cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 122 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2023): December" : 122 Documents clear
PENDAMPINGAN PENGUATAN KAPABILITAS GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS E-LEARNING Evi Karlina Ambarwati; Agung Susilo Yuda Irawan; Praditya Putri Utami; Sulistia Nurwinda; Anggun Lenteraningati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19415

Abstract

ABSTRAKUndang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8 mengamanatkan kompetensi profesional yang menuntut guru untuk memiliki kemampuan dan keahlian dalam menjalankan profesinya serta beradaptasi terhadap perubahan. Di era Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan Teknologi Informasi dan Komuninasi (TIK), berbagai transformasi di dunia pendidikan perlu dilakukan. Pemerintah Indonesia juga telah menyusun program digitalisasi pendidikan sebagai salah satu program prioritas. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memperkuat kompetensi profesional guru melalui kemampuan menerapkan pembelajaran inovatif melalui e-learning di SMP Negeri 3 Rengasdengklok Karawang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk diskusi kelompok, Problem Based Learning serta pendampingan integrasi e-learning. Peserta yang dilibatkan adalah 14 orang guru di SMP Negeri 3 Rengasdengklok. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya peningkatan kompetensi digital guru sebesar 71% dan kesiapan integrasi e-learning sebesar 70%. Kata kunci: E-learning; guru; kompetensi digital; pembelajaran inovatif ABSTRACTLaw Number 14 of 2005 Article 8 about Teachers and Lecturers mandates professional competence which requires teachers to have the expertise to conduct their profession and adapt to dynamic changes. Along with the development of Information and Communication Technology (ICT) and the era of Industrial Revolution 4.0, the world of education also needs to transform. Moreover, the Indonesian government has prioritized the education digitalization program. The aim of this Community Service is to strengthen teachers' professional competence through the capability to implement innovative learning through e-learning in SMP Negeri 3 Rengasdengklok, Karawang. This community service activity was conducted in the form of focused group discussions, Problem Based Learning and e-learning integration. The participants involved were 14 teachers. The results of this activity showed an average increase in teacher’s digital competence by 71% and e-learning readiness by 70%. Keywords: e-learning; teachers; digital competence; innovative learning
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Gudiato, Candra; Mira, Mira; Kusnanto, Kusnanto; Cahyaningtyas, Christian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19725

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat tidak dapat dihindari dan berpengaruh signifikan pada dunia pendidikan. Dunia pendidikan terus mendapat tekanan untuk selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, sumber daya manusia yang berkompetensi menjadi suatu keharusan. Sehingga diadakan pelatihan dan pengembangan terkait dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu sekolah di perbatasan, yaitu SMPN 1 Teriak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan barat . Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan ini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Pada kegiatan ini berfokus pada penggunaan microsoft office seperti word, power point dan excel. Dengan adanya kegiatan pelatihan dan pengembangan ini diharapkan kualitas sumber daya manusia akan meningkat. Sehingga mutu pendidikan di SMPN 1 Teriak secara otomatis juga akan meningkat. Selain itu diharapkan siswa yang mengikuti pelatihan ini dapat mengembangkan keterampilan dalam teknologi yang mungkin akan diperlukan oleh siswa dikemudian hari. Pelaksanaan pelatihan ini dilakukan secara offline dengan diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan (staff) dan beberapa siswa. Hasil dari adanya pelatihan ini adalah peserta lebih mengetahui manfaat teknologi dalam dunia pendidikan dan mengetahui cara mengoperasikan teknologi komputer dengan baik, peserta dapat secara langsung mempraktekkan terkait dengan apa yang telah dipelajari pada pelatihan tersebut. Berdasarkan kuesioner yang dibagikan di akhir kegiatan juga menunjukkan nilai rata-rata 4.051 dari nilai maksimal 5 untuk kegiatan Pelatihan yang telah dilangsungkan. Kata kunci: TIK; microsoft office; pelatihan teknologi ABSTRACTThe rapid development of information and communication technology cannot be avoided and has a significant impact on the world of education. The world of education continues to be under pressure to always adapt to technological developments in order to improve the quality of education. Therefore, competent human resources are a must. So that training and development is held related to the use of information and communication technology. This activity was carried out at one of the schools on the border, namely SMPN 1 Teriak, Teriak District, Bengkayang Regency, West Kalimantan Province. This training and development is carried out through the Community Service (PkM) program. This activity focuses on using Microsoft Office such as Word, Power Point and Excel. With this training and development activity, it is hoped that the quality of human resources will increase. So the quality of education at SMPN 1 Teriak will automatically increase. In addition, it is hoped that students who take part in this training can develop skills in technology that students may need in the future. This training was carried out offline and was attended by all teachers, education staff (staff) and several students. The result of this training is that participants know more about the benefits of technology in the world of education and know how to operate computer technology well, participants can directly practice what they have learned in the training. Based on the questionnaire distributed at the end of the activity, it also showed an average score of 4,051 out of a maximum score of 5 for the training activities that had taken place.Keywords: ICT; microsoft office; technology training.
PENERAPAN MESIN PENGASAP BAGI USAHA RUMAH TANGGA SE’I IKAN DI SEKITAR PANTAI KELURAHAN OEBA KOTA KUPANG Jahirwan Ut Jasron; Gusnawati Gusnawati; Reinner Ishaq Lerrick
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19662

Abstract

ASBTRAKIkan merupakan salah satu spesies yang banyak diminati oleh konsumen termasuk di Kota Kupang. Salah satu perolehan ikan di Kota Kupang di dapat dengan cara tangkapan dari laut yang jumlahnya cukup melimpah. Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan selain langsung dijual untuk dikomsumsi ada pula yang dikeringkan secara alami dengan proses penggaraman dan bantuan sinar matahari. Setelah kering maka ikan tersebut dapat disimpan dan dijual segera. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan yaitu pengeringan ikan sangat tergantung dengan kondisi alam dan kadang cepat busuk karena kurangnya proses pengeringan sehingga menyebabkan nilai jual, cita rasa ikan yang dijual oleh nelayan ini menjadi jatuh. Selain itu ada juga yang mengolah hasil tangkapan dengan metode pengasapan. Untuk menghasilkan ikan asap bermutu, perlu pengetahuan tentang teori kesegaran ikan yang meliputi proses kemunduran mutu ikan, penanganannya untuk mempertahankan kesegaran ikan, penilaian kesegaran ikan baik secara subjektif (organoleptik) maupun secara objektif (laboratory). Selanjutnya, teknik pengolahan mulai dari pemilihan bahan baku, bahan asap, bahan pembantu, waktu dan suhu pengasapan, pengemasan, penyimpanan yang baik dan sesuai dengan SNI ikan asap,Dari pantauan dan hasil wawancara dengan salah satu usaha pengasapan ikan di kelurahan Oeba diperoleh data bahwa mereka sudah memulai usaha sejak tahun 2012 dengan kebutuhan ikan bahan baku sekitar 40 kg/hari namun peralatan yang digunakan masih sangat tradisionil. Program pengabdian pada masyarakat ini mencoba memberikan aplikasi praktis terapan di bidang perikanan dengan cara, pembekalan soft skill kepada beberapa masyarakat yang tergabung dalam sebuah usaha industri rumah tangga untuk dapat menerapkan teknik pengasapan ikan. Sementara itu mitra se’i ikan,  berperan dalam penyediaan lahan untuk bagi pemanfaatan mesin pengasap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin pengasap telah  berfungsi dengan baik dan dapat dioperasikan oleh mitra tanpa hambatan yang berarti. Kata Kunci: se’i ikan; mesin pengasap; industri rumah tangga. ASBTRACTFish is a species in excellent consumer demand, including in Kupang City. One of the fish harvests in Kupang City is caught by catching them from the sea, which is relatively abundant. Apart from being directly sold for consumption, the fish caught by fishermen are also dried naturally with the salting process and the help of sunlight. Once dry, the fish can be stored and sold immediately. This condition raises problems, namely, the drying of fish is very dependent on natural conditions, and sometimes it spoils quickly due to a lack of drying process, causing the selling value and taste of the fish sold by these fishermen to fall. Apart from that, some process their catch using the smoking method. To produce quality smoked fish, knowledge of fish freshness theory is needed. It includes decreasing fish quality, handling it to maintain freshness, and assessing fish freshness subjectively (organoleptic) and objectively (laboratory). Furthermore, processing techniques start from selecting raw materials, smoked ingredients, supporting materials, smoking time and temperature, packaging, good storage, and following SNI smoked fish. They started their business in 2012 with a raw material fish requirement of around 40 kg/day, but the equipment used is still very traditional. This community service program tries to provide practical applications in fisheries by providing soft skills to several members of the home industry to apply fish-smoking techniques. Meanwhile, the fish se'i partners play a role in providing land for smoking machines. The activity results show that the smoking machine is functioning well and can be operated by partners without significant obstacles. Keywords: fish se'i; smoking machine; home industry
PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN LITERASI KESEHATAN IBU HAMIL Aditya, Renny; Joyce, Joyce; Halim, Kevin Stanley
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19648

Abstract

ABSTRAKPengetahuan ibu hamil sangat penting untuk menciptakan perilaku sehat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui literasi kesehatan. Literasi kesehatan pada ibu hamil dipengaruhi oleh karakteristik demografi seperti tingkat pendidikan. Pada tahun 2019, Kelurahan Alalak Selatan Kota Banjarmasin menjadi kelurahan dengan tingkat pendidikan paling rendah serta angka putus sekolah yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan literasi kesehatan pada ibu hamil di Kelurahan Alalak Selatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan. Materi yang diberikan berupa kesehatan selama kehamilan dan literasi kesehatan. Sasaran kegiatan berjumlah 30 orang ibu hamil yang terdata di Puskesmas Alalak Selatan. Kegiatan dimulai dengan pengumpulan data, perencanaan, hingga perizinan kegiatan. Kemudian dilakukan pengisian kuisioner umum dan kuisioner HLS-EU-SQ10-IDN versi Bahasa Indonesia. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan dari sebelum (33,3%) menjadi (66,7%). Kegiatan penyuluhaan ini mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Kata kunci: literasi kesehatan; ibu hamil; pengetahuan; perilaku sehat ABSTRACTKnowledge for a pregnant mother is very important for create healthy behavior, in order to have a healthy pregnancy. One of the efforts that can be made is through health literacy. Health literacy in pregnant mothers is influenced by demographic characteristics such as the level of education. In 2019, South Alalak Kelurahan Banjarmasin City became the village with the lowest level of education and high dropout rate. This dedication is aimed at improving the health knowledge and literacy of pregnant mothers in South Alalak Kelurahan. The method used in this devotion is forgiveness. The material provided is about health during pregnancy and health literacy. Target activity of 30 pregnant mothers in the South Alalak Puskesmas. Activity starts with data collection, planning, and licensing. Then the general questionnaire and the Indonesian version of the HLS-EU-SQ10-IDN questionnaire were filled in. The results of the evaluation showed a change in the level of knowledge from before (33.3%) to (66.7%). This counseling activity is able to increase the knowledge of pregnant women. Keywords: health behavior; health literacy; knowledge; pregnant-women
PENYULUHAN MASYARAKAT PENGRAJIN MEBEL BAMBU TENTANG TEKNIS PENGGAMBARAN DI DESA BELEGA, GIANYAR Rahayu, Ni Nyoman Sri; Dewi, Ni Made Emmi Nutrisia; Persada, Nyoman Gema Endra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19212

Abstract

ABSTRAKMebel bambu banyak diproduksi oleh pengrajin di Desa Belega. Masalah yang dipecahkan dalam pengabdian ini adalah terkait upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan teknis penggambaran mebel interior bambu. Tujuan Kegiatan pengabdian ini adalah agar dapat meningkatkan pengetahuan teknis penggambaran mebel interior bambu yang mana pengetahuan mengenai gambar sangat diperlukan ketika berhadapan dengan klien dan menjelaskan mebel. Manfaat kegiatan: (1) Dapat mempermudah pengrajin dalam produksi; (2)  Meningkatkan pengetahuan pengrajin mengenai teknis penggambaran.   Metode diantaranya: (1) Input: Metode survey, observasi ke workshop, dokumentasi dan wawancara; (2) Proses: Digunakan teknik penyuluhan individu. Pendekatan dengan datang ke tempat bekerja pengrajin, memberikan informasi mengenai teknis penggambaran meliputi dimensi, denah, tampak samping, potongan, perspektif, skala; (3) Output : Metode evaluasi. Tim kembali bertanya menggunakan kuisioner guna mengetahui pemahaman peserta. Skor peserta pada kuisioner tahap kedua menunjukkan peningkatan dibanding kuisioner pertama yang menandakan peserta sudah mendapatkan pemahaman yang benar sesuai materi yang dijelaskan. Keahlian mengolah bambu menjadi mebel bagi masyarakat di Desa Belega adalah potensi desa yang harus dipertahankan. Jika sebelumnya pengrajin bambu terbiasa dengan pekerjaan lapangan, dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, pengrajin bambu mendapat pengetahuan tambahan mengenai teknis gambar. Sehingga harapannya mereka dapat lebih mudah membaca gambar kerja sebagai panduan dalam mengerjakan mebel bambu. Kata kunci: penyuluhan; pengrajin; mebel bamboo; teknis penggambaran. ABSTRACTMany bamboo furniture is produced by craftsmen in Belega Village. The problem solved in this community service is related to efforts made to improve knowledge of technical drawing for bamboo furniture. The aim of this community service activity is to increase knowledge of technical drawing for bamboo furniture, where it is very necessary when dealing with clients and explaining furniture. Benefits of the activity: (1) Can make production easier for craftsmen; (2) Increasing craftsmen's knowledge about technical drawings. In this counseling, a survey was carried out by observing visiting craftsmen's workshops using individual counseling techniques. The methods include: (1) Input: Survey method, observations to the workshop, documentation and interviews; (2) Process: its used Individual technique counseling. Approach by coming to the craftsman's work place, providing information about technical drawings including dimensions, plans, side views, cuts, perspectives, scale; (3) Output: Evaluation method. The team asked questions for the twice using a questionnaire to find out the participants' understanding. The participant's score on the second questionnaire showed an increase compared to the first questionnaire. Its indicating thFdiat the participant had gained the correct understanding according to the subject explained. The skill of processing bamboo into furniture for the people of Belega Village is a potential of the village that must be maintained. If previously bamboo craftsmen were accustomed to field work, with this community service activity, bamboo craftsmen gained additional knowledge of technical drawing for bamboo furniture. So it is hoped that they can more easily read working drawings as a guide in working on bamboo furniture. Keywords: counseling; craftsmen; bamboo furniture; technical drawing.
TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN: PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN LAYANAN INTERLIBRARY LOAN (STUDI KASUS SMP MUHAMMADIYAH KABUPATEN PONOROGO) Wulansari, Ayu; Wahrudin, Bambang; Rif'an, Moh.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17682

Abstract

ABSTRAKPerpustakaan mengalami transformasi yang signifikan berkat perkembangan teknologi digital. Salah satu aspek yang paling memengaruhi penggunaan perpustakaan adalah layanan Interlibrary Loan (ILL), yang memungkinkan akses ke berbagai perpustakaan. Fokus pengabdian ini adalah transformasi perpustakaan dalam rangka inter library loan (ILL) di perpustakaan yang tergabung dalam FOSKAM yang selama ini belum melakukan pengembangan pengelolaan perpustakaan secara digital secara terstruktur dalam rangka kerjasama layanan. Hal ini menghambat kegiatan layanan perpustakaan yang berdampak pada kurangnya peningkatakan kualitas pendidikan karena tidak memiliki fasilitas pendukung sebagai penunjang pembelajaran yang berbasis teknologi. Tujuan utama dari pengabdian ini pendampingan dalam pengelolaan perpustakaan baik secara fisik maupun digital sehingga kolaborasi keduanya mampu menunjang pembelajaran pada warga sekolah terutama siswa. Metode yang digunakan dalam merealisasikan tujuan adalah pertama, melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan pihak mitra baik dari pihak manajemen sekolah dan pengelola perpustakaan sehingga dapat memotret permasalahan dan kendala dalam pengelolaan perpustakaan yang dihadapi mitra. Data yang diperoleh sebagai bahan dalam merancang pengelolaan perpustakaan baik dari segi manajemen serta sistem informasinya. Kedua, Workshop pengelolaan perpustakaan sekolah mencakup manajemen pengelolaan perpustakaan sekolah meliputi pengorganisasian, pengolahan koleksi, promosi perpustakaan dan integrasi program literasi. Ketiga, Pendampingan pengelolaan perpustakaan digital Pendampingan ini implementasi dari workshop manajemen pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi informasi, pengolahan bahan pustaka, pembuatan klasifikasi dan katalogisasi serta digitalisasi koleksi. Luaran dari pengabdian ini . Secara keseluruhan baik dari manajemen dalam pengelolaan perpustakaan berbasis ICT sebagai embrio perpustakaan digital. Keempat, melakukan integrasi perpustakaan yang telah terbangun secara digital dan membentuk konsep kerjasama perpustakaan dalam meningkatkan layanan atau interlibrary loan.Hasil pengabdian ini adalah sekolah Muhammadiyah yang tergabung didalam FOSKAM telah memiliki kesiapan sistem informasi menuju digital library dan bermuara pada kerjasama layanan antar perpustakaan sekolah di sekelingkup Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo Kata kunci: transformasi; perpustakaan; inter-library loan; ILL ABSTRACTLibraries are experiencing a significant transformation thanks to developments in digital technology. One of the aspects that most influences library use is the Interlibrary Loan (ILL) service, which allows access to various library collections. The focus of this service is library transformation in the context of inter library loans (ILL) in libraries that are members of FOSKAM which so far have not developed structured digital library management in the context of service collaboration. This hampers library service activities which results in a lack of improving the quality of education because it does not have supporting facilities to support technology-based learning. The main objective of this service is assistance in managing libraries both physically and digitally so that the collaboration between the two is able to support learning for school residents, especially students. The method used to realize the goal is first, conducting a Focus Group Discussion (FGD) with partners from both school management and library management so that they can photograph the problems and obstacles in library management faced by partners. The data obtained is used as material in designing library management both in terms of management and information systems. Second, the school library management workshop covers school library management including organizing, processing collections, library promotion and integration of literacy programs. Third, digital library management assistance. This assistance is the implementation of information technology-based library management workshops, processing library materials, classifying and cataloging and digitizing collections. The output of this dedication. Overall good management in ICT-based library management as the embryo of a digital library. Fourth, integrate libraries that have been built digitally and form the concept of library cooperation in improving services or inter-library loans. The result of this service is that Muhammadiyah schools that are members of FOSKAM have ready information systems for digital libraries and this leads to service collaboration between school libraries in the surrounding area. Muhammadiyah Ponorogo Regency Keywords: transformation; library; inter-library loan; ILL.
OPTIMALISASI PENYULUHAN KESEHATAN DALAM KOMUNITAS REMAJA INDONESIA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Selly Kresna Dewi; Sapariah Anggraini; Gertrudis Tutpai
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.14775

Abstract

ABSTRAKRemaja adalah generasi masa depan yang akan memimpin dan membawa perkembangan suatu negara kedepannya. Di Indonesia angka pernikahan usia dini, pergaulan bebas seperti seks bebas dan narkoba masih menjadi masalah yang setiap tahunnya meningkat. Oleh sebab itu, perlu dilakukan mengoptimalisasi kesehatan dalam komunitas remaja Indonesia tentang kesehatan reproduksi untuk menguatkan pemahaman mereka pentingnya memahami kesehatan reproduksi secara komfrehensif. Penyuluhan kesehatan dilaksanakan online dengan zoom meeting terhadap 167 remaja yang tersebar diseluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi tentang tumbung kembang remaja, bahaya pernikahan dini, penyuluhan tentang bahaya seks bebas, kehamilan dan perilaku aborsi dikalangan remaja. Pada kegiatan ini didapatkan 167 remaja memiliki pengetahuan baik sebesar 98%. Remaja membutuhkan informasi yang benar dan dari orang yang tepat sehingga informasi yang diterima benar dan remaja dapat berprilaku dengan baik, sehingga perlu adanya pendampingan terhadap remaja untuk mencari informasi yang valid dan perlunya penguatan dari orangtua terkait pentingnya mengenal perkembangan remaja Kata kunci: kesehatan reproduksi; penyuluhan; remaja ABSTRACTTeenagers are the future generation who will lead and bring the development of a country in the future. In Indonesia, the number of early marriages, promiscuity such as free sex and drugs is still a problem that increases every year. Therefore, it is necessary to optimize health in the Indonesian adolescent community about reproductive health to strengthen their understanding of the importance of understanding reproductive health comprehensively. Health counseling was carried out online with zoom meetings for 167 adolescents spread throughout Indonesia. The methods used are lectures and discussions about adolescent development, the dangers of early marriage, counseling about the dangers of free sex, pregnancy and abortion behavior among adolescents. In this activity, 167 adolescents had good knowledge of 98%. Adolescents need the right information and from the right people so that the information received is correct and adolescents can behave properly, so there is a need for assistance to adolescents to find valid information and the need for reinforcement from parents related to the importance of recognizing adolescent development. Keywords: reproductive health; extension; adolescent
OPTIMISASI PEMERIKSAAN KESEHATAN LANSIA: PENDAMPINGAN TERINTEGRASI DI 'POSYANDU LANSIA NUSA INDAH’ Waryati, Sri Yuli; Andika, Andika
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19778

Abstract

ABSTRAKDi era modern, Indonesia mengalami peningkatan jumlah lansia. Khususnya di Dusun Sidorejo, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, banyak lansia kesulitan mengakses layanan kesehatan. Situasi ini semakin diperparah dengan bertambahnya penyakit kronis di kalangan mereka. Sebagai respons, sebuah kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) diadakan pada tanggal 8 April 2023, pukul 07.00 hingga 11.00 WIB di Dusun Sidorejo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akses lansia ke layanan kesehatan berkualitas, meliputi pemeriksaan rutin, konseling gizi, dan senam lansia. Kegiatan tersebut dijalankan bekerja sama dengan kader dan pengurus Posyandu Lansia Nusa Indah serta partisipasi masyarakat setempat. Sebanyak 67 lansia berpartisipasi, dengan pelaksanaannya terbagi menjadi tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan evaluasi, 55,52% peserta merasa sangat puas dengan layanan yang diberikan. Lebih jauh, terjadi kenaikan jumlah peserta Posyandu Lansia dari 51 orang di bulan sebelumnya menjadi 67 orang, menandakan efektivitas program PKM tersebut. Dengan kolaborasi yang erat antara tim PKM, kader, dan masyarakat, layanan kesehatan bagi lansia di Dusun Sidorejo telah meningkat. Ini bukan hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup lansia, namun juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan untuk kelompok usia tersebut. Kata kunci: fasilitas dan layanan kesehatan; kesehatan lansia; pemberdayaan masyarakat; posyandu lansia. ABSTRACTIn the modern era, Indonesia is experiencing an increase in the number of elderly people. Especially in Sidorejo Hamlet, Ngestiharjo Village, Kasihan Sub-district, Bantul Regency, many elderly people have difficulty accessing health services. This situation is further exacerbated by the increase in chronic diseases among them. As a response, a community service activity (PKM) was held on April 8, 2023, from 07.00 to 11.00 WIB in Sidorejo Hamlet. The activity aimed to improve the elderly's access to quality health services, including routine check-ups, nutrition counseling, and elderly gymnastics. The activity was carried out in collaboration with cadres and administrators of Posyandu Lansia Nusa Indah as well as local community participation. A total of 67 elderly people participated, with the implementation divided into three stages: preparation, implementation, and evaluation. Based on the evaluation, 55.52% of participants were very satisfied with the services provided. Furthermore, there was an increase in the number of Posyandu Lansia participants from 51 people in the previous month to 67 people, indicating the effectiveness of the PKM program. With close collaboration between the PKM team, cadres, and the community, health services for the elderly in Sidorejo Hamlet have improved. This not only has an impact on improving the quality of life of the elderly but also increases community awareness of the importance of health services for this age group. Keywords: elderly health; elderly posyandu; community empowerment; health facilities and services.
EDUKASI KESEHATAN MENTAL WARGABINAAN MELALUI PENDEKATAN PSIKOSOSIAL PADA WARGABINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KARANG INTAN Rudiansyah, Muhammad; Wulandari, Anggun; Yolanda, Zuhrufa Wanna; Rahman, Fauzie; Ridwan, Agus Muhammad; Assyaida, Muhammad Abdus Salam; Wati, Ratna Mulia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19198

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan laporan bulanan data kesakitan bulan November 2022 terkait kondisi psikologis dan kesehatan mental wargabinaan di Lembaga Permasyarakatan Narkotika Klas IIA Karang Intan Martapura, Kalimantan Selatan, terdapat beberapa permasalahan psikologis, seperti loneliness, rendahnya harapan hidup, homesick, rendahnya intensitas komunikasi dan sosial antar wargabinaan, tingginya rasa curiga dan kecemasan individu terhadap wargabinaan lainnya, dan dampak halusinasi pada panca indera (neurologis) yang masih ada di wargabinaan tersebut.  Tujuan dari program ini adalah agar wargabinaan mampu membentuk keharmonisan, meningkatkan hubungan sosial, dan menurunkan potensi hilangnya harapan hidup para wargabinaan. Metode kegiatan dengan Forum Group Discusssion  (FGD) dan penyuluhan kesehatan mental yang dilaksanakan dengan 3 tahapan, yaitu persiapan,pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang wargabinaan. Program yang dilaksanakan terdiri dari FGD, edukasi terkait resiliensi, penerimaan diri dan motivasi diri untuk wargabinaan, sehingga wargabinaan menjadi lebih sejahtera, productif dan memiliki sikap yang positif. Selain itu, games akan dilaksanakan untuk mengurang stress dan melatih komunikasi dan teamwork antar sesama wargabinaan. Berdasarkan hasil pre-post test dari 25 responden dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan sebesar 80% pada peserta, yang menunjukkan bahwa pemberian edukasi yang dilakukan oleh psikolog mampu menambah pengetahuan serta kemampuan wargabinaan dalam menerima diri dan memberi makna pada kehidupan mereka. Kata kunci: wargabinaan; kecemasan; psikologis; kesehatan mental. ABSTRACTBased on the monthly report of pain data for November 2022 regarding the psychological condition and mental health of inmates at the Class IIA Narcotics Correctional Institution Karang Intan Martapura, South Kalimantan, there are several psychological problems, such as loneliness, low life expectancy, homesickness, low communication and social intensity between inmates, the high level of individual suspicion and anxiety towards other inmates, and the impact of hallucinations on the five senses (neurological) that still exist in these inmates. The aim of this program is for the inmates to be able to form harmony, improve social relations, and reduce the potential for loss of life expectancy for the inmates. The activity method is Forum Group Discussion (FGD) and mental health education which is carried out in 3 stages, namely preparation, implementation and evaluation. This activity was attended by 25 inmates. The program implemented consists of FGDs, education related to resilience, self-acceptance and self-motivation for inmates, so that inmates become more prosperous, productive and have a positive attitude. Apart from that, games will be held to reduce stress and train communication and teamwork between fellow inmates. Based on the pre-post test results from 25 respondents, it can be seen that there was an increase of 76% in participants, which shows that the education provided by psychologists was able to increase the knowledge and ability of the inmates to accept themselves and give meaning to their lives. Keywords: community development; anxiety; psychological; mental health.
PMP MGMP GURU PPKN PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN BUKU AJAR BERBASIS DIGITAL BERBASIS FLIPBOOK Sudirman, I Nyoman; Janawati, Desak Putu Anam; Sueca, I Nengah; Putra, Kadek Yogi Dwi Payana; Febrianti, Ni Komang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19890

Abstract

ABSTRAKKabupaten Bangli, Provinsi Bali, memiliki 13 Sekolah Menengah Keguruan (SMK) yang tersebar di 4 Kecamatan. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan bagian penting dari kurikulum di SMK tersebut. Namun, belum ada kantor resmi untuk organisasi MGPM PPKN di Kabupaten Bangli, dan guru-guru PPKN menghadapi kendala dalam mengembangkan buku ajar digital berbasis flipbook. Dalam rangka mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) dengan pendekatan berbagai metode seperti sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Tujuan kegiatan pengabdian ini ialah memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap guru membuat buku ajar digital berbasis flipbook dengan menggunakan aplikasi canva dan heyzine. Kegiatan ini melibatkan guru-guru PPKN SMK di Kabupaten Bangli. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman guru-guru PPKN tentang pembuatan buku ajar digital berbasis flipbook menggunakan aplikasi Canva dan Heyzine. Mereka juga berhasil membuat beberapa buku ajar PPKN berbasis flipbook, yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah di Kabupaten Bangli. Kegiatan PMP ini memberikan dampak positif dalam menyegarkan dan memperbarui pemahaman guru-guru PPKN tentang pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Saran untuk ke depan adalah melanjutkan pendampingan dan pelatihan serupa serta memperluas dampak positif ini ke wilayah lain di Provinsi Bali. Kata kunci: buku ajar digital berbasis flipbook; guru PPKn; teknologi pendidikan ABSTRACTBangli Regency, Bali Province, has 13 Teachers' Secondary Schools (SMK) spread across 4 sub districts. Learning Pancasila and Citizenship Education is an important part of the curriculum at the vocational school. However, there is no official office for the MGPM PPKN organization in Bangli Regency, and PPKN teachers face obstacles in developing flipbook-based digital textbooks. In order to overcome this problem, Beginner Community Service (PMP) activities were carried out using various methods such as socialization, training, mentoring, evaluation and program sustainability. The aim of this service activity is to provide knowledge and understanding for teachers to create flipbook-based digital textbooks using the Canva and Heyzine applications. This activity involved PPKN SMK teachers in Bangli Regency. The result of this activity is an increase in PPKN teachers' understanding of creating flipbook-based digital textbooks using the Canva and Heyzine applications. They also succeeded in making several flipbook-based PPKN textbooks, which can improve the quality of learning in schools in Bangli Regency. This PMP activity has had a positive impact in refreshing and updating PPKN teachers' understanding of the use of technology in education. Suggestions for the future are to continue similar assistance and training and expand this positive impact to other areas in Bali Province. Keywords: digital textbooks based on flipbooks; PPKN teachers; educational technology

Page 1 of 13 | Total Record : 122