Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi
This journal focuses on the publication of research results in the field of education and learning biology. Detailed scopes of articles accepted for submission to Diklabio are: 1. Classroom Action Research (CAR) 2. Lesson Study (LS) 3. Res earch and Development (R&D) 4. Curriculum in Biology Education 5. Learning Evaluation 6. Media and Learning Technology 7. Qualitative Research in the Field of Biological Education 8. Quantitative Research in the Field of Biological Education 9. Management of Biology Learning Laboratories 10. Research Trends in the Field of Education and other Biological Learning.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7 No 2 (2023)"
:
12 Documents
clear
Pengembangan Buku Saku Berdasarkan Keanekaragaman Mikroalga di Daerah Aliran Sungai Ketahun
Simanungkalit, Betania;
Jumiarni, Dewi;
Irawati, Sri
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.132-142
Mikrobiologi merupakah salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu. Salah satu materi yang dipelajari dalam mata kuliah mikrobiologi adalah materi mikroalga. Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu memiliki beberapa kendala dalam mempelajari mikroalga, sehingga perlu adanya media pembelajaran berupa buku saku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan buku saku yang dikembangkan berdasarkan keanekaragaman mikroalga di Sungai Ketahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dan terbatas pada 7 tahap yang terdiri dari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji keterbacaan, dan revisi produk. Hasil validasi buku saku yang dikembangkan memperoleh rerata persentase validasi sebesar 93,33 % yang tergolong dalam kriteria sangat valid dan rerata persentase uji keterbacaan oleh mahasiswa sebesar 86,27 % dan tergolong ke dalam kriteria sangat layak sehingga buku saku yang telah dikembangkan sangat layak digunakan untuk uji coba pemakaian dalam mata kuliah mikrobiologi materi mikroalga.
Pengaruh Variasi Jenis Serbuk Kayu Terhadap Pertumbuhan (Auricularia Auricula) Sebagai Pengembangan Booklet
Safiera, Cut Kandy;
Kasrina, Kasrina;
Yennita, Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.143-153
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis serbuk kayu pada proses budidaya jamur kuping di Rumah Jamur SMK Agribisnis Dangau Datuk Bengkulu dan mendeskripsikan hasil uji kelayakan Booklet berdasarkan proses budidaya jamur kuping dan pengaruh variasi serbuk kayu sebagai media tanam yang digunakan di Rumah Jamur SMK Agribisnis Dangau Datuk Bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model R & D yang digunakan di dalam penelitian yaitu dari model Sugiyono (2016) yang terdiri dari 10 tahap, akan tetapi pada penelitian ini hingga 5 tahapan yaitu 1) Potensi dan masalah, 2) Pengumpulan data, 3) Desain produk, 4) Validasi desain, dan 5) revisi desain. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa serbuk kayu yang paling baik digunakan untuk budidaya jamur kuping yaitu serbuk kayu sengon dengan pertumbuhan miselium memenuhi baglog selama 41 hari dalam waktu penelitian 60 hari setelah di inokulasi dan munculnya primordia rata - rata selama 42 hari. Booklet budidaya jamur kuping yang disusun berdasarkan pengaruh variasi jenis serbuk kayu sebagai media tanam di SMK Agribisnis Dangau Datuk Kota dinyatakan sangat layak oleh validator dengan rerata persentase validasi sebesar 89,17%.
Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Cooperative Approach Terhadap Prestasi Belajar Mata Kuliah Lingkungan
Anggraini, Nike;
Nazip, Khoiron
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.154-161
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Blended Learning dengan pendekatan Cooperative Approach terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan metode eksperimen yang diadaptasi dari model Desain and Development Research (DDR). Penelitian ini Subjek penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling yakni mahasiswa Pendidikan Biologi yang sedang mengikuti Lingkungan. Analisis data dilakukan untuk mengetahui taraf signifikansi nilai pretes-postest menggunakan uji-t pada taraf signifikansi=0,05. Rerata nilai post-test menunjukkan adanya kenaikan hasil belajar menjadi 82,43. Kemudian dilakukan uji-t guna mengetahui nilai sig. Α = 0,05 atau 5%, sehingga dapat disimpulkan apakah terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Berdasarkan perhitungan nilai signifikansi menggunakan program SPSS 18, diperoleh nilai sig. Sebesar 0,000 dimana nilai sig.≤ 0,05 yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran blended learning menggunakan pendekatan cooperative approach.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan kognitif dan Sikap Ilmiah Siswa SMP Negeri 36 Medan pada Materi Sistem Pernapasan
Aprilia, Dea;
Indah Nausati G;
Ely Djulia
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.162-173
Penelitian ini dilakukan dengan metode quasy eksperimen dengan desain two group pretest-posttest di salah satu SMP Negeri di Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 64 orang siswa, kelas VIII-7 adalah kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas VIII-8 adalah kelas kontrol yang menerapkan metode pembelajaran ceramah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berbentuk pilihan ganda untuk mengukur tingkat kemampuan kognitif siswa, dan angket untuk mengukur sikap ilmiah siswa. Nilai rata-rata Pre-test dan Post-test kemampuan kognitif pada kelas eksperimen adalah masing-masing 24,84 dan 87,81, sedangkan rata-rata Pre-test dan Post-test kemampuan kognitif pada kelas kontrol adalah 24,79 dan 62,19. Nilai rata-rata Prequestionnaire dan Postquestionnaire sikap ilmiah siswa pada kelas eksperimen adalah masing- masing 43,50 dan 65,12, sedangkan Prequestion-naire dan Postquestionnaire sikap ilmiah siswa pada kelas kontrol adalah 43,37 dan 49,28. Data dianalisis dengan menggunakan uji Independent Sample t-test untuk kemampuan kognitif dan uji Mann- Whitney untuk sikap ilmiah siswa. Berdasarkan uji hipotesis, nilai signifikan (2-tailed) Post-test kemampuan kognitif dan sikap ilmiah kelas eksperimen dan kontrol adalah 0,000 < 0,05. Maka dapat diketahui bahwa penerapan model Probem Based Learning pada materi sistem pernapasan terbukti berpengaruh terhadap kemampuan kognitif.
Identifikasi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Kawasan Ijen Geopark dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar
Sari, Ambarroh Nissrina;
Supeno;
Wahyuni, Diah
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.174-186
This study aims to determine the species of moss plants and to know the use of popular scientific books. The type of research used is qualitative research with exploratory survey methods. The exploratory survey method is carried out by directly tracing the place and object of research. Sampling used a 2×2m plot mounted on the path where the moss was found. The identification process is carried out by analyzing the documented images, observing the morphology, then comparing it with reference books, scientific articles, and validated websites. The results of this study identified 11 moss samples in 5 different tourist sites. These locations include the Rainbow Forest, Megasari Peak, Blawan Waterfall, Wurung Crater, and Kalipait Waterfall. The most commonly found mosses are the class Bryopsida, while the class that few are found is Jungermaniopsida. The results of the identification of moss plants are used in the form of popular scientific books which are validated by 3 expert validators. Validation was carried out in order to determine the feasibility of this book as a source of learning biology. The average validation value is 84.3% with proper qualifications but requires a little improvement.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS QR Code DI SMAN KARANG JAYA
Selvia, Selvia Octaline;
Widiya, Mareta;
Susanti, Ivoni
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.187-196
Petunjuk praktikum merupakan media yang memberikan tuntunan dan bantuan kepada instruktur pada saat menyiapkan pembelajaran. QR Code merupakan sebuah gambar dua dimensi yang menyajikan sebuah data, terutama data berbentuk teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan petunjuk praktikum berbasis QR Code di SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang terdiri dari 10 langkah, namun dimodifikasi menjadi 5 tahapan karena menyesuaikan dengan kebutuhan penelitian pengembangan adapun 5 langkah nya yaitu studi pendahuluan, merencanakan penelitian, pengembangan desain, uji coba lapangan awal terbatas, revisi hasil uji lapangan. Hasil penelitian menunjukan persentase yang diperoleh dari ahli media 85,42%, ahli bahasa 81,67%, ahli materi 93,18%, dan uji keterbacaan oleh siswa adalah 92,78% yang menunjukan bahwa petunjuk praktikum berbasis QR Code yang dikembangkan sangat valid dan tidak perlu direvisi.
Diferensiasi Pembelajaran Virus Sebuah Pengembangan Instrumen Higher Order Thinking Skill (HOTS)
apriani, shania putri;
Zuhro, Meita Valentina;
Siregar, Nurhasanah;
Ristanto, Rizhal Hendi;
Isfaeni, Hanum
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.197-211
Dalam proses pendidikan pembelajaran berdiferensiasi memiliki peran dalam pemenuhan kebutuhan individual peserta didik. Tingkat kesiapan, minat dan gaya belajar yang berbeda-beda tidak menutup kemungkinan bagi peserta didik untuk tetap menciptakan proses berfikir tingkat tinggi dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan instrumen penilaian berbasis HOTS pada materi virus. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen penilaian pada materi virus berdasarkan tingkat pemahaman yang berbeda pada peserta didik SMA kelas X IPA. Metode yang digunakan adalah research dan development (R&D) dengan desain penelitian model 4-D, meliputi tahap Define, Design, Develop dan Dessaminate. Hasil yang diperoleh untuk validitas teoritis terhadap 1 dosen sebagai ahli pendidikan dan 2 guru sebagai ahli materi adalah sebesar 89,03 %, hasil validitas empiris terhadap 110 siswa SMA kelas XI dan XII menyatakan r hitung lebih besar dari r tabel, nilai reliabilitas instrumennya sebesar 0,977, analisis tingkat kesukaran soal menyatakan 30% (mudah), 63,33% (sedang) dan 6,67% (sukar), analisis daya pembeda menunjukkan 93,33% cukup memadai dan 6,67% lemah. Dapat disimpulkan bahwa soal yang digunakan dalam pengembangan instrumen penilaian sudah sangat baik dan memenuhi kriteria HOTS sehingga dapat digunakan sebagai instrumen penilaian materi virus kelas X SMA. Implikasi dari penelitian ini adalah agar siswa SMA terlatih untuk memecahkan soal dengan berfikir kritis.
Kearifan Lokal Masyarakat Desa Batu Berian dalam Strategi Konservasi Sumber Daya Laut Sebagai Sumber Belajar Biologi
Kabani, Rana;
Setiadi, Anandita Eka;
Sunandar, Ari
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.212-219
Kearifan lokal dalam strategi konservasi sumber daya laut merupakan kegiatan masyarakat dalam menjaga ekosistem laut. Beberapa kearifan lokal masyarakat di desa Batu Berian berhubungan dengan strategi konservasi sumber daya laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal masyarakat desa Batu Berian dalam strategi konservasi sumber daya laut yang dapat dijadikan sumber belajar pada materi Biologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian kearifan lokal masyarakat desa Batu Berian dalam strategi konservasi sumber daya laut terdiri atas 6 pantangan yaitu, tundok kuali, buang air besar dan kecil sembarangan, buang ketupang di malam hari, merusak bakau, tujoh pangsek pakai besi, dan nyelup pinggon setelah makan di laut. Potensi kearifan lokal masyarakat desa Batu Berian sesuai dengan materi pokok SMP kelas VII dan SMA kelas X yaitu materi pencemaran lingkungan dan perusakan lingkungan. Berdasarkan aspek kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan, kejelasan sasaran, kejelasan informasi yang diungkap, kejelasan pedoman eksplorasi, dan kejelasan perolehan yang diharapkan menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat desa Batu Berian dalam strategi konservasi sumber daya laut mendapat kategori sangat baik sebagai sumber belajar dengan skor rata-rata persentase per aspek yaitu 98,33%. Disimpulkan, secara keseluruhan bahwa kearifan lokal masyarakat desa Batu Berian memiliki potensi sebagai sumber belajar.
Video Animasi Materi Sistem Reproduksi Menjadi Solusi Mengatasi Rendahnya Minat Peserta Didik
Amatullah, Tara Fadhila;
Wicaksana, Ervan Johan;
Hamidah, Afreni
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.220-229
Salah satu aspek dalam pendidikan yang mengikuti perkembangan teknologi adalah media pembelajaran. Penggunaan media yang kurang bervariasi dalam pembelajaran berdampak pada kurangnya minat dan perhatian peserta didik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi menggunakan animaker serta untuk melihat kelayakan media pembelajaran yang akan divalidasi oleh ahli media dan materi. Media pembelajaran yang dikembangkan mencakup materi sistem reproduksi. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan tahapan pengembangan terdiri atas Analyze, Design, Development, and Evaluation. Uji coba dilakukan kepada 6 orang peserta didik (kelompok kecil) dan 30 orang peserta didik (kelompok besar). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket yang berisi beberapa item pernyataan dan disebarkan melalui google form. Hasil validasi ahli media adalah 92%, ahli materi adalah 94% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil uji coba kelompok kecil adalah 89%, kelompok besar dengan persentase 87%, termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran video animasi menggunakan animaker pada materi sistem reproduksi di SMA/MA yang dilakukan layak digunakan dalam proses pembelajaran serta dapat mengatasi permasalahan perhatian dan minat peserta didik.
Penerapan Model Differentiated Science Inquiry (DSI) untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Peserta Didik di SMP
Saenab, Sitti;
Amriani, Riska;
Samputri, Salma
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.7.2.230-239
Perbedaan individu peserta didik membutuhkan perlakuan yang berbeda sesuai kebutuhan dan kemampuan awal peserta didik. Namun proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan belum pernah dilatihkannya keterampilan proses sains menyebabkan peserta didik kurang aktif dan berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, pemilihan inovasi pembelajaran penting dalam meciptakan proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan memperoleh perlakuan sesuai kemampuan awalnya. Salah satunya dengan menerapkan model Differentiated Science Inquiry (DSI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 1 Bajeng Barat. Pengambilan sampel melalui teknik random sampling yaitu kelas VIII.A sebanyak 30 peserta didik. Instrumen penelitian keterampilan proses sains dan hasil belajar berupa tes pilihan ganda masing-masing sebanyak 20 soal. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata N-gain keterampilan proses sains sebesar 0,50 dan hasil belajar sebesar 0,58 setelah penerapan model DSI berada pada kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan skor rata-rata yang signifikan keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMPN 1 Bajeng Barat sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran Differentiated Science Inquiry (DSI).