cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Analisis Kebutuhan E-Modul Diferensiasi untuk Pembelajaran Perkalian dan Pembagian pada Siswa Sekolah Dasar (Fase C) Susanti, Susi; Karlimah, Karlimah; Hidayat, Syarip
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7047

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh heterogenitas karakteristik belajar peserta didik fase C dan adanya kesulitan dalam mempelajari operasi hitung dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan e-modul berbasis diferensiasi dalam pembelajaran operasi hitung perkalian dan pembagian untuk siswa kelas 5 dan 6 SD. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan melakukan kajian komprehensif terhadap artikel/jurnal, buku, laporan penelitian, dan sumber-sumber lain yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis konten yang berkaitan dengan karakteristik siswa, tantangan pembelajaran, prinsip diferensiasi, potensi e-modul, dan kebutuhan integrasi. Novelty penelitian terletak pada spesifikasi kebutuhan e-modul berdiferensiasi untuk mengatasi kesulitan belajar operasi hitung perkalian dan pembagian pada siswa Fase C, yang belum banyak dieksplorasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan terhadap e-modul yang dirancang dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip diferensiasi untuk mengakomodasi keragaman gaya belajar, tingkat pemahaman, dan minat peserta didik. E-modul berbasis diferensiasi diharapkan dapat mengatasi kesulitan tersebut melalui penyajian konten, proses, dan produk pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini menyatakan pengembangan e-modul berbasis diferensiasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran operasi hitung matematika.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Game Edukasi Keterampilan Computational Thinking pada Materi Pecahan di Fase B Taopik, Deden; Karlimah, Karlimah; Elan, Elan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Game edukasi berbasis Computational Thinking pada materi pecahan di Fase B Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi data melalui angket siswa, wawancara guru, dan observasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan karena rendahnya penggunaan media konkret dan minimnya visualisasi dalam pembelajaran. Selain itu, keterampilan Computational Thinking belum terfasilitasi secara sistematis, baik dalam pendekatan guru maupun aktivitas belajar siswa. Guru menyampaikan kebutuhan akan media pembelajaran inovatif yang kontekstual, interaktif, dan mudah digunakan, sementara siswa menunjukkan preferensi kuat terhadap pembelajaran berbasis permainan digital yang menyenangkan. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pengembangan Game edukasi perlu dirancang dengan karakteristik visual, kontekstual, kolaboratif, dan terintegrasi dengan elemen-elemen Computational Thinking. Media tersebut diharapkan mampu menjembatani kebutuhan kognitif dan afektif siswa serta mendukung tercapainya tujuan Kurikulum Merdeka.
Pengaruh Pola Asuh dan Attachment terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Novera, Wulan Rahmadia; Ramelan, Harlina; Ulni, Elvira Khori; Husna, Amalia; Muthie, Imam
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan attachment  terhadap kemandirian anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah orang tua yang anaknya bersekolah di TK Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang berjumlah 172 orang tua. Jumlah sampel sebanyak 120 yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling teknik area (cluster) sampling, yaitu sampel diambil dengan pertimbangan jumlah orang tua peserta didik pada setiap TK. Teknik pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyimpulkan variabel pola asuh dan attachment  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak usia dini, dengan demikian pola asuh dan attachment  secara simultan mempengaruhi kemandirian anak usia dini ke arah yang positif. Temuan ini memberikan kontribusi baru dengan mengintegrasikan dua variabel utama pengasuhan dalam satu model analisis yang komprehensif, khususnya dalam konteks budaya Indonesia. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pola pengasuhan otoritatif dan pembinaan relasi emosional yang aman antara anak dan orang tua sebagai strategi efektif untuk mendukung perkembangan kemandirian anak sejak dini.
Peran Pendidik dalam Mengembangkan Keterampilan Emosional Anak Usia Dini : Studi Kasus Kualitatif di PAUD Cahaya Rumah Afifah, Anif Maghfirotul; Mintarsih Arbarini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7052

Abstract

Kecerdasan emosional adalah aspek mendasar dari perkembangan anak usia dini yang menunjukkan keberhasilan sosial dan akademik di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran strategis pendidik dalam membangun kecerdasan emosional pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus di PAUD Terpadu Cahaya Rumah Kecamatan Limbangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi  dengan 2 pendidik dan 1 kepala sekolah. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memainkan peran penting dalam pengembangan kecerdasan emosional anak seperti menciptakan lingkungan yang aman dan cepat untuk belajar, menerapkan metode pendidikan positif dengan landasan emosional, memberikan panduan individu dalam pendahuluan dan manajemen sosial, dan merancang kegiatan kolaboratif untuk mengembangkan empati seta keterampilan sosial. Intervensi yang diterapkan menunjukkan peningkatan dalam kesadaran emosional, pengaturan diri, dan keterampilan sosial anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memainkan peran penting dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di masa depan.
Studi Kualitatif tentang Pembentukan Karakter Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional di PAUD Hidayah, Rizki Nikmatul; Arbarini , Mintarsih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7053

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional di PAUD serta faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan pendekatan kualitatif data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan pendidik, dan dokumentasi serta dianalisis dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Triangulasi meningkatkan keabsahan data dengan memverifikasi temuan dari berbagai sumber dan teknik, sehingga memperkuat pemahaman peran permainan tradisional dalam pembentukan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional efektif menanamkan nilai kerja sama dan tanggung jawab. Faktor pendukungnya adalah peran guru dan keterlibatan orang tua, sementara hambatannya meliputi kurangnya tindak lanjut orang tua, komunikasi yang lemah, dan pengaruh teknologi. Permainan tradisional memiliki potensi besar dalam membentuk karakter anak, namun tantangan modernitas dan daya tarik gadget harus diatasi. Keterlibatan orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat penting untuk mengenalkan permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter. Penelitian ini mendukung pengembangan metode pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai moral, dan pelestarian budaya.
Seni Rupa sebagai Media Komunikasi Emosional untuk Anak Usia Dini: Studi Kualitatif Qomariah, Nurul Falah; Na'imah, Na'imah; Sari, Rahma; Suhendro, Eko
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana seni rupa berperan sebagai media komunikasi emosi pada anak usia dini, serta memahami persepsi guru serta orang tua terhadap karya seni anak sebagai bentuk ekspresi emosional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya seni anak. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 5–6 tahun, guru PAUD, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini cenderung mengekspresikan emosi secara nonverbal melalui gambar, warna, dan simbol visual dalam karya seni mereka. Warna cerah kerap digunakan saat anak merasa senang, sedangkan warna gelap muncul ketika anak sedang sedih atau marah. Guru serta orang tua yang memahami makna simbolik dalam karya seni anak dapat lebih mudah mengenali dan merespons kondisi emosional anak. Temuan ini menegaskan bahwa seni rupa bukan hanya sebagai aktivitas estetika, tetapi juga sebagai alat komunikasi dan pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini.
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Modal Psikologis terhadap Kompetensi Profesional Guru: Studi Korelasi di Sekolah Dasar Indonesia Ningrum, Lela Iman; Kusumaningsih, Widya; Soedjono, Soedjono
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7056

Abstract

Kompetensi profesional guru dipengaruhi kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan modal psikologis. Kepemimpinan instruksional dan modal psikologis guru masih perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan instruksional modal psikologis terhadap kompetensi profesional guru, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain ex-post facto dan pendekatan kausal-korelasi. Sampel penelitian berjumlah 178 guru yang diambil secara proporsional random sampling dari 322 populasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional memiliki hubungan yang signifikan dan memberikan kontribusi yang berarti terhadap kompetensi profesional guru. Demikian pula, modal psikologis guru terbukti memiliki hubungan yang sangat kuat dan positif, memberikan sumbangan substansial terhadap kompetensi profesional mereka. Lebih lanjut, ketika kepemimpinan instruksional dan modal psikologis disinergikan, keduanya secara bersama-sama menunjukkan pengaruh yang dominan dan signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mencapai kompetensi profesional guru yang unggul, diperlukan sinergi antara bimbingan efektif dari kepala sekolah dan pengembangan aspek internal yang kuat dalam diri guru.
Psychosocial Interventions as Mental Health Support for Children and Adolescents with Special Needs: A Systematic Literature Review Hutasoit, Dame Triulina; Hendriani, Wiwin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7057

Abstract

This study aims to identify the importance of mental health support for children and adolescents with special needs through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The SLR process involved the identification, selection, and analysis of articles obtained from the Scopus database using the keywords “children,” “adolescents,” and “special needs.” Out of an initial 55 articles, 10 relevant studies were selected, comprising longitudinal, qualitative, and experimental research published in Q1 to Q4 indexed journals. These studies examined psychosocial interventions such as school-based counseling, cognitive-behavioral therapy, and social skills training. The findings indicate that sustained and contextually adapted interventions have a positive impact on psychological well-being, social adaptation, and academic achievement among children and adolescents with special needs. Active support from families, educational institutions, and communities emerged as key factors contributing to the success of these interventions. This review highlights the necessity of integrating interdisciplinary frameworks in policy and intervention development and encourages further research exploring the effectiveness of cross-cultural and longitudinal approaches.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model Pembelajaran RADEC Berorientasi Literasi Sains di Sekolah Dasar Rahmawati, Fitri Eka; Hamdu, Ghullam; Karlimah, Karlimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7058

Abstract

Tingkat literasi sains yang rendah di kalangan siswa sekolah dasar di Indonesia mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara praktik pembelajaran IPA saat ini dengan tuntutan kompetensi abad ke-21. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) yang berorientasi pada literasi sains dalam topik sistem pencernaan manusia. Dengan menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang difokuskan pada tahap analisis kebutuhan, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran IPA masih didominasi oleh metode ceramah, dengan keterlibatan siswa yang terbatas serta minimnya penerapan strategi pembelajaran aktif seperti diskusi, penjelasan kolaboratif, dan penciptaan ilmiah. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi pedagogis melalui model RADEC yang dirancang secara sistematis untuk mendukung pengembangan penalaran ilmiah, berpikir kritis, dan literasi sains. Studi ini memberikan kontribusi secara teoretis dengan mengidentifikasi kesenjangan empiris dalam praktik pembelajaran di kelas serta menjadi dasar bagi perancangan pembelajaran IPA yang kontekstual dan berlandaskan pengembangan literasi.
Pengembangan Instrumen E-Asesmen untuk Deteksi Dini Anak Berkesulitan Belajar di Sekolah Dasar : Suatu Kajian Sistematik Sumartini, Tingtin; Hamdu, Ghullam; Hidayat, Syarip
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7059

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah dasar menuntut adanya deteksi dini terhadap anak berkesulitan belajar (ABB) guna mencegah kegagalan akademik dan mendukung intervensi yang tepat. Kajian ini bertujuan menelaah secara sistematis pengembangan instrumen e-asesmen digital untuk deteksi dini kesulitan membaca, menulis, dan berhitung permulaan melalui metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Sebanyak 18 artikel yang terbit antara tahun 2018–2024 dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa jenis kesulitan yang paling banyak dikaji meliputi disleksia, diskalkulia, ADHD, dan autisme. Teknologi yang dominan digunakan adalah machine learning seperti Random Forest dan K-Fold Cross Validation, serta platform digital seperti Google Formulir dan aplikasi berbasis web/mobile. Instrumen digital terbukti meningkatkan efisiensi skrining dan akurasi deteksi dini, namun penerapannya masih terbatas di sekolah dasar Indonesia. Kajian ini merekomendasikan pengembangan instrumen yang valid, reliabel, dan kontekstual sesuai kebutuhan guru serta infrastruktur lokal, guna memperkuat asesmen inklusif berbasis teknologi.