This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi : Journal of Economic INFERENSI Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Indonesia Journal of Halal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Business, Economics and Entrepreneurship Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe) Cendekia Niaga Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Investasi Islam MUBEZA Pemikiran Hukum dan Ekonomi Islam Journal of Islamic Economic and Business Research Journal Of Sharia Banking ProBisnis : Jurnal Manajemen Al-Buhuts (e-journal) EKSYA: Jurnal Ekonomi Syariah International Journal Mathla'ul Anwar of Halal Issues Al Dzahab Jurnal Riset Ekonomi Syariah Al-Iqtishad : Jurnal Ekonomi Saree : Research in Gender Studies Sosiologia : Jurnal Agama dan Masyarakat Al Hisab: Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Islamic Economics and Finance AL-BAYAN: JURNAL HUKUM DAN EKONOMI ISLAM Amal: Jurnal Ekonomi Syariah Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis AT-TIJARAH: Journal Islamic Banking and Finance Research Jurnal Al-ittifaq JSE: Jurnal Sharia Economica Jurnal Bisnis dan Ekonomi Dalwa Islamic Economic Studies: Jurnal Ekonomi Syariah J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Tijarah GREAT: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam Malik Al-Shalih Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Kolaborasi Akademika Taraadin : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Seumike : Society Progress Journal J-EBI Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT OLEH PEMBORONG KOPI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT BLANG RAKAL KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH Oktafiani, Fina; Malahayatie, Malahayatie; Razali, Razali; Rahmawati, Rahmawati
AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eksy.v5i01.5475

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to understand how the process of empowering the community's economy by coffe wholesalers increasing their income through coffee contractors at Rahma Jaya, BlangRakal Village, Pintu Rime Gayo District, BenerMeriah Regency. First, how does coffe wholesalers to the improvement of the general population's economy through the economic development of DesaBlangRakal? Second, what happened to the general population's economy when the coffe wholesalers in BlangRakal Village, Pintu Rime Gayo District, performed an empowerment?. The sample in this study is made up of 21 people and seven cobblers. This study uses qualitative research methods. So that the data collected is data obtained from interviews, primary and secondary data sources. Primary data is data obtained from interviews and secondary data is data obtained from books, journals, internet and other documents. The results of this study indicate that from community empowerment activities carried out by coffee wholesalers in increasing people's income through the process of managing coffee at the Rahma Jaya coffee factory in BlangRakal Village, it can create jobs for people who do not have jobs so they can work permanently for them. The coffee season, which only comes once every six months, means that the people who work at the Coffee Factory cannot depend solely on working there, so this is where the role of coffee wholesalers is needed for them to prosper the people who work for them, in addition to providing a basic salary, coffee wholesalers also provide business capital for the people who work for them so that they are able to fulfill their daily needs with the side business they have built, and continue to work with coffee wholesalers when the coffee season comes again.Keywords: Empowerment, Economy, Role Coffe Wholesalers, Income, Community AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan ekonomi masyarakat oleh pemborong kopi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: pertama, peran pemborong kopi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi di Desa Blang Rakal? Yang kedua, peningkatan ekonomi masyarakat setelah dilakukannya pemberdayaan oleh pemborong kopi di Desa Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo?. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 7 pemborong kopi dan 21 masyarakat yang bekerja di kilang kopi Rahma Jaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif.sehingga data yang di himpun merupakan data-data yang di peroleh dari hasil wawancara, sumber data primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang di dapatkan dari hasil wawancara dan data sekunder adalah data yang didapatkan dari buku, jurnal, internet, dan dokumen lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh pemborong kopi dalam meningkatan pendapatan masyarakat melalui proses pengeloaan kopi pada kilang kopi Rahma Jaya Desa Blang Rakal dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan sehingga dapat bekerja tetap pada mereka. Musim kopi yang hanya datang pada enam bulan sekali membuat masyarakat yang bekerja di Kilang Kopi tidak bisa hanya bergantungan untuk bekerja disana saja, jadi disinilah peran pemborong kopi sangat dibutuhkan bagi mereka untuk mensejahterakan masyarakat yang bekerja pada mereka, selain memberikan gaji pokok pemborong kopi juga memberikan modal usaha untuk masyarakat yang bekerja pada mereka agar mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dengan usaha sampingan yang sudah mereka bangun, serta tetap bekerja dengan para pemborong kopi saat musim kopi telah tiba.Kata Kunci: Pemberdayaan, Ekonomi, Peran Pemborong Kopi, Pendapatan masyarakat.
Optimalisasi Peran Dekranasda dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif pada Kelompok Kerajinan Perempuan Kabupaten Aceh Timur Malahayatie, Malahayatie; Irmayani, Irmayani
Saree: Research in Gender Studies Vol. 4 No. 1 (2022): Saree: Research in Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak - PSGA (Center for Gender and Child Studies) Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.528 KB) | DOI: 10.47766/saree.v4i1.551

Abstract

This article describes optimizing the role of the Regional National Crafts Council (Dekranasda) in empowering the creative economy of women's craft groups in the East Aceh District and the obstacles encountered in empowerment. Data collection techniques used are: observation, interviews, and documentation. The Key Informants in this study were: Secretary of the Dekranasda, Chair of the Dekranasda, Treasurer of the East Aceh Dekranasda, and chair of the group of women craftsmen. The data analysis technique used after the data was collected was data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that optimizing the role of Dekranasda in empowering the creative economy of women craftsmen groups has grown a quite significant role. Dekranasda has a role as a motivator, facilitator, monitor, dynamicator, and marketing in the development of its handicraft products. These various roles still show optimal function. However, the role of marketing seems to be still not optimal due to the global impact of the Covid-19 pandemic and delays in the distribution of financial assistance. AbstrakArtikel ini membahas mengenai optimalisasi peran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam pemberdayaan ekonomi kreatif kelompok pengrajin perempuan di Kabupaten Aceh Timur dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pemberdayaan tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Key Informan dalam penelitian ini adalah: Sekretaris Dekranasda, Ketua Dekranasda, Bendahara Dekranasda Aceh Timur, dan ketua kelompok pengrajin perempuan. Teknik analisis data yang digunakan setelah data terkumpul adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi peran Dekranasda dalam pemberdayaan ekonomi kreatif kelompok pengrajin perempuan mengalami perkembangan peran yang cukup signifikan. Dekranasda memiliki peran sebagai motivator, fasilitator, pemantau, dinamisator, dan pemasaran dalam pengembangan produk kerajinannya. Berbagai peran tersebut masih menunjukkan fungsi yang optimal. Namun, peran pemasaran nampaknya masih belum optimal karena dampak global dari pandemi Covid-19 dan keterlambatan penyaluran bantuan keuangan.  
Implementasi Korporasi, Kapasitas Dan Pembiayaan Umkm Berbasis Ekonomi Kreatif Sebagai Penggerak Perekonomian di Aceh Maulana, Nora; Yulyani Fitri; Malahayatie; Zulfahmi
Cendekia Niaga Vol 7 No 2 (2023): Cendekia Niaga Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52391/jcn.v7i2.810

Abstract

Aceh memiliki potensi UMKM cukup besar, namun permasalahan yang dihadapi juga tidaklah sedikit hingga sering kali UMKM di Aceh tidak memiliki nilai daya saing nasional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara kompleks problematika yang dihadapi pelaku UMKM di Aceh guna menemukan solusi arternatif yang dapat diimplementasikan dalam memaksimalisasi posisi UMKM di Aceh secara optimal. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan dengan metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berasal dari data primer dan sekunder, di mana data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dengan key informance sebanyak 25 orang dan FGD dilakukan dengan pelaku UMKM sebanyak 20 orang. Adapun data sekunder diperoleh melalui berbagai sumber seperti buku, jurnal, berita online, dan dokumentasi terkait topik bahasan. Temuan penelitian diketahui Aceh memiliki potensi UMKM cukup besar dalam menggerakkan perekonomiannya, namun perlu adanya langkah strategis dengan implementasi konsep K2P yang meliputi korporatisasi antara unit-unit UMKM, kapasitas produk UMKM yang berkualitas sehingga mampu bersaing di pasar regional maupun internasional, dan pembiayaan digital untuk kemudahan akses modal bagi pelaku UMKM. Adapun terobosan penting sebagai penunjang keberhasilan pengaturan konsep K2P berbasis ekonomi kreatif meliputi; membuat roadmap UMKM berbasis ekonomi kreatif 2032, menghubungkan para pemberi modal dengan pelaku UMKM, sertifikasi produk UMKM, integrasi stakeholders, budaya konsumsi produk lokal, aspirasi kaum muda, jaminan keaslian dan promosi produk, membentuk manajemen berbasis ekonomi kreatif, dan terakhir mengadakan pelatihan pengembangan SDM. Temuan penelitian ini bisa menjadi inovasi baru dan kajian evaluasi terhadap kesiapan pelaku UMKM dan kebijakan pemerintah dalam mengembangkan kiprah UMKM di Aceh khususnya dan Indonesia umumnya.
THE INFLUENCE OF FOREIGN DEBT AND FOREIGN INVESTMENT ON INDONESIA’S ECONOMIC GROWTH IN 2011- 2015 Putri, Delima Oktaviani; Razali, Ramadhan; Malahayatie
Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe) Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/jeskape.v7i2.1758

Abstract

This article discusses the impact of foreign debt and foreign direct investment (FDI) on Indonesia's economic growth between 2011 and 2015. The paper poses three main questions: (a) what is the impact of foreign debt on Indonesia's economic growth during this period, (b) what is the impact of FDI on the country's economic growth, and (c) what is the impact of both foreign debt and FDI on Indonesia's economic growth simultaneously? The study adopts a quantitative approach and relies on secondary data, specifically time series data obtained from the Indonesian Bureau of Statistics (BPS) and the Ministry of Finance for the period of 2011-2015. The analysis tool used in this research is the Eviews 10 program. The findings of the research indicate that foreign debt (X1) and PMA (X2) did not have a positive and significant impact on Indonesia's economic growth during the period under study. Moreover, the simultaneous impact of foreign debt and PMA on the country's economic growth was also not positive and significant.
Pasar Halal Indonesia dan Global Ramadani, Sari; Malahayatie
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i3.22818

Abstract

Kemajuan industri halal di Indonesia sangat ekspansif, tidak hanya dalam segmen makanan dan minuman, tetapi industri halal telah meluas hingga mencakup divisi moneter syariah, cetakan Muslim, produk perawatan kecantikan, farmasi, perjalanan, penginapan, pariwisata, media, dan pengalihan film. Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk menciptakan industri halal. Terpisah dari Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia juga memiliki nilai pemanfaatan yang sangat besar di divisi halal, adanya arahan yang sah, pengaturan KNEKS, energi koperasi mitra, kehadiran BPJPH dan berbagai kemungkinan lain yang mendukung peningkatan industri halal di Indonesia yang berdaya saing universal. Kemajuan industri halal saat ini menjadi kebutuhan utama di setiap negara berkembang perekonomian dunia, tidak hanya negara-negara muslim bahkan negara-negara non-muslim pun memiliki tingkat kesadaran dan kepedulian yang tinggi untuk menciptakan industri halal di setiap sektor. rantai halal. Kekuatan ini dapat dimanfaatkan oleh negara-negara berkembang non-Muslim seperti Brazil, Argentina, Australia, Selandia Baru, dan Singapura sebagai negara dengan skor Global Islamic Economic Marker (GIEI) tertinggi pada tahun 2017-2018 di sektor makanan halal. Jadi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia berjumlah 237,53 juta jiwa atau 86,9% dari total jumlah 273,32 juta jiwa
IMPLIKASI SERTIFIKAT HALAL DALAM MANAJEMEN BISNIS INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN Hartini, Hartini; Malahayatie, Malahayatie
GREAT: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam Vol 1, No 2 (2024): Journal of Management and Islamic Business
Publisher : Prodi Manajemen Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62108/great.v1i2.688

Abstract

penelitian ini membahas mengenai Industri makanan dan minuman di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, menjadi kontributor penting terhadap PDB industri pengolahan. Pertumbuhan ini sejalan dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi makanan dan minuman halal, terutama dengan tren global yang mengedepankan gaya hidup halal dan thayibban. Sertifikasi halal menjadi krusial dalam memenuhi tuntutan konsumen yang semakin peduli terhadap kehalalan produk. Sertifikasi ini memberikan jaminan bahwa produk telah memenuhi standar kehalalan dan kualitas, menjangkau pasar yang lebih luas, dan memperoleh kepercayaan konsumen. Namun, masih ada tantangan dalam penerapan sertifikasi halal secara menyeluruh, terutama terkait kurangnya kesadaran dan kepatuhan pelaku bisnis. Penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memiliki implikasi dalam manajemen bisnis, termasuk pengaruhnya terhadap strategi pemasaran, akses pasar global, dan efisiensi operasional. Manajemen bisnis syariah menjadi relevan dalam konteks ini, mengatur operasi bisnis berdasarkan prinsip-prinsip syariah untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan dan prinsip yang ditetapkan Islam. Dengan memperkuat manajemen bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah dan memanfaatkan sertifikasi halal, pelaku bisnis dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan memperoleh kepercayaan konsumen, mendukung pertumbuhan industri makanan dan minuman halal di Indonesia dan secara global. Ditemukan bahwa sertifikasi halal memiliki dampak strategis dalam pemasaran produk, memberikan akses pasar global, dan memperkuat posisi pelaku bisnis. Implementasi manajemen bisnis syariah juga penting dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dalam operasi bisnis. Dengan demikian, sertifikasi halal menjadi kunci untuk memasuki pasar yang lebih luas dan mempertahankan keunggulan kompetitif dalam industri makanan dan minuman.Top of FormBottom of Form 
Halal Education and Promotion Maliya, Laina; Malahayatie; Muslina
Dalwa Islamic Economic Studies: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2024): Dalwa Islamic Economic Studies
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/dies.v3i2.1587

Abstract

The purpose of this article is to explain the role of education and promotion of halal business in Indonesia. This research uses qualitative research methods with a literature study approach based on several related articles and other scientific journals. The results of the discussion show that the role of education involving the community and awareness of sustainable behavior increases rapidly when offline and online initiatives are combined. Other education is a systematic process that aims to provide their full potential in intellectual and emotional aspects in improving about halal products, especially in countries with a majority Muslim population. with halal business education, society must integrate knowledge about halal products into the formal education curriculum by providing special training for professionals in the food, cosmetics, pharmaceutical and other services industries related to halal products. Meanwhile, halal business promotion includes various initiative programs aimed at increasing awareness, understanding and use of halal products and services. Namely, it is implemented by the government, non-government organizations and private companies to encourage consumption of halal products and support the halal industry.
PENDAMPINGAN PEMERINTAH GAMPONG DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA GAMPONG (ADG) DI GAMPONG ASAN KECAMATAN LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA Armanda, Dicky; Iskandar; Malahayatie; Jailani, Munawar; Taufiq
Malik Al-Shalih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Malik Al-Shalih: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/malikalshalih.v1i1.660

Abstract

This community service aims to determine the ability of the Gampong government in Gampong Asan in managing the Village Fund Allocation (ADG). To see the ability of the Gampong government in the management of ADG, the authors refer to management starting from the planning, implementation, reporting and accountability stages. The method used to realize this community service program is material presentation, mentoring, evaluation. The results of community service show that the actual ability of the Gampong Asan government in terms of administrative capabilities has not improved from year to year, but in terms of determining the work program in the use of ADG it is also still minimal. This problem is influenced by several factors, namely; (1) The people of Gampong Asan do not actively participate in all Gampong government affairs, and (2) Supervision by the supervisory team has not been maximized.
JAMINAN INDUSTRI HALAL (Malaysia, Brunei Darussalam, Turkey) Rakhilia, Dedek; Malahayatie, Malahayatie
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v16i2.6534

Abstract

Industri halal telah berkembang menjadi sektor ekonomi yang signifikan di banyak negara, terutama di mana mayoritas tenaga kerjanya adalah Muslim. Artikel ini membahas industri halal di tiga negara. Malaysia, Brunei Darussalam, dan Turki yang dianggap sebagai pemimpin dalam standar internasional dan sertifikasi halal. Melalui Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Malaysia telah mengembangkan standar halal yang komprehensif, menjadikannya pusat global sertifikasi halal. Melalui Majelis Ugama Islam Brunei (MUIB), Brunei Darussalam juga menetapkan pedoman ketat untuk memastikan bahwa barang-barang yang dijual di dalam negeri dan internasional mematuhi hukum Islam. Namun, Turki, melalui Diyanet Urusan Agama Turki, fokus tidak hanya pada kualitas makanan tetapi juga memperluas komitmen mereka terhadap sektor pariwisata dan keuangan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Salah satu isu utama yang diangkat oleh penelitian ini adalah bagaimana ekonomi global mengalami pertumbuhan industri halal. Penelitian ini didasarkan pada penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan tematik. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang dapat diperoleh langsung dari sumber primer, yaitu literaturliteratur yang berfokus pada industri halal dalam perdagangan internasional. Tujuann penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengetahui bagaimana industri halal di Malaysia, Brunei Darussalam, dan Turkey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa industri Islam di seluruh dunia melihat pertumbuhan yang signifikan di setiap negara Muslim, dan bahkan di negara-negara non-Muslim.
Implementasi Prinsip Ekonomi Islam Pada Warung Makan SPBU Tuah Citra Lhokseumawe Andriani, Rani; Malahayatie, Malahayatie
AL-ITTIFAQ Jurnal Ekonomi Syariah Vol 4, No 1 (2024): Al-Ittifaq : Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/al-ittifaq.v4i1.11248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip bisnis Islam dan kualitas layanan pelanggan mempengaruhi persepsi kepercayaan dan kepuasan konsumen. Untuk menjelaskan penerapan etika bisnis Islam, peneliti menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif kualitatif dalam penelitian ini. Metode penelitian ini akan disajikan melalui penggunaan perhitungan metode kualitatif yang diperoleh dari data lapangan yang dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan triangulasi. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan, mulai tanggal 24 September hingga Oktober. Hasil yang diperoleh mengenai penerapan dan reaksi pembeli dalam pemanfaatan prinsip etika bisnis Islam di warung makan SPBU Tuah Citra yang menerapkan lima prinsip etika bisnis Islam, khususnya: (1) prinsip tentang persatuan; 2) prinsip keadilan; 3) prinsip tentang keinginan bebas; 4) prinsip tentang tanggung jawab; dan 5) prinsip tentang kebenaran. Temuan penelitian ini membawa kita pada kesimpulan bahwa warung makanan di SPBU Tuah Citra menerapkan etika bisnis dalam operasionalnya. Etika tersebut antara lain menetapkan harga berdasarkan kualitas produk dan menjaga jalur komunikasi terbuka. dengan mitra bisnis, pelayanan cepat dan akurat, serta pembayaran gaji karyawan tepat waktu.