Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Persediaan Bahan Baku untuk Meminimalkan Total Biaya dengan Material Requirement Planning pada Industri Kecil Menengah Mawadati, Argaditia; Anshori, Muh Maulana; Parwati, Cyrilla Indri
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadisukirno, Leather Work & Handicraft merupakan salah satu Industri Kecil Menengah (IKM) yang memproduksi souvenir dan aksesoris. Permasalahan pada IKM ini adalah jumlah permintaan produk yang cenderung sangat fluktuatif sehingga menyebabkan penumpukan material ataupun kekurangan material pada periode – periode tertentu. Seperti pada material balok kayu yang menumpuk sampai dengan 209 balok dengan ukuran 200 cm x 20 cm 2cm atau (8000 cm2). Hal ini menjadikan sangat tidak efektifnya pengelolaan stok barang di IKM Hadisukirno, sehingga perlu dilakukan perencanaan persediaan bahan baku yang dapat meminimalkan total biaya persediaan. Pada penelitian ini perencanaan persediaan bahan baku dilakukan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) dengan membandingkan dua perhitungan lot sizing yaitu Economic Order Quantity dan Methode Silver Meal. Dari hasil perbandingan menunjukkan penggunaan Metode Silver Meal dapat meminimalkan total biaya. Periode pemesanan dilakukan sebanyak 4 kali pemesanan yaitu pada periode 3, 6, 8, dan ke 10. Total biaya pesan sebesar Rp. 690.544 dan total biaya simpan Rp. 866.762 sehingga menghasilkan total cost sebesar Rp. 1.557.306. sehingga perhitunggan lot menggunakan metode Silver Meal dapat meminimumkan biaya pesan dan menjadi bahan pertimbangan dalam pemesanan bahan baku ke supplier secara lebih optimal.
Perancangan dan Pengembangan Produk Kopi pada UMKM Cening Jaya dengan Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD) Febry Kustriyanto, Kelvin; Emaputra, Andrean; Indri Parwati, Cyrilla
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 3 No 1 (2024): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v3i1.22686

Abstract

Along with the development of the times, human needs are increasingly developing and complex, these increasing needs are not accompanied by an expansion of existing employment opportunities, QFD is a tool/method used to focus attention on things that are the needs and desires of consumers in preparing service standards. QFD used to capture the voice and desires of customers, then convert them into the right strategy and the products and processes needed. Expectations from customers are translated into specific needs into strategic planning directions and technical actions. The canoe model was made with the aim of categorizing a product or service attribute based on the level of customer satisfaction. The survey was used to obtain information from respondents in the form of attitudes, opinions, or perceptions about an attribute. These attributes will later become the basis for the assessment indicators in determining the steps that must be taken by the company. Data processing using QFD obtains a priority scale that is used to increase customer interest in buying products from UMKM Cening Jaya.
Penggunaan Analytical Hierarchy Process dan Analytic Network Process dalam Menentukan Supplier Bahan Baku Indri Parwati, Cyrilla; Hindarto Wibowo, Agus; Safiq Sakh Putra, Mohamad
Jurnal Teknologi Vol 17 No 1 (2024): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknik, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jurtek.v17i1.4684

Abstract

Industry player, navigates the competitive convection business by strategically selecting raw material suppliers, with a focus on fabric. Employing the Analytical Hierarchy Process (AHP), a decision analysis method by Thomas L. Saaty, the company evaluates criteria such as price, quality, delivery, service, and location. In parallel, the Analytic Network Process (ANP), a more intricate method by Saaty, is utilized to account for reciprocal relationships within decision-making hierarchies. The company evaluates three alternative fabric suppliers: Kumala Textile, PT Kaha Tex, and PT Ada Tex. AHP calculations assign priority values – Kumala Textile at 0.381187, PT Kaha Tex at 0.470966, and PT Ada Tex at 0.073924. Concurrently, ANP prioritizes alternatives differently: Kumala Textile at 0.315383, PT Kaha Tex at 0.565728, and PT Ada Tex at 0.118889. Considering the results, PT Kaha Tex emerges as the most optimal raw material supplier with a dual-method endorsement. Kumala Textile secures the second recommendation, while PT Ada Tex takes the third spot. Selection criteria for fabric raw material suppliers encompass price, quality, delivery, service, and location. Grounded in prioritization values and criterion relationships, the comprehensive recommendation is in favor of PT Kaha Tex as the most optimal fabric raw material supplier.
Penjadwalan Perawatan Mesin Dengan Metode Preventive Maintenance & Predictive Maintenance (Studi Kasus Di PLTD Kota Masohi) Sodikin, Imam; Parwati, Cyrilla Indri; Fayzi, Fiqih; Indrayana, Masrul
Jurnal Tekstil Vol 7 No 1 (2024): Vol 7 No 1 Juni 2024
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jute.v7i1.88

Abstract

PT PLN (Persero) Pusat Listrik Masohi yaitu Perusahaan Milik Negara yang bergerak di bidang pembangkitan listrik pada wilayah masohi. Pemadaman listrik yang sering terjadi di kota masohi disebabkan adanya kerusakan pada mesin KOMATSU EGS 1200-6. Kerusakan mesin yang terjadi diakibatkan oleh penjadwalan perawatan mesin yang kurang efektif. Metode yang digunakan yaitu Metode Preventive Maintenance dan Predictive Maintenance untuk memperbaiki sistem penjadwalan perawatan mesin yang kurang efektif. Preventive maintenance bertujuan untuk menentukan jadwal perbaikan mesin yang baik dan mengurangi biaya perawatan yang berlebihan. Predictive maintenance bertujuan untuk memprediksi gejala-gejala sebelum terjadinya kerusakan mesin. Tahapan pengolahan data yaitu klasifikasi ABC, breackdown mesin, perhitungan repair, perhitungan preventive maintenance dan predictive maintenance. Hasil yang diperoleh yaitu diusulkan jadwal perawatan untuk klasifikasi A mengikuti kebijakan preventive maintenance setiap 5 bulan. Kerusakan klasifikasi B dan klasifikasi C mengikuti repair. Sedangkan Predictive maintenance yang dapat dilakukan oleh PT.PLN Masohi adalah dengan analisa vibrasi, tribologi dan wear debris.
Usulan Pemilihan Supplier Bahan Baku dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan TOPSIS (Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution) pada Industri Konveksi Susetyo, Joko; Parwati, C. Indri; Asmi, Cintia Noor
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The GDL Konveksi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri konveksi. Bahan baku utama yang digunakan adalah kain yang didatangkan dari supplier. Selama ini perusahaan menggunakan beberapa supplier kain secara acak sesuai intuisi tidak disertai dengan kriteria dan metode evaluasi yang rasional dan terukur, serta belum memiliki supplier tetap dalam memasok bahan baku kain. Pemilihan supplier merupakan kegiatan yang penting karna berhubungan langsung dengan bahan baku yang akan digunakan. Bahan baku yang baik akan menghasilkan produk yang baik pula. Pemilihan supplier yang tepat dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan agar proses produksi berjalan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan supplier terbaik dengan cara menyeleksi supplier berdasarkan kriteria dan sub-kriteria yang sesuai. Pemilihan supplier dilakukan dengan metode AHP yakni menggunakan input penilaian secara subjektif dari pihak perusahaan dan metode TOPSIS yang digunakan untuk menentukan ranking alternatif, sehingga menghasilkan supplier terbaik berdasarkan kriteria yang sesuai dengan perusahaan. Berdasarkan hasil pengolahan dengan metode AHP diperoleh urutan kriteria yaitu responsiveness (0,360), delivery (0,352), flexibility (0,157), quality (0,076) dan cost (0,056). Alternatif pemilihan supplier bahan baku yang memiliki prioritas tertinggi adalah Niagara Textile dengan ranking metode TOPSIS mendapat nilai terbaik dengan jarak solusi ideal sebesar 0,837 atau 75% menunjukan nilai supplier yang paling optimal dalam memenuhi kebutuhan bahan baku kain sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan.
Edukasi Teknologi Tepat Guna sebagai Strategi Efisiensi Produksi Budidaya Ikan pada Kelompok Pereng Mina GAP Nogotirto Sleman Badrawada, I Gusti Gde; Sholeh, Muhammad; Rachmawati , Rr Yuliana; Parwati, Indri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.454

Abstract

Kelompok budidaya ikan Pereng Mina GAP di Padukuhan Nogotirto, Sleman, menghadapi tantangan utama berupa tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pakan pabrikan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya margin keuntungan serta keterbatasan daya saing kelompok dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai penerapan teknologi tepat guna (TTG) dalam produksi pakan ikan mandiri sebagai strategi efisiensi produksi. Metode pelaksanaan meliputi  observasi dan identifikasi masalah serta sosialisasi dan Edukasi Teknologi Tepat Guna (TTG). Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran anggota kelompok mengenai pentingnya kemandirian pakan. Selain itu, kegiatan ini juga memunculkan rencana tindak lanjut berupa penerap kembangan TTG pakan ikan dengan menggunakan energi terbarukan PLTS. Edukasi TTG ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Pereng Mina GAP dalam mewujudkan budidaya ikan yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.
Pengenalan Teknologi Tepat Guna Pembuatan Telur Asin LABA di Godean Sleman Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Parwati, Cyrilla Indri; Sholeh, Muhammad; Hidayat, Taufiq; Suraya, Suraya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.457

Abstract

Telur asin merupakan salah satu produk pangan populer dengan kandungan protein, vitamin, dan mineral yang tinggi serta memiliki harga yang terjangkau. Proses pembuatannya yang sederhana dan ketersediaan bahan baku yang mudah diperoleh menjadikan UMKM Telur Asin LABA memilih usaha ini sebagai sumber penghasilan. Bahan baku telur bebek diperoleh dari peternak lokal yang membudidayakan bebek di area persawahan, sehingga kualitas telur yang dihasilkan sangat baik. Selama ini, UMKM Telur Asin LABA masih memproduksi telur asin dengan cara tradisional sehingga produktivitasnya terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menghadirkan teknologi tepat guna untuk mendukung peningkatan pendapatan UMKM Telur Asin LABA. Metode kegiatan yang digunakan meliputi observasi dan identifikasi permasalahan mitra, sosialisasi dan edukasi teknologi tepat guna, serta pendampingan awal dalam penerapan inovasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai proses produksi telur asin yang lebih efisien dengan memanfaatkan teknologi sederhana. Mitra juga mendapatkan wawasan baru tentang manajemen usaha, khususnya dalam menjaga kualitas produk dan meningkatkan daya saing di pasaran.
Perancangan dan Pengembangan Produk Kopi pada UMKM Cening Jaya dengan Model Kano dan Quality Function Deployment (QFD) Febry Kustriyanto, Kelvin; Emaputra, Andrean; Indri Parwati, Cyrilla
Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology Vol 3 No 1 (2024): Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mine-tech.v3i1.22686

Abstract

Along with the development of the times, human needs are increasingly developing and complex, these increasing needs are not accompanied by an expansion of existing employment opportunities, QFD is a tool/method used to focus attention on things that are the needs and desires of consumers in preparing service standards. QFD used to capture the voice and desires of customers, then convert them into the right strategy and the products and processes needed. Expectations from customers are translated into specific needs into strategic planning directions and technical actions. The canoe model was made with the aim of categorizing a product or service attribute based on the level of customer satisfaction. The survey was used to obtain information from respondents in the form of attitudes, opinions, or perceptions about an attribute. These attributes will later become the basis for the assessment indicators in determining the steps that must be taken by the company. Data processing using QFD obtains a priority scale that is used to increase customer interest in buying products from UMKM Cening Jaya.
Pendekatan Lean Manufacturing Dengan Value Stream Mapping (VSM) Dan Kaizen Pada Proses Produksi Tas Kulit Parwati, Cyrilla Indri; Arsa, I Wayan Adi; Sodikin, Imam
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 6 No 1 (2023): Volume 6 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/noe.v6i1.19906

Abstract

The production process is said to be efficient and effective if the process does not produce waste or waste, but in reality a company in carrying out its production process cannot be separated from waste. PT. Mandiri Jogja Internasional is an industry engaged in manufacturing, with production in the form of leather products, namely leather bags, leather shoes, leather wallets and others. In the process there is still waste as indicated by the large number of raw materials in the process of work scattered on the floor, there are still tools and materials that have not been considered by employees for storage, there is waiting time for sewing work, and there are old raw materials that have not been used. The existing waste must be minimized and eliminated so as not to harm the company. This study uses lean manufacturing with value stream mapping and kaizen to minimize waste and implement 5s. The results obtained by waste that often occur in the leather bag production process are overprocessing 3, transportation 1.8, waiting 1.5, defects 1.5, inventory 1, unnecesary 0.6 and overproduction 0. There are Non Value Added Activities (NVA) ) of the entire product manufacturing process is 157s from the analysis of the current state value stream mapping and value stream activity which has the largest percentage is value added with a percentage of 46%, while for non value added with a percentage of 29.10% and the smallest percentage is necessary but non-value added by 22.53%. Key word : Kaizen, Lean Manufacturing, Value Stream Mapping
Co-Authors Aji Pranoto Alamsyah, Andi Aldo Lintang Pratama Amal, Ichlasul Amelia Rachmi Nasution Andi Alamsyah Andi Arifudin Andrean Emaputra Anshori, Muh Maulana Argaditia Mawadati Arie Pohandry Arief Zohir Arif Dwi Wibowo Arsa, I Wayan Adi Asmi, Cintia Noor Bayu Chandra Hermawan Bayu Huda Kurniawan Bendi Oktarando Bendi Oktarando, Bendi Caecilia Pujiastuti Catur Iswahyudi Ciinde Lulut Nugroho Danang Samadi Prasetyo Desinta Yuni Larasati Drs. Sidarto Edhy Sutanta (Jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND Yogyakarta) Edomura, Miko Pratama Endang Widuri Asih Endang Widuri Asih Endang Widuri Asih Endang Widuri Asih Erfanti Fatkhiyah Evanita Lestari Farid Nahar Fitri Andika Fayzi, Fiqih Febry Kustriyanto, Kelvin Gaudencio Costa, Gaudencio Gaudencio da Costa Hadi Prasetyo Suseno Hakim, Hamzah Abdul Hary Wibowo Hary Wibowo, Hary Hermawan, Bayu Chandra Hindarto Wibowo, Agus I Gusti Gde Badrawada Imam Sodikin Imam Sodikin indrayana, masrul Jamhari Jamhari Joko Susetyo Joko Susetyo Kent F. R. Temenggung Zees Kurnia Itsnaini Kurnia Itsnaini, Kurnia Larasati, Desinta Yuni M. Anggrianto Mega Inayati Rif’ah Moh Rokib Mufidin Mufidin Muhammad Andang Novianta Muhammad Anggrianto MUHAMMAD SHOLEH Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Netty Widyastuti Netty Widyastuti Nurhuda Bachtiar Petrus Wisnubroto Petrus Wisnubroto Prasetyo, Danang Samadi Prima Andrianto Pungky Susanti Purnawan Purnawan Rachmat Imam Santoso Rachmat Imam Santoso, Rachmat Imam Rachmawati , Rr Yuliana Restu Aji Nur Kahfi Rifkhi Fauzi Risma Adelina Simanjuntak Rizka Marchamah Safiq Sakh Putra, Mohamad Sasongko, Ganang SATRIYAS ILYAS Setyo Ananto Wibowo Sidharta Sidharta Silvester Aryang Isworo Sudarsono Suraya Suraya Taufiq Hidayat Titin Isna Oesman Titin Isna Oesman Tomi Agus Setiawan Tomi Agus Setiawan, Tomi Agus Wahyu Ismail Wahyu Ismail, Wahyu Wawan Agung Darmawan Widia Marselia Wijaya, Aco Ardi Winarni Winarni Yuli Pratiwi Yuli Pratiwi Yustina Ngatilah