cover
Contact Name
Soni
Contact Email
soni@umri.ac.id
Phone
+6281268059209
Journal Mail Official
pengabdianumri@umri.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28290
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI
ISSN : 25500198     EISSN : 27453782     DOI : https://doi.org/10.37859/jpumri.v4i1
Pengabdian Untuk Mu negeRI merupakan jurnal diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sebagai media untuk mempubikasikan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Dosen-Dosen dan juga mahasiswa sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. Jurnal Pengabdian Untuk Mu negeRI terbit 3 kali setahun pada Bulan Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 575 Documents
Pelatihan dan Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pemanfaatan Makanan Fermentasi Tradisional Kuansing untuk Peningkatan Gizi Ibu Hamil dan Balita Ismawati, Ismawati; saryono, saryono; mukhyarjon, mukhyarjon; enikarmila Asni; Devi, Silvera; Anggraini, Suci; Suraya, Nabella; Kesya, Lunari; Salsabila, Dinda; Deanra, Cantika Natswa
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10439

Abstract

Stunting in children remains a health problem in Indonesia. One way to improve the nutritional status of the community to prevent stunting is by utilizing nutrient-rich traditional fermented foods. This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of Posyandu cadres in utilizing conventional fermented foods from Kuansing as a nutritional source for pregnant women and toddlers. The training was conducted on August 30, 2025, at the Gunung Toar Sub-district Multipurpose Hall, Kuantan Singingi Regency, attended by 26 Posyandu cadres. The methods included educational video screening, booklet distribution, interactive discussions, and demonstrations of traditional fermented products such as pekasam, sarobuong, and puduong. Evaluation results showed an increase in participants' knowledge scores from an average of 50 to 70 after the training. This activity demonstrates the effectiveness of science-based education in improving community nutrition awareness and preserving local fermented foods.
Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat Brownies Berbahan Dasar Wortel Untuk Peningkatan UMKM Desa Sindangjaya Cianjur Jawa Barat Setiawan, Rochiyat; Melati, Dewi; Widyarto, Ervan Yudi; Kamila, Sintsa Syaila; Xania, Clarance
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10528

Abstract

Abstract Desa Sindangjaya, which is fertile and has high potential in the agriculture and agro-tourism sectors, faces several challenges that need to be addressed to improve the local economy. One main issue is the decline in carrot production due to weather factors and external competition. Additionally, the lack of entrepreneurial knowledge and practical skills among the community hinders the development of local businesses. To overcome these problems, innovative training programs are needed to teach product diversification and business skills development. Using direct training methods, residents of Sindangjaya Village, especially farmers and youth, will be provided with knowledge on creating innovative products such as carrot brownies that are high in nutritional value and commercially attractive. This activity involves collaboration with the village government, community-owned enterprises, and higher education institutions, all working together to enhance community skills and managerial capacity. The results of this training activity show an increase in the skills and knowledge of participants in making carrot-based brownies. Participants are able to produce attractive and marketable brownie products, and understand the importance of good packaging to attract consumers. In addition, this activity has also succeeded in building networks between MSME actors . Keywords: Training, Making Healthy Food, Carrot-Based Brownies, MSMEs
Pengolahan Tanah Hortikultura Dengan Teknologi Traktor JD-800 Tech Untuk Kelompok Tani Jaya Makmur di Pangean, Kabupaten Kuantan Sengingi Farradinna, Syarifah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10549

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu kelompok petani Jaya Makmur dalam mempelajari cara menerapkan teknologi tractor JD-800 tech sebagai metode untuk pengolahan tanah hortikultura di kecamatan Pangean, kabupaten Kuantan Sengingi. Berdasarkan identifikasi permasalahan, pengolahan tanah oleh kelompok tani dilakukan secara konvensional, oleh karena itu perlu adanya pemberian sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah pengolahan tanah dijalankan dengan traktor, petani memerlukan waktu 40 menit untuk mengolah tanah pertanian seluas 400M2, dibandingkan dengan pengolahan secara konvensional yang memerlukan waktu 5 – 6 hari kerja untuk luas yang sama. Setelah pelatihan, diketahui bahwa 92% anggota kelompok petani dapat mengoperasikan traktor secara mandiri, dan 87% di antaranya menjalankan pengolahan dengan traktor. Hasil ini mennjukkan bahwa teknologi traktor JD-800 tech tidak hanya meningkatkan produktivitas dan efisiensi petani, tetapi juga memperkuat unsur sosial dan ekonomi organisasi petani secara berkelanjutan
Edukasi Antibiotik Untuk Keluarga Sebagai Upaya Preventif Terhadap Risiko Stunting Pada Anak Desa Sungai Kayu Ara Anugerah Putra, Bayu; Dian Utami; Rico Apriandika; Hanum Salsabila; Fakhira Frisya Ramadhani; Alris Gusnanda; Septiana Srinandini; Jihan Aulia; Soni, Soni; Firdaus, Rahmad; Mukhtar, Harun; Br Bangun, Elsi Titasari; Handayani, Fitri; Amran, Hasanatul Fu'adah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10669

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi yang cukup tinggi. Salah satu faktor risiko penting terjadinya stunting adalah infeksi berulang pada anak, yang sering kali ditangani dengan pemberian antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tepat dapat membantu mencegah stunting dengan cara menekan beban penyakit, namun penggunaan yang tidak rasional berisiko menimbulkan resistensi serta gangguan keseimbangan mikrobiota usus yang berdampak pada penyerapan gizi. Rendahnya literasi penggunaan antibiotik di masyarakat, khususnya di kalangan ibu rumah tangga dan lansia sebagai pengasuh utama dalam keluarga, menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik rasional serta mengingatkannya terhadap pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya penggunaan antibiotik sesuai anjuran tenaga medis. Oleh karena itu, sosialisasi antibiotik kepada ibu dan lansia memiliki peran penting sebagai upaya preventif yang secara tidak langsung dapat mendukung pencegahan stunting pada anak.
Digitalisasi Sistem Daycare sebagai Solusi Penguatan Layanan Pengasuhan di Daycare Citra Iman Vitriani, Vitriani; Ismanto, Edi; Safitri, Ajeng
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10702

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan digitalisasi sistem daycare sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pengasuhan di Daycare Citra Iman. Proses pelaksanaan mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi digital berbasis web/mobile, pelatihan guru asuh, serta implementasi dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses dokumentasi perkembangan anak, absensi, dan komunikasi dengan orang tua sebelumnya masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan ketidakteraturan pencatatan dan keterlambatan informasi. Sistem daycare digital yang dikembangkan memuat fitur absensi, catatan harian, dokumentasi kegiatan, catatan kesehatan, dan dashboard informasi orang tua. Pelatihan yang diberikan kepada 13 guru asuh menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor pre-test dari rentang 57–66 menjadi 81–92 pada post-test. Implementasi sistem juga meningkatkan efisiensi alur kerja pengasuhan, akurasi pendokumentasian, serta efektivitas komunikasi antara daycare dan orang tua. Secara keseluruhan, digitalisasi terbukti mampu memperkuat tata kelola layanan pengasuhan di Daycare Citra Iman, meningkatkan literasi digital tenaga pengasuh, serta menyediakan model yang dapat direplikasi oleh lembaga pengasuhan lainnya dalam mengadopsi transformasi digital secara berkelanjutan.
Edukasi Dan Pelatihan Pengelolaan Sampah Non-Organik Di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru Zuhdi, Sulaiman; Hernimawati, Hernimawati; Dailiati, Surya; Saputra, Trio
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10309

Abstract

The problem of non-organic waste in urban areas in Indonesia remains a major challenge, particularly with rapid population growth and increasing consumption patterns. Meranti Pandak Village in Pekanbaru City, located on the banks of the Siak River, is no exception to this problem. Low community awareness and skills in managing non-organic waste are contributing factors. To address this issue, a community service program implemented in Meranti Pandak aims to improve the community's knowledge, skills, and marketing networks, enabling them to process waste into products with economic value. The program ran for four months, from May to August 2025, using an emancipatory, participatory approach that involved residents at every stage, from planning to evaluation. The program's results demonstrated an increase in participants' knowledge and skills, resulting in four marketable product prototypes. Furthermore, the formation of community working groups demonstrates positive collaboration. The program also successfully established partnerships with MSMEs and environmental communities, opening up opportunities for a circular economy while strengthening the program's sustainability
Kesadaran Remaja Dalam Menjaga Diri Dari Pergaulan Bebas Di SMA N 1 Batang Kuis Samosir, Yohana; Annisa, Pariqa; Sinaga, Elfalini Warnelis; Hafiiza, Salsabila Ratu; Fitrah, Indah Novia; Manik, Sawilla; Nurqurotul, Anisa; Pulungan, Fifit Novelina; Maharani, Nazli; Tamba, Elisa Vetrawati; Nurmadani, Lifa; Hulu, Milka Septriani
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10733

Abstract

Free association or promiscuous behavior is a deviant form of behavior commonly experienced by teenagers and has negative impacts on their health, education, and future. The main causes include environmental influences, lack of sexual education, and weak parental supervision. This community service aimed to increase students’ awareness regarding the risks of free association through health education, discussion, and the distribution of leaflets. The activity was carried out at SMAN 1 Batang Kuis involving 36 eleventh-grade students. The methods used included presentations, interactive discussions, and questionnaires. Results showed that 9 students (25%) had high understanding, 21 students (58.33%) had moderate understanding, and 6 students (16.67%) had low understanding. Most students obtained information from media (77.78%), while only 22.22% relied on non-media sources. The activity successfully increased students’ awareness of free association and encouraged positive behavioral attitudes. Continuous education involving schools, parents, and communities is recommended to prevent deviant behavior in adolescents.
Penguatan UMKM Tuah Negeri Melalui Inovasi Produksi Batu Bata Dan Kelompok Usaha Keripik Singkong Berbasis Pemberdayaan Perempuan Dan Digitalisasi Lathif Arafat; Williya Meta; Raspan Hamdi; Aland Polma Naek Sihombing; Tatia Patricia Belva; Sintia Maherlido; Mhd. Ega Septianda; Winda Gokma Uli Alicia; N. Muhammad Azqi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.10481

Abstract

Tuah Negeri Village, located in Tenayan Raya District, Pekanbaru City, is dominated by low-income communities working in informal sectors such as brickmaking and home-based microenterprises. The 2025 “BEM Berdampak” Community Service Program aims to enhance local economic capacity through the application of appropriate technology and managerial training. The methods include socialization, technical and managerial training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The results show a significant improvement: brick production increased from 1,500–2,000 to 10,000 pieces per day, and cassava chips production rose from 5 kg to 25 kg per week. The partners also developed simple financial recording and digital marketing skills. This program successfully improved entrepreneurial competence, production efficiency, and women’s economic participation while supporting SDGs goals 1 (No Poverty), 5 (Gender Equality), and 8 (Decent Work and Economic Growth). Keywords: Community empowerment, appropriate technology, MSMEs, Tuah Negeri, SDGs.
Pelatihan Identifikasi Kandungan Metabolit Sekunder Tumbuhan Menggunakan KIT Rapid Test Skrining Fitokimia Pada Guru di Madrasah Cendekia Bangsa Pekanbaru Miterianifa; Okmarisa, Heppy; Lubis, Faisal Hariman; Nurbaiti; Ilhami, Aldeva; octarya, Zona
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.10599

Abstract

The aim of this community service program was to improve science teachers’ knowledge and skills regarding the identification of plant secondary metabolites and phytochemical screening. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach. The participants were 12 science teachers from Madrasah Cendekia Bangsa in Pekanbaru. Data were collected through training sessions, laboratory practice, observations, and questionnaires. The results showed an increase in teachers’ knowledge of plant secondary metabolite identification and phytochemical screening, with an n-gain score of 0.8. Teachers’ skills in conducting phytochemical screening tests of plant secondary metabolites were categorized as very good. In addition, the teachers were able to develop a teaching module on plant secondary metabolite testing using a rapid test phytochemical screening kit. The teachers’ positive responses indicated the perceived importance of understanding plant secondary metabolites for research in the pharmaceutical field. This community service activity specifically addressed teachers’ difficulties in understanding plant secondary metabolites and the limitations of practical equipment in school laboratories.
Tatalaksana Cuci Tangan Dan Penanganan Luka Sederhana Pada Petani Sawit Di Desa Sari Galuh, Kampar: Pendekatan Kesehatan Masyarakat Ulfah, Ulfah; Asni, Enikarmila; Hamidy, Yulis; Juananda, Desby; Maryanti, Yossi; Sonia Sahara, Nabilla; Dhani, Rahma; Andri, Sofyan; Aiyulie Novri, Dhini; Agung Soripada, Timotius
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.10690

Abstract

This community service programme aimed to improve hygiene awareness and basic wound-care skills among palm-oil farmers in Sari Galuh Village, Kampar District, Riau Province. Farmers frequently experience minor injuries from sharp tools, palm thorns, and exposure to dirt, which increases infection risk. However, proper hand-washing practice and simple wound-care knowledge are still lacking. The intervention included hand-washing training based on WHO standards, education on simple wound care, provision of hand-washing facilities, and distribution of first-aid kits. A total of 41 participants attended the programme. Evaluation using pre-test and post-test instruments showed significant improvement in participants’ knowledge and skills. The program effectively strengthened preventive health behaviours and is recommended as a sustainable community health empowerment model for agricultural groups.