cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
KNOWLEDGE FOR INVESTMENT IN ISLAMIC CAPITAL MARKET AND ISLAMIC STOCKS FOR THE YOUNG GENERATION TO MITIGATE FRAUDULENT INVESTMENT Wiwik Utami; Mariyam Chairunisa; Lucky Nugroho; Anees Janee Ali
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.978 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9622

Abstract

Abstrak: Perkembangan dari teknologi informasi dan komputer mengakibatkan akses informasi menjadi sangat mudah. Oleh karenanya, generasi muda yang saat ini akrab dengan penggunaan tekonologi informasi dan komputer tersebut menjadi sangat optimal menggunakannya untuk berbagai keperluan, termasuk investasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen Universitas Mercu Buana berkolaborasi dengan dosen dari Universiti Sains Malaysia bertujuan untuk memperkenalkan pasar modal dan saham syariah sebagai salah satu alternatif investasi yang aman bagi para generasi muda. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi maupun penyuluhan dimana objek dari kegiatan ini adalah siswa sekolah menengah atas kejuruan. Adapun jumlah peserta dari kegiatan ini berjumlah 129 siswa. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta dapat mengetahui dan memahami produk pada pasar modal khususnya adalah saham syariah. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya literasi keuangan syariah dari generasi muda. Selain itu, berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa dari seluruh peserta yang hadir sejumlah 97% atau sejumlah 125 peserta yang menyatakan kegiatan sosialisasi ini meninggkatkan literasi mereka terkait dengan keuangan syariah.Abstract: The development of information technology and computers has resulted in easy access to information. Therefore, the young generation who are currently familiar with information technology and computers have become optimal to use it for various purposes, including investment. The purpose of community service carried out by lecturers at Mercu Buana University in collaboration with lecturers from Universiti Sains Malaysia aims to introduce the capital market and sharia stocks as an alternative to safe investment for the young generation. The method used in this community service activity is socialization and counseling, where the object of this activity is vocational high school students. The number of participants in this activity amounted to 129 students. The result of this activity is that participants can find out and understand products in the capital market, especially sharia stocks. The implication of this service activity is the increase in Islamic financial literacy of the young generation. In addition, the evaluation results found that 97% of all participants or 125 participants stated that this socialization activity had increased their literacy related to Islamic finance.
INOVASI PENGEMBANGAN LIMBAH JAGUNG BERBASIS NILAI EKONOMI MASYARAKAT Agustinus Moonti; Indhitya R. Padiku; Echan Adam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.69 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9348

Abstract

Abstrak: Inovasi pengembangan limbah jagung berbasis nilai ekonomi masyarakat di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah bertujuan untuk pengembangan dan penerapan teknologi yang berguna secara langsung di masyarakat serta dalam upaya untuk mengembangkan potensi pertanian yang menyasar pada aspek limbah jagung agar menghasilkan nilai ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan masyarakat. Adapun produk yang dihasilkan yaitu briket berbahan dasar tongkol jagung dan produk kerajinan berupa lampu hias. Dalam kegiatan pelatihan pembuatan briket Tongkol Jagung, komponen aspek pengetahuan peserta tergolong belum melampaui target, dimana hanya 89.2% peserta mampu memahami materi, aspek kemampuan peserta dalam membuat briket secara mandiri tergolong melampaui target, sedangkan pada aspek sikap masyarakat yang berminat mengaplikasikan untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk tujuan usaha belum memenuhi target. Sementara itu, pada kegiatan pembuatan produk kerajinan dari Tongkol Jagung, aspek pengetahuan peserta tergolong belum melampaui target, dimana hanya 83.3% peserta mampu memahami materi. Aspek kemampuan peserta tergolong melampaui target, sedangkan pada aspek sikap masyarakat yang berminat mengaplikasikan untuk kebutuhan hiasan rumah maupun untuk tujuan usaha belum memenuhi target.Abstract: Corn waste development innovation based on community economic value in Buol Regency, Central Sulawesi, aims to develop and apply technology that is directly beneficial to the community as well as in an effort to develop agricultural potential with the target of corn waste aspects in order to generate economic value for the community. We uses counseling, training, and community assistance methods. The products produced are briquettes made from corn cobs and handicraft products in the form of decorative lights. In the training activity for making corn cobs briquettes, the knowledge aspect of the participants did not exceed the target, where only 89.2% of the participants were able to understand the material, the aspect of the ability of the participants to make briquettes independently was classified as exceeding the target, while in the attitude aspect of the people who were interested in applying it for household needs. nor for business purposes have not met the target. Meanwhile, in the activity of making handicraft products from corn cobs, the knowledge aspect of the participants did not exceed the target, where only 83.3% of participants were able to understand the material. The ability aspect of the participants is classified as exceeding the target, while the attitude aspect of the community who is interested in applying it for home decoration needs or for business purposes has not met the target.
WORKSHOP PERENCANAAN SISTEM PRESENSI AKADEMIK ONLINE BERBASIS SMS GATEWAY DI ERA NEW NORMAL Nur Fitrianingsih Hasan; Yasinta Bella Fitriana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.407 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.8928

Abstract

Abstrak: Kegiatan presensi di SD PK Muhammadiyah Abepura menggunakan sistem konvensional yakni dilakukan dengan memanggil peserta didik satu per satu kemudian pencatatan hanya dibuku oleh guru. Hal ini membuat mitra belum siap beradaptasi pada keadaan force mejeur seperti pandemi COVID 19 dan sistem pembelajaran baru di era new normal. Maka diperlukan suatu alat yang dapat mengatur proses presensi menjadi lebih akurat dan efisien. Tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk membantu peserta pelatihan lebih memahami mengenai konsep sistem presensi SMS gateway dan mengetahui bagaimana langkah-konkrit mengaplikasikannya kedalam manajerial sekolah. Kegiaatan PkM dihadiri oleh 13 peserta dengan metode pelaksanaan meliputi beberapa tahap yaitu: (1) Persiapan, berupa identifikasi dan materi kebutuhan mitra; (2) Pelaksanaa, berupa workshop dan diskusi menghasilkan analisis kebutuhan awal sistem sesuai kebutuhan mitra; (3) Evaluasi, berupa penugasan dan diskusi yang menghasilkan rekomendasi teknologi tepat guna. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu pemahaman peserta meningkat 12% menjadi 89%, menghasilkan rekomendasi dan desain prototipe sistem presensi akademik online berbasis SMS gateway. Abstract: Attendance activities at SD PK Muhammadiyah Abepura use a conventional system, which is done by calling students one by one and then recording is only recorded by the teacher. This makes partners not ready to adapt to force majeure situations such as the COVID 19 pandemic and new learning systems in the new normal era. So we need a tool that can regulate the attendance process to be more accurate and efficient. The purpose of this PkM activity is to help trainees better understand the concept of the SMS gateway presence system and know how to apply it in concrete steps to school management. PkM activities were attended by 13 participants with the implementation method covering several stages, namely: (1) Preparation, in the form of identification and material needs of partners; (2) Implementation, in the form of workshops and discussions resulting in an analysis of initial system requirements according to the needs of partners; (3) Evaluation, in the form of assignments and discussions that produce recommendations for appropriate technology. The results obtained from this activity are that participants' understanding increased by 12% to 89%, resulted in recommendations and prototype designs for online academic attendance systems based on SMS gateways.
PENERAPAN TERAPI MUROTAL SEBAGAI TERAPI NON FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI NYERI PASIEN Sri Rahayu; Syifa Fauziah; Melati Fajarini; Wiwin Setiyaningrum; Meita Wahyu; Karina Puspa; Dian Agus Tiana; Elsa Hadawiyah; Ai Sinta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.486 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9236

Abstract

Abstrak: Terapi non-farmakologis untuk mengatasi nyeri sering dipraktikkan, namun terapi yang menggunakan pendekatan spiritual Islam belum banyak diterapkan pada pasien post operasi. Salah satunya ada dengan mendengarkan Murotal atau lantunan ayat suci Al-Qur’an. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menerapkan terapi Murotal sebagai terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri pasien. Metode yang digunakan pada PKM ini berupa pendidikan kesehatan sekaligus penerapan terapi Murotal pada pasien yang mengalami nyeri setelah dilakukan operasi. Jumlah pasien yang dilibatkan sejumlah 12 orang. Evaluasi yang digunakan yaitu post test pengetahuan peserta tentang manajemen nyeri dengan terapi Murotal, dan evaluasi skala nyeri sebelum dan setelah dilakukan terapi Murotal. Hasil menunjukkan bahwa semua peserta memiliki pengetahuan tentang manajemen nyeri dengan terapi Murotal, Namun, hanya 50 % peserta menjawab benar tentang “manajemen nyeri secara farmakologis” dan “durasi terapi Murotal”. Sebagian besar pasien sejumlah 9 orang (75%) menyatakan skala nyeri menurun setelah terapi Murotal. Sehingga, dapat di simpulkan bahwa terapi ini perlu dipertimbangkan untuk diterapkan terhadap pasien post operasi, sebagai salah satu manajemen nyeri yang efektif untuk mengurangi nyeri selain pemberian obat analgesik dan teknik nafas dalam.Abstract: Non-pharmacological therapies to treat pain are often practiced, but therapy that employ an Islamic spiritual approach has not been widely applied to postoperative patients. One of the therapies is listening to Murotal or the holy verses of the Qur'an. The purpose of this community service is to apply Murotal therapy as a nonpharmacological therapy to reduce patients’ pain. The method used in this PKM is health education and the application of Murotal therapy to patients who experience pain after surgery. The number of patients involved were 12 people. The evaluation used was a post-test of participants' knowledge about pain management with Murotal therapy, and evaluation of the pain scale before and after the Murotal therapy. The results showed that all participants had knowledge about pain management with Murotal therapy. However, only 50% participants answered correctly on "pharmacological pain management" and "duration of Murotal therapy". Most of the 9 patients (75%) stated that the pain scale decreased after the Murotal therapy. Thus, it can be concluded that this therapy needs to be considered to be applied for post-surgery patients as an effective pain management to reduce pain in addition to administering analgesic drugs and deep breathing techniques.
PEMBERDAYAAN ‘AISYIYAH DALAM PENINGKATAN PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER Septi Nur Wijayanti; Agus Nugroho Setiawan; Prihati Yuniarlin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.706 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9570

Abstract

Abstrak: ‘Aisyiyah merupakan organisasi otonom di Persyarikatan Muhammadiyah yang salah satu tugas utamanya adalah melakukan pemberdayaan ekonomi kaum perempuan secara menyeluruh dengan memanfaatkan modal sosial yang dimilikinya. Aktivitas pemberdayaan anggota Ranting ‘Aisyiyah Donokerto 1 dalam bidang perekonomian masih sangat terbatas, dan potensi sumber daya alam wilayah Turi dan sumber daya manusia anggota ‘Aisyiyah belum dimanfaatkan dengan optimal. Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan Pimpinan dan anggota Ranting ‘Aisyiyah Donokerto I dalam budidaya ikan dalam ember (Budikdamber). Program pengabdian pada masyarakat dilakukan menggunakan beberapa metode yang meliputi pendidikan masyarakat, difusi ipteks, fasilitasi, konsultasi, dan pendampingan, yang dilakukan dengan beberapa tahapan. Hasil pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, wawasan dan keterampilan Pimpinan dan anggota Ranting ‘Aisyiyah Donokerto I dalam budidaya ikan dalam ember. Hasil dari budikdamber dapat meningkatkan pemasukan kepada Ranting ‘Aisyiyah sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan misi dakwahnya. Program ini diharapkan dapat dikembangkan oleh para anggota Ranting ‘Aisyiyah Donokerto I lainnya sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga.Abstract: 'Aisyiyah is an autonomous organization in Muhammadiyah whose main task is to empower women's economy as a whole by utilizing their social capital. The activities of empowering the members of the 'Aisyiyah Branch Donokerto 1 in the economic field are still limited, and the potential natural resources of the Turi region and the human resources of the 'Aisyiyah members have not been optimally utilized. This community service program aims to improve the insight and skills of the Leaders and members of the 'Aisyiyah Branch Donokerto I in fish farming in buckets (Budikdamber). Community service programs was conducted using several methods including community education, science and technology diffusion, facilitation, consultation, and mentoring, which are carried out in several stages. The results of community service show that there is an increase in knowledge and skills of Leaders and members of the 'Aisyiyah Branch Donokerto I in fish farming in buckets. The results of budikdamber can increase income for the 'Aisyiyah Branch so that it can be used to develop its da'wah mission. It is hoped that this program can be developed by members of the 'Aisyiyah Branch Donokerto I so that it can improve the family's economy.
PENDAMPINGAN PUBLIKASI PENULISAN KREATIF CERPEN PADA PWNA JAWA BARAT Eris Risnawati; Yasir Mubarok; Washadi Washadi; Adam Muhammad Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.436 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9463

Abstract

Abstrak: Berliterasi menjadi bagian dari sekian banyak aktivitas yang tidak dapat ditinggalkan di kehidupan sehari-hari, mulai dari menulis status hingga menulis sebuah novel. Kebutuhan dalam berliterasi pun hampir sama dengan kehidupan makan, mulai dari membaca, menganalisis hingga menulis. Kegiatan pengabdian ini sebagai upaya untuk mendampingi dan menumbuhkan budaya literasi yang sehat dan baik di PW Nasyiatul Aisyiyah Jawa Barat sehingga menjadikan budaya yang bisa bermanfaat untuk sekitarnya. Selain itu, tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu peserta memahami dan cara strategi penulisan cerpen sebagai bentuk pengembangan diri. Pada kegiatan program pendampingan publikasi penulisan kreatif cerpen diikuti sebanyak 30 peserta. Kegiatan ini dilakukan melalui virtual dengan memberikan webinar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 sampai dengan 9 oktober 2020. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan selama kegiatan, sebanyak 83 persen peserta berperan aktif dalam pendampingan publikasi penulisan kreatif cerpen. Hal ini terlihat dari kemampuan peserta dalam menulis cerpen secara kreatif. Selain itu, kegiatan PKM ini menarik mitra PKM untuk membangun sebuah budaya literasi yang sehat fleksible dan ramah perempuan muda. Hal ini terbukti dengan banyaknya dan antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian ini. Harapannya dapat mengaplikasikan apa yang sudah disampaikan yaitu mempergunakan apapun yang ada di sekitar kita sebagai sumber untuk berliterasi. Proses dan hasil akan ditentukan oleh kedisiplinan yang dimiliki oleh masing-masing individu. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan tanpa kendala apapunAbstract: Literacy is part of many activities that cannot be left out in everyday life, from writing status to writing a novel. The need for literacy is almost the same as eating life, starting from reading, analyzing to writing. This service activity is an effort to assist and foster a good literacy culture in PW Nasyiatul Aisyiyah, West Java, so as to create a culture that can be useful for the surroundings. In addition, the purpose of this community service activity is to help participants understand and implement short story writing strategies as a form of self-development. This activity was attended by 30 participants via virtual by giving webinars and held on 7 to 9 October 2020. Based on the results of evaluations carried out during the activity, as many as 83 percent of participants played an active role in assisting the publication of creative short stories writing. It can be seen from the ability of participants to write short stories creatively. In addition, this PKM activity attracts PKM partners to build a healthy literacy culture, flexible and friendly to young women. This is proven by the number and enthusiasm of participants who take part in this service activity. The hope is that we can apply what has been conveyed by using whatever is around us as a source for literacy. The process and results will be determined by the discipline possessed by each individual. So it can be said that this service activity went well and without any obstacles.
PENINGKATAN SIKAP POSITIF SISWA TERHADAP BAHASA INDONESIA Taat Budiono; Xie Chunliu; Mohammad Ramdon Dasuki; Iffah Fauziah Rahardy
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.269 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9125

Abstract

Abstrak: Bahasa Indonesia memiliki dua fungsi, sebagai bahasa resmi kenegaraan dan bahasa dalam berbagai aktifitas kehidupan termasuk pendidikan. Akan tetapi sikap generasi muda terhadap bahasa Indonesia cenderung menunjukkan sikap negatif. Fenomena pencampuran kode bahasa asing dengan bahasa Indonesia dan rendahnya kebanggaan terhadap bahasa Indonesia adalah masalah yang ditemukan pada generasi muda saat ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan sikap positif siswa terhadap bahasa Indonesia di SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan. Peserta dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 28 orang siswa dari kelas delapan SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode hibrid yang memadukan pertemuan tatap muka terbatas (PTMT) dan daring. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan presentase pengetahuan siswa tentang fungsi dan kedudukan Bahasa Indonesia. Peningkatannya tersebut sebesar 2,4%, dari awalnya 89,3 % menjadi 91,7 %. Di sisi lain, terjadi perubahan persepsi siswa terhadap penggunaan bahasa Asing. Siswa awalnya menganggap berbicara dengan bahasa Asing adalah sesuatu yang membanggakan, tetapi setelah kegiatan pengabdian ini presentase persepsi tersebut berkurang dari 42,9 % menjadi 25%.Abstract: Indonesian has two functions, as the official language of the state and as the language in various life activities including education. However, the attitude of the younger generation towards Indonesian tends to show a negative attitude. The phenomenon of mixing foreign language codes with Indonesian and low pride in Indonesian are problems that are found in today's young generation. The purpose of this community service is to describe the increase in students' positive attitudes towards Indonesian at SMP Islam Al Azhar 25, South Tangerang. Participants in this community service amounted to 28 students from the eighth grade of Al Azhar Islamic Junior High School 25, South Tangerang. This community service is carried out using a hybrid method that combines limited face-to-face meetings (PTMT) and online. The results of the activity showed that there was an increase in the percentage of students' knowledge about the function and position of the Indonesian language. The increase was 2.4%, from 89.3% to 91.7%. On the other hand, there is a change in students' perceptions of the use of foreign languages. Students initially thought that speaking a foreign language was something to be proud of, but after this service activity the percentage of perception was reduced from 42.9% to 25%.
PENINGKATAN DAYA SAING BUMDESA MELALUI PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN POTENSI LOKAL DESA Muhammad Hidayat; Fitriani Latief; Nurkhalik Wahdanial A; Nurhaedah Z
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.808 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9999

Abstract

Abstrak: Kondisi alam di Desa Harapan Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan sebagian besar berupa bukit yang subur yang sangat potensial untuk dibudidayakan sebagai lahan perkebunan, pertanian sayur mayur dan wisata alam. Kegiatan Pengabdian pada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pendampingan terkait dengan peningkatan daya saing BUMDesa melalui peningkatan kualitas pengelolaan potensi lokal di Desa Harapan. Pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan melalui pemaparan materi dan Focus Group Discussion (FGD) dan tahap pelaporan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyajian materi yang diikuti dengan memberikan pelatihan serta memberikan pertanyaan untuk mengetahui pemahaman peserta pada materi serta pelatihan yang telah dilakukan. Tim pengabdi terdiri dari 4 orang yang focus pada empat bidang yaitu (1) Bisnis dan Kewirausahaan; (2) Pemasaran; (3) Akuntansi; dan (4) Informasi dan Teknologi. Dengan Menggunakan data awal yang didapatkan pada tahap persiapan yang kemudian dibandingkan dengan analisa lanjutan setelah dilaksanakannya kegiatan pengabdian telah terlihat peningkatan yang cukup signifikan hal ini terlihat dari mulai digunakannya sistem informasi dan teknologi dalam promosi dan pemasaran seta perubahan packaging produk dan bertambahnya unit bisnis dari BUMDesa setelah dipraktekkannya analisa potensi bisnis local oleh pengurus BUMDesa.Abstract: The natural conditions in Harapan Village, Tanete Riaja Subdistrict, Barru Regency, South Sulawesi are mostly in the form of fertile hills which have the potential to be cultivated as plantation land, major vegetable farming and nature tourism. This community service activity is intended to provide assistance related to increasing the competitiveness of BUMDes through improving the quality of local potential management in Harapan Village. This service is carried out in three stages, namely the preparation stage, the implementation stage through material presentation and Focus Group Discussion (FGD) and the reporting stage. The implementation method is carried out through the presentation of material followed by providing training and asking questions to determine the participants' understanding of the material and the training that has been carried out. The service team consists of 4 people who focus on four areas, namely (1) Business and Entrepreneurship; (2) Marketing; (3) Accounting; and (4) Information and Technology). By using the initial data obtained at the preparation stage which is then compared with further analysis after the implementation of service activities, a significant increase has been seen, this can be seen from the use of information systems and technology in promotion and marketing as well as changes in product packaging and the increase in business units from BUMDes after the practice of analyzing local business potential by BUMDes.
PEMBUATAN ECO ENZYME DAN PHOTOSYNTHETIC BACTERIA (PSB) SEBAGAI PUPUK BOOSTER ORGANIK TANAMAN Khairunnisa Rangkuti; Desi Ardilla; Bunga Raya Ketaren
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.702 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9381

Abstract

Abstrak: Masyarakat desa Perpanden dominan bekerja sebagai petani tanaman hortikultura dan perkebunan. 15 petani mitra yang tergabung dalam kelompok tani Mekar Jaya membudidayakan sayur dan buah sepanjang tahun. Permasalahan yang dihadapi petani mitra adalah rendahnya produktivitas dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kelangkaan pupuk kimia bersubsidi seperti urea dan NPK menyebabkan harga pupuk tinggi di pasaran sehingga petani tidak mampu membelinya. Untuk itu tim pengabdian bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan pembuatan eco enzyme dan PSB sebagai pupuk organik dari limbah sayur dan buah. Metode pelaksanaan PKM dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap sosialisasi dan tahap pelatihan. Hasil akhir pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 85,3% terhadap pemahaman dan kemampuan petani membuat eco enzyme dan PhotoSyntetic Bacteria (PSB).Abstract: Perpanden villagers predominantly work as horticultural crops and plantation farmers. 15 partner farmers who are members of the Mekar Jaya farmer group cultivate vegetables and fruit throughout the year. The problems farmer are low productivity and dependence on chemical fertilizers. The scarcity of subsidized chemical fertilizers such as urea and NPK causes the price of fertilizer to be high in the market so that farmers cannot afford it. For this reason, the service team aims to provide assistance and training in the manufacture of eco enzyme and PSB as organic fertilizer from vegetable and fruit waste. The PKM implementation method is divided into two stages, namely the socialization stage and the training stage. The final result of the service showed that 85.3% there was an increase in the understanding and ability of farmers to make eco-enzymes and PhotoSynthetic Bacteria (PSB).
PEMBERDAYAAN MULTIGENERASI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DAN BERJEMUR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Nur Elly; Asmawati Asmawati; Betty Yosephin Simanjuntak; Anang Wahyudi; Yuniarti Yuniarti; Sri Sumiati AB; Sugeng Wiyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.766 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9020

Abstract

Abstrak: Salah satu upaya pencegahan penularan COVID-19 dapat dilakukan dengan perilaku hidup bersih dan sehat melalui mencuci tangan dan menguatkan imun melalui aktifitas fisik dan berjemur. Rendahnya capaian tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada masyarakat diakibatkan karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran akan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). Tujuan kegiatan PkM ini adalah meningkatkan perilaku CTPS dan berjemur pada masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa melalui pemberdayaan multigenerasi. Metode kegiatan dilakukan dengan sosialisasi PHBS, pelatihan kader, edukasi tentang CTPS, gerakan cuci tangan serentak di beberapa sekolah dasar, pendampingan dan pembiasaan CTPS, edukasi melalui media mural dan media stiker. Sasaran PkM ini adalah anak-anak usia sekolah 25 orang, remaja 25 orang, dan kader 23 orang. Penilaian pengetahuan dan sikap dilakukan menggunakan kuisioner dan penilaian tindakan melalui observasi. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan pada anak (72,6%), remaja (76,2%), dewasa (69,7%), untuk sikap pada anak (84 %), remaja (66,3%) dan dewasa (71,8%) dan tindakan CTPS untuk anak (76,3%), remaja (73%) dan dewasa (74,9%) setelah diberikan edukasi. Pemberdayaan kelompok multigenerasi sangat bermanfaat untuk meningkatkan perilaku masyarakat dalam CTPS dan berjemur sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19.Abstract: The one of efforts of prevention of COVID-19 transmission can be applicated to healthy behaviors by hand washing, physical activity, and sunbathing. Low coverage of handwashing practice at the civilization caused low knowledge and awareness of healthy behaviors. The aim of the action is to increase the behavior of handwashing with soap on multigeneration that stared from children until adults by multigeneration empowerment. The method of action does by socialization healthy hygiene life behavior, cadres training, multigeneration education, handwashing action, and giving media education such as mural and stickers. The targets of action are children 25 people, adolescents 25 people, adult women, and cadres 23 people. For evaluation of knowledge and attitude have taken by questioner and handwashing practice by observation. The result shows there is an increase in knowledge for children (72,6%)adolescent (76,2%), adult (69,7%), for attitude for children (84%), adolescent (66,3%),adult (71,8%) and practice for children (76,3%0, adolescent (73%) and adult (74,9%) after giving education. Empowerment of level multigeneration can benefit to promote the behavior of handwashing with soap and sunbathe as the effort of COVID-19 transmission prevention.

Page 91 of 309 | Total Record : 3084