cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,482 Documents
Pemberdayaan Mantan Sopir Angkutan Kota Melalui Program Transportasi Feeder Wira-Wiri Suroboyo Oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya Prasetyo, Muhammad Alfian; Prathama, Ananta
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1866-1875

Abstract

Angkutan Kota atau angkot merupakan salah satu transportasi publik yang sempat menjadi pilihan masyarakat pada awal 2000-an. Namun, dalam beberapa tahun terakhir angkot justru semakin sepi peminat. Hal ini menyebabkan turunnya jumlah armada angkot yang beroperasi, trayek aktif dan penghasilan harian sopir angkot. Dinas Perhubungan Kota Surabaya pada tahun 2023 meluncurkan transportasi feeder Wira-Wiri Suroboyo yang secara fungsi hampir sama seperti angkot. Pada awal peluncurannya, Dinas Perhubungan juga melakukan pemberdayaan dengan merekrut mantan sopir angkot untuk menjadi kru Wira-Wiri Suroboyo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan mantan sopir angkutan kota melalui program Wira-Wiri Suroboyo oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan teori Pemberdayaan Masyarakat oleh Ginanjar Kartasasmita yang terdiri dari Enabling, Empowering dan Protecting. Pemberdayaan mantan sopir angkot yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya melalui program transportasi feeder Wira-Wiri Suroboyo telah berjalan dengan baik. Namun, diperlukan beberapa perhatian yang perlu diperhatikan oleh Dinas Perhubungan dan Pemerintah Kota Surabaya dalam menjamin keberlanjutan program ini dikemudian hari
Strategi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Lamaindo Dalam Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Yusdi, Yusdi; Nastia, Nastia; Mayunita, Sry
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1837-1843

Abstract

Kebutuhan dasar manusia yang sangat penting untuk kelangsungan hidup sehari-hari adalah air bersih. Oleh karena itu, tugas utama pemerintah adalah menyediakan layanan air yang aman, merata, dan berkualitas tinggi, terutama melalui badan usaha milik daerah seperti Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda). Pentingnya badan usaha daerah dalam memberikan layanan air bersih yang adil dan berkualitas tinggi sebagai bagian dari layanan publik menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Lamaindo dalam meningkatkan layanan air bersih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan teknik Observasi, wawancara dan dokumentasi, untuk mengumpulkan data. Pelanggan dan pekerja Perumdam Tirta Lamaindo menjadi populasi dan sampel penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rencana peningkatan layanan penyediaan air bersih bagi pelanggan Perumdam Tirta Lamaindo belum terlaksana dengan benar, sebagaimana ditunjukkan oleh kegagalan memenuhi semua indikator keberhasilan peningkatan strategi layanan, termasuk kurangnya sumber daya manusia yang profesional dan kurangnya loyalitas terhadap PDAM
Peran Pemerintah dan Korporasi dalam Pengelolaan Sampah Plastik dan Dampak Pencemaran Mikroplastik Pratama, Nadya Susriliani; Susanti, Vinita; Ihsan, Abdiyana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1876-1886

Abstract

Pengolahan sampah yang buruk telah terbukti merusak ekosistem dunia, mulai dari tanah, laut hingga menjadi polutan udara. Sampah plastik yang tidak mudah terurai menjadi masalah seiring dengan menumpuknya material plastik sejak ratusan tahun silam. Mikroplastik sebagai salah satu material plastik yang berukuran kecil perlu menjadi perhatian lebih karena sifat material yang kecil dan mudah menyerap polutan di sekitarnya menjadikan mikroplastik sebagai sarana pembawa racun ke dalam tubuh makhluk hidup dan bisa juga masuk ke tubuh manusia sebagai akhir rantai makanan. Peran pemerintah dan korporasi dalam pengelolaan sampah plastik yang tidak optimal dan justru lalai menunjukkan adanya state-corporate crime yang  semakin membuat penanganan mikroplastik jauh dari harapan. Environmental horizon scanning memberikan sebuah "pisau analisis" bagi para peneliti di rumpun kriminologi untuk menginterpretasi, merespon dan memberikan solusi terkait fenomena kerusakan lingkungan yang ada saat ini, serta ancaman yang dapat terjadi di masa depan. Sehingga dapat diformulasikan rekomendasi dalam penanganan mikroplastik yang dinilai efektif. Namun demikian, analisis yang dilakukan masih dalam konteks cakrawala yang bersifat luas sehingga perlu penyesuaian apabila terdapat perubahan kondisi faktual
Analisis Isi Komentar Terhadap Stigma “Kampung Penadah” Dalam Video “Penelusuran Desa Sukolilo Pati Yang Dicap Kampung Penadah” Pada Kanal Youtube CNN Indonesia Kusuma Wardani, Amalia Dwi; Rachmawati, Farikha
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1844-1851

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pembentukan stigma negatif “kampung penadah” terhadap Desa Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, melalui komentar pada video YouTube CNN Indonesia. Pendekatan analisis isi dilakukan untuk mengelompokkan komentar menjadi negatif, netral, dan pembelaan. Sebagian besar komentar mendukung stigma negatif, memperkuat stereotip kriminalitas terhadap desa tersebut. Penelitian ini mengacu pada teori kultivasi yang menjelaskan bagaimana media memengaruhi persepsi publik melalui narasi yang konsisten. Algoritma media sosial memperbesar visibiltas komentar emosional, yang selanjutnya memperkuat stigma. Dampaknya, warga Sukolilo mengalami diskriminasi dan pengucilan sosial, yang merugikan secara ekonomi dan sosial. Hasil penelitian ini menyoroti peran media digital dalam membentuk opini publik dan dampaknya terhadap wilayah atau komunitas lokal tertentu
Efektivitas Pelaksanaan Program KAS-RPA Terhadap Perlindungan Anak Di Kota Surabaya Sri Utami, Rizky Wahyu; Arif, Lukman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1887-1896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan program Kampunge Arek Suroboyo (KAS-RPA) dalam mencegah angka kekerasan pada anak yang terjadi di kota surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari teori menurut Budiani (2007:53) yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Program KAS-RPA dikatakan belum efektif, hal ini dapat dilihat dari indikator teori yang digunakan yaitu indikator sosialisasi program sangat penting dilakukan untuk penyebaran informasi terkait alur pelaksanaan program KAS-RPA, hal tersebut belum berjalan dengan efektif karena terbatasnya sumber daya manusia dan kurangnya pengetahuan dari pendamping. Namun dari indikator ketepatan sasaran program, tujuan program dan pemantauan program terlihat sudah berjalan dengan sesuai
Diplomasi dalam Bingkai Media: Analisis Framing Pemberitaan Keanggotaan Indonesia di BRICS Fauzulhaq, Ghurfah; Harwinda, Alfilonia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2134-2144

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan pembingkaian (framing) media terhadap keikutsertaan Indonesia sebagai anggota penuh BRICS, dengan menganalisis pemberitaan di Antaranews.com dan Tempo.co. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis framing Robert N. Entman, penelitian ini mengungkap adanya dua konstruksi realitas yang berbeda secara fundamental. Antaranews.com, sebagai media pemerintah, membangun bingkai narasi diplomatis yang menampilkan keanggotaan BRICS sebagai langkah konstruktif, bertanggung jawab, dan kelanjutan logis dari politik luar negeri bebas aktif. Sebaliknya, Tempo.co, sebagai media independen, menyajikan bingkai realistis yang pragmatis, mendefinisikan langkah tersebut sebagai manuver “sedikit nakal-nakal” untuk mencapai kemerdekaan ekonomi di tengah persaingan global. Temuan menunjukkan bahwa kedua narasi yang tampak kontradiktif ini secara kolektif membentuk sebuah strategi komunikasi multi-lapis, yang memungkinkan Indonesia memproyeksikan citra ganda: sebagai diplomat yang bertanggung jawab bagi publik internasional dan sebagai aktor nasionalis yang cerdas bagi publik domestik.
Komodifikasi Tato Mentawai dalam Praktik Pariwisata di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Fadli, Muhammad; Syafril, Syafril; Pramono, Pramono
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2072-2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komodifikasi tato Mentawai dalam praktik pariwisata di kecamatan Siberut Selatan. Dilakukan di tiga desa yaitu (1) Maileppet, (2) Muntei, dan (3) Matotonan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan bentuk komodifikasi tato Mentawai yang terjadi dalam praktik pariwisata, (2) menganalisis faktor penyebab terjadinya komodifikasi tato Mentawai, dan (3) menganalisis makna serta dampak komodifikasi tato Mentawai. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan menggunakan teori komodifikasi berdasarkan pandangan kapital oleh Karl Marx dan komoditas oleh Arjun Appadurai. Penelitian ini menemukan bahwa komodifikasi tato Mentawai dalam praktik pariwisata di kecamatan Siberut Selatan terjadi dalam bentuk perubahan fungsi dan makna, tujuan pembuatan, dan ragam variasi motif serta dalam bentuk atraksi wisata. Adapun faktor penyebab terjadinya komodifikasi tato Mentawai adalah (1) kebutuhan representasi identitas, (2) globalisasi dan (3) ekomomi wisata sebagai bentuk kapitalisme. Ditemukan makna komodifikasi tato Mentawai dalam bentuk variasi motif, perubahan makna dan fungsi, serta komersialisasi pertunjukan mentato. Dampak positif komodifikasi tato Mentawai yaitu memberikan pemasukan kepada pelaku wisata, pelestarian tato Mentawai, dan meningkatkan aktivitas wisata. Dampak negatifnya ialah komodifikasi telah mengkomersialisasi tato Mentawai dan meleburkan makna filosofisnya. Secara sosial budaya, komodifikasi tato Mentawai telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap tato Mentawai baik secara fungsi maupun maknanya. Pariwisata telah membuat masyarakat tradisi bersifat pragmatis, menilai sesuatu degan materi
Strategi Dinas Perdagangan Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima Jalan Permindo Pasar Raya Kota Padang Putri, Reika Firstia; Wijaya, Wibi; Akbar, Waza Karia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.1988-1992

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi Dinas Perdagangan dalam penataan penertiban pedagang kaki lima Jalan Permindo Pasar Raya Kota Padag. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi  yang digunakan Dinas Perdagangan Kota Padang dalam penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Permindo, Pasar Raya Kota Padang. Permasalahan PKL di kawasan ini berkaitan dengan tata ruang kota, kelancaran lalu lintas, dan aspek sosial ekonomi Masyarakat. Penellitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi penataan meliputi relokasi pedagang ke bangunan fase VII Pasar Raya, sosialisasi kepada para pedagang, dan penyedian fasilitas umum. Dalam penegakannya di lakukan pengawasan rutin di lakukan oleh Satpol PP. meskipun strategi ini memberika dampak positif terhadap keteraturan dan estetika tatanan kota, namun juga terdapat hambatan dalam dalam penegakannya, seperti penurunan pendapatan dan fasilitas yang dirasa masih kurang memadai.
Optimalisasi Pelayanan Publik Berbasis Digital di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Maluku Latuconsina, Ainun C; Laurens, Samson; Tuanaya, Wahab
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2115-2122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pelayanan publik berbasis digital serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Maluku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pelayanan publik berbasis digital telah memberikan dampak positif terhadap efektivitas, efisiensi, dan transparansi layanan perizinan. Kejelasan rencana kerja, penguasaan sumber daya manusia terhadap tugas pokok dan fungsi, serta pencapaian target pelayanan telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Masyarakat juga merasakan peningkatan kepuasan terhadap pelayanan yang lebih cepat dan mudah diakses. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala yang masih dihadapi, seperti keterbatasan sarana dan prasarana digital, belum meratanya kemampuan aparatur dalam mengoperasikan sistem digital, serta rendahnya literasi digital masyarakat di beberapa daerah. Faktor-faktor tersebut perlu menjadi perhatian dalam upaya penguatan tata kelola pelayanan publik berbasis digital di masa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi aparatur, penyediaan fasilitas teknologi yang memadai, serta sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program “Rodanya Mas Bagia” Di Kota Magelang Zainuri, Muhammad; Mutmainah, Nur Fitri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2029-2040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat melalui program 'Rodanya Mas Bagia' di Kota Magelang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi dengan pemangku kepentingan utama, termasuk perwakilan pemerintah, pendamping program, dan warga setempat. Penelitian ini menggunakan indikator partisipasi tujuh tingkat dari Jules Pretty sebagai kerangka utama. Hasil penelitian menunjukkan variasi tingkat partisipasi masyarakat, dengan dominasi pada tahap pasif dan konsultatif, sementara tingkat swakelola sepenuhnya masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program telah berhasil membentuk fondasi pemberdayaan masyarakat, tetapi diperlukan upaya peningkatan kapasitas untuk mencapai partisipasi yang interaktif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang pembangunan partisipatif dengan menawarkan wawasan untuk perbaikan program berbasis masyarakat di masa depan.This research aims to analyze community empowerment strategies through the 'Rodanya Mas Bagia' program in Magelang City. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews and documentation with key stakeholders, including government representatives, program facilitators, and local residents. The study applies Jules Pretty's seven-level participation indicators as the main framework. The findings reveal varying levels of community participation, predominantly at the passive and consultative stages, while fully independent self-management remains limited. The research concludes that the program has successfully laid the foundation for community empowerment but requires enhanced capacity-building efforts to achieve sustainable and interactive participation. The study contributes to the field of participatory development by offering insights for improving future community-based programs.