Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Edukasi Teknik Pernapasan Untuk Mengurangi Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Norma Safitri; Abdillah Abdillah; Karnelly Karnelly; Cakrawati R; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1013

Abstract

The labor process is a physiological event that is often accompanied by pain due to uterine contractions. Uncontrolled pain can cause fatigue, anxiety, and even slow down the progress of labor. One effective non-pharmacological method for reducing pain is breathing techniques. This community service activity aims to increase the knowledge and skills of pregnant women regarding proper breathing techniques when facing the first stage of labor. The activity was carried out at Puskesmas X, targeting 25 pregnant women in their third trimester. The activity methods included education, demonstration, and hands-on practice. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of breathing techniques from 60% before education to 92% after education. Participants also reported an increase in their confidence in facing labor. This activity is expected to become a sustainable program in efforts to support safe and comfortable labor for mothers.
Workshop Peran Suami Dalam Mendukung Kesehatan Ibu Hamil Dan Persiapan Persalinan Hartaty; Cakrawati R; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1119

Abstract

ABSTRACT Husbands' involvement during pregnancy plays a crucial role in maintaining the health of the mother and fetus and preparing for a safe delivery. Husbands' lack of knowledge regarding pregnancy health often leads to low participation in supporting pregnant women during pregnancy. This Community Service activity aims to increase husbands' knowledge and role in supporting maternal health and preparing for childbirth through a workshop. The methods used included health education, interactive discussions, and childbirth preparation simulations for 30 participants, husbands of pregnant women. Evaluation was conducted through pre- and post-tests to measure improvements in participants' knowledge. The results showed an increase in participants' knowledge regarding the husband's role in supporting maternal health, pregnancy danger signs, and childbirth preparation. This workshop proved effective in increasing husbands' awareness and involvement in maintaining maternal health throughout pregnancy and childbirth. Keywords: husband's role, pregnancy, childbirth preparation, health education, community service ABSTRAK Keterlibatan suami dalam masa kehamilan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin serta mempersiapkan proses persalinan yang aman. Kurangnya pengetahuan suami mengenai kesehatan kehamilan sering menyebabkan rendahnya partisipasi suami dalam mendukung ibu hamil selama masa kehamilan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran suami dalam mendukung kesehatan ibu hamil serta persiapan persalinan melalui kegiatan workshop. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, dan simulasi persiapan persalinan kepada 30 peserta yang merupakan suami dari ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai peran suami dalam mendukung kesehatan ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, serta persiapan persalinan. Workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan suami dalam menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan hingga persalinan. Kata Kunci: Peran Suami, Kehamilan, Persiapan Persalinan, Edukasi Kesehatan, Pengabdian Masyarakat
Penyuluhan Gizi Seimbang Dan Perilaku Hidup Sehat Bagi Ibu Hamil Di Desa Kumuh Idris; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1125

Abstract

ABSTRACT Pregnant women are a group that requires special attention in fulfilling nutritional needs and adopting healthy lifestyles. Slum environments often lead to limited access to health information, inadequate sanitation, and low maternal knowledge regarding balanced nutrition during pregnancy. These conditions can increase the risk of anemia, chronic energy deficiency, and other pregnancy complications. This community service activity aims to increase pregnant women's knowledge about balanced nutrition and healthy lifestyles through health education activities. Implementation methods include health education, interactive discussions, distribution of educational brochures, and pre- and post-activity knowledge assessments. The results of the activity indicate an increase in pregnant women's knowledge about balanced nutrition, healthy eating patterns, and healthy lifestyles during pregnancy. Health education has proven effective in raising pregnant women's awareness of the importance of nutritional needs and adopting healthy lifestyles. This activity is expected to improve maternal and fetal health and prevent complications during pregnancy. Keywords: Community Service, Balanced Nutrition, Pregnant Women, Healthy Lifestyle ABSTRAK Ibu hamil merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi dan penerapan perilaku hidup sehat. Kondisi lingkungan permukiman kumuh seringkali menyebabkan keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan, sanitasi yang kurang memadai, serta rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang selama kehamilan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia, kekurangan energi kronis, serta komplikasi kehamilan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup sehat melalui kegiatan penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, pembagian brosur edukasi, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang, pola makan sehat, serta perilaku hidup sehat selama masa kehamilan. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemenuhan gizi dan penerapan perilaku hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin serta mencegah terjadinya komplikasi selama kehamilan. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Gizi Seimbang, Ibu Hamil, Perilaku Hidup Sehat
Peningkatan Kesadaran Ibu Hamil Tentang Pentingnya Asupan Protein Dan Vitamin Melalui Penyuluhan Gizi Andi Nursiah; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1127

Abstract

ABSTRACT Meeting nutritional needs during pregnancy is crucial for supporting fetal growth and development and maintaining maternal health. Protein and vitamins are essential nutrients that play a role in the formation of fetal tissue, boosting the immune system, and preventing various pregnancy complications. However, many pregnant women still have limited knowledge about the importance of protein and vitamin intake during pregnancy. This community service activity aims to increase pregnant women's knowledge and awareness of the importance of protein and vitamin intake through nutrition education. Implementation methods included health education, interactive discussions, distribution of educational brochures, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activity showed an increase in pregnant women's knowledge about protein and vitamin sources and their benefits for maternal and fetal health. Nutrition education has proven effective in raising pregnant women's awareness of the importance of adequate nutrition during pregnancy. This activity is expected to help improve the nutritional status of pregnant women and prevent various health problems during pregnancy. Keywords: Community Service, Pregnant Women's Nutrition, Protein, Vitamins ABSTRAK Pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin serta menjaga kesehatan ibu. Protein dan vitamin merupakan zat gizi penting yang berperan dalam pembentukan jaringan tubuh janin, meningkatkan sistem imun, serta mencegah berbagai komplikasi kehamilan. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai pentingnya asupan protein dan vitamin selama masa kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya asupan protein dan vitamin melalui penyuluhan gizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian brosur edukasi, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai sumber protein dan vitamin serta manfaatnya bagi kesehatan ibu dan janin. Penyuluhan gizi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan status gizi ibu hamil dan mencegah berbagai masalah kesehatan selama kehamilan. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Gizi Ibu Hamil, Protein, Vitamin
Edukasi Asuhan Kebidanan Kritis Pada Ibu Hamil Risiko Tinggi Sebagai Upaya Pencegahan Mortalitas Ibu Dan Bayi Kiki Uniatri Thalib; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1131

Abstract

ABSTRACT High-risk pregnancy is a pregnancy condition that has the potential for complications that can endanger the health of both the mother and the fetus. High maternal and infant mortality rates remain a health problem in Indonesia that requires serious attention. Pregnant women's lack of knowledge regarding pregnancy danger signs and the importance of regular prenatal checkups can increase the risk of pregnancy complications. This community service activity aims to increase pregnant women's knowledge regarding critical midwifery care for high-risk pregnancies as an effort to prevent maternal and infant mortality. Implementation methods included health education, interactive discussions, distribution of educational media in the form of brochures, and evaluation of knowledge levels before and after the activity. The results of the activity showed an increase in pregnant women's knowledge regarding pregnancy danger signs, the importance of antenatal care, and efforts to prevent pregnancy complications. Health education has been proven effective in raising pregnant women's awareness of the importance of early detection of pregnancy risks. This activity is expected to increase pregnant women's awareness of pregnancy complications and thus prevent maternal and infant mortality. Keywords: High-Risk Pregnancy, Critical Midwifery, Maternal Health ABSTRAK Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi kehamilan yang memiliki potensi komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan ibu maupun janin. Tingginya angka kematian ibu dan bayi masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia yang memerlukan perhatian serius. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan serta pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai asuhan kebidanan kritis pada kehamilan risiko tinggi sebagai upaya pencegahan mortalitas ibu dan bayi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian media edukasi berupa brosur, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan, pentingnya pemeriksaan antenatal care, serta upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya deteksi dini risiko kehamilan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan ibu hamil terhadap komplikasi kehamilan sehingga dapat mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi. Kata Kunci: Kehamilan Risiko Tinggi, Kebidanan Kritis, Kesehatan Ibu
Penyuluhan Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Ibu Dan Anak: Perspektif Kebidanan Desman Serius Nazara; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1135

Abstract

ABSTRACT Early marriage remains a public health problem in various regions, particularly in developing countries. Adolescent marriage can increase the risk of complications during pregnancy and childbirth, and impact the health of the unborn child. Health workers, particularly midwives, play a crucial role in educating the public about the impacts of early marriage. This study aims to determine the effectiveness of health education on the impact of early marriage on improving the knowledge of adolescent girls. This study used a quantitative method with a pre-experimental design (one group pretest–posttest). The sample consisted of 30 adolescent girls who participated in health education activities. Data were collected using a knowledge questionnaire before and after the education. The results showed an increase in adolescents' knowledge about the impacts of early marriage after the education. This indicates that health education provided by midwives is effective in increasing adolescents' awareness of the risks of early marriage on maternal and child health. Keywords: Early Marriage, Health Education, Maternal and Child Health, Midwifery ABSTRAK Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah, khususnya di negara berkembang. Pernikahan pada usia remaja dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta berdampak pada kesehatan bayi yang dilahirkan. Tenaga kesehatan, khususnya bidan, memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan mengenai dampak pernikahan dini terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest–posttest). Sampel penelitian berjumlah 30 remaja putri yang mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai dampak pernikahan dini setelah diberikan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan oleh tenaga kebidanan efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko pernikahan dini terhadap kesehatan ibu dan anak. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Penyuluhan Kesehatan, Kesehatan Ibu Dan Anak, Kebidanan
Program Edukasi Asuhan Kebidanan Untuk Pencegahan Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Dengan Pernikahan Dini Fara Khansa Azizah; Hainas Sani Privetera; Nurhayati Nurhayati; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1247

Abstract

ABSTRACT Early marriage remains a public health issue that contributes to an increased risk of pregnancy complications among mothers. Young mothers are at higher risk of experiencing anemia, preeclampsia, preterm birth, and low birth weight infants. Limited knowledge regarding antenatal care further exacerbates these risks. This community service program aimed to improve the knowledge of mothers with early marriage regarding midwifery care in preventing pregnancy complications. The methods used included health education sessions, interactive discussions, and evaluation through pre-test and post-test. The participants were pregnant women with a history of early marriage. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the educational intervention. This program proved effective in enhancing mothers’ understanding of the importance of routine antenatal care, early detection of complications, and the adoption of healthy behaviors during pregnancy. Keywords: Early Marriage, Midwifery Care, Pregnancy Complications, Health Education ABSTRAK Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan pada ibu. Ibu dengan usia muda memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia, preeklamsia, persalinan prematur, serta bayi berat lahir rendah. Kurangnya pengetahuan mengenai perawatan kehamilan menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dengan pernikahan dini mengenai asuhan kebidanan dalam upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil dengan riwayat pernikahan dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin, deteksi dini komplikasi, serta penerapan pola hidup sehat selama kehamilan. Kata kunci: Pernikahan Dini, Asuhan Kebidanan, Komplikasi Kehamilan, Pendidikan Kesehatan.
Pendampingan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Malaria Melalui Gerakan 3M Plus Musdalifah Musdalifah; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1255

Abstract

ABSTRACT Malaria is a communicable disease that remains a public health problem in tropical regions. It is transmitted through the bite of Anopheles mosquitoes and can lead to severe complications if not properly managed. Malaria prevention requires comprehensive efforts, including the implementation of the 3M Plus movement. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in malaria prevention through education and mentoring based on the 3M Plus movement. The methods included education, demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills after the intervention. This program proved effective in increasing community awareness and participation in malaria prevention efforts. Keywords: Malaria, 3M Plus, Prevention, Community Service ABSTRAK Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Upaya pencegahan malaria perlu dilakukan secara komprehensif, salah satunya melalui gerakan 3M Plus. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan malaria melalui edukasi dan pendampingan berbasis gerakan 3M Plus. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setelah dilakukan intervensi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan malaria. Kata Kunci: Malaria, 3M Plus, Pencegahan, Pengabdian Masyarakat
Pendidikan Kesehatan Tentang Perawatan Kehamilan Dengan Pendekatan Continuity Of Care Dewi Hastuty; Cakrawati R; Nur Fatimah; Ni Luh Gede Sri Wahyudianti
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1264

Abstract

ABSTRACT Pregnancy is a physiological process that requires continuous care and attention to maintain the health of both mother and fetus. Limited knowledge among pregnant women regarding pregnancy care may increase the risk of complications during pregnancy, childbirth, and postpartum periods. The Continuity of Care (CoC) approach is a continuous healthcare service model provided from pregnancy, childbirth, postpartum care, to newborn care. This community service program aimed to improve pregnant women’s knowledge and awareness regarding pregnancy care through the Continuity of Care approach. The implementation methods included health education, interactive discussions, pregnancy care demonstrations, mentoring for pregnant women, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 30 pregnant women in the assisted area. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 58 to 89 in the post-test. In addition, pregnant women began to understand the importance of routine antenatal care, nutritional fulfillment, danger signs during pregnancy, and preparation for safe childbirth. This program proved effective in improving maternal health literacy through the Continuity of Care approach. Keywords: Health Education, Pregnancy Care, Continuity Of Care, Pregnant Women, Maternal Health ABSTRAK Kehamilan merupakan proses fisiologis yang membutuhkan perhatian dan perawatan berkelanjutan untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, persalinan, hingga masa nifas. Pendekatan Continuity of Care (CoC) merupakan model pelayanan kesehatan berkesinambungan yang diberikan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya perawatan kehamilan melalui pendekatan Continuity of Care. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi perawatan kehamilan, pendampingan ibu hamil, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 ibu hamil di wilayah binaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 58 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, ibu hamil mulai memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin, pemenuhan gizi, tanda bahaya kehamilan, serta persiapan persalinan yang aman. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil melalui pendekatan Continuity of Care. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Kehamilan, Continuity Of Care, Ibu Hamil, Kesehatan Maternal
Pendampingan Keluarga Dalam Penerapan Gizi Seimbang Melalui Isi Piringku Nur Rahma Srifitayani; Yuliana D; Armiyati Nur; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1268

Abstract

ABSTRACT Nutritional problems remain a public health challenge influenced by limited family understanding regarding healthy eating patterns and balanced nutrition. The “My Plate” program is a balanced nutrition guideline introduced to help communities understand proper food portion distribution in daily life. This community service program aimed to improve family knowledge and skills in implementing balanced nutrition through the “My Plate” approach. The implementation methods included health education, demonstrations of balanced nutrition menu preparation, family mentoring, interactive discussions, and evaluations using pre-test and post-test methods. The activity involved 35 participants consisting of housewives and health cadres. The results showed an increase in participants’ knowledge, with the average pre-test score increasing from 57 to 89 in the post-test. In addition, families began to prepare healthy meal menus according to the “My Plate” principles and understood the importance of consuming balanced nutritious foods in maintaining family health. This program proved effective in improving family awareness and behavior regarding the implementation of balanced nutrition in daily life. Keywords: Balanced Nutrition, My Plate, Family, Health Education, Community Service ABSTRAK Masalah gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman keluarga mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang. Program “Isi Piringku” merupakan panduan gizi seimbang yang diperkenalkan untuk membantu masyarakat memahami proporsi konsumsi makanan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam menerapkan gizi seimbang melalui pendekatan “Isi Piringku”. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi penyusunan menu gizi seimbang, pendampingan keluarga, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 57 meningkat menjadi 89 pada post-test. Selain itu, keluarga mulai mampu menyusun menu makanan sehat sesuai prinsip “Isi Piringku” dan memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang dalam menjaga kesehatan keluarga. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku keluarga terhadap penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Gizi Seimbang, Isi Piringku, Keluarga, Pendidikan Kesehatan, Pengabdian Masyarakat