cover
Contact Name
Joko Santoso
Contact Email
jokosantoso@ustjogja.ac.id
Phone
+6285643408044
Journal Mail Official
jurnalcaraka@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997.
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya
ISSN : 24077976     EISSN : 25794485     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/
The focus of the journal in the field of language which includes the results of research on phonology, morphology, syntax, pragmatics, stylistics, and other aspects of linguistic studies. In addition to linguistics, another focus is on literature which includes the results of research on the sociology of literature, the psychology of literature, postcolonialism, cultural studies, ecocriticism, and other aspects of literary study. In addition to language and literature, another focus is the teaching of Indonesian language and literature which includes Indonesian language and literary learning models, Indonesian language and literary learning media, Indonesian language and literary teaching materials, and other aspects of teaching/learning studies.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2025): Desember" : 16 Documents clear
Analisis Wacana Kritis Sara Mills Dalam Novel Genduk Duku Karya Mangunwijaya: Critical Discourse Analysis of Sara Mills’ Model in Mangunwijaya’s Novel Genduk Duku Pitrus Puspito
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.19678

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Novel Genduk Duku karya Mangunwijaya” ini bertujuan untuk mendeskripsikan posisi tokoh-tokoh perempuan yang melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan dalam novel Genduk Duku karya Mangunwijaya. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini yang berupa rangkaian kalimat dianalisis menggunakan teori analisis wacana kritis Sara Mills. Analisis wacana kritis Sara Mills digunakan untuk mengungkapkan posisi perempuan di dalam teks, khususnya posisi tokoh-tokoh perempuan yang melakukan perlawanan dalam novel Genduk Duku karya Mangunwijaya. Posisi-posisi yang dimaksud Sara Mills yakni siapa yang menjadi subjek pencerita atau siapa yang menjadi objek yang diceritakan dalam teks serta bagaimana posisi pembaca mengidentifikasikan dirinya dengan teks. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada dua bentuk perlawanan dalam novel Genduk Duku, yaitu perlawanan radikal dan perlawanan kompromis sesuai temuan Dita tahun (2012). Kedua perlawanan tersebut ditampilkan paling banyak sebagai posisi pembaca, kemudian posisi subjek dan posisi objek. Pemberian porsi posisi-posisi perlawanan perempuan dalam novel Genduk Duku ini juga mengungkapkan sikap atau keyakinan Mangunwijaya yang mendukung perlawanan perempuan terhadap ketidakadilan laki-laki.
Honorifik dalam Bahasa Kerinci di Desa Diilir, Jambi, Kajian: Sosiolinguistik: Honorific in Kerinci Language in Diilir Village, Jambi Study: Sosiolinguistics Muhelya; Purba, Andiopenta; Rachmad Pratama, Deri
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.19756

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa klasifikasi jenis honorifik, serta deskripsi bentuk, fungsi, dan makna penggunaan honorifik dalam bahasa Kerinci. Data dikumpulkan melalui percakapan lisan dan rekaman suara dari penutur asli. Sumber data utama berupa tuturan yang mengandung sistem honorifik, diperoleh dari informan yang merupakan tokoh adat sekaligus orang tua yang memiliki pengetahuan dan wawasan luas tentang bahasa Kerinci di Desa Dusun Diilir, Kecamatan Hamparan Rawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk honorifik tersebut terdiri atas kata, singkatan kata, kelompok kata, dan kelompok singkatan kata. Adapun jenis honorifik dalam bahasa Kerinci, yang diklasifikasikan berdasarkan penamaan diri, kata ganti, jabatan tradisional, profesi, kekerabatan, dan ciri fisik. Fungsi honorifik digunakan untuk menunjukkan sikap sopan santun dan penghormatan terhadap orang lain, meninggikan lawan tutur, serta memperlihatkan kedekatan hubungan antara penutur. Penggunaan honorifik yang tepat, sesuai dengan kedudukan dan status sosial dalam masyarakat, dapat membangun hubungan yang harmonis antara penutur dan mitra tutur.
Analisis Akurasi Hasil Terjemahan Mahasiswa Diploma Bahasa Inggris: Accuracy Analysis of English Diploma Students’ Translation Results Liambo, Eka Yunita; Sari, Rosdiana Puspita; Wijayanti, Lely Tri
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.19843

Abstract

Penerjemahan merupakan keterampilan penting dalam pendidikan vokasi bahasa Inggris, namun mahasiswa masih sering melakukan kesalahan yang memengaruhi akurasi terjemahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat akurasi dan pola kesalahan dalam terjemahan bahasa Indonesia–Inggris. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen, data diambil dari 70 hasil terjemahan mahasiswa semester dua pada mata kuliah Translation for Business tahun akademik 2024. Analisis dilakukan berdasarkan kerangka penilaian kualitas terjemahan Machali (2009) yang mencakup aspek linguistik, pragmatik, dan semantik. Hasil menunjukkan bahwa kesalahan linguistik paling dominan, disusul kesalahan pragmatik dan semantik. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan pembelajaran penerjemahan yang menekankan ketepatan struktur dan konteks agar kualitas terjemahan mahasiswa semakin meningkat.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PERPLEXITY MELALUI LITERATURE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS DESKRIPSI: The Use of Perplexity-Based Artificial Intelligence Through Literature Circles to Improve Students’ Descriptive Text Reading Skills Febriansyah Yussup, Fio; Rini Utami, Sintowati; Humaedi
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20100

Abstract

Membaca merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai peserta didik, termasuk dalam memahami teks deskripsi. Namun, keterampilan ini sering kurang diminati karena terbatasnya kreativitas guru dalam memilih model, metode, dan strategi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca teks deskripsi peserta didik melalui pemanfaatan artificial intelligence Perplexity yang diintegrasikan dengan model pembelajaran Literature Circle. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 68,4 pada siklus I, menjadi 78,6 pada siklus II, dan 87,5 pada siklus III. Temuan ini membuktikan bahwa pemanfaatan AI Perplexity melalui model Literature Circle efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca teks deskripsi peserta didik kelas VII-A SMP Labschool Jakarta.
Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif Debat Cagub Cawagub Banten serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar: Assertive and Expressive Speech Acts in the Banten Governor and Deputy Governor Debate and Their Use as Teaching Materials Putri Septiani; Purlilaiceu; Saraswati
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20608

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis tindak tutur asertif dan ekspresif dalam tayangan debat calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Banten 2024 serta menjelaskan pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan lisan yang mengandung tindak tutur asertif dan ekspresif. Sumber data berasal dari tiga tayangan debat Pilkada Banten 2024 yang diunggah di YouTube oleh Kompas TV, Metro TV, dan Metro TV Jabar dan Banten. Data dikumpulkan menggunakan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan enam jenis tindak tutur asertif, yaitu menyatakan, mengusulkan, mengeluh, membual, mengemukakan pendapat, dan melaporkan; serta lima jenis tindak tutur ekspresif, yaitu memuji, mengucapkan selamat, berterima kasih, meminta maaf, dan mengkritik. Hasil analisis dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar materi debat pada fase E karena bersifat kontekstual, mudah diakses, dan relevan dengan perkembangan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tayangan debat dapat mendukung pengembangan keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan literasi digital peserta didik.
Pelanggaran Kesantunan Berbahasa Pada Tuturan Penolak dan Pembela Ba’alawy di Kolom Komentar Facebook Reels : Politeness Violations in the Utterances of Ba’alawi’s Supporters and Opponents in Facebook Reels Comment Sections Fauzi, Afif Restu; Fikriyyati, Indah
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pelanggaran kesantunan berbahasa pada tuturan penolak dan pembela Ba’alawi di kolom komentar Facebook Reels, serta (2) menjelaskan jenis tuturan pada bidal yang melanggar prinsip kesantunan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui metode simak dengan teknik sadap, baca, dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik pilah unsur penentu dan teknik lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kesantunan terjadi pada lima bidal, yaitu ketimbangrasaan, kemurahhatian, kerendahhatian, keperkenanan, dan kesetujuan. Dari 120 tuturan, ditemukan 116 tuturan yang melanggar kesantunan, dengan rincian: 19 tuturan melanggar bidal ketimbangrasaan, 8 bidal kemurahhatian, 27 bidal kerendahhatian, 42 bidal keperkenanan, dan 20 bidal kesetujuan. Bidal yang paling sering dilanggar adalah keperkenanan (42 tuturan atau 36,20%). Jenis tindak tutur yang muncul meliputi komisif, representatif, perlokusi, direktif, lokusi, ilokusi, dan ekspresif, dengan variasi yang dominan pada bidal keperkenanan. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi kebahasaan di media sosial cenderung melanggar prinsip kesantunan, terutama pada aspek keperkenanan.
The Effect of the Radec Learning Model Assisted by Assemblr Edu Media on Advertising Writing Skills in Junior High Schools: Pengaruh Model Pembelajaran RADEC Berbantuan Media Assemblr Edu terhadap Keterampilan Menulis Iklan di SMP Yudin, Jaki; Atikah
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20746

Abstract

Penguasaan keterampilan menulis iklan masih dianggap sulit oleh siswa SMP, terutama dalam mengembangkan ide dan menggunakan bahasa persuasif secara menarik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi seperti penggunaan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) dengan bantuan media Assemblr Edu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model RADEC berbantuan Assemblr Edu terhadap keterampilan menulis iklan siswa SMP. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pangenan, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling: kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes menulis iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model RADEC berbantuan Assemblr Edu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis iklan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model RADEC berbantuan Assemblr Edu efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis iklan siswa SMP.
STARTEGI PEMBELAJARAN TATA BAHASA DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SMP: Grammar Learning Strategies in Indonesian Language Textbooks For Junior High School Students Isnan, Faisal; Sudiati, Sudiati; Putri, Titis Kusumaningrum Witdaryadi
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20828

Abstract

Pembelajaran tata bahasa masih kurang mendapat perhatian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi pembelajaran tata bahasa dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP terbitan Kemdikbudristek. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten dengan pendekatan kualitatif. Data berupa penyajian materi, cakupan materi, dan level pertanyaan berdasarkan taksonomi Bloom revisi. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, serta dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian materi didominasi oleh model deduktif, dengan cakupan materi kebahasaan yang cukup variatif namun masih berfokus pada struktur kalimat. Level pertanyaan didominasi keterampilan berpikir tingkat rendah (LOTS), terutama C2, meskipun beberapa pertanyaan HOTS sudah disertakan. Temuan ini menunjukkan perlunya keseimbangan antara pendekatan deduktif dan induktif, variasi materi kebahasaan, serta peningkatan pertanyaan HOTS untuk mendukung kompetensi komunikatif dan berpikir kritis siswa.
Lanskap Linguistik Pesantren: Refleksi Identitas Religius dan Budaya Lokal di Situbondo: The Linguistic Landscape of Islamic Boarding Schools: Reflections on Religious Identity and Local Culture in Situbondo Lailiyah , Sufil; Amelia, Firqo
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20933

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan bentuk dan fungsi bahasa serta mendeskripsikan bagaimana tanda-tanda luar ruang—seperti papan nama, papan informasi, poster, petunjuk arah, baliho, spanduk, dan kutipan religius/motivasi—merepresentasikan nilai religius dan budaya lokal di lingkungan pesantren di Situbondo, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi pada 15 pesantren terpilih, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis bentuk bahasa menggunakan teori Yendra dan Artawa (2020), sedangkan fungsi bahasa merujuk pada Landry dan Bourhis (1977). Dari 322 data yang dianalisis, ditemukan tiga bentuk bahasa dalam lanskap linguistik pesantren, yaitu monolingual, bilingual, dan multilingual, dengan dominasi bentuk bilingual Indonesia–Arab yang menunjukkan integrasi kuat antara bahasa nasional dan bahasa keagamaan. Dua fungsi bahasa teridentifikasi, yaitu fungsi informatif dan fungsi simbolis, yang menggambarkan bahwa penyampaian informasi di pesantren sekaligus menjadi sarana menampilkan identitas religius dan budaya. Identitas religius direpresentasikan melalui penggunaan bahasa Arab, sedangkan identitas budaya tampak melalui penggunaan bahasa Madura. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian lanskap linguistik pada konteks institusi keagamaan.
Kajian Keterbacaan Wacana dalam Soal PSAJ Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Purwokerto Menggunakan Formula Grafik Fry: Study of Discourse Readability in Indonesian Language PSAJ Questions at SMA Negeri 1 Purwokerto Using Fry's Graphical Formula Syalsabila, Putri; Yulianti, Uki Hares; Martha, Nia Ulfa
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20934

Abstract

Keterbacaan wacana berperan penting dalam membantu siswa memahami teks sesuai jenjang pendidikannya. Penelitian ini menganalisis tingkat keterbacaan wacana dalam soal Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Bahasa Indonesia kelas XII di SMA Negeri 1 Purwokerto tahun ajaran 2024/2025 menggunakan Formula Grafik Fry. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Sebanyak 22 wacana dianalisis melalui perhitungan kata, kalimat, suku kata, dan pemetaan pada Grafik Fry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 wacana (81,82%) berada di bawah tingkat keterbacaan kelas XII, satu wacana sesuai, satu lebih tinggi, dan dua tidak valid. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar wacana terlalu sederhana sehingga dapat memengaruhi pemahaman siswa dan validitas instrumen evaluasi. Oleh karena itu, pemilihan wacana perlu ditinjau ulang agar sesuai dengan kemampuan kognitif siswa dan mendukung tujuan pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 16