cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khairul.amri@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25274244     EISSN : 2541206X     DOI : -
Core Subject : Education,
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Arjuna Subject : -
Articles 604 Documents
PENGARUH PERMAINAN BUILDING BLOCK TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI TK ASSYARIF DESA SIBANGGOR JAE MANDAILING NATAL Rahmadani, Rahmadani; Soleh Rambe, Malim; Arrasyd, Harun
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1016-1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan building block terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK Assyarif Desa Sibanggor Jae, Mandailing Natal. Kreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari anak usia 5–6 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kreativitas mencakup aspek kelancaran dan keunikan ide. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai thitung (4,728) lebih besar dari ttabel (1,734) pada taraf signifikansi 0,05, sehingga Ho ditolak. Artinya, terdapat pengaruh signifikan permainan building block terhadap kreativitas anak. Aspek kreativitas yang berkembang meliputi kemampuan menciptakan ide baru, imajinasi, serta keterampilan motorik halus. Penelitian ini menyarankan penggunaan permainan konstruktif sebagai media pembelajaran di TK untuk mendukung perkembangan kreativitas anak.
INSTRAGRAM SEBAGAI MEDIA EKSISTENSI DIRI (STUDI FENEMOLOGI PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN) Harahap, Melvi Amalina; Saputri, Nor Mita Ika; Pardede, Nurhasanah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1230-1237

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang dampak keluarga broken home terhadap Motivasi belajar anak. tujuan yang dicapai adalah untuk mengetahui bagaimana dampak keluarga broken home terhadap motivasi belajar anak di Desa Sayurmaincat. Jenis penelitian ini adalah penelittian deskriptif, karena penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa: Broken home sangat berpengaruh dalam motivasi belajar anak. Pola asuh anak dalam keluarga juga akan mempengaruhi tingkat motivasi belajar anak. Motivasi juga adalah salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi anak. Salah satu hal yang perlu membangkitkan semangat belajar adalah dengan adanya dorongan motivasi. Tetapi hal ini ternyata tidak semua anak broken home kehilangan motivasi belajarnya. Peran keluarga sangat penting bagi anak broken home. Dan semua kembali lagi kepada pilihan anak-anak yang mengalami broken home. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana instagram digunakan sebagai media untuk mengekpresikan dan membentuk ekstensi diri pada mahasiswa bimbingan dan konseling di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenemonologi untuk menggali pengalaman subjektif para informan dalam menggunakan instagram sebagai bagian dari identitas dan eksistensi mereka. Informan dalam penelitian ini ada beberapa mahasiswa aktif menggunakan instagram untuk membagikan aktivitas, pemikiran, dan pencapaian mereka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa instagram digunakan oleh mahasiswa sebagai sarana untuk menampilkan citra diri, memperoleh pengakuan sosial, dan membangun citra rasa percaya diri. Eksistensi diri terlihat dari cara mahasiswa mengelola unggahan, memilih konten, dan merespons interaksi sosial melalui fitur-fitur yang tersedia di instagram. Platform ini tidak hanya menjadi alat komunikasi visual, tetapi juga sibagai ruang untuk eksistensi sosial di era digital.
PERSEPSI SISWA TERHADAP PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) DALAM MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN SISWA SMA KATOLIK GIOVANNI KUPANG Pati Tudeq, Petrus; Sembiring, Kristinus
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1272-1278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi siswa terhadap peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menumbuhkan kedisiplinan siswa di SMA Katolik Giovanni Kupang. Dalam dunia pendidikan, kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keberhasilan belajar siswa. Guru BK memiliki peran strategis dalam membantu siswa memahami serta mematuhi peraturan sekolah melalui layanan bimbingan yang mencakup fungsi pemahaman, pencegahan, pengentasan, dan pengembangan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan populasi sebanyak 101 siswa dan sampel 50 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan rata-rata (mean) dan standar deviasi (SD) untuk mengkategorikan persepsi siswa ke dalam kategori sangat bagus, bagus, cukup bagus, dan tidak bagus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap peran guru BK berada pada kategori baik, dengan skor rata-rata 137,82 (72,52% dari skor ideal). Fungsi pemahaman, pencegahan, pengentasan, serta pemeliharaan dan pengembangan diri semuanya dinilai baik oleh siswa. Selain itu, minat siswa dalam mengikuti layanan BK juga tergolong tinggi (69,74%), menunjukkan bahwa siswa memiliki kesadaran dan apresiasi terhadap pentingnya layanan BK dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab. Guru BK dinilai berperan penting sebagai fasilitator, motivator, dan informator dalam membantu siswa memahami diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah, serta mengambil keputusan yang tepat terkait masa depan pendidikan dan karier mereka
KAJIAN LITERATUR PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MEMBANTU SISWA MENINGKATKAN KESIAPAN KARIR MELALUI BIMBINGAN KARIR Hariyanti, Lupi; Nurul Fikriyani, Devi; Agustin, Yeni; Nur Ajijah, Risa
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.984-996

Abstract

Studi ini melihat bagaimana guru bimbingan dan konseling membantu siswa mempersiapkan karir mereka dengan layanan bimbingan karir. Guru BK sangat penting untuk membantu siswa mengenali potensi mereka dan merencanakan jalur karir mereka.Metodologi yang diterapkan adalah analisis literatur dari 15 jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling sangat vital, mulai dari penyediaan informasi dunia kerja, asistensi dalam pemahaman minat dan bakat siswa, hingga membantu mereka dalam pengambilan keputusan karir. Selain itu, guru BK turut berperan mengatasi tekanan yang mungkin timbul dari orang tua. Secara garis besar, bimbingan karir yang efektif terbukti mampu mempersiapkan siswa menghadapi jenjang karir, membekali mereka dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang esensial untuk masa depan
FENOMENA ADAPTASI SOSIAL SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Ina Ose Mudamakin, Yuli; Edwin Tue P. Lejap, Gracianus
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1339-1346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses adaptasi sosial siswa kelas VII di SMP Negeri 16 Kupang, meliputi bentuk-bentuk adaptasi, faktor-faktor yang memengaruhi, serta hambatan yang muncul selama masa transisi dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas VII yang dipilih melalui teknik purposive sampling, serta guru BK dan wali kelas sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan menggunakan wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi sosial siswa berlangsung secara bertahap. Pada awal semester, sebagian besar siswa masih pasif dan cenderung mengamati lingkungan baru. Memasuki bulan kedua, siswa mulai menunjukkan perkembangan, seperti berani berkomunikasi, aktif dalam kegiatan kelompok, dan membentuk pertemanan baru. Faktor pendukung utama dalam adaptasi adalah dukungan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta teman sebaya yang inklusif. Namun demikian, hambatan juga ditemukan, berupa rasa tidak percaya diri, perbedaan latar belakang sosial, serta keberadaan kelompok pertemanan eksklusif yang menghambat interaksi siswa tertentu. Kesimpulannya, adaptasi sosial siswa kelas VII bersifat dinamis dan menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya interaksi, dukungan guru, serta partisipasi dalam kegiatan sekolah. Upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan inklusif terbukti berperan penting dalam memperlancar proses adaptasi.
SOPI SEBAGAI BENTUK PENCARIAN IDENTITAS DIRI PADA REMAJA: STUDI KASUS DI KELURAHAN BENTENG, KOTA AMBON-MALUKU de Queldjoe, Daniel; Satyo Yuwono, Emmanuel
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.948-965

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana remaja di Kelurahan Benteng, Kota Ambon, minum sopi sebagai bagian dari proses mencari identitas diri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada 3 remaja yang mengonsumsi sopi di Kelurahan Benteng. Ini dilakukan menggunakan metodologi studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sopi dapat sebagai bentuk pengakuan sosial, mengatasi kecanggungan dalam relasi, dan membangun citra kedewasaan. Konsumsi sopi bukan hanya simbol dampak lingkungan tetapi juga perjuangan identitas dalam budaya lokal. Remaja dapat berada dalam bahaya kesehatan dan penyimpangan sosial karena perilaku ini. Studi ini menekankan bahwa mendampingi proses pembentukan identitas remaja secara sehat dan bermakna membutuhkan intervensi yang menyeluruh dari keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan.
PENGEMBANGAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP: KAJIAN KONSEPTUAL TERHADAP LAYANAN DAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK Wati, Elis Julia; Daulati, Fara Hilmi; Maghfiroh, Zida; Parihin, Wahyu
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1128-1146

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan program Bimbingan dan Konseling (BK) yang efektif bagi peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi pustaka. BK dipandang sangat signifikan dalam membantu peserta didik menghadapi perubahan perkembangan fisik, kognitif, emosional, sosial, dan moral yang kompleks pada usia remaja awal. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan konsep layanan BK yang selaras dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik SMP, guna mengoptimalkan perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karier mereka. Hasil kajian menunjukkan bahwa program BK yang ideal perlu disusun secara sistematis, adaptif, dan menyeluruh, serta mengedepankan aspek preventif dan pengembangan, bukan hanya kuratif. Layanan yang terdiri dari bimbingan pribadi, sosial, akademik, dan karier harus diterapkan secara sinergis dengan pendekatan humanistik, behavioristik, dan trait factor guna memfasilitasi perkembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan yang spesifik. Efektivitas pelaksanaan layanan BK juga ditentukan oleh kerja sama antar pihak sekolah, termasuk guru BK, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, guna mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan membekali peserta didik dengan nilai, pengetahuan, serta keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan zaman. Kajian ini diharapkan dapat digunakan sebagai landasan bagi sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan program BK yang relevan dan berdampak positif bagi perkembangan peserta didik SMP. 
PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIORAL THERAPY (REBT) UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI IBU MUDA DALAM PENGASUHAN ANAK Dela, Vitria Larseman; S, Neviyarni; Netrawati, Netrawati; Hariko, Rezki
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1038-1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan konseling kelompok menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam mengasuh anak. Fenomena rendahnya kepercayaan diri sering muncul pada ibu muda akibat tekanan sosial, kurangnya pengalaman, dan pikiran irasional mengenai peran keibuan. Pendekatan REBT diyakini dapat membantu individu mengubah pikiran irasional menjadi rasional melalui restrukturisasi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 8 ibu muda berusia 22–30 tahun yang memiliki anak usia 1–5 tahun dan menunjukkan tingkat kepercayaan diri rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Kepercayaan Diri yang diadaptasi dari Lauster (2012). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan skor kepercayaan diri setelah mengikuti enam sesi konseling kelompok REBT dengan nilai signifikansi p = 0.002 (p 0.05). Temuan ini membuktikan bahwa konseling kelompok REBT efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam menjalankan peran pengasuhan secara positif dan adaptif.
PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENCEGAH BULLYING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SUNGAI PANDAN Riadi, Ahmad; Fauzi, Zainal
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i12.1313-1321

Abstract

Bullying merupakan fenomena yang masih menjadi masalah serius di lingkungan sekolah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam Tindakan pidana bullying serta faktor-faktor yang mendorong dan penghambat . pelaksanaan peran tersebut di SMA Negeri Sungai Pandan. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, digunakan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru BK sangat penting dalam upaya pencegahan bullying melalui layanan konseling individu, konseling kelompok, layanan informasi, serta edukasi nilai-nilai moral dan empati kepada siswa. Adapun faktor pendukung meliputi dukungan dari pihak sekolah dan kerja sama orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup kurangnya kesadaran siswa, keterbatasan waktu, serta kendala komunikasi. Dengan peran strategis guru BK, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal.
GAMBARAN DAMPAK PSIKOLOGIS KORBAN BULLYING PADA ANAK DISABILITAS CACAT FISIK DI KAMPUNG LOSUNG Tur Rahma, Aulia; Harahap, Erlina; Asmaryadi, Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1024-1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai gambaran dampak psikologis yang dihadapi oleh anak disabilitas cacat fisik akibat bullying, serta bagaimana cara untuk membantu anak dalam mengatasi dampak tersebut baik melalui intervensi psikologis atau kebijakan perlindungan sosial yang lebih baik. Peneliti juga mengkaji peran lingkungan sosial (keluarga dan sekolah) dalam memperkuat atau memperlemah dampak tersebut serta strategi coping yang digunakan anak dalam menghadapi perlakuan bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari satu orang  yang pernah mengalami bullying, orangtua, teman sekolah, dan tetangga. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak korban bullying mengalami tekanan psikologis yang cukup berat akibat perlakuan bullying verbal, sosial dan fisik dari teman sebaya. Responden dengan cara mengelola emosi melalui kegiatan positif seperti menulis, mendengarkan musik. strategi ini membantu anak dalam mengelola stres, mencegah dampak psikologis yang lebih berat, serta kemampuan untuk menyesuaikan diri secara positif dalam menghadapi tekanan dan tetap berusaha mencari solusi yang baik dalam menyikapi stres akibat bullying.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025 Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025 Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025 Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025 Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025 Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025 Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025 Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025 Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025 Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025 Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024 Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024 Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024 Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023 Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023 Vol 7, No 2 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Juli-Desember 2022 Vol 7, No 1 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2022 Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021 Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021 Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019 Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019 Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018 Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018 Vol 2, No 2 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2017 Vol 2, No 1 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, Januari - Juni 2017 Vol 1, No 2 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Januari-Juni 2016 More Issue