Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Pola Komunikasi Siswa di SMK Muhammadiyah Mariowawo pada Era Digital Vadilah, Aulia Nur; Nurhalisa, Nurhalisa; Istiqamah, Mulfah Dwi; Akmal, Nur Akifah; Simanjuntak, Sri Yunita; Sampeali, Tari Yanti Jopri
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan instrumen krusial dalam dunia pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempersiapkan siswa untuk terjun ke dunia industri secara profesional. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola komunikasi siswa SMK Muhammadiyah Marioriwawo dalam konteks era digital dan dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 30 siswa. Fokus kajian mencakup penggunaan bahasa, pemanfaatan media sosial, serta dinamika interaksi guru-siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi informal mendominasi interaksi siswa, dengan bahasa gaul sebagai perekat identitas kelompok. Terjadi transformasi digital dalam akses informasi, di mana platform visual seperti Instagram dan TikTok lebih diminati daripada media konvensional, meski berisiko memicu miskomunikasi tugas daring. Kesimpulanny kepercayaan diri komunikasi siswa paling optimal muncul saat Praktik Kerja Lapangan (PKL), menunjukkan pengaruh kuat lingkungan kerja nyata. Namun, hambatan psikologis dalam interaksi formal dengan guru masih ditemukan, sehingga tatap muka tetap dianggap paling efektif untuk konsultasi akademik. Hal ini menegaskan perlunya strategi komunikasi adaptif guna menyiapkan siswa menghadapi tuntutan profesional dunia kerja.
Analisis Pola Komunikasi Siswa SMA Negeri 7 Luwu Salsa Apriansyah; Nurul Isra Handyani; Suci Indah Wardani; Nurul Aryani Bakri; Sri Yunita Simanjuntak; Sitti Nurul Wahdaniyah
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.357

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu aspek fundamental dalam kehidupan manusia, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Proses komunikasi yang efektif antara siswa dengan guru maupun antar sesama siswa sangat berperan dalam menunjang keberhasilan pembelajaran. Pentingnya komunikasi dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran di sekolah, khususnya dalam memahami pola komunikasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola komunikasi siswa di SMA Negeri 7 Luwu, baik dalam interaksi dengan guru maupun teman sebaya, serta pengaruh media komunikasi terhadap efektivitas penyampaian pesan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi tatap muka lebih efektif dibandingkan komunikasi digital, terutama dalam hal kejelasan penyampaian pendapat dan meminimalisir kesalahpahaman. Sementara itu, media sosial berperan penting sebagai sumber informasi, dan penggunaan bahasa gaul terbukti meningkatkan keakraban antar siswa. Namun, masih terdapat hambatan komunikasi berupa rasa segan siswa terhadap guru.  
ANALISIS POLA KOMUNIKASI SISWA SMK NEGERI 1 JENEPONTO Saltiva, Nurul Oriza; Antakhura, Lulu; Rezky, Nur Fadila; Shylvana, Ade Nayla; Simanjuntak, Sri Yunita
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa SMK Negeri 1 Jeneponto di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih dominan menggunakan media sosial dibandingkan komunikasi tatap muka. Namun, komunikasi langsung tetap lebih efektif dalam menghindari kesalahpahaman. Selain itu, pengalaman praktik kerja lapangan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi secara interpersonal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan keseimbangan antara komunikasi digital dan komunikasi langsung untuk menunjang kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
Analisis Pola Komunikasi Siswa di SMA Negeri 5 Makassar Pada Era Digital Jannah, Rihul; Rahmadani, Endah; Anwar, Fahrizal; Farhan, Muhammad; Simanjuntak, Sri Yunita; Andri, Andri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pola komunikasi siswa di SMA Negeri 5 Makassar di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner Skala Likert untuk mengumpulkan data dari 22 partisipan. Menurut temuan penelitian, pola komunikasi siswa termasuk dalam kategori cukup baik/sedang, dengan skor rata-rata 65%. Media sosial merupakan alat utama untuk memperoleh informasi, sedangkan komunikasi informal lebih efektif dalam membina keakraban antar siswa. Meskipun demikian, komunikasi formal masih memiliki masalah seperti miskomunikasi dalam kerja kelompok dan kurangnya kepercayaan diri siswa saat berbicara dengan guru. Akibatnya, peningkatan keterampilan komunikasi formal diperlukan untuk mendorong pembelajaran yang efektif di era digital.
Analisis Kesiapan Mahasiswa Calon Guru Terhadap Kebijakan MBG di Sekolah: Tinjauan Teori Implementasi George C. Edwards III Sri Yunita Simanjuntak
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 16 No. 2 (2026): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol16No2.pp148-155

Abstract

The Free Nutritious Meal (MBG) policy in schools represents a strategic government move to enhance human capital quality and combat stunting. However, the success of its implementation hinges significantly on the readiness of stakeholders, including pre-service teachers who will eventually serve as implementers in schools. This study aims to analyze the readiness of pre-service teachers regarding the MBG policy using George C. Edwards III’s policy implementation theory, which encompasses four key indicators: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. A descriptive qualitative method was employed, utilizing open-ended surveys distributed to fourth-semester students in the Office Administration Education study program. The findings indicate that communication regarding policy dissemination remains limited, while regarding resources, students perceive a need for specialized training in program logistics management. Student disposition reflects a positive and supportive attitude, though there are concerns regarding the burden of ancillary administrative tasks. Regarding bureaucratic structure, clear task allocation (Standard Operating Procedures) is essential to avoid distorting the teacher's primary role of instruction. Overall, pre-service teachers demonstrate good mental readiness but require strengthened managerial competencies before being deployed to schools
MANAJEMEN STRATEGIK KEPALA TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN ADMINISTRASI DI SMK BONTOASA KABUPATEN SINJAI Muallim Muallim; Fahmi Surya Abdi; Sri Yunita Simanjuntak
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala tata usaha dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah di SMK Bontoasa melalui manajemen strategik. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen strategik dalam meningkatkan layanan administrasi yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala tata usaha, staf administrasi, kepala sekolah, dan siswa, serta observasi langsung terhadap proses administrasi. Dokumentasi kebijakan dan prosedur administrasi digunakan untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen strategik di SMK Bontoasa melibatkan rekrutmen staf berdasarkan kompetensi, pembagian tugas yang jelas, dan peningkatan sarana prasarana. Pelaksanaan manajemen strategik di bidang kepegawaian, kurikulum, keuangan, dan administrasi siswa berjalan efektif, dengan solusi terhadap hambatan seperti keterlambatan pengumpulan dokumen siswa dan masalah koneksi internet. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan kelancaran administrasi dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti peran penting kepala tata usaha dalam mengelola dan memotivasi staf untuk mencapai tujuan pendidikan.