cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
Inovasi Seni Kreasi LUBA untuk Mendiversifikasi Cendera Mata Khas Kabupaten Klaten Jawa Tengah Tulus Haryono; Margana Margana; Rara Sugiarti
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4564

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) on creative art innovation "LUBA" was carried out in collaboration with UKM Rukun Makmur located in Klaten Central Java. There are centers of batik as well as lurik in the area but they arey have not been optimized. Therefore, this PKM activity focuses on new product innovation by combining lurik and batik crafts into innovative handicrafts called lurik batik (LUBA) which at the same time can act as a unique and iconic Klaten souvenir to support regional tourism development.There are several problems faced by UKM Rukun Makmur as partner. Based on these problems, this program aims to find solutions to all these problems by using several methods including counseling, discussing, training, and mentoring. The results of this PKM activities show that UKM Rukun Makmur has been able to increase their creativity to create designs, motifs, and varied color of lurik batik (LUBA) handicraft products.
Model Desain Kemasan Untuk Pelaku Usaha Kerupuk Mie Karadenan Bogor di Era New Normal Iis Purnengsih; Dendi Pratama; Nurulfatmi Amzy; Pandu Pramudita
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4595

Abstract

Seiring era adaptasi kebiasaan baru (new normal) akibat pandemi Covid-19. pelaku industri kecil menengah (IKM) selain mengedepankan fungsi pada umumnya juga harus dapat memperhatikan desain produknya agar dapat mendukung penerapan protokol kesehatan. Sebab, dengan desain yang menarik, daya saing dan nilai jual produk diyakini akan meningkat karena itu desain produk IKM mulai dituntut untuk bisa mendukung implementasi protokol kesehatan. Tujuan artikel ini adalah merancang model desain kemasan untuk para IKM kerupuk mie Karadenan Bogor di era new normal. metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian berbasis praktik (Practice Based Research) dalam upaya mencari informasi, menganalisa data dan memecahkan permasalahan. Dengan komposisi elemen grafis, tipografi, ilustrasi yang epiks sehingga menghasilkan model desain kemasan kerupuk mie yang menarik dan sesuai dengan protokol kesehatan.
GREEN MARKETING “ROTI ANDIKA” SECARA DIGITAL Sumaryanto Sumaryanto; Erni Widajanti; Asih Handayani
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4614

Abstract

UMKM menghadapi persaingan yang ketat, era digitalisasi menuntut pelaku usaha bergerak secepat perubahan. Data, teknologi Smartphone dan aplikasi adalah satu paket. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah imooji. Bagi UMKM aplikasi imooji membantu mencapai tujuan usaha. Pemasaran Sosial digunakan untuk menarik empati, yaitu dengan mengelola sampah. Roti Andika adalah UMKM di daerah Tohudan, menghasilkan roti berbahan baku, peralatan dan cara operasional konvensional. Keunggulannya harga murah. Pegawai Roti Andika anak-anak muda yang familiar dengan smartphone, tetapi penggunaan smartphone tidak optimal. Fungsi Aplikasi imooji untuk memasarkan produk, kali ini kontennya berisi kepedulani lingkungan yaitu cara mengelola sampah yang benar. Target pelatihan meningkatkan penjualan melalui konten mengelola sampah dan meningkatkan kualitas hidup serta informasi yang ingin disampaikan kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun dengan konten menarik.
Perawatan Interior Masjid dan Mushala Mulyadi Mulyadi; Nurhidayati Nurhidayati; Nurhayatu Nufut Alimin; Ahmad Faizin
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4623

Abstract

Bangunan masjid adalah aset yang berharga bagi umat Islam. Segala fungsi dan manfaat ada pada bangunan masjid mulai dari aspek propan hingga yang bersifat transenden. Namun saat ini keberadaannya masih banyak yang kurang diperhatikan oleh para pengguna atau pengelolanya baik eksterior bangunan maupun interior beserta perabot yang ada di dalamnya. Tulisan ini disusun dalam rangka memberikan rambu-rambu dalam tata kelola interior masjid. Riset dilakukan dengan metode analisis konten dari berbagai sumber tertulis dan media online. Pembahasan disusun dengan cara mendekatkan permasalahan berbagai teori dan rumusan praktis dalam desain interior khususnya dalam hal pengelolaan bangunan publik.
Jaminan Hukum Terhadap Anggota Keluarga Dalam Kekerasan Rumah Tangga (KDRT) Santoso Budi NU; Doris Rahmat
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4624

Abstract

Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan oleh pasangan (suami) berisiko mengakibatkan efek psikologis bagi korban (istri/perempuan), diantaranya, mengalami peningkatan depresi, rendah diri, dan tekanan psikologis. Tingkat keparahan kekerasan fisik ini juga dapat memprediksi tingkat depresi pada korban. Rata- rata gangguan stres pasca trauma pada perempuan yang mengalami siksaan secara fisik cukup tinggi menyatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang dikaitkan dengan kuantitas kejadianya, kualitas peristiwa dan perilaku negatif anggota keluarga dapat menjerumuskan kepada kehancuran dan perceraian keluarga. Efek kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menimpa perempuan yang menjadi korban. Kekerasan tersebut juga berakibat buruk pada anak, yaitu mengganggu perkembangan Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, mengalami masalah psikologis, emosional, perilaku, masalah sosial dan akademik. Kekerasan sering kali terjadi pada perempuan disebabkan adanya pandangan masyarakat Kata kunci:Perlindungan, Kdrt
PKM BATIK JUMPUTAN MAWAR JAYA MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DASA WISMA DI DUSUN KUNDEN KELURAHAN JOGOTIRTO Nugraeni Nugraeni; Indah Susilawati; Ratri Paramitalaksmi
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4625

Abstract

Kelompok Dasa Wisma adalah kelompok ibu-ibu yang ada di lingkungan Rukun Tetangga (RT) yang juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Demikian juga ibu-ibu dasawisma di dusun Kunden, kelurahan Jogotirto, kecamatan Berbah, kabupaten Sleman. Pemilihan pedukuhan Kunden dikarenakan di pedukuhan ini terdapat banyak obyek wisata edukasi kelompok masyarakat seperti peternakan, pertanian, bank sampah dan pembuatan batik jumputan yang memiliki potensi usaha untuk dikembangkan lebih lanjut. Diantara beberapa wisata edukasi yang ada di pedukuhan Kunden, kami memilih satu kelompok masyarakat yang akan menjadi fokus kami dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, yakni kelompok masyarakat Dasa wisma Mawar Jaya yang fokus dalam pembuatan batik jumputan. Saat ini program sudah melakukan pelatihan tentang pembukuan dan promosi online bagi pengelola Dasa Wisma Mawar Jaya, juga melakukan pendampingan untuk kedua kegiatan tersebut.
KEBUGARAN JASMANI LANJUT USIA MASA COVID DI SURAKARTA Hanik Liskustyawati; Tri Aprilijanto Utomo; Agus Mukholid; Manshuralhudlori Manshuralhudlori; Sarjoko Lelono
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4629

Abstract

Jumlah penduduk lanjut usia ( lansia) di Indonesia terus bertambah. Hingga 2019 ini, lansia sudah mencapai 7 persen dari total penduduk. Angka ini diperkirakan akan bertambah hingga 9,9 persen atau 27 juta jiwa setiap tahunnya mengalami peningkatan sehingga memerlukan pelayanan yang lebih baik, terutama dari keluarga maupun pemerintah. Berdasarkan kondisi tersebut diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat kebugaran jasmani para lansia di klub jantung sehat Surakarta; (2) Indeks Massa Tubuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey dan pengukuran di lapangan. Peserta yang menjadi subyek penelitian ini sebanyak 83 orang lanjut usia, pengumpulan data kebugaran jasmani dengan menggunakan tes Rock Port sejauh 1600 m, cek denyut nadi sebelum dan sesudah melakukan tes, pengukuran tinggi dan berat badan.
PELATIHAN PACKAGING YANG SUSTANABLE DAN RAMAH LINGKUNGAN DI UKM KAMPUNG JOYORAHARJAN SURAKARTA Endri Sintiana Murni; Endang Sri Handayani; Figur Rahman Fuad
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4638

Abstract

Abstract Joyoraharjan village is a densely populated village. This densely populated village has a creative village empowerment program that supports the Surakarta City tourism awareness program. However, the existing potential needs to be supported by efforts to support the products contained in the village to become selling power and able to boost the residents' economy. The packaging for the products in Joyoraharjan Village has not been able to attract tourists to buy their products. So that the packaging training is held. Training on product packaging in Joyoraharjan Village as a tourism village has been started and in its manufacture through several activities both making logos and making packaging. The final result of the packaging training using printing techniques is in the form of several packaging models that are environmentally friendly and sustainable. Product packaging is made with environmentally friendly and easy-to-obtain manufacturing materials so that they are able to independently package their superior products. Abstrak Kampung Joyoraharjan merupakan kampung padat penduduk. Kampung dengan kondisi lingkungan padat penduduk ini memiliki program pemberdayaan kampung kreatif yang mendukung program sadar wisata Kota Surakarta. Namun, dari potensi yang ada perlu didukung dengan adanya upaya dalam mendukung produk-produk yang terdapat di kampung tersebut menjadi berdaya jual dan mampu mendongkrak perekonomian warga. Packaging pada produk yang terdapat di Kampung Joyoraharjan belum dapat menarik minat wisatawan dalam membeli produknya. Sehingga diadakannya pelatiahan packaging. Pelatihan packaging produk di Kampung Joyoraharjan sebagai kampung wisata mulai dilakukan dan dalam pembuatannya melalui berberapa kegiatan baik membuat logo dan membuat packaging. Hasil akhir dari pelatihan pembuatan packaging dengan teknik cetak ini berupa beberapa model packaging ramah lingkungan dan suistanable. Packaging produk dibuat dengan bahan pembuatan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan sehingga mampu untuk membuat packaging produk-produk unggulan mereka secara mandiri.
MEMBERIKAN PEMAHAMAN TENTANG PENGHAPUSAN ESELON III DAN IV PADA PEGAWAI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLORA Adi Purwanto; Dian Esti Nurati
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4639

Abstract

Bureaucracy has a heavy duty to implement the government’s vision and mission. Therefore, reliable, integrated, honest, capable, and high-motivation personnel are required. Bureaucratic reform should be implemented using master plan of human resource with massive bureaucratic simplification, because the existing bureaucratic is too long. The position of ASN (State Civil Apparatuses) will be based on functional position only, requiring more skill and competency. In bureaucratic reform, ASN faces a problem, that is, government’s plan to remove structural post of echelons III and IV. The government wants to break the too long procedure in bureaucracy and expect to accelerate decision making and to accelerate public service when bureaucratic reduction is implemented. There are some solutions to the problem discussed, among others: a. amending ASN Law, particularly related to ASN position and ASN management; b. reorganizing the institutional structure (central and regional) in order to adapt to the bureaucratic function needed; c. reinforcing the integrated carrier building for ASN personnel emphasizing more on functional position; d. the establishment of work relation pattern and inter-function coordination that can project the quick and simple bureaucratic working system; changing ASN personnel’s mindset into work professionalism-orientation based on merit system. Internal expectation in the discussion resulting from this socialization includes: a) Regency Government gives inadequate socialization to ASNs, so that they have not understood completely the echelon removal policy; b) the echelon officials approaching pension age can accept the echelon removal policy; c) the young and productive echelon officials prefer structural position because they get more facilities and wellbeing than they do in functional position; d) potential staffs often attend education and training, have visionary perspective, and prefer functional position because they can get position promotion more quickly impacting on the increasing income; e) the staffs without structural position prefer functional position because their pension age can be up to 60 years. Recommendation and expectation to be obtained from this socialization is that all ASNs in DLH Blora will acquire complete information on echelon removal plan and keep their working spirit
Pelatihan Pembuatan Miniatur Kapal Nelayan Berbahan Fiber-Reinforced Plastic (FRP) bagi Siswa SMKN 1 Tambakboyo Tuban Denny Oktavina Radianto; Sumardiono Sumardiono; Gaguk Suhardjito; I Putu Arta Wibawa; Rachmad Tri Soelistijono
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4646

Abstract

Community service entitled Training on Making Miniature Fishing Boats Made of Fiber-Reinforced Plastic (FRP) for Students of SMKN 1 Tambakboyo, Tuban City With the background of the existence of Tuban City as one of the coastal areas which is still trying to develop its community resources in the marine sector. Several vocational schools in Tuban have opened shipping and shipping engineering majors. Generally, these SMK students are taught how to operate supporting equipment for repair or management of ship transportation according to industrial needs. The purpose of this community service is to provide skills to students, especially at SMKN 1 Tambakboyo Tuban on how to make miniature fishing boats made of Fiber-Reinforced Plastic (FRP). Through shipbuilding skills that are more efficient in operation, it is hoped that the next generation of fishermen will have economic competitiveness because they are able to produce and use ships as efficient fishing facilities. The training was conducted online on Sunday 27 September 2020. The number of training participants was 53 participants from several schools in Tuban.