Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW : PATOGENESIS DAN DIAGNOSA LABORATORIUM DEMAM TIFOID Dian Nurmansyah; Nurmaidah Nurmaidah
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 8 No 2 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v8i2.1409

Abstract

Typhoid fever caused by the pathogen bacteria named Salmonella typhi is known to have caused the death of more than 600,000 people worldwide. Understanding the pathogenesis and proper laboratory examination is very influential on the success of therapy. This literature review aims to collect literature related to pathogenesis and laboratory examination in typhoid fever. This literature review method uses the Systematic Literature Review (SLR) model based on pathogenesis and laboratory examinations. S. typhi infection begins with the entry of bacteria through the gastrointestine tract and can last up to 3 weeks. Laboratory tests for typhoid fever are bacterial culture, serological examination, molecular examination, and other investigations. Bacterial culture is a gold standard that has a sensitivity of up to 80% in blood. Serological tests can be performed such as Widal, ELISA, SDS-PAGE blotting, RDT or POCT tests using venous blood, capillary blood, even serum, and typhidot, and Tubex TF. Other investigations can be characterized by leukocytosis and eosinopenia. Blood chemistry tests also found an increase of AST and ALT 2-3 times the normal value.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS INFUSA DAN REBUSAN DAUN LANGSAT (Lansium domesticum L) DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA SECARA IN VITRO dian nurmansyah; Nafila nafila; Hayatush Shalihah; Amanah amanah
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 10 No 1 (2022): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v10i1.2522

Abstract

Daun langsat (Lansium domesticum L) merupakan salah satu tanaman obat yang dapat mengobati penyakit diabetes. Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan kenaikan gula darah. Senyawa yang terkandung didalam daun langsat yang berfungsi dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah flavonoid. Flavonoid bersifat protektif terhadap kerusakan sel β sebagai penghasil insulin serta dapat mengembalikan sensitifitas reseptor insulin pada sel dan bahkan meningkatkan sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penurunan kadar glukosa secara in vitro dengan penambahan infusa dan rebusan daun langsat. Kadar glukosa diukur secara in-vitro menggunakan alat Sfektorfotometer UV-Vis dengan metode Nelson somoghy. Hasil uji skrining fitokima didapatkan senyawa flavonoid, alkaloid , tanin dan saponin positif. Hasil analisa data dengan menggunakan Independent T test didapatkan p-value 0.032 < 0.050. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan bermakna pengukuran kadar glukosa secara in vitro dengan perlakuan pemberian infusa dan rebusan