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bentuk ekranisasi pada: a) Alur, terdapat 21 data penciutan, 6 data penambahan, dan 3 data perubahan bervariasi; b) Latar, terdapat 9 data penciutan, 2 data penambahan, dan 3 data perubahan bervariasi; dan c) Tokoh, terdapat 9 data penciutan, 4 data penambahan, dan 2 data perubahan bervariasi. Penelitian ekranisasi ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran sastra di SMA pada kompetensi dasar 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel, dan 4.9 Merancang novel dan novelet dengan memperhatikan isi dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis. 
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PASANGGRAHAN-PANDEGLANG DENGAN PEMANFAATAN DAUN KELOR DAN GULA MERAH Tarso Rudiana; Nenden Suciyati Sartika; Ucu Wandi Somantri; Erwin Erwin; Nurul Anriani; Asih Mulyaningsih; Tuti Rostianti Maulani; Andree Saylendra; Slamet Wiyono
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, terutama pada anak-anak pada masa awal pertumbuhannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Pasanggrahan dalam mencegah stunting melalui pemanfaatan bahan pangan lokal, yaitu daun kelor dan gula merah. Kegiatan ini mencakup penyuluhan mengenai stunting dan gizi seimbang serta pelatihan pembuatan makanan tambahan bergizi kue talam daun kelor dan gula merah. Melalui program ini, peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, kader kesehatan, dan masyarakat umum dibekali dengan pengetahuan serta keterampilan untuk mengolah bahan lokal yang kaya nutrisi menjadi menu makanan tambahan yang mudah dibuat dan disukai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya gizi seimbang untuk pencegahan stunting, serta kemampuan mereka dalam mempraktikkan pembuatan menu tersebut. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam upaya penanggulangan stunting di desa-desa melalui pemberdayaan dan pemanfaatan potensi lokal.
Teamwork and Competency : Drivers of Lecturers’ Work-Quality in Banten, Indonesia Reni Apriani; Syadeli Hanafie; Nurul Anriani
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2025): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i2.15215

Abstract

This study aims to analyze the effect of team work, communication competence and competency on the lecturers’ work quality. The research approach was quantitative and the analysis method used was path analysis. The research instrument consisted of a structured survey questionnaire developed based on the operational definitions of the key variables, to measure the specified constructs. The research was conducted at Universitas La Tansa Mashiro (UNILAM), Banten using survey with the samples of 93 lecturers being selected randomly. The research findings showed that: (1) team work has positively and significantly affected the work quality; (2) competency has positively and significantly affected the work quality; (3) team work has positively and significantly affected the competency; (4) communication competence has positively and significantly affected the competency. Based on these findings, it can be concluded that enhancing the work quality of lecturer can be done through strengthening team work and competency.  It was also obtained that work quality was not significantly influenced by communication competence, which implied that the direct effect of communication competence on the work quality was not supported by empirical data in this research.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI MATEMATIKA SISWA Yundianti, Siti Azriah; Mutaqin, Anwar; Anriani, Nurul
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2025): September 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i3.33469

Abstract

Hasil belajar Matematika siswa masih tergolong rendah. Faktor penyebabnya adalah motivasi belajar Matematika yang rendah dan ketidaktepatan model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar dan motivasi belajar Matematika siswa dan untuk mengetahui korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar Matematika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Sampel yang terpilih yaitu 82 orang siswa dari kelas X.1 dan X.4 di SMA Negeri 5 Kabupaten Tangerang tahun ajaran 2024/2025. Data penelitian dikumpulkan melalui pretest-posttest hasil belajar dan skala awal-skala akhir motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-p untuk uji Manova sebesar 0,000 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar dan motivasi belajar Matematika. Nilai-p untuk uji korelasi sebesar 0,011 < 0,05 sehingga terdapat korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar Matematika. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh positif terhadap terhadap hasil belajar dan motivasi belajar Matematika siswa. Selain itu, motivasi belajar berkorelasi positif dengan hasil belajar Matematika siswa.
Evaluation of Campus Learning and Industrial Work Practice Based on Cipp at The Banten Petrochemical Industry Polytechnic Rudi Repelita; Nurul Anriani; Yuyu Yuhana
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/sipakatau.v3i3.761

Abstract

This study examines the effectiveness of the Dual System Education Program at Politeknik Industri Petrokimia Banten within the context of vocational education reform in Indonesia. Adopting a mixed methods sequential explanatory design grounded in a pragmatic paradigm, the research integrates quantitative and qualitative data to evaluate program performance using the CIPP (Context, Input, Process, Product) model. Quantitative data were collected through structured questionnaires distributed to key stakeholders, while qualitative insights were obtained through interviews, focus group discussions, and document analysis. The findings indicate that the program demonstrates strong alignment with national policies and industry needs (context), supported by adequate curriculum design and institutional resources (input). The implementation of work-based learning through industrial training is generally effective (process), although inconsistencies in supervision and evaluation mechanisms remain evident. In terms of outcomes (product), graduates exhibit solid technical competencies; however, challenges persist in soft skills development and employment absorption, reflecting broader labor market mismatches. Overall, the study highlights that while the program has made significant progress in bridging education and industry, its long-term effectiveness depends on continuous curriculum adaptation, modernization of training infrastructure, and strengthened collaboration with industry partners. The integration of the CIPP model with mixed methods provides a comprehensive framework for evaluating vocational education systems and offers evidence-based insights for policy and institutional improvement.
DEVELOPING SCRATCH GAME INTEGRATED INTERACTIVE E-LKPD TO MEASURE JUNIOR HIGH STUDENTS' MATHEMATICS COMPREHENSION Sri Malisa; Nurul Anriani; Anwar Mutaqin
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Article In Press
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i2.8589

Abstract

Students' mathematical conceptual understanding at the junior high school level remains relatively low, while learning media specifically designed to assess this ability are still limited. In addition, mathematics learning is often less varied, passive, and lacks the integration of technology-based educational games. This study aimed to develop an interactive Electronic Student Worksheet (E-LKPD) integrated with Scratch games to assess and enhance students' mathematical conceptual understanding. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the Borg and Gall development model, which consists of nine stages: preliminary study, research planning, product design development, preliminary field testing, initial product revision, main field testing, further product revision, operational field testing, and final product revision. The research was conducted at SMPN 18 Serang City, involving 40 eighth-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using expert validation questionnaires, student response questionnaires, and a mathematical conceptual understanding test. The results indicated that the developed E-LKPD achieved a validity score of 83% from material experts and 85% from media experts, both categorized as highly valid. The practicality test based on students' responses yielded a score of 76%, indicating that the product was practical. Furthermore, the effectiveness test resulted in a score of 83%, categorized as effective. These findings demonstrate that the Scratch-integrated interactive E-LKPD meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness, making it suitable for use as both a learning medium and an assessment tool for measuring junior high school students' mathematical conceptual understanding. Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP masih tergolong rendah, sementara media pembelajaran yang secara khusus digunakan untuk mengukur kemampuan tersebut belum banyak tersedia. Selain itu, pembelajaran matematika cenderung kurang bervariasi, bersifat pasif, dan belum memanfaatkan teknologi yang terintegrasi dengan permainan edukatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD interaktif yang terintegrasi game Scratch untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang meliputi sembilan tahap, yaitu studi pendahuluan, perencanaan penelitian, pengembangan desain produk, uji coba lapangan awal, revisi awal produk, uji coba lapangan utama, revisi lanjutan produk, uji coba lapangan operasional, dan revisi akhir produk. Penelitian dilaksanakan di SMPN 18 Kota Serang dengan sampel sebanyak 40 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli, angket respons siswa, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas sebesar 83% dari ahli materi dan 85% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan berdasarkan respons siswa memperoleh persentase sebesar 76% dengan kategori praktis. Adapun hasil uji keefektifan menunjukkan persentase sebesar 83% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD interaktif terintegrasi game Scratch memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus instrumen untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematika siswa SMP.
Developing an Instrument to Measure the Effectiveness of the Link and Match Learning and the Availability of the Practical Laboratory Facilities on the Quality of Vocational School Graduates Nurul Anriani; Muhammad Ibra Gholobi
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v4i1.311

Abstract

This study aimed to develop an appropriate standard instrument that can measure the influence of link and match learning and the availability of practical laboratory facilities on the quality of vocational school graduates. This instrument was prepared because no standard instrument based on this activity would theoretically improve the quality of vocational school graduates. The quality of graduates from an educational institution, including vocational schools, is influenced, among other things, by the competence of teachers, students, materials, methods, facilities and infrastructure, educational environment, curriculum, and costs. This research used a quantitative approach using survey research model with Structural Equation Modeling (SEM) analysis techniques. Factor analysis in this research used Confirmatory Factor Analysis (CFA) with the help of Lisrel 8.80 full version. The measurement model is based on Goodness of Fit criteria, namely, to test the suitability of the theoretical model with empirical data. The instrument is valid to measure the influence of link and match learning and the availability of practical laboratory facilities on the quality of vocational school graduates.
Peran OSCE dalam Mengurangi Stres dan Meningkatkan Prestasi Akademik: Kajian Mahasiswa Ilmu Kesehatan di Indonesia Ely Purnamasari; Sholeh Hidayat; Nurul Anriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.12100

Abstract

The Objective Structured Clinical Examination (OSCE) is a high-stakes assessment that frequently triggers severe anxiety among medical and health sciences students, potentially hindering their academic success. While its evaluative rigor is well-documented, less attention has been paid to how structured preparation for OSCE can paradoxically mitigate psychological distress and foster better learning outcomes. This study aims to investigate the role of OSCE in reducing stress and enhancing academic performance among health sciences students in Indonesia. A quantitative approach with a descriptive correlational design was used to determine the relationship between OSCE implementation, stress levels, and students' academic achievement. The research sample consisted of health study program students at several universities selected purposively. The research instruments included a validated stress level questionnaire and academic grade data from OSCE results. The results showed a significant negative relationship between stress levels and OSCE scores, where reduced stress contributed to improved academic performance. The OSCE serves not only as a tool for evaluating clinical skills, but also as a learning mechanism for managing stress in high-pressure situations. The reduction in stress after the OSCE was more pronounced in students with high initial stress levels, highlighting the importance of psychological and academic preparation. Reducing stress levels was shown to have a significant impact on improving students’ performance during OSCEs, indicating the importance of stress management in supporting psychological well-being and academic success.