cover
Contact Name
Rusdiyanyo
Contact Email
roesdysh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiep@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Journal of Islamic Education Policy
ISSN : 25280295     EISSN : 25280309     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal of Islamic Education Policy menerbitkan hasil penelitian yang memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman dan praktek pendidikan Islam melalui tulisan dan laporan akademik dalam perspektif dan skop global. Tujuan utumanya adalah membuka akses bagi dunia internasional, dengan tidak melupakan tuntutan lokal, pada hasil penelitian, yang meliputi peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang kebijakan pendidikan Islam. Karena itu, JIEP menyambut dengan baik tulisan-tulisan yang mendorong perdebatan akademik dari kalangan akademisi yunior dan senior dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggeris
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Moderasi Beragama Dalam Konstitusi (Potret Moderasi Beragama Masyarakat Lombok dalam Menjalankan Amanat Konstitusi) Angriani, Parida
Journal of Islamic Education Policy Vol 10, No 1 (2025): STRATEGI DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM KOTEMPORER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v10i1.3583

Abstract

Masyarakat sasak di NTB khususnya yang mendiami pulau Lombok memiliki pola keberagamaan dengan ciri khas tersendiri dan terbentuk melalui proses Islamisasi dan pengaruh organisasi keagamaan yang ada. Melalui dinamika sejarah dan proses asimilasi budaya selanjutnya penduduk sasak pun terbagi menjadi 3 kelompok pemeluk agama; Sasak Waktu Lima, Sasak Wetu Telu dan Sasak Budha. Moderasi agama merupakan kunci kerukunan dan antikekerasan ditengah konflik agama yang seringkali muncul pada masyarakat Lombok yang kental dengan prinsip solidaritas yang telah melekat sejak dahulu dan turun temurun dipraktekkan pada masyarakat Lombok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan deskritif kualitatif dengan lokasi penelitian berada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa sikap toleransi yang dibangun oleh masyarakat Lombok secara khusus memberikan ruang kepada setiap pemeluk agama untuk ikut berpartisipasi pada aktivitas keagamaan pemeluk agama lain. Meskipun mayoritas masyarakat Lombok beragama Islam namun secara realita tidak ditemukan perbedaan perlakuan antar Islam dan Non Islam. Masyarakat Lombok tetap memperhatikan dan menghargai hak atas kebebasan beragama yang dengan tegas dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 yang tercantum  Pasal 28E dan Pasal 29. Hal tersebut tercermin dalam sikap konstitusional masyarakat Lombok dalam banyak kegiatan keagamaan seperti, kegiatan tolong menolong antar umat beragama.
Analisis Persepsi Pengawas Madrasah Pasca Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas (IKMBK) Hasanah, Ida Faridatul; Subandi, Subandi
Journal of Islamic Education Policy Vol 10, No 1 (2025): STRATEGI DAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM KOTEMPORER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v10i1.3594

Abstract

Dalam upaya memperkuat implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan, pelatihan menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kapasitas untuk para pemangku kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi pengawas sekolah setelah mengikuti pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas (IKMBK) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung. Dalam konteks pendidikan Indonesia yang terus berkembang, IKMBK merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan melibatkan komunitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 5 pengawas sekolah yang telah mengikuti pelatihan IKMBK di Kemenag Provinsi Lampung. Hasil wawancara ini dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif, yakni analisis tematik yang diperoleh dari wawancara mendalam. Teknik ini dilakukan dengan pengkodean data (coding), Pengelompokan data serta mengidentifikasikan pola-pola tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan persepsi pengawas sekolah setelah mengikuti pelatihan IKMBK. Perubahan ini mencakup pemahaman yang lebih baik tentang peran komunitas dalam pendidikan, kemampuan untuk merencanakan pembelajaran berbasis komunitas, dan keinginan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dalam tugas sehari-hari mereka sebagai pengawas sekolah. Dengan  demikian kegiatan tersebut memiliki implikasi penting dalam pengembangan pendidikan di Provinsi Lampung dan mendorong penerapan  Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas.
PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MINAT ORANG TUA UNTUK MENYEKOLAHKAN ANAKNYA PADA LINGKUNGAN MINORITAS DI MIN 1 BITUNG Amirullah, Amirullah
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i2.2736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala madrasah dalam meningkatkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada lingkungan minoritas di MIN 1 Bitung; faktor pendukung dan penghambat minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada lingkungan minoritas di MIN 1 Bitung; Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala madrasah dalam meningkatkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di madrasah, adalah: 1) sebagai edukator; 2) sebagai menejer; 3) sebagai administrator; 4) sebagai supervisor; 5) sebagai leader; 6) sebagai inovator; dan 7) sebagai motivator. Faktor pendukung motivasi orang tua menyekolahkan anaknya di madrasah pada lingkungan minoritas di kota Bitung, adalah: 1) keinginan orang tua untuk menjadikan anaknya sebagai generasi yang baik; 2) keinginan agar anaknya dapat didik disiplin dalam beribadah; 3) adanya mutu pendidikan dan sarana dan prasarana yang memadai di madrasah; dan 4) keinginan untuk memperbaiki akhlak anak yang telah terpengaruh dengan hal-hal negatif. Sedangkan faktor penghambanya, antara lain: 1) adanya stigma negatif terhadap madrasah; 2) jarak madrasah yang jauh; dan 3) adanya anggapan madrasah sekolah tradisional dan kumuh.
Pemikiran Ibnu Sina Tentang Pendidikan dan Relevansinya di Era Society 5.0 Wanto, Eko Kurnia; Khojir, Khojir
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i1.2130

Abstract

The purpose of this reseach is to find out how Ibn Sina thinks about education and its relevance in the era or society 5.0. in order to encourage the development or Islamic religious education, efforts are needed to research and expand the scientific knowledge of Ibn Sina?s thought of Islamic education, for the sake of scientific wealth and the benefits of knowledge both among educational institutions and the wider community, more specifically Muslim increase their understanding of Ibn Sina?s thoughts in education, so that Muslim to understand and understand more deeply. This type of research is literature and the method used in this research uses the documentation method (data collection), which tries to present or present data and information in depth and intact, then analyses it with the approach of Islamic philosophy as the analysis knife, then we take the opinions or educational experts, then we take the opinions or educational expert. The results of this study indicate that Ibnu Sina?s thoughts about education are compatible with other educational experts and there is relevance in the era of society 5.0, that human education must mobilize all human potential (human beings) including experts in technology who do not inly emphasize business. Of course, but with the technology of the era of society 5.0, a new value is created that will eliminate social, age, gender, language specifically desgned for various individual needs and the needs of many people.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP PENDIDIKAN INDONESIA Abu Huraerah, Ahmad Junaedy; Abdullah, Abdurrahman Wahid; Rivai, Alimuddin
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i2.2715

Abstract

This journal discusses about the influence of Information and Communication Technology (ICT) on education in Indonesia. The use of ICT in education has been evolved and  it is used as a tool to enhance the quality of education and opening access for the public. However, the use of ICT also has both positive and negative impacts that need to be considered. This research indicates that ICT has a significant influence in education, enabling easy and fast access to various types of information from around the world, facilitating communication among individuals, fostering innovation and research ideas, and changing the way we interact with others worldwide. However, the use of ICT also has negative effects such as internet misuse and gadget addiction. To maximize the use of ICT in education, cooperation between the government, schools, and the community is essential. Fast and affordable internet access must be ensured, and an optimal curriculum that incorporates ICT usage needs to be developed. Training on ICT usage in teaching should also be provided to teachers and lecturers, while supervision of ICT usage in the school or campus environment needs to be enhanched. Keywords: Influence, Technology of Information, Education.Top of Form  AbstrakJurnal ini membahas pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap pendidikan di Indonesia. Penggunaan TIK dalam pendidikan telah berkembang pesat dan digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses bagi masyarakat. Namun, penggunaan TIK juga memiliki dampak positif dan negatif yang perlu dipertimbangkan. Penelitian menunjukkan bahwa TIK memiliki pengaruh signifikan pada pendidikan, memungkinkan akses mudah dan cepat ke berbagai jenis informasi dari seluruh dunia, memfasilitasi komunikasi antar individu, mendorong inovasi dan ide penelitian, dan mengubah cara kita berinteraksi dengan orang lain di seluruh dunia. Namun, penggunaan TIK juga memiliki dampak negatif seperti penyalahgunaan internet dan kecanduan gadget. Untuk memaksimalkan penggunaan TIK dalam pendidikan, diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Akses internet yang cepat dan terjangkau harus dijamin, dan kurikulum yang optimal yang mencakup penggunaan TIK perlu dikembangkan. Pelatihan tentang penggunaan TIK dalam pembelajaran juga perlu diberikan kepada guru dan dosen, sementara pengawasan penggunaan TIK dalam lingkungan sekolah atau kampus perlu ditingkatkan.
PENGARUH PENDEKATAN SUPERVISI KEPALA MADRASAH TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (MAK) MADANI MANADO Abdullah, Armin; Jusuf, Rahmathias
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i1.2225

Abstract

Kegiatan supervisi lebih banyak mengandung unsur pembinaan, ini dilakukan agar kondisi pekerjaan yang sedang disupervisi dapat diketahui kekurangannya bukan semata-mata mencari kesalahan saja, sehingga apa yang ditemukan dalam supervisi dapat diberitahu bagian-bagian yang membutuhkan perbaikan. Pendekatan survey melalui penyebaran angket penelitian dilakukan pada populasi dan sampel yang berjumlah 20 untuk menemukan peristiwa relatif, dan distributif dalam hubungan antara variabel menguji hipotesis penelitian bahwa terdapat pengaruh pendekatan supervisi kepala madrasah terhadap kinerja guru di Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Madani Manado. Terdapat 2 variabel yaitu Pendekatan Supervisi Kepala Madrasah sebagai variabel independen (X) dan Kinerja guru sebagai variabel dependen (Y). Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah terdapat pengaruh yang signifikan dan positif pendekatan supervisi kepala madrasah terhadap kinerja guru di Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Madani Manado. Hubungan pengaruh ini dalam kategori kuat sebesar 0.612. Sementara kontribusi yang diberikan oleh pendekatan supervisi kepala madrasah terhadap kinerja guru adalah sebesar 37,5 %. Dalam hal ini Ha diterima, semakin efektif pendekatan supervisi kepala madrasah maka semakin meningkat kinerja guru di Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Madani Manado.
ELABORATION OF THE HISTORY OF ISLAMIC EDUCATION IN THE DUTCH COLONIAL PERIOD Mokodenseho, Sabil; Kurdi, Muqarramah Sulaiman; Idris, Muh; Rumondor, Prasetio; Solong, Najamuddin Petta
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i2.2590

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam di Indonesia erat kaitannya dengan proses sejarah yang panjang. Pada awalnya pendidikan Islam di Indonesia mengalami pasang surut, kemudian menunjukkan perubahan-perubahan besar yang luar biasa. Perubahan kebijakan terkait pendidikan Islam di Indonesia ini tidak lepas dari pengaruh kolonialisme. Berangkat dari fakta sejarah yang ada, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan Islam pada masa kolonial Belanda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa literatur terkait sejarah maupun kebijakan pendidikan Islam pada masa kolonial Belanda didapatkan melalui pembacaan dan kajian mendalam terhadap berbagai bahan pustaka. Penelitian ini menemukan bahwa hegemoni pendidikan Belanda dalam mengatur kebijakan pendidikan Islam, khususnya yang diusung lembaga pendidikan Islam didasarkan pada nalar politik, ideologis, dan kultural ala kolonialis untuk memaksakan pengaruh pemerintahannya terhadap Muslim Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah Belanda merugikan Muslim Indonesia. Kesimpulannya, kebijakan kolonial Belanda terhadap pendidikan Islam di Indonesia adalah dikotomis dan diskriminatif, sehingga membuatnya kaku dan sulit berkembang. Meski begitu, semangat mempertahankan dan memperjuangkan pendidikan Islam di Indonesia terus diwujudkan oleh para ulama. Semangat para ulama ini dibuktikan dengan semakin eksisnya lembaga pendidikan Islam (pesantren dan madrasah) hingga saat ini.  
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU AL-QUR’AN HADIS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MA ALKHAIRAAT BINTAUNA Amiruddin, Amiruddin; Datonsolang, Aprilia
Journal of Islamic Education Policy Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v9i1.2870

Abstract

Dalam pembelajaran tentunya ada hal-hal yang merupakan pendukung serta penghambat bagi proses belajar mengajar, Adapun hal-hal yang mendukung di antaranya adalah pelajaran Al-Qur’an Hadis pada kelas X agama terletak pada jam ketiga dan keempat pada setiap pembelajaranya, kemudian 2 kali pertemuan dalam 1 minggu, dan keahlian dari seorang Guru dalam penyampaian materinya sehingga menimbulkan rasa senang dan ketertarikan dari peserta didik untuk belajar Al-Qur’an Hadis, serta ruang kelas yang luas membuat peserta didik merasa lebih nyaman dalam belajar
KONTRIBUSI SERTIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN PENGUASAAN BAHAN AJAR GURU PAI SEKOLAH DASAR DI KOTA MANADO Musa, Sumarni
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i1.2286

Abstract

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan tentang bagaimana konstribusi sertifikasi terhadap penguasaan bahan ajar guru pendiidkan agama Islam sekolah dasar di kota Manado. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian campuran dengan mengkombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif untuk mendapapatkan data melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, penyebaran isntrumen penelitian, dokumentasi, dan triangulasi. Penelitian ini juga melakukan analisis data dan pengecekan keabsahan data. Dari penelitian ini diperoleh penjelasan bahwa sertifikasi berkonstribusi terhadap guru pendidikan agama Islam Sekolah Dasar di Kota Manado yang telah berstatus PNS maupun Non PNS. Data ini sesuai dengan hasil uji variabel kostribusi sertifikasi yang menunjukan bahwa perhitungan angket variabel konstribusi sertifikasi  mempunyai nilai rata-rata 4,82 untuk guru pendidikan agama Islam yang berstatus pegawai negeri sipil dan 4,55 untuk guru pendidikan agama Islam dengan status non pegawai negeri sipil. Kemudian pada bagian lain sertifikasi berkonstribusi terhadap penguasaan bahan ajar guru pendidikan agama Islam Sekolah Dasar di Kota Manado yang telah berstatus PNS maupun Non PNS. Data menunjukan keduanya berada pada level yang sama-sama menguasai bahan ajar guru. Namun keduanya memiliki perbedaan nilai rata-rata dari uji variabel penguasaan bahan ajar guru pendidikan agama Islam. Nilai rata-rata 4,17 untuk guru pendidikan agama Islam dengan status pegawai negeri sipil dan 4,32 untuk guru pendidikan agama Islam dengan status non pegawai negeri sipil. Kata kunci: konstribusi, sertifikasi, bahan ajar.    
CHARACTERISTICS OF RELIGIOUS EDUCATION MATERIAL TEACHING AND ITS RELEVANCE TO MULTICULTURAL VALUES IN SCHOOLS Mamonto, Merdi F; Kurdi, Musyarrafah Sulaiman; Kamila, Aisyatin; Putra, Sudarmadi; Lahiya, Arkam
Journal of Islamic Education Policy Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiep.v8i2.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengajaran materi pendidikan agama terkait doktrin kebenaran agama (Islam, Kristen, dan Hindu) serta relevansinya dengan nilai-nilai multikultural di SMA Negeri 2 Kotamobagu. Kajian dilakukan untuk menelusuri tipologi hubungan antara doktrin kebenaran agama dalam Islam, Kristen, dan Hindu serta konteks nilai-nilai multikultural tentang pendidikan agama dalam memahami dan menghayati makna nilai-nilai multikultural di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan data diperoleh melalui wawancara dengan informan penelitian yaitu guru agama Islam, Kristen, dan Hindu, siswa kelas X, XI, dan XII, serta Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa guru pendidikan agama masih harus secara penuh dan konsisten menerapkan nilai-nilai multikultural dalam praktik pengajarannya. Ajaran tersebut menitikberatkan pada pemahaman pluralisme dan cenderung pada sikap toleransi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengajaran materi pendidikan agama yang berkaitan dengan doktrin kebenaran agama telah menunjukkan sinergi dengan nilai-nilai multikultural namun tetap berpusat pada pembinaan sikap toleran antar umat beragama yang berbeda di lingkungan sekolah. Pendidikan agama ini berkontribusi dalam menanamkan pola pikir pluralistik pada siswa sebagai langkah proaktif sebelum potensi konflik muncul.

Page 12 of 13 | Total Record : 124