cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,898 Documents
Peningkatan Kesadaran Privasi Data Pribadi melalui Kampanye Edukasi Keamanan bagi Pelaku Usaha di Plaza The Central Pekanbaru Dinarti Tarigan; Arif Hardi; Yenni Herayani; Alhasuri Isroati Fillah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21411

Abstract

Background: Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan data pribadi di ruang digital meningkatkan risiko kebocoran dan penyalahgunaan informasi, terutama pada pelaku usaha yang aktif menggunakan media sosial dan layanan keuangan digital. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenan Plaza The Central, Pekanbaru, mengenai pentingnya perlindungan data pribadi dan langkah-langkah keamanan digital yang praktis. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan materi dan poster edukasi, pelaksanaan kampanye tatap muka secara door-to-door kepada 35 tenan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test Hasil: Terdapat peningkatan skor total dari 2.275 menjadi 2.375 (dari skor maksimal 2.625) dengan nilai N-Gain sebesar 0,42 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pengetahuan (0,46), diikuti perilaku (0,45) dan sikap (0,36). Kesimpulan: Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran awal tenan terhadap perlindungan data pribadi. Namun, dampak yang dihasilkan masih terbatas pada pemahaman awal dan memerlukan penguatan melalui program lanjutan yang lebih berkelanjutan.
Pemberdayaan Siswa melalui Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan Penambahan Enzim Bromelain di SMAN 1 Kota Jambi Aisyah; Wiji Utami; Dori Fitria; Ayu Faadila; Syarifa Aini Surnita Santini; Fadly Shalsabil Siregar; Try Susanti; Arfan; Nabila Risa Primarani; Ria Setyawati
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21523

Abstract

Background: Potensi kelapa dan nanas di Provinsi Jambi belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berbasis sumber daya lokal di sekolah. Pelatihan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dapat menjadi sarana peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan kewirausahaan siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang manfaat dan proses pembuatan VCO dengan penambahan enzim bromelain dari buah nanas. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan VCO, dan evaluasi kegiatan pada siswa kelas XII F5 SMAN 1 Kota Jambi. Hasil: Kegiatan berlangsung dengan partisipasi aktif siswa dan meningkatkan pemahaman mereka tentang manfaat, proses produksi, dan potensi pemanfaatan VCO secara fermentasi maupun enzimatis yang berbasis bahan lokal. Kesimpulan: Pelatihan pembuatan VCO melalui kegiatan PKM ini berhasil menjadi media edukatif dan aplikatif bagi siswa dalam meningkatkan keterampilan praktikum dan jiwa kewirausahaan. Kegiatan ini juga berperan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pengolahan produk lokal bernilai tambah serta mendorong penerapan pembelajaran kontekstual berbasis potensi daerah yang terintegrasi dengan penguatan karakter.
SERASA (Sistem Pelaporan Jiwa dan Rasa Siswa) sebagai Aplikasi Digital Pemantauan Kesehatan Mental Siswa di SMKN 16 Samarinda Tri Astuti; Alfiza Fakhriya Haq; Julianur
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21536

Abstract

Background: SMKN 16 Samarinda menghadapi keterbatasan dalam pemantauan kesehatan mental siswa karena jumlah guru Bimbingan Konseling tidak sebanding dengan jumlah siswa dan belum tersedia sistem pemantauan berkala yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi SERASA sebagai media pemantauan kesehatan mental siswa yang lebih mudah diakses, sistematis, dan berkelanjutan. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pengembangan aplikasi berbasis website, penyusunan buku panduan, sosialisasi penggunaan aplikasi, serta pendampingan pemanfaatan fitur asesmen kesehatan mental, kesejahteraan subjektif, konsultasi daring, dan edukasi kesehatan mental kepada siswa SMKN 16 Samarinda. Hasil: Sebanyak 225 siswa menggunakan aplikasi SERASA. Hasil asesmen kesehatan mental menunjukkan 170 siswa berada pada kategori risiko ringan, 48 siswa risiko sedang, dan 7 siswa risiko berat. Pada asesmen kesejahteraan subjektif, 80 siswa berada pada kategori normal dan 134 siswa pada kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa aplikasi dapat digunakan sebagai media skrining awal untuk membantu sekolah memetakan kondisi psikologis siswa dan menindaklanjuti kelompok yang memerlukan pendampingan. Kesimpulan: Program SERASA berpotensi mendukung sekolah dalam pemantauan awal kesehatan mental siswa, tetapi implementasi lanjutan, pendampingan profesional, dan evaluasi berkala tetap diperlukan agar manfaat program lebih berkelanjutan.
Desa Sehat,Desa Sehat, Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal: Program Pelatihan dan Layanan Kesehatan di Desa Jaring Halus Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal: Pelatihan dan Layanan Kesehatan di Desa Jaring Halus Eka Febriyanti; Muhammad Fitra Zambak; Syaiful Amri Saragih; Abd Rahman; Ali Imran Sinaga; Muhammad Said Siregar
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21795

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan dislipidemia masih tinggi di Desa Jaring Halus akibat keterbatasan akses dan literasi kesehatan. Untuk mengatasinya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalankan program pengabdian terpadu bertajuk “Desa Sehat, Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal”. Program ini mengintegrasikan layanan kesehatan (skrining dan konsultasi), penguatan ketahanan keluarga sakinah, serta pelatihan ibadah praktis seperti fardhu kifayah, imam salat, dan khutbah Jumat. Metode: Program pengabdian ini mengintegrasikan layanan kesehatan, penguatan ketahanan keluarga, dan pelatihan ibadah praktis di Desa Jaring Halus. Kegiatan mencakup skrining kesehatan dan konsultasi, edukasi keluarga sakinah, serta pelatihan fardhu kifayah, imam salat, dan khutbah Jumat. Hasil: Hasil menunjukkan tingginya kasus hipertensi dan obesitas pada peserta layanan kesehatan, serta adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada pelatihan ibadah praktis berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan: Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi kesehatan, kapasitas spiritual, dan penguatan keluarga di masyarakat pesisir 3T. Kegiatan lanjutan masih diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan dampak pada aspek kesehatan dan kaderisasi keagamaan.
Pendampingan Guru dalam Identifikasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman dan Sehat melalui Edukasi dan Demonstrasi Test Kit di Kecamatan Kartasura Windi Wulandari; Ambarwati Ambarwati; Kharisma Rahmatya Mulyawat; Hawa Eqyan Shifana; Afifah Zakiyatul Aulia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21923

Abstract

Background: Pangan jajanan anak sekolah (PJAS) masih berisiko mengandung bahan tambahan pangan yang tidak diizinkan seperti formalin dan boraks. Diperlukan adanya penguatan kapasitas guru dalam pengawasan keamanan pangan di sekolah. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru sekolah dasar tentang bahaya bahan tambahan pangan yang tidak diizinkan, memperkuat peran guru dalam pengawasan keamanan pangan sekolah, dan melatih guru mengenali ciri-ciri PJAS yang tidak aman. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada guru sekolah dasar di Kecamatan Kartasura melalui pre-test, sosialisasi materi, demonstrasi penggunaan test kit untuk identifikasi bahan berbahaya, focus group discussion, dan post-test. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 22 guru sekolah dasar. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 57.14 pada pre-test menjadi 69.52 pada post-test, dengan nilai p 0.039, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah intervensi. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam diskusi dan demonstrasi pengujian bahan tambahan pangan. Kesimpulan: Pendampingan guru melalui edukasi, demonstrasi test kit, dan FGD efektif meningkatkan pengetahuan guru tentang keamanan PJAS serta memperkuat potensi peran guru dalam pengawasan pangan di lingkungan sekolah.
Matematika dan Konseling: Pendekatan Interdisipliner untuk Mendukung Pembelajaran dan Kesejahteraan Emosional Anak-anak TKI di Malaysia Rahmi; Yuslenita Muda; Amirah Diniaty; Kartini; Sri Gemawati; Rita Desfitri; Andi Susanto; Zubaidah Amir
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.22057

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan dukungan pembelajaran dan pendampingan psikososial bagi anak-anak TKI di Sanggar Bimbingan Amin, Malaysia, melalui pendekatan interdisipliner antara matematika dan konseling. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 8–10 Desember 2024 dengan melibatkan 20 anak usia 3–13 tahun melalui pembelajaran matematika menyenangkan, permainan edukatif, diskusi interaktif, dan terapi diri menggunakan art therapy. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias, menunjukkan respons positif terhadap pembelajaran matematika berbasis permainan, serta merasa lebih nyaman mengekspresikan pengalaman dan perasaan mereka dalam sesi art therapy. Program ini memberikan manfaat awal bagi penguatan rasa percaya diri, interaksi sosial, dan suasana belajar yang lebih suportif. Kesimpulan: Secara umum, pendekatan interdisipliner ini berpotensi mendukung perkembangan akademik dan emosional anak-anak TKI, namun evaluasi yang lebih terukur masih diperlukan untuk menilai dampak program secara lebih meyakinkan.
Pengembangan Media Edukasi Anti Rokok untuk Meningkatkan Kesadaran tentang Bahaya Rokok Sejak Dini di SDN 27 Pemecutan, Denpasar Barat Sriwisani S Ni Komang; Astuti Ni Putu Widya; Primatanti Putu Asih
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.22120

Abstract

Background: Rokok masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di kalangan anak-anak, dan kurangnya media edukasi yang mudah diakses membuat pemahaman mereka tentang dampak jangka panjang merokok masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak awal pelatihan dan pendampingan guru dalam pengembangan dan pemanfaatan media edukatif tentang bahaya rokok terhadap kompetensi guru dan pengetahuan siswa sekolah dasar. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 22–24 Oktober 2025 di SDN 27 Pemecutan, Denpasar Barat, menggunakan metode pelatihan, pendampingan, penerapan media digital, dan evaluasi berbasis pretest-posttest. Kompetensi guru dievaluasi melalui kuesioner berbasis skala Likert pada aspek pembuatan dan penggunaan media edukatif, sedangkan pengetahuan siswa diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Terdapat peningkatan kemampuan guru dalam membuat dan menggunakan media edukatif secara mandiri, serta peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan secara statistik (p<0,05). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi memberikan dampak awal yang positif, meskipun evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai keberlanjutan peningkatan kompetensi guru dan retensi pengetahuan siswa.
Peningkatan Kompetensi Komputasi Teknik Melalui Pelatihan MATLAB Tingkat Lanjut Berbasis Project-Based Learning di SMK Yadika 12 Depok Ayu Mika Sherila; Luh Krisnawati
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.22216

Abstract

Background: This community service activity aims to enhance students' engineering computational competencies at SMK Yadika 12 in Depok through MATLAB training based on Project-Based Learning (PBL). The training focuses on applying MATLAB to data analysis, system modeling, and numerical computation in engineering fields. The program was conducted over two days and involved 38 twelfth-grade students from the Computer and Network Engineering and Telecommunications program. Method: The activity stages included needs analysis, hands-on MATLAB and Simulink training, mini-project mentoring, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The training materials emphasized data analysis, system modeling, visualization, and the solution of simple engineering problems aligned with the students’ areas of expertise. Results: The average score increased from 65.53 on the pre-test to 88.95 on the post-test. Most participants also demonstrated improved ability to apply MATLAB to problem-based mini-projects. These findings suggest that project-based training provides an initial positive impact on students’ conceptual understanding and engineering computational skills. Conclusion: Further, more detailed evaluation and continued mentoring are recommended to sustain and further develop the training outcomes.
Pendampingan Spiritualitas Anak dan Remaja melalui Doa Rosario dan Praktek Pembuatan Kontas Yofince Abatan; Yoseph Ludovik Deki Dau; Bonevantura Jemy Bria; Yolanda Abuk; Yohana Desi Kaesnube
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.22924

Abstract

Background: Pendampingan iman anak dan remaja di Baocnana, Oecusse–Timor Leste masih didominasi praktik devosi yang bersifat rutin dan belum terintegrasi dengan pembelajaran iman yang partisipatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat spiritualitas anak dan remaja melalui model pendampingan berbasis devosi kepada Bunda Maria yang mengintegrasikan katekese, doa Rosario, dan praktik pembuatan kontas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman. Metode: Kegiatan menggunakan desain Sequential Explanatory Mixed Methods dengan melibatkan 44 peserta. Data kuantitatif dikumpulkan melalui instrumen pretest–posttest sebanyak 15 butir skala Likert dan dianalisis secara deskriptif komparatif serta N-Gain. Data kualitatif diperoleh melalui observasi partisipatif, refleksi iman, wawancara singkat, dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis secara tematik. Hasil: Rata-rata skor peserta meningkat dari 51,59 menjadi 68,70 atau naik sebesar 17,11 poin. Analisis N-Gain menunjukkan 63,63% peserta berada pada kategori tinggi, 25,00% kategori sedang, dan 11,36% kategori rendah. Temuan kualitatif memperlihatkan peningkatan pemahaman mengenai doa Rosario, keberanian memimpin doa, partisipasi dalam kegiatan rohani, serta kemampuan menghubungkan pengalaman membuat kontas dengan penghayatan iman dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Integrasi katekese, doa Rosario, dan praktik pembuatan kontas efektif menciptakan pembelajaran spiritual yang partisipatif, reflektif, dan kontekstual. Model pendampingan ini layak dijadikan alternatif pembinaan iman anak dan remaja serta berpotensi direplikasi pada komunitas pastoral di wilayah pedesaan dan perbatasan.
Penguatan Literasi Kesehatan Remaja Cegah Pernikahan Usia Dini, Stunting, Dan Perilaku Beresiko Pada Remaja Di Desa Kotabunan Lisa Ardiningtyas; Anisa Rivainy Marudju; Salwa Qhiran Alamri; Syahdur Rahim Marorong; Nur Hovifah Sukarno; Adinda Akili; Indrawati Syawal; Fahira Topit
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.22969

Abstract

Background: Desa Kotabunan menghadapi tantangan serius terkait kesehatan remaja yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Tingginya pernikahan usia dini berkorelasi dengan rendahnya literasi kesehatan dan berkontribusi terhadap risiko stunting serta perilaku berisiko. Program PELITA CERDAS bertujuan memperkuat literasi kesehatan remaja melalui pemberdayaan pendidik sebaya dan inovasi media digital. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan remaja yang dilaksanakan pada 19 Januari–9 Februari 2026. Tahapan kegiatan meliputi: (1) Pengumpulan data. (2) Seleksi Duta GenRe dan Duta Remaja Sehat. (3) Pelatihan peer educator dan pendampingan, serta implementasi edukasi melalui sosialisasi langsung dan media digital. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterlibatan aktif remaja dalam pencegahan pernikahan usia dini, stunting, dan perilaku berisiko. Program juga menghasilkan kader remaja aktif, web edukasi kesehatan, serta inovasi produk Gummy Stunting berbahan dasar Ananas comosus. Kesimpulan: Program PELITA CERDAS efektif memperkuat literasi kesehatan remaja dan berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.