cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BUNGA POTONG KRISAN (Chrysanthemum sp.) DI KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN Puspita Ayu, Adinda Rachmawati; Soedarto, Teguh; Syah, Mirza Andrian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.10468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi karakteristik petani usahatani bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.), (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produksi usahatani bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.), (3) Menganalisis kelayakan usahatani bunga potong krisan (Chrysanthemum sp.) di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.  Jumlah sampel yang diambil sebnayak 51 responden menggunakan metode slovin yang diambil di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, R/C ratio, BEP, NPV, IRR dan PP. Hasil analisis menunjukkan bahwa Faktor  luas lahan (X1), bibit (X2), pupuk (X3), pestisida (X4), dan tenaga kerja (X5) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi bunga potong krisan. Faktor luas lahan (X1), bibit (X2) dan tenaga kerja (X5) secara parsial berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi bunga potong krisan di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.Pendapatan rata-rata selama tiga tahun sebesar 1.709.143.199. R/C ratio sebesar 2,9 nilai NPV sebesar 1.413.779.942, sedangkan IRR sebesar 119% dan PP sebesar 1 periode Hal ini menunjukkan bahwa usahatani bunga potong krisan layak untuk diusahakan.
PERAN PENYULUH PERTANIAN TEKNOLOGI SAHAJA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PETANI DAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA PADI DI KABUPATEN BULUKUMBA Nasir, Muh; Munizu, Musran; Jusni, Jusni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11595

Abstract

Kabupaten Bulukumba merupakan sentra produksi yang mempunyai produktifitas untuk pertanian, perkebunan dan persawahan, dilihat dari hasil produksi. Namun, kemampuan petaninya dalam penerapan teknologi budidaya masih dalam ketegori rendah. Kurangnya pengetahuan petani terkait inovasi teknologi budidaya padi diduga karna adanya berbagai faktor sosial sehingga penerapan teknologi budidaya saat ini belum semua petani yang ada di Kecamatan Rilau Ale menerapkan program teknologi (SAHAJA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh pertanian teknologi SAHAJA dalam meningkatkan kompetensi petani dan produktivitas budidaya padi di kabupaten bulukumba. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan statistika non parametrik uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan Peran penyuluh Tehnologi Sahaja berpengaruh terhadap Kompetensi petani  dan Produktivitas  budidaya padi di Kabupaten Bulukumba.
ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KERIPIK BAWANG DI DESA CIPAKU KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Noor Rahman, Muhammad Faisal; Rochdiani, Dini; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.9663

Abstract

ABSTRAKPengolahan bahan baku menjadi sebuah produk akan memberikan nilai tambah. Nilai tambah pada agroindustri keripik bawang didapat dari pengolahan bahan baku utama yaitu tepung terigu menjadi keripik bawang. Penelitian ini dilaksanakan di agroindustri keripik bawang “Dua Putri” yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan yang didapat oleh agroindustri keripik bawang di Desa Cipaku Kecamatan Cipaku  Kabupaten Ciamis dan (2) Besarnya nilai tambah yang diperoleh agroindustri keripik bawang di Desa Cipaku Kecamatan Cipaku  Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling terhadap agroindustri keripik bawang di Desa Cipaku Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa nilai tambah yang didapat pengolahan keripik bawang di Desa Cipaku Kecamatan Cipaku  Kabupaten Ciamis yaitu: (1) Besarnya biaya produksi yaitu Rp. 752.669,14  dan penerimaan Rp. 805.000,00, sehingga pendapatan yang diperoleh agroindustri keripik bawang yaitu Rp 52.330,86; (2) Nilai tambah pada agroindustri “Dua Putri” adalah Rp 7.854,00 dengan rasio nilai tambah 25%.Kata Kunci: Nilai Tambah, Agroindustri, dan Keripik BawangABSTRACTProcessing raw materials into a product will provide added value. In the keripik bawang agroindustry, added value is obtained from processing the main raw material, namely wheat flour into keripik bawang. This research was conducted in the keripik bawang agroindustry "Dua Putri" which aims to determine: (1) The amount of costs, revenues and incomes obtained by the keripik bawang agroindustry in Cipaku Village, Cipaku District, Ciamis Regency (2) The amount of added value obtained by the keripik bawang agroindustry in Cipaku Village, Cipaku District, Ciamis Regency. Cipaku Village, Cipaku Subdistrict, Ciamis Regency. This research uses descriptive research with a case study approach, the sampling is done by purposive sampling technique on the keripik bawang agroindustry in Cipaku Village, Cipaku District, Ciamis Regency. The results showed that the added value obtained by processing keripik bawang in Cipaku Village, Cipaku District, Ciamis Regency, namely: (1) The cost of Rp. 752,669.14 revenues of Rp. 805.000.00 and income of Rp. 52.330.86 (2) The added value of the Dua Putri agroindustry is Rp. 7.854.00 with a value added ratio of 25%.Keywords: Added Value, Agroindustry, and Keripik Bawang
ANALISIS RANTAI PASOK PORANG DI KABUPATEN MAROS Yapputra, Hendra; Mahyuddin, Mahyuddin; Tenriawaru, Andi Nixia; Saadah, Saadah; Ramadhan, Andi Syahrul; Sumiati, Sumiati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11115

Abstract

Setiap tahun permintaan bahan pangan baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun kebutuhan ekspor semakin meningkat. Kebutuhan pangan yang semakin meningkat menyebabkan bahan pangan alternatif mulai dikembangkan salah satunya yaitu umbi porang. Porang sangat di minati oleh masyarakat dunia karena kaya akan manfaat dan kegunaan. Berdasarkan data dari Kementrian Pertanian setiap tahunnya ekspor porang pengalami peningkatan. Peningkatan permintaan ekspor porang membuat semakin banyaknya petani yang membudidayakan tanaman tersebut. Kabupaten Maros adalah salah satu sentra produksi porang yang berada di Sulawesi Selatan dan memiliki lokasi yang strategi karena berada dekat dengan pabrik pengolahan porang dan merupakan daerah yang memiliki area penanaman porang yang cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan rantai pasok porang yang terjadi di Kabupaten Maros. Penelitian ini berlangsung di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros yang merupakan sentra produksi porang. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampling yaitu dengan metode snowball sampling Total sampel petani dalam penelitian ini yaitu sebanyak 34 orang. Analisis FSCN (Food Supply Chain Network) digunakan untuk menggambarkan kondisi rantai pasok porang yang terjadi di Kabupaten Maros. Sasaran rantai pasok, struktur rantai pasok, manajemen rantai pasok, sumberdaya rantai pasok, dan proses bisnis rantai pasok menjadi pembahasan utama dalam penelitian ini. Adapun Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu rantai pasok porang yang terjadi di Kabupaten Maros sangat tergantung dengan permintaan eskpor karena seluruh hasil produksi porang diserap sepenuhnya oleh pabrik pengolahan kemudian diekspor keluar negeri. Mekanisme penentuan harga yang terjadi antar petani dan tengkulak mengikuti harga yang diterima dari pabrik pengolahan porang.Kata Kunci : Rantai Pasok, Porang, ekspor 
EFISIENSI PEMASARAN PISANG NANGKA (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Hibarsaluyu Desa Selajambe Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan) Millah, Rio Fauzi Saeful; Setia, Budi; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.8260

Abstract

ABSTRAKPisang Nangka merupakan komoditas buah-buahan dengan produksi tertinggi di Desa Selajambe, Tetapi masih terdapat permasalah dalam proses pemasarannya seperti lemahnya koordniasi setiap Lembaga pemasaran dan belum jelasnya saluran pemnasaran pisang nangka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, marjin, biaya, keuntungan pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran pisang Nangka di Kelompok Tani Hibarsaluyu Desa Selajambe Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, pengambilan sampel petani dilakukan dengan cara sampling jenuh, sedangkan pengambilan sampel pedagang dilakukan dengan cara snowball sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh petani pisang nangka pada Kelompok Tani Hibarsaluyu di Desa Selajambe sebanyak 19 orang, pedagang pengumpul 3 orang, pedagang besar 2 orang dan pedagang pengecer 8 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 saluran pemasaran pisang nangka. Efisiensi pemasaran pada saluran 3 merupakan yang paling efisien secara teknis dengan nilai Indeks Efisiensi Teknis (IET) sebesar 0,01, sedangkan saluran pemasaran 1 merupakan yang paling efisien secara ekonomis dengan nilai Indeks Efisiensi Ekonomis (IEE) sebesar 11,00. Kata Kunci: saluran pemasaran, efisiensi pemasaran dan pisang nangka. ABSTRACT“Bananas Nangka” is a fruit commodity with the highest production in Selajambe Village, but there are still problems in the marketing process such as the weak coordniation of each marketing institution and unclear distribution of “Bananas Nangka” marketing channels. This study aims to analyze marketing channels, margins, costs, marketing profits, farmer's share and marketing efficiency of “Bananas Nangka” in the Hibarsaluyu Farmer Group, Selajambe Village, Selajambe District, Kuningan Regency. This study used a case study method, farmer sampling was carried out by saturated sampling, while trader sampling was carried out by snowball sampling. The samples in this study were all “Bananas Nangka” farmers in the Hibarsaluyu Farmer Group in Selajambe Village as many as 19 people, 3 collecting traders, 2 wholesalers and 8 retailers. The results showed that there are 4 marketing channels for in the Hibarsaluyu Farmer Group, Selajambe Village, Selajambe District, Kuningan Regency. The marketing efficiency on channel 3 is the most technically efficient with a Technical Efficiency Index (TEI) value of 0.01, while marketing channel 1 is the most economically efficient with an Economic Efficiency Index (EEI) value of 11.00.  Keywords: marketing channel, marketing efficiency and “Banana Nangka”.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA NILA GESIT Mimbar, Jihad; Rochdiani, Dini; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.7429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam pengembangan pada usaha budidaya ikan nila gesit. 2) Alternatif Strategi yang diterapkan dalam pengembangan pada usaha budidaya ikan nila gesit di Desa Ciawang Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada perusahaan budidaya ikan nila gesit di Desa Ciawang. Responden pada penelitian ini adalah pemilik budidaya ikan nila gesit. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menujukan bahwa :1) Faktor kekuatan (Strenghts), dalam pengembangan budidaya ikan nila gesit yaitu lokasi usaha dan kualitas air, kualitas ikan, memiliki induk ikan berkualitas unggul, sudah terkenal di masyarakat dan harga terjangkau oleh konsumen, pengalaman perusahaan, menggunakan modal sendiri untuk membiayai usaha. Faktor kelemahan (weaknesses) dalam pengembangan usaha Budidaya nila gesit diantaranya jumlah benih terbatas, terbatasnya jumlah perasarana kolam, sumber daya manusia, pencatatan data produksi dan keuangan belum terstuktur dan sitematis, keterbatasan persediaan produk. 2) Alternatif strategi yang tepat untuk diterapkan dalam pengembangan usaha yaitu dengan menggunakan strategi SO. Berdasarkan kekuatan, peluang dan strategi SO (Strenght-Opportunity), maka diperoleh faktor yang harus dipertahankan untuk mampu mengambil peluang yang ada, yaitu: mempertahankan dan meningkatkan mutu produk dengan cara pengawasan produksi, menambah jumlah kolam baru untuk meningkatkan kuantitas produksi ikan nila gesit, kuantitas indukan harus diperbanyak menggunakan induk yang berkualitas, dan meningkatkan serta menjaga kualitas produk dengan  mengupayakan jumlah benih harus cukup agar kuantitas dan kontinuitas permintaaan terpenuhi, dan layanan pemasaran harus lebih baik.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PETERNAK ITIK DI DESA SUGIH WARAS KECAMATAN BELITANG MULYA KABUPATEN OKU TIMUR Gunawan, Hendra Gunawan; Rosmawati, Henny; Lastinawati, Endang
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.10550

Abstract

Penelitian ini memiliki arahan untuk menganalisis dampak Covid-19 terhadap pendapatan peternak itik sebelum dan saat pandemi covid-19 di Desa Sugih Waras Kecamatan Belitang Mulya Kabupaten OKU Timur, Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak Covid-19 peternak itik sebelum dan setelah pandemi Covid-19 berdampak terhadap pendapatan, dimana pendapatan sebelum Covid-19 pada tahun sebelum adanya pandemi Covid-19 Januari – November 2019 lebih besar dibandingan dengan pendapatan sesudah Covid-19 Januari-November 2022 di Desa Sugih Waras Kecamatan Belitang Mulya Kabupaten OKU TimurKata kunci: Peternakan Itik, Pandemi Covid-19, Pendapatan
AKSES PEMBIAYAAN INFORMAL PETANI KENTANG DI DESA MARGAMULYA KECAMATAN PANGALENGAN KABUPATEN BANDUNG Mananty, Putri; Wulandari, Eliana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11812

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris, dimana banyak penduduknya mempunyai sumber utama mata pencaharian sebagai petani. Permasalahan utama yang sering dihadapi dalam setiap usaha pertanian, yaitu kebutuhan akan pembiayaan (uang) untuk membiayai operasional usahatani. Namun, akses petani terhadap lembaga keuangan masih sangat terbatas. Masih banyak petani yang mengakses pembiayaan informal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akses petani terhadap pembiayaan informal khususnya petani kentang dan menganalisis faktor yang mempengaruhi petani mengakses pembiayaan informal. Penelitian ini dilakukan di Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung dengan melibatkan 70 responden. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode survei. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani mengakses pembiayaan informal yang bersumber dari bandar. Akses petani kentang terhadap pembiayaan informal dipengaruhi oleh faktor pengalaman usahatani dan pendapatan usahatani.
ANALISIS TATA NIAGA BAWANG MERAH DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN BELITANG KABUPATEN OKU TIMUR Fikri, Rijal; Pusvita, Ema; Gribaldi, Gribaldi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.10436

Abstract

Penelitian ini memiliki arahan untuk menganalisis keragaan saluran pemasaran bawang merah di Desa Sidomulyo Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur, menganalisis efisiensi saluran pemasaran bawang merah di Desa Sidomulyo Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur dilihat dari margin pemasaran dan farmer’s share.  Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner.  Hasil penelitian ini menunjukkan Peragaan pada tataniaga bawang merah terdapat 3 pola system tata niaga. Pola 1 terdapat 3 lembaga yaitu tengkulak, pedagang besar dan pengecer, pola ke II, tengkulak dan pedagang pengecer. Kemudian pola ke III tanpa lembaga pemasaran yakni petani langsung ke konsumen, 2 pola tataniaga yang efisien adalah pola system tataniaga III yaitu pola system tanpa lembaga pemasaran, dimana petani menjual langsung ke konsumen.
STRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI DESA KARANGPARI KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS Latif, Totoh Abdul; Noor, Trisna Insan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11517

Abstract

Kebutuhan jagung di Kabupaten Ciamis untuk pemenuhan produksi pakan ternak masih belum terpenuhi oleh produksi domestik, padahal Ciamis merupakan sentra produksi peternakan di Jawa Barat akan selalu membutuhkan jagung sebagai bahan baku pakan ternak. Penelitian dilakukan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis, struktur pendapatan petani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis, dan distribusi pendapatan petani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah petani responden sebanyak 32 orang diambil menggunakan perhitungan rumus slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 15  persen dari total populasi petani jagung sebanyak 115 orang. Penelitian ini mencakup data primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara deskriptif. Ditemukan dari hasil penelitian bahwa pendapatan rata-rata petani jagung sebesar Rp. 25.563.956,- `per tahun, berasal dari penerimaan total Rp. 43.284.375,- dan total biaya  rata-rata sebesar Rp. 17.720.419. Struktur pendapatan petani jagung bersumber dari sektor pertanian yang memberikan kontribusi 60,88% . Yaitu berasal dari usahatani jagung sebesar 41,34%, usahatani padi sebesar 7,31% dan peternakan sebesar 12,22%. Dan sektor non pertanian dengan kontribusi sebesar 39,12%. Distribusi pendapatan petani jagung di Desa Karangpari Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis mempunyai rendahnya ketimpangan, dengan nilai Indek Gini Ratio sebesar 0,08. 

Page 72 of 107 | Total Record : 1061