Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Penguatan Iman Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Sekolah Dasar Julia Ningsih, Denisa; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1627

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menelaah secara komprehensif fenomena penguatan akhlak siswa melalui pemahaman rukun iman dalam konteks Pendidikan agama Islam. Metode kualitatif digunakan melalui pendekatan telaah pustaka untuk menelaah temuan-temuan penelitian sebelumnya secara sistematis. Adapun sumber utama yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan pencarian pada “Google Scholar”, untuk lebih memperkaya penelusuran data yang diinginkan oleh peneliti. Data dikumpulkan melalui dokumentasi jurnal-jurnal nasional bereputasi, dengan sampel berupa artikel ilmiah yang relevan dengan tema pembinaan akhlak dan pemahaman keagamaan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui proses kategorisasi dan penarikan tema-tema utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman rukun iman berkontribusi signifikan terhadap pembentukan akhlak melalui penguatan keyakinan, internalisasi nilai spiritual, dan pengembangan kesadaran moral. Selain itu, integrasi pembelajaran yang bersifat reflektif dan aplikatif ditemukan sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan perilaku religius siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengayaan teori pendidikan Islam, khususnya mengenai hubungan antara aspek keimanan dan pembinaan akhlak. Implikasi praktis mengarah pada perlunya model pembelajaran yang lebih holistik dan kontekstual dalam mata pelajaran PAI. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji implementasi model tersebut pada setting sekolah yang beragam demi mencapai pemahaman yang semakin komprehensif.
Penanaman Nilai Keimanan Dan Pembentukan Akhlak Melalui Pembelajaran Agama di Lembaga Pendidikan Asti Amelia, Adifa; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1670

Abstract

Pembelajaran agama memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai keimanan serta membentuk akhlak peserta didik sebagai fondasi karakter bangsa. Di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat, pendidikan agama dituntut tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan normatif, tetapi juga pada proses internalisasi nilai yang berdampak nyata terhadap perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh pembelajaran agama terhadap internalisasi iman dan pembentukan akhlak peserta didik di lembaga pendidikan. Objek kajian meliputi peserta didik serta praktik pembelajaran agama yang diterapkan di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan, yang memanfaatkan sumber data berupa buku akademik, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, klasifikasi, dan sintesis temuan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran agama yang dirancang secara sistematis, kontekstual, dan berkelanjutan berkontribusi signifikan dalam memperkuat keimanan peserta didik serta membentuk perilaku akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, pembelajaran agama masih menghadapi tantangan implementatif di era modern, sehingga diperlukan strategi pedagogik yang adaptif dan integratif. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai keagamaan dalam pendidikan sebagai upaya membangun karakter, moral, dan perilaku etis peserta didik secara holistik.
Integrasi Materi Pembelajaran Iman, Islam dan Ihsan Pada Konten Media Sosial Dalam Upaya Penguatan Iman Dan Akhlak Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Warahma, Aisyah; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1676

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola pikir, sikap, dan perilaku mahasiswa. Di satu sisi, media sosial menjadi sarana komunikasi dan informasi yang efektif, namun di sisi lain berpotensi melemahkan nilai-nilai keimanan dan akhlak apabila tidak dimanfaatkan secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi materi pembelajaran iman, Islam, dan ihsan pada konten media sosial dalam upaya penguatan iman dan akhlak mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, sedangkan objek penelitian meliputi konten media sosial yang memuat materi iman, Islam, dan ihsan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi materi iman, Islam, dan ihsan pada konten media sosial dapat dilakukan melalui penyajian konten edukatif, inspiratif, dan aplikatif yang disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa. Konten tersebut berperan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, kesadaran spiritual, serta pembentukan akhlak mahasiswa. Meskipun demikian, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan kontrol penggunaan media sosial dan perbedaan tingkat kesadaran religius mahasiswa.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk meningkatkan Iman dan Akhlak Siswa Zatil Himma, Alya; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1709

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran PAI di sekolah belum sepenuhnya berhasil dalam menginternalisasikan nilai-nilai tersebut, yang ditandai dengan maraknya berbagai patologi sosial di kalangan remaja. Kondisi ini mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran PAI yang diterapkan masih cenderung konvensional dan kurang responsif terhadap perkembangan zaman, terutama di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan iman dan akhlak peserta didik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran seperti metode persuasif, metode kisah yang mengandung targhīb dan tarhīb, metode nasihat melalui pengambilan pelajaran dan peringatan, serta pemberian sanksi yang bersifat mendidik memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk kepribadian muslim peserta didik. Melalui pembelajaran Aqidah Akhlak yang memuat rukun iman dan nilai-nilai akhlak mulia, peserta didik diharapkan mampu menjadi pribadi yang saleh dan salehah, baik dalam pelaksanaan ibadah individual maupun ibadah sosial. Dengan demikian, pengembangan strategi pembelajaran PAI yang inovatif dan kontekstual menjadi kebutuhan penting dalam upaya mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Peran Kampus Dalam Membangun Budaya Iman Dan Akhlak Yang Positif di Kalangan Mahasiswa Zulfan, Ahmad; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1718

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan globalisasi membawa tantangan pada pembentukan nilai iman dan akhlak mahasiswa. Sebagai lembaga pendidikan tinggi, kampus memiliki tanggung jawab membentuk karakter beriman dan berakhlak mulia selain pengembangan kompetensi akademik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran dan strategi kampus dalam membangun budaya iman dan akhlak positif, dengan fokus pada konteks Riau dan Dumai. Metode kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dari buku referensi, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Hasil menunjukkan peran kampus meliputi empat dimensi: fasilitator pembelajaran nilai, teladan praktis, pengembang ruang dan kegiatan, serta agen pembimbing. Strategi efektif meliputi penguatan kurikulum terintegrasi, pengembangan budaya organisasi, kolaborasi dengan masyarakat dan keluarga, serta pemanfaatan teknologi. Implementasi di perguruan tinggi Riau dan Dumai menunjukkan keberhasilan bergantung pada kerja sama sinergis seluruh komponen. Disarankan kampus melakukan evaluasi berkelanjutan dan mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan nilai baik.
Pendekatan Integratif Pendidikan Agama Islam Dalam Mewujudkan Peserta Didik Beriman dan Berakhlak Luthfi Fauzan, Ahmad; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1719

Abstract

Pendekatan integratif dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan strategi pembelajaran yang menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan berbagai disiplin ilmu, pengalaman sehari-hari, dan konteks sosial peserta didik. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep, implementasi, dan kontribusi pendekatan integratif PAI dalam membentuk peserta didik yang beriman dan berakhlak mulia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan menganalisis berbagai sumber relevan berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen pendidikan yang terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan integratif mampu menginternalisasikan nilai iman dan akhlak secara menyeluruh melalui sinergi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga peserta didik tidak hanya memahami ajaran Islam secara normatif, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perilaku sehari-hari. Strategi ini mencakup integrasi lintas mata pelajaran, pembiasaan akhlak, pembelajaran berbasis proyek, serta peran guru sebagai teladan dan fasilitator. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan refleksi spiritual, sekaligus membekali peserta didik dengan karakter yang kuat dan keterampilan sosial yang relevan. Dengan demikian, pendekatan integratif PAI berperan penting dalam menghadapi tantangan degradasi moral di era globalisasi dan digital, serta mendukung terciptanya peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, adaptif, dan siap menghadapi dinamika kehidupan secara kontekstual.
Penguatan Iman dan Akhlak Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Rhamadani, Fitri; Suniarti, Nining
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i1.182

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam sistem pendidikan nasional, terutama pada jenjang sekolah dasar yang menjadi fase golden age perkembangan moral. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan iman dan akhlak siswa sekolah dasar melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Akidah Akhlak. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi hubungan teologis antara iman sebagai akar dan akhlak sebagai buah dalam kepribadian Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai rukun iman, pemanfaatan teknologi di era industri 4.0 dan disrupsi, serta keteladanan guru menjadi faktor kunci keberhasilan pembentukan karakter. Penguatan profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran reflektif dan tadabbur Al-Qur’an terbukti efektif dalam memitigasi krisis moral dan spiritualitas siswa. Kesimpulannya, sinergi antara pemahaman akidah yang kuat dan praktik akhlak mahmudah menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki integritas spiritual.
Penguatan Pemahaman Ibu tentang Pola Asuh Digital Sehat dalam Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini Puspita, Yenda; Joni, Joni; Suniarti, Nining; Flora, Dwi Elsi
Dinamika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Agustus 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/dinamika.v2i1.19

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru bagi orang tua dalam mengasuh anak usia dini, terutama terkait penggunaan gadget yang berlebihan. Banyak orang tua belum memahami dampak jangka panjang paparan gawai tanpa pendampingan yang dapat memengaruhi perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan kesehatan fisik anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu tentang pola asuh digital sehat melalui sosialisasi dan pendampingan berbasis partisipasi komunitas. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan 25 ibu yang memiliki anak usia 3–6 tahun di TK Sekar Melati, Desa Rimba Beringin. Kegiatan meliputi pemaparan materi, penyusunan family media plan, diskusi kelompok, dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman ibu mengenai pengaturan durasi, pemilihan konten sesuai usia, serta pendampingan aktif. Peserta juga mampu menyusun aturan keluarga dan alternatif kegiatan non-digital, sejalan dengan temuan bahwa penggunaan gadget berlebihan berdampak pada kecanduan, penurunan fokus, hambatan komunikasi, dan gangguan tidur anak.
Internalisasi Nilai-Nilai Hadis Larangan Ikhtikar Hidayat, Hidayat; Paisal, Paisal; Suniarti, Nining
Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : EL-EMIR Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/jupendia.v1i2.416

Abstract

Internalization of the values ​​of the hadith prohibiting ikhtikar (hoarding goods for one-sided gain) in the younger generation and the factors that influence it in the context of modern economic life. The hadith prohibiting ikhtikar contains a moral message about justice, social responsibility, and protection of the interests of society. However, technological developments, consumption patterns, and practical economic orientation among the younger generation have the potential to weaken the understanding and application of these values. This article aims to examine the importance of the younger generation in managing goods so that the balance between supply and demand to avoid excess or shortage of stock in particular, which ultimately minimizes costs and increases efficiency. Through qualitative methods and a literature review. Thus, the younger generation's knowledge of the hadith prohibiting ikhtikar is still relatively low, while the internalization of its values ​​is influenced by the level of religious education, family environment, religious community, and Islamic economic literacy. Furthermore, economic pressures and modern consumer culture are inhibiting factors in the internalization of the moral values ​​of commerce taught by Islam. This study emphasizes the importance of strengthening education in Islamic economic values ​​and ethics for the younger generation, particularly through educational institutions, communities, and digital media, so that the principles of economic justice can be more effectively implemented in social life.
Integrasi Pendidikan Agama Berbasis Karakter Dalam Membentuk Iman dan Akhlak Peserta Didik Khalila Rosza, Naylah; Suniarti, Nining
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i2.1730

Abstract

Integrasi pendidikan agama berbasis karakter merupakan pendekatan strategis dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik di tengah tantangan degradasi moral serta pesatnya perkembangan zaman. Pendidikan agama tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, implementasi, serta implikasi integrasi pendidikan agama berbasis karakter dalam membentuk iman dan akhlak peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan agama berbasis karakter yang dilaksanakan secara holistik melalui penguatan kurikulum, proses pembelajaran, budaya sekolah, serta keteladanan guru mampu memperkuat iman dan membentuk akhlak mulia peserta didik. Oleh karena itu, pendidikan agama berbasis karakter perlu diimplementasikan secara sistematis, konsisten, dan berkelanjutan dalam satuan pendidikan guna menciptakan generasi yang beriman, berakhlak, dan berkepribadian unggul.