cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khairul.amri@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25274244     EISSN : 2541206X     DOI : -
Core Subject : Education,
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Arjuna Subject : -
Articles 604 Documents
FENOMENA DEGRADASI TATA KRAMA: SEBUAH STUDI KASUS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kolo, Yosefa Ani; Lejap, Gracianus Edwin Tue P.
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1279-1287

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelusuri dinamika serta berbagai faktor yang memicu menurunnya tata krama siswa, berdasarkan pengalaman nyata di lapangan. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk perilaku dan penyebab degradasi sopan santun siswa kelas IX di UPTD SMP Negeri 16 Kupang, beserta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Ruang lingkup penelitian mencakup pola interaksi siswa dengan teman sebaya, hubungan dengan guru, serta perilaku umum di lingkungan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi, penelitian ini menemukan adanya penurunan etika berinteraksi ditandai penggunaan bahasa kasar, menurunnya rasa hormat terhadap guru, meningkatnya pelanggaran tata tertib, dan kerap terjadi konflik verbal antarsiswa. Berbagai faktor yang berkontribusi terhadap fenomena ini antara lain pengaruh budaya digital, kurangnya pengawasan dan ketegasan penerapan aturan, serta minimnya pembinaan karakter. Dampaknya tampak pada merosotnya kualitas pembelajaran, terganggunya suasana kelas, dan melemahnya hubungan sosial yang harmonis di sekolah. Penelitian menyimpulkan bahwa penurunan tata krama merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan bersama melalui penguatan pendidikan karakter, konsistensi dalam menerapkan aturan sekolah, serta pendampingan terkait etika komunikasi di era digital
ANALISIS PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL MAHASISWA Nur Azizah, Siti; Suhendri, Suhendri; Sari Setianingsih, Eka
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1174-1182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan gadget terhadap perilaku prososial mahasiswa Universitas PGRI Semarang. Dalam konteks era digital, gadget menjadi sarana utama dalam komunikasi, pembelajaran, dan hiburan, namun juga berpotensi memengaruhi pola interaksi sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan teknik observasi terstruktur dan wawancara mendalam kepada tiga mahasiswa yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan gadget rata-rata 4–10 jam per hari. Gadget memberikan dampak positif berupa kemudahan memperoleh informasi, meningkatkan komunikasi akademik, dan memperluas jaringan sosial. Namun, penggunaan berlebihan menurunkan empati, mengurangi intensitas interaksi tatap muka, dan memicu kecanduan digital. Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa masih menunjukkan perilaku prososial seperti membantu teman, berbagi, dan bekerja sama, terutama saat membatasi penggunaan gadget. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gadget memiliki dua sisi pengaruh, yaitu mendukung perilaku prososial bila digunakan secara bijak, tetapi dapat melemahkannya jika digunakan secara berlebihan. Rekomendasi penelitian ini menekankan pentingnya pengendalian digital self-regulation dan pendidikan karakter sosial dalam lingkungan kampus untuk menjaga keseimbangan antara dunia virtual dan sosial nyata. 
DAMPAK PERILAKU TOXIC FRIENDSHIP PADA SISWA (STUDI KASUS DI SMK SWASTA KAMPUS KOTA PADANGSIDIMPUAN) Siregar, Anita Rizki Fadilah; Pardede, Nurhasanah; Asmaryadi, Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1221-1229

Abstract

Penelitian ditujukan pada siswa Toxic Friendship di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan dengan judul “dampak perilaku toxic friendship pada siswa (studi kasus di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan)”. Adapun masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak perilaku toxic friendship pada siswa (studi kasus di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan)?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana dampak perilaku toxic friendship pada siswa (studi kasus di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan), penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus adalah pendekatan yang memusatkan perhatian secara intens dan mendalam pada suatu kasus, Informan Penelitian adalah guru BK, wali kelas, teman sejawat, siswa korban Toxic Frienship dan siswa pelaku Toxic Frienship. Penelitian ini maka metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah wawancara dan dokumen tasi, dimana metode pengumpulan data yang mengharuskan peneliti mengamati hal-hal yang berkaitan dengan ruang, tempat, pelaku, kegiatan, objek, waktu, peristiwa, tujuan, dan emosi walaupun tidak semuanya. hal-hal tersebut harus diperhatikan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian sesuai dengan tujuan yang di teliti yakni dampak perilaku toxic friendship pada siswa (Studi Kasus Di SMK Swasta Kampus Kota Padangsidimpuan) adalah persahabatan yang tidak sehat dapat memberikan dampak negatif yang signifikan pada siswa, termasuk penurunan kesehatan mental, isolasi sosial, dan masalah dalam prestasi akademik.
EFEKTIVITAS PEMBACAAN KITAB MINAHUS SANIYAH TERHADAP TINGKAT SELF ESTEEM PADA KOMUNITAS PENGAJIAN Umairoh, Siti; Sri Handayani, Eka; Abidarda, Yulizar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1201-1209

Abstract

Self esteem adalah evaluasi seseorang terhadap diri mereka sendiri, baik secara positif maupun negatif, serta tingkat penerimaan dan penghargaan terhadap diri mereka sendiri. Temuan peneliti adanya jemaah yang merasa  lebih rendah diri dan merasa kurang sempurna agamanya daripada jemaah lain. Jika tertinggal tidak ikut pengajian ada perasaan kurang lengkap karena tidak menuntut ilmu agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembacaan Minahus Saniyah pada ibu-ibu di komunitas pengajian X, Kecamatan Gambut, dapat meningkatkan rasa self esteem mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental bentuk one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 20 subjek ibu-ibu pengajian X berumur 25-50 tahun, dan telah mengikuti pengajian ini selama 1 sampai 3 tahun. Teknik analisis data menggunakan uji T. Berdasarkan hasil penelitian hasil posttest mengalami peningkatan sebesar 77% dibandingkan hasil pretest sebesar 66%. Kemudian hasil uji T didapat nilai sig sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Maka pembacaan Kitab Minahus Saniyah efektif atau mampu meningkatkan self esteem pada komunitas pengajian X di Kecamatan Gambut.
PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN TERHADAP KEPEDULIAN SISWA TERHADAP LINGKUNGAN SEKOLAH DI MTs YPKS PADANGSIDIMPUAN Arif Fadillah, M.
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1034-1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan penguasaan konten terhadap kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah di MTs YPKS Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan bentuk one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa kelas VIII yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket kepedulian lingkungan sebanyak 25 butir pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten berpengaruh signifikan terhadap kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah, dengan nilai signifikansi (p) 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,602 menunjukkan bahwa 60,2% perubahan kepedulian siswa dapat dijelaskan oleh layanan penguasaan konten. Dengan demikian, layanan penguasaan konten efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan di sekolah.
STUDI KASUS TENTANG TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Lia Bupu, Agnes; Edwin Tue P. Lejap, Gracianus
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1288-1294

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk perilaku disiplin dan ketidakdisiplinan siswa kelas IX, mengidentifikasi faktor yang memengaruhinya, serta mengkaji upaya dan kendala sekolah dalam menegakkan aturan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles Huberman yang mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa perilaku disiplin tampak melalui kehadiran tepat waktu, kepatuhan seragam, dan ketertiban pengumpulan tugas, sementara pelanggaran masih terjadi berupa keterlambatan, ketidaksesuaian seragam, ketidaktertiban di kelas, dan masalah kebersihan. Faktor internal berupa rendahnya motivasi belajar, kontrol diri yang lemah, serta kebiasaan pribadi, dan faktor eksternal berupa minimnya pengawasan keluarga, pengaruh teman sebaya, serta inkonsistensi penerapan aturan turut membentuk perilaku siswa. Sekolah telah menerapkan langkah preventif, kuratif, dan kerja sama dengan berbagai pihak, namun masih menghadapi hambatan seperti kurangnya dukungan orang tua, ketidaktegasan guru dalam pemberian sanksi, serta keterbatasan pengawasan akibat jumlah siswa yang besar. Secara keseluruhan, disiplin siswa belum terbentuk secara optimal dan membutuhkan komitmen bersama antara sekolah, keluarga, dan siswa melalui penerapan aturan yang konsisten serta pembiasaan positif yang berkelanjutan.
PERENCANAAN PROGRAM BIMBINGAN KARIR DALAM MENINGKATKAN EKSPLORASI KARIR SISWA Hasanah, Uswatun; Nurul Fikriyani, Devi; Robiatul Awaliah, Meisya; Rifadoh, Siti; Fajar Pratama, Kemal
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.966-983

Abstract

Minat dan kesiapan siswa dalam melakukan eksplorasi karir Pada jenjang pendidikansekolah menengah atas masih menunjukkan kekurangan, yang dipengaruhi oleh terbatasnya akses terhadap informasi dan pendampingan sejak dini. Perencanaan dan pelaksanaan program bimbingan karir yang efektif menjadi kunci Dalam mendukung siswa untuk mengenali potensi diri, memahami berbagai jenis pekerjaan, serta mengambil keputusan karir yangsesuai.Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan media dan instrumen yang relevan dalam mendukung kegiatan eksplorasi karir siswa, seperti website yang divalidasi oleh ahli dan instrumen berbasis model Rasch yang valid dan reliabel. Berbagai pendekatan seperti tes minat, kunjungan industri, magang, serta layanan konseling individual diidentifikasi sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengalaman langsung siswa terhadap dunia kerja dan pilihan karir mereka. Dalam menjalankan program bimbingan karir di sekolah meliputi kurangnya media yang mendukung, terbatasnya layanan dari pihak konselor, serta kurangnyapengalaman langsung yang memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai profesi secara optimal. Untuk meningkatkan efektivitas program, guru bimbingan dan konseling perlu mengintegrasikan kegiatan praktis dan pengalaman langsung ke dalam program, sertamelibatkan berbagai pihak terkait seperti industri dan orang tua. Pendekatan yang terstruktur,menyeluruh, dan berbasis data akan membantu siswa memperoleh informasi yang lengkap dan meningkatkan motivasi serta keberhasilan mereka dalam menentukan arah karir. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat, program bimbingan karir mampu menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan dan karir yang diinginkan di masa depan.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI SMA NEGERI 4 KUPANG Ero, Priska Tri; Bone, Matilda Pia
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1111-1117

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengimplementasikan layanan bimbingan kelompok untuk membentuk karakter disiplin siswa di SMA Negeri 4 Kupang.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memainkan peran strategis, mulai dari identifikasi masalah, penyusunan materi, hingga pelaksanaan bimbingan kelompok melalui diskusi dan dinamika kelompok. Layanan ini terbukti efektif meningkatkan kedisiplinan siswa, yang ditandai dengan menurunnya keterlambatan dan meningkatnya kepatuhan terhadap aturan. Keberhasilan layanan didukung oleh partisipasi aktif siswa, dukungan wali kelas, serta budaya sekolah. Simpulan penelitian ini adalah bimbingan kelompok merupakan strategi yang relevan dan efektif dalam membentuk kedisiplinan siswa ketika dilaksanakan secara konsisten, terstruktur, dan kolaboratif.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REGULASI EMOSI ANAK DIDK DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KHUSUS ANAK KELAS II PALANGKA RAYA Selvirianie, Selvirianie; Indah Sari, Suci; Ramalia Putri, Habsari; Anisa Aprilia, Nur; Fitriany, Noppy; Citra Taruna, Siti; Ulfah, Nordatul; Kirana Anggraini, Gita; Ramadhon Sembiring, Ary; Anisa Riyanti, Windi; Puspita, Lia; Romiaty, Romiaty; Sukarningsi, Susi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1118-1127

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi agar dapat beradaptasi secara positif terhadap lingkungan. Kemampuan ini sangat penting bagi remaja yang menjadi anak didik di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA), karena mereka berada pada kondisi yang penuh teka nan psikologis serta keterbatasan sosial yang berpotensi memengaruhi kestabilan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi regulasi emosi anak didik di LPKA Kelas II Palangka Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui angket berskala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak didik mengalami kesulitan dalam regulasi emosi, dengan dominasi persentase tertinggi pada aspek menerima dan merasakan respon emosional negatif sebesar 70%. Sementara itu, kemampuan regulasi emosi positif masih rendah, meliputi kemampuan mengontrol emosi dan menunjukkan sikap positif (20%), kemampuan berpikir dan melakukan hal-hal positif dalam situasi buruk (13,3%), serta kemampuan merencanakan pengalihan masalah ke aktivitas positif (3,3%). Temuan ini menegaskan perlunya dukungan intervensi yang lebih intensif melalui layanan bimbingan dan konseling serta program pembinaan emosional untuk membantu remaja binaan mengembangkan regulasi emosi yang adaptif. 
ATTACHMENT STYLE DAN PERAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN KEAMANAN EMOSIONAL REMAJA Misyarni Putri, Evelyn Amalia
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1302-1312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran attachment style dan pola asuh keluarga dalam pembentukan keamanan emosional remaja, khususnya dalam konteks keluarga Indonesia. Keamanan emosional merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja karena berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengelola emosi, menjalin hubungan interpersonal, serta menghadapi konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan melalui penyebaran angket secara daring kepada 100 remaja berusia 12–21 tahun yang tinggal bersama orang tua, sedangkan tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur untuk memperdalam pemahaman terhadap hasil kuantitatif. Instrumen penelitian mencakup skala attachment style, pola asuh orang tua, dan keamanan emosional remaja. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi, dan regresi, sementara data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attachment style memiliki hubungan dan pengaruh positif yang signifikan terhadap keamanan emosional remaja. Pola asuh orang tua juga menunjukkan hubungan yang signifikan, namun tidak berpengaruh secara langsung ketika dianalisis bersama attachment style. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh pola asuh terhadap keamanan emosional remaja bekerja secara tidak langsung melalui pembentukan keterikatan emosional. Penelitian ini menegaskan pentingnya kualitas hubungan emosional dalam keluarga sebagai fondasi keamanan emosional remaja dan memberikan implikasi bagi pengembangan intervensi berbasis keluarga dan layanan bimbingan dan konseling.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025 Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025 Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025 Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025 Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025 Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025 Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025 Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025 Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025 Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025 Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024 Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024 Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024 Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023 Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023 Vol 7, No 2 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Juli-Desember 2022 Vol 7, No 1 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2022 Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021 Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021 Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019 Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019 Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018 Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018 Vol 2, No 2 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2017 Vol 2, No 1 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, Januari - Juni 2017 Vol 1, No 2 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Januari-Juni 2016 More Issue