cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2024)" : 64 Documents clear
Peran Etika dan Moral dalam Membangun Akhlak Siswa-Siswi SD Banjaragung III Bareng Jombang Susilo, Dwi Ermayanti; Chasanah, Ina Nikmatul; Supriyadi, Andhi; Purba, Darwin Marasi; Rusmawan, Teddy
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.10072

Abstract

Background: Moral education in schools needs to be carried out seriously to build a quality generation of the nation. Although the main role in educating children's morals is the role of parents, teachers in schools also play a big role in realizing the morals students should have. Families, schools and communities are also responsible for educating the younger generation to have good morals and intellectual intelligence so that a superior young generation can be created. The development of ethics and morals in schools is also very important for every teacher to pay attention to, considering that this is where students begin to become familiar with various fields of scientific study. During this period, students also begin to realize their identity as human beings who begin to grow with the various problems that accompany it. Method: The method used in this community service goes through several stages, namely: location survey, coordination of time, place and implementation, as well as delivery of ethical and moral material. Armed with noble moral values obtained through the learning process in the classroom and outside the classroom, students are expected to become human beings with character and knowledge who are ready to be developed at a higher level of education. Because everyone definitely has goals in life, whether short-term, medium-term or long-term goals. Conclusion: Moral education in schools must also be designed to cover various aspects, namely: educators, materials, methods and evaluation so that the results are expected to be optimal.
Optimalisasi Aset Desa Pilang Sebagai Desa Wisata Di Kabupaten Pulang Pisau Nirmalasari, Ridha; Ravieq, Faris Rafi Asshiddik
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12383

Abstract

Background: Rendahnya pengelolaan aset desa wisata masih menjadi kendala utama terhadap pengembangan desa yang optimal.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kolektifitas kelompok masyarakat atau lembaga terkait dalam mengoptimalkan pengelolaan aset desa wisata di Desa Pilang. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemantauan, dan tahap evaluasi. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, Forum Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, analisis data melalui kondensasi data dan penarikan kesimpulan.  Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat dianggap berjalan efektif dan mampu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan aset desa dimana masyarakat sudah mulai berupaya dan menyusun langkah awal dalam mengembangkan desa wisata. Kesimpulan: Kegiatan ini menjadi penunjang dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dalam upaya pengembangan desa wisata yang optimal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dan mendorong laju perekonomian masyarakat Desa Pilang.
Training on Making Sunscreen Cream from Tapak Dara Leaf Extract in Banjarsari Bojonegoro Village Akhmad Al-Bari; Titi Agni Hutahaen; Atika Nirmala
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12507

Abstract

Background: Penggunaan bahan alam terutama tanaman obat keluarga (TOGA) untuk pengobatan, belum banyak mendapat perhatian dari masyarakat. Padahal, tanaman tapak dara memiliki manfaat diantaranya antihiperglikemi, antidiabetes, antibakteri, dan agen penurun stress oksidatif dan efek tabir surya yang dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman baru kepada masyarakat tentang manfaat tanaman TOGA terutama tapak dara, sehingga dapat melestarikan dan mengolahnya sebagai krim tabir surya. Metode: Pelatihan ini menggunakan metode dengan menyajikan materi dalam bentuk video pelatihan dan slide penjelasan. Kegiatan pelatihan ini dilakukan di Kelurahan Banjarsari dengan metode menyajikan materi video dan slide power point. Pelatihan pembuatan krim tabir surya ini melibatkan 50 Kader PKK yang dilaksanakan selama dua bulan. Hasil: Selama diskusi dua arah, antusiasme peserta terlihat dalam pertanyaan yang diajukan terkait teknis pembuatan krim dan manfaat tanaman tapak dara, menunjukkan minat yang besar dari masyarakat terhadap penggunaan kosmetik herbal dari tanaman TOGA. Kesimpulan: Pelatihan pembuatan krim tabir surya dari ekstrak daun tapak dara di Desa Banjarsari merupakan upaya penginformasian kepada masyarakat tentang proses pembuatan krim dari tanaman TOGA dengan hasil pengabdian antusiasme masyarakat untuk diadakan kegiatan serupa.
Pendampingan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Di Desa Tawang Weru Sukoharjo Kusumawati, Yuli; Werdany, Kusuma Estu; Darnoto , Sri; Sutrisna, Em; Wardiono , Kelik; Anis, Muchlison; Maimun, Muhammad Halim; Zulaekah, Siti; Rahmi , Anggraita Nur; Widananda , Clarisa; Yuniar, Siska; Nurfauzia, Elita Nadia; Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy; Pratiwi, Betty Intan; Fauziana , Eni
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12583

Abstract

Background: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, Diabetes Mellitus (DM), stroke dan jantung saat ini menjadi perhatian besar dunia, dan masih menjadi besar di Indonesia. Prevalensi penderita hipertensi di Desa Tawang sebanyak 20,5% dan prevalensi penderita diabetes mellitus (DM) sebanyak 70,2%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan sebagai upaya pencegahan secara mandiri melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendeteksi faktor risiko (FR) PTM dan memberikan edukasi dalam mengurangi risiko-risiko penyakit tidak menular (PTM) melalui peningkatan perilaku hidup yang lebih sehat. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode edukasi kesehatan tentang PTM dan pendampingan kader cara deteksi dini faktor risiko (FR). Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan tentang PTM dengan rata-rata sebesar 7,5 poin (11,41%) dengan rata-rata skor sebelum diberikan edukasi 65,75 dan rata-rata skor setelah edukasi 73,25. Kesimpulan: Kegiatan edukasi deteksi dini FR PTM dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam deteksi dini PTM. Kader kesehatan di Desa Tawang merasa senang dan lebih paham tentang cara FR dan cara deteksi dini FR PTM, serta dapat melakukan dengan benar sehingga dapat mengetahui seseorang yang berisiko dan dapat mendukung melakukan pencegahan.
Education on the use of natural ingredients as medicine and making hand sanitizer Astriani, Meli; Wijayanti, Tutik Fitri; Hidayat, Saleh; Aseptianova, Aseptianova; Saputri, Wulandari; Antika, Rindi Novitri
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12632

Abstract

Background: Biodiversitas tumbuhan di Indonesia dikenal sangat tinggi dan terbesar di dunia karena berada dalam Kawasan Malesia. Sebanyak 300 spesies tumbuhan digunakan untuk pengobatan tradisional. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi pemanfaatan tanaman sebagai obat, memanfaatkan bahan alam menjadi handsanitizer, dan sosialisasi pentingnya mencuci tangan bagi Masyarakat. Metode: Pengabdian ini dilakukan kolaborasi antara narasumber dengan mahasiswa KKN dan Masyarakat. Metode meliputi tiga tahapan yaitu penyampaian materi, demonstrasi dengan penanyangan video, diskusi dan evaluasi. Hasil: Pembuatan handsanitizer dengan konsentrasi daun sirih di atas 15% sama dengan etanol sebagai alternatif yang dapat dilakukan untuk pemakaian sendiri. Kegiatan edukasi ini juga menunjukkan kepuasan peserta berkaitan dengan materi kegiatan merupakan hal baru sebesar 96%, kepuasan dengan materi yang dijelaskan 47,4% (sangat puas), 45,4% (puas), 1,09% (cukup puas). Efisien waktu pengabdian yang dilakukan sebesar 98,15% menyatakan seimbang antara materi dan tugas). Kesimpulan: Edukasi pemanfaatan tanaman obat dan handsanitizer memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pemanfaatan tanaman kelor sebagai obat, pembuatan handsanitizer dari daun sirih, dan menerapkan cuci tangan dengan sabun yang baik dan benar.
Workshop Flipper Book Berbasis Google Sites melalui Pendekatan Etnomatematika bagi Guru Nurrahmah, Arfatin; Mulyatna, Fauzi; Seruni, Seruni
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12691

Abstract

Background: Kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan teknologi merupakan urgensi dalam kegiatan ini, yaitu: 1) secara content knowledge guru kesulitan dalam menyajikan pembelajaran secara kontekstual yang sejalan dengan esensi dari Kurikulum Merdeka; 2) Pemahaman guru dalam merancang media pembelajaran inovatif masih kurang bervariasi. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta pendampingan kepada guru di MGMP Matematika Komisariat Cisarua dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif bermuatan etnomatematika berbasis digital, yaitu flipper book berbasis Google Sites. Metode: Kegiatan yang dilakukan oleh 30 guru matematika dari MGMP Matematika Komisariat Cianjur ini dilakukan melalui pendekatan etnomatematika yang terbagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Aspek pengetahuan guru terkait etnomatematika dan media pembelajaran semakin inovatif. Kesimpulan: Kegiatan ini sangat mendukung peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan menyusun bahan ajar digital berbasis etnomatematika dalam pembelajaran matematika.  
Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Mesjid di Desa Pematang Limau Lestariningsih, Nanik; Iqbal, Muhammad; Okta, Helmaliana; Nurhana, Nurhana; Erna Watie, Lusy; Azizah Noor, Rani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12782

Abstract

Pendahuluan: Pelatihan dan pendampingan manajemen masjid di Desa Pematang Limau bertujuan untuk meningkatkan sistem kepengurusan masjid dan mushola dalam kegiatan keagamaan secara lebih efektif. Studi ini bertujuan untuk implementasi program pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan di Desa Pematang Limau. Metode: Metode yang digunakan, yaitu PAR (Participatory Action Research) yang melibatkan aparat desa dan masyarakat dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait program tersebut. Hasil: Terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan pengurus masjid dalam kgiatan keagamaan serta membantu pengurus masjid dalam mengatasi tantangan yang muncul selama pelaksanaan program. Kesimpulan: Kegiatan ini mampu memberikan pemahaman kepada pengurus Masjid dalam membentuk sistem kepengurusan.
Pelatihan Penggunaan Trainer Solar Panel Untuk Guru Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Ketenagalistrikan Sumatera Barat Menuju Era Energi Baru Terbarukan Eliza, Fivia; Ambyar; Asnil; Delianti , Vera Irma; Myori, Dwiprima Elvanny; Sardi, Juli; Habibullah; Fadli, Radinal
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12830

Abstract

Background: Teachers in vocational schools play an essential role in integrating renewable energy education into the curriculum, but limited tools and knowledge in assembling solar panels hinder practical learning. The program aims to provide teachers with practical knowledge and skills in assembling solar panels. Method: This activity was attended by productive teachers of SMK in the field of expertise in Electrical Power Installation Engineering throughout the province of West Sumatra. Activities are carried out in 4 stages, Preparation, Implementation, Monitoring, Evaluation, and Follow-up. Written tests and practical tests are conducted to find out the extent of the teacher's ability to use solar panel trainers. Result: The result of this program is an increase in knowledge and skills, teachers in solar panel assembly. This program contributes to trained teachers, to provide an interactive and interesting learning approach for students in the use of renewable energy. Conclusion: This training program not only meets the needs of education in facing the development of renewable energy technology, but also makes a real contribution in creating human resources who are ready to work in the renewable energy sector.
Pendampingan Fase Pencarian Jati Diri Remaja Muhammadiyah Jakarta, Fokus Pada Penguatan Pemahaman Berbagai Bentuk Narkoba dan Kesehatan Gigi Lestari, Hesti; Listiyaningsih, Erlin; Paramita, Pradnya; Sumantoro, Wasis; Pernamasari, Noviantoro
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12848

Abstract

Background: Fase remaja merupakan fase perubahan fisik, psikologis dan sosial, yang diekspresikan melalui perilaku meniru dan eksplorasi seperti mencoba jenis kuliner baru. Banyak remaja yang melupakan kesehatan giginya, selain itu, dalam kondisi psikis yang masih labil, usia remaja menjadi periode rawan akan pengaruh pengedar narkoba. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan mengenai bahaya narkoba, serta meningkatkan kebersihan dalam pemeliharaan fisik terutama gigi. Metode: Sebanyak 89 siswa SMA 4 Muhammadiyah Jakarta Timur, menjadi peserta dalam kegiatan ini. Tahapan kegiatan ini dilakukan dengan pendataan tingkat pengetahuan, pemberian edukasi, evaluasi hasil edukasi, dan pendampingan. Hasil: 100% siswa-siswi SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur tidak mengkonsumsi Narkoba jenis apapun, dan, 92% tidak menggunakan behel gigi. Terdapat 18% siswa-siswi perokok, 29% rutin melakukan cek kesehatan gigi ke dokter gigi, dan 38% pernah sakit gigi. Kesimpulan: Siswa SMA Muhammadiyah 4 Jakarta Timur tidak menggunakan Narkoba jenis apapun. Perlu dilakukan bimbingan dan pendampingan kepada 18% siswa-siswi yang merokok, 71% yang tidak melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi agar mereka dapat memeperbaiki gaya hidupnya dan terhindar dari hal-hal yang kurang baik pada dirinya.
Sosialisasi Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Tumbuhan Dan Satwa Liar untuk Mendukung Pengelolaan Hutan Desa Tuwung Fatiqin, Awalul; Kadafi, Ahmad Muammar; Febrianto, Yahya; Kamison
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.12867

Abstract

Background: The highly biodiverse Tuwung Village Forest has been the site of a productive collaboration between the village community and the government in an effort to manage a sustainable environment. The unique and rare flora and fauna in this forest have benefited significantly from this collaboration. Populations of rare species have increased, and disturbed ecosystems have also experienced significant recovery. The main objective of this collaboration is to maintain the sustainability of the environment and natural resources in Tuwung Village in line with applicable regulations, especially the Minister of Environment and Forestry Regulation No. 106. Method: Assistance using the Asset Based Community Development (ABCD) method has been adopted in the implementation of PLHD management socialization in Tuwung Village. Result: The results of the analysis show that the participants, namely the managers of KPHD Tuwung, have achieved a very good level of understanding regarding various key aspects, such as the role and function of the area protection and security section (95%), area patrol scheme (98%), animal protection status (100%), data collection and reporting (90%), and animal release (100%). Conclusion: The high level of enthusiasm from the participants reflects their commitment to implementing PLHD management concepts, which are expected to contribute significantly to sustainable environmental conservation in Tuwung Village.