cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khairul.amri@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25274244     EISSN : 2541206X     DOI : -
Core Subject : Education,
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Arjuna Subject : -
Articles 614 Documents
PENGARUH SELF-ESTEEM TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK MAHASISWA SEMESTER AKHIR Ridho'i, Imam; Mudhar, Mudhar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i3.264-269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-esteem terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa semester akhir. Self-esteem didefinisikan sebagai evaluasi individu terhadap kualitas dirinya sendiri, sedangkan resiliensi akademik mengacu pada kemampuan individu untuk beradaptasi dan bangkit dari tantangan akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui instrumen Coopersmith Self-Esteem Inventory (CSEI) dan Academic Resilience Scale (ARS- 30) yang telah diadaptasi. Sampel terdiri dari 150 mahasiswa dari tiga program studi: Pendidikan Jasmani, PGSD, dan Bimbingan Konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi akademik (R² = 0,48, p 0,05). Mahasiswa dengan self-esteem tinggi lebih mampu mengelola tekanan akademik, seperti penyelesaian skripsi dan revisi yang sulit, serta lebih proaktif dalam mencari bantuan ketika menghadapi kesulitan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa self-esteem merupakan faktor penting dalam membangun resiliensi akademik. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu mengembangkan program bimbingan dan konseling untuk meningkatkan self-esteem mahasiswa, khususnya di tahap akhir studi. Selain memberikan kontribusi dalam psikologi pendidikan, penelitian ini juga membuka peluang untuk studi lebih lanjut terkait faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap resiliensi akademik.
NAVIGATING QUARTER LIFE CRISIS: THE PROTECTIVE ROLE OF ORGANIZATIONAL INVOLVEMENT ON ACADEMIC RESILIENCE IN INDONESIA Laiqa, Dewi Anya; Mufidah, Elia Firda; Pattipeiluhu, Timothy Vito; Arsyad, M. David Aulia
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i7.729-738

Abstract

Quarter Life Crisis (QLC) adalah fase psikologis yang sering dialami oleh mahasiswa usia 20–35 tahun, ditandai oleh kebingungan identitas dan kecemasan masa depan. Resiliensi akademik, kemampuan bertahan dan bangkit dari tekanan akademik dan emosional, sangat penting dalam menghadapi QLC. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pengalaman berorganisasi terhadap resiliensi akademik mahasiswa di Indonesia, serta melihat pengaruh gender dan domisili. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 90 mahasiswa yang memiliki pengalaman berorganisasi minimal enam bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 5 poin dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan pengalaman berorganisasi selama 6–12 bulan meningkatkan resiliensi akademik secara signifikan. Mahasiswa laki-laki cenderung memiliki resiliensi lebih tinggi dibanding perempuan, meskipun jumlah responden laki-laki terbatas. Selain itu, mahasiswa dari Kawasan Timur Indonesia memiliki skor resiliensi yang lebih tinggi dibanding Kawasan Barat. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman berorganisasi berperan penting dalam membangun ketahanan psikologis mahasiswa menghadapi tekanan akademik dan QLC. Disarankan agar program pengembangan resiliensi memperhatikan pengalaman organisasi, perbedaan gender, dan latar belakang geografis mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS X SMA N 5 SEMARANG Abdillah, Ivan Aziz; Suhendri, Suhendri; Iffah, Leni
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.164-175

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) hendaknya menjadi pembelajarmandiri. Berbagai pekerjaan akademik harus diselesaikan tepat waktu. Pekerjaan rumahdapat menyebabkan penundaan dalam belajar. Itu semua tergantung pada kemampuansiswa dalam mengendalikan diri terhadap penundaan dalam belajar. Penelitian inidiharapkan dapat mengungkap hubungan antara kebijaksanaan dan keraguan ilmiah dikelas X siswa SMA N 5 Semarang. Teknik koneksi kuantitatif adalah metodologi yangdigunakan. Jumlah penduduk dalam ulasan ini terdiri dari 432 siswa kelas SMA N 5Semarang, dan contohnya adalah 68 pria dan 110 wanita berusia 14 hingga 17 tahun,dengan usia rata-rata 16 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalahAverill Discretion Scale dan McCloskey Scholarly Delaying Scale. Investigasi datayang digunakan adalah pemeriksaan hubungan kedua produk Pearson. Hasilnyamenunjukkan nilai koefisien -0,600 dan nilai kepentingan 0,000. Hasil ini menunjukkanbahwa ada hubungan negatif yang dilacak antara kebijaksanaan dan penundaan ilmiah.Semakin besar pengendalian diri yang dimiliki seorang siswa, semakin kecilkemungkinannya untuk menunda-nunda dan sebaliknya. Memprovokasi danmengalihkan perhatian dari kegiatan yang bertentangan dengan tujuan dapat diatasi olehsiswa yang memiliki pengendalian diri yang kuat.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Hasibuan, Uli Makmun; Asbi, Asbi; Hasibuan, M.Fauzi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i6.631-643

Abstract

Studi ini dilakukan dengan maksud menyelidiki sejauh mana keberhasilan program bimbingan berkelompok dalam membantu siswa SMA mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang diri mereka sendiri. Pemahaman diri mengacu pada cara seseorang menggambarkan, menilai, dan mempersepsikan karakteristik pribadinya, termasuk aspek fisik, kemampuan, prinsip hidup, aspirasi, dan jati diri. Pembentukan pemahaman diri terjadi melalui berbagai pengalaman hidup dan interaksi sosial serta interpretasi terhadap pengalaman-pengalaman tersebut. Dari analisis data pretest dan posttest yang melibatkan 64 siswa yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol, ditemukan bahwa tingkat konsep diri negatif siswa pada kelompok eksperimen sangat dominan, yaitu 62 siswa (96,9%) berada dalam kategori sangat tinggi, sementara hanya 2 siswa (3,1%) yang masuk kategori tinggi. Sementara itu, hasil pengukuran pada kelompok kontrol menunjukkan distribusi yang lebih beragam: 5 siswa (7,9%) memiliki konsep diri negatif tingkat tinggi, 15 siswa (23,4%) berada di kategori sedang, 32 siswa (50%) masuk kategori rendah, dan 1 siswa (18,7%) tergolong sangat rendah. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menunjukkan perbandingan nilai rata-rata antara 104,6 dan 203,1, sedangkan hipotesis ketiga memperlihatkan perbandingan antara 98,72 dan 104,6. Ketiga hasil pengujian hipotesis tersebut mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat konsep diri negatif siswa dalam kelompok kontrol antara sebelum dan sesudah mendapat intervensi layanan klasikal, dengan skor posttest yang menunjukkan penurunan dibandingkan skor pretest. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi transformasi yang berarti dari konsep diri negatif menuju konsep diri positif pada siswa, dan membuktikan bahwa layanan bimbingan klasikal merupakan metode yang efektif untuk mencapai perubahan tersebut.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI TERHADAP ETIKA BERBICARA SISWA DI MTS UMMUL QURAA Batubara, Muhammad Alwi; Lubis, Ramadhan; Nurhayani, Nurhayani
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.142-153

Abstract

Tujuan penelitian ini agar melihat pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap etika berbicara siswa di MTs Ummul Quraa. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yakni pre-eksperimen, metode yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi tersebut merupakan keseluruhan siswa kelas VIII MTs Ummul Quraa dengan jumlah 100 siswa, sampel yang diperoleh berjumlah 8 siswa yang memiliki etika berbicara yang rendah. Sampel yang digunakan yaitu sampel non-probability sampling tepatnya teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala etika berbicara. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu Uji-t dengan bantuan SPSS versi 25, diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 dengan demikian.dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima. Maka dapat dikatakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi berpengaruh terhadap etika berbicara.pada siswa MTs Ummul Quraa. 
PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KELUARGA BERBASIS PENGALAMAN DALAM MENINGKATKAN PENGELOLAAN DIRI SISWA Aprilia, Letari; Sona, Dwi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i3.312-317

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Bimbingan Keluarga Berbasis Pengalaman dalam meningkatkan pengelolaan diri siswa. Modul ini dirancang sebagai panduan bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam membantu siswa mengembangkan keterampilan mengelola diri dengan melibatkan peran orang tua melalui pengalaman nyata dalam kehidupan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) level 1 yang berfokus pada perancangan produk tanpa melakukan uji coba lapangan secara luas. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa aspek materi dalam modul memperoleh skor 86%, yang berarti modul telah memenuhi standar kelayakan isi dan relevansi dengan kebutuhan siswa. Sementara itu, validasi aspek bahasa mendapatkan skor 96%, yang menunjukkan bahwa modul telah memenuhi kriteria kebahasaan dengan sangat baik. Modul ini memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan, khususnya dalam layanan BK, dengan menyediakan alat bantu yang sistematis bagi guru dalam membimbing siswa. Dengan pendekatan berbasis pengalaman, modul ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses perkembangan anak dan membantu siswa dalam mengelola diri secara lebih efektif.
LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN REBT SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE REMAJA Marfuatun, Marfuatun; Robyanto, Sony; Aulia, Fitri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.98-104

Abstract

Kecanduan game online dapat dikenali dari sejauh mana seseorang bermain game online secara berlebihan yang dapat berdampak negatif pada pemain tersebut. Kecanduan bermain game online dapat memiliki konsekuensi negatif pada berbagai aspek, termasuk dimensi sosial, psikologis, dan fisik, remaja yang terjerat dalam kecanduan game online mungkin mengalami penurunan interaksi sosial dengan keluarga dan teman-teman, serta menghadapi masalah dalam kehidupan nyata, seperti kecenderungan untuk menghabiskan banyak waktu dalam permainan dan kesulitan dalam mengendalikan waktu mereka. Tujuan dalam penelitian ini yaitu 1. mengukur efektivitas konseling kelompok dengan menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam mengurangi kecanduan bermain game online; 2. mempelajari perilaku remaja di dusun segeleng yang memiliki kecanduan bermain game online. Jenis penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Quasi-Experimental. Desain penelitian ini mengadopsi rancangan One Group Pre-test and Post-Test. Hasil penelitian Rata-rata skor perilaku remaja yang kecanduan bermain game online sebelum mengikuti layanan konseling kelompok (hasil pretest) adalah 50.6000, dan setelah mengikuti layanan tersebut, skor rata-rata berkurang menjadi 35.6000. Hasil signifikansi (2-tailed) adalah 0,001, lebih kecil dari tingkat signifikansi yang ditetapkan sebesar 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku remaja yang kecanduan bermain game online mengalami penurunan setelah menerima layanan konseling kelompok. Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok untuk mengurangi perilaku kecanduan bermain game online pada remaja di Dusun Segeleng efektif
PENGARUH BUDAYA RELASI KLIEN DENGAN KONSELOR DALAM KONSELING: KAJIAN LITERATUR Rahmad, Rahmad; Firman, Firman; Syukur, Yarmis
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i5.534-542

Abstract

Konseling adalah proses yang sangat bergantung pada hubungan antara klien dan konselor, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk budaya. Budaya memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk cara klien mengungkapkan masalah pribadi mereka, serta cara konselor merespons dan mengintervensi masalah tersebut. Penelitian ini mengkaji pengaruh budaya dalam relasi klien dan konselor dengan fokus pada perbedaan budaya, strategi konseling yang sensitif terhadap budaya, dan dampak budaya terhadap hubungan terapeutik. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review), penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh konselor dalam mengelola perbedaan budaya dan menyarankan penggunaan pendekatan berbasis budaya serta mendengarkan dengan empati sebagai strategi efektif dalam meningkatkan kualitas konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang perbedaan budaya antara klien dan konselor dapat memperkuat hubungan, menciptakan kepercayaan, dan meningkatkan keberhasilan proses konseling. Oleh karena itu, penting bagi konselor untuk mengembangkan kompetensi budaya guna memberikan layanan yang lebih responsif dan inklusif, serta untuk mengurangi potensi bias budaya yang dapat mempengaruhi interaksi dan hasil konseling.
HUBUNGAN PENGENDALIAN DIRI (SELF CONTROL) DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 SAYURMATINGGI Matondang, Anas Munandar; Asmaryadi, Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.365-372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengendalian diri (self control), tingkat prokrastinasi akademik siswa, dan hubungan antara pengendalian diri (self control) dengan prokrastinasi akademik siswa di Kelas X SMA Negeri 1 Sayurmatinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif koreasional. Ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak sehingga diperoleh total sampel 32 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket untuk mengukur tingkat pengendalian diri dan prokrastinasi akademik siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui uiji validitas, uji reliablitas, uji linearitas, dan uji hipotesis dengan teknik kolerasi “r” product moment menggunakan bantuan program SPSS Statistic versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat pengendalian diri (self control)  siswa dapat dikategorikan "Cukup" dengan rata-rata keseluruhan mencapai 61,78 (60,88%), (2) Tingkat prokrastinasi akademik secara keseluruhan dapat dikategorikan "Baik," dengan rata-rata 28.10 (70.25%), (3) Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengendalian diri dan prokrastinasi akademik pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sayurmatinggi (p 0,05).
PELATIHAN KONSELING ASERTIF UNTUK MENCEGAH BULLYING BAGI SANTRI PESANTREN DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Saputri, Nor Mita Ika; Rambe, Malim Soleh
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i4.586-596

Abstract

Bullying merupakan satu dari tiga dosa besar dalam dunia pendidikan. Bullying banyak terjadi di lingkungan pesantren, dan bahkan dampaknya lebih besar. Sehingga, penting untuk membekali Para Santri dengan kemampuan Asertivitas. Pelatihan ini menggunakan modul pelatihan konseling asertif dengan Teknik Behavioral Skill Training (BST) yang telah disusun sejak tahun 2022 hingga 2023. Tujuan penelitian ini adalah melihat seberapa efektif penggunaan modul konseling asertif untuk meningkatkan keterampilan asertif santri, sehingga menurunkan kasus bullying khususnya di Pesantren Darul Istiqomah dan Pesantren An-Nur Panyanggar. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 santri yang terdiri dari 20 santri Darul Istiqomah, dan 20 santri Pesantren An-nur. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan the pretest postest control group design. Teknik Pengumpulan data menggunakan skala perilaku bullying 45 Item yang disusun, 2 di antaranya gugur dan 43 item valid. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dengan uji-t.  Berdasarkan hasil uji paired sample t Test diketahui bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,000 0,05, yang berarti terdapat pengaruh perlakuan yang diberikan terhadap kelompok eskperimen

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026 Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025 Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025 Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025 Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025 Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025 Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025 Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025 Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025 Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025 Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025 Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024 Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024 Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024 Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023 Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023 Vol 7, No 2 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Juli-Desember 2022 Vol 7, No 1 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2022 Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021 Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021 Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019 Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019 Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018 Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018 Vol 2, No 2 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2017 Vol 2, No 1 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, Januari - Juni 2017 Vol 1, No 2 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Januari-Juni 2016 More Issue