cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Perilaku Jajanan Sehat Dengan Kejadian Obesitas Di SMP Negeri 1 Godean Astri Sri Sulani; Nor Eka Noviani; Dewi Rizzky Mutiarasari
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.567

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi obesitas Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 usia remaja 13 – 15 tahun sebesar 4,1%. Kabupaten di Provinsi Yogyakarta prevalensi obesitas yang masih tinggi termasuk Kabupaten Sleman sebesar 4,9% dan mengalami kenaikan sebesar 0,22% pada remaja Tingkat SMP. Remaja yang mengalami perubahan salah satunya perilaku makan seperti kebiasaan konsumsi makanan jajanan tinggi lemak, tinggi kalori dan rendah serat tanpa memperhatikan kandungan gizinya sehingga dapat menyebabkan obesitas. Obesitas merupakan keadaan dimana jumlah lemak dalam tubuh berlebihan. Selain itu pengetahuan anak yang belum cukup dapat menyebabkan pemilihan makanan jajanan tidak sehat sehingga mempengaruhi perilaku memilih jajan yang dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan jajanan adalah pengetahuan seperti pengetahuan gizi, kecerdasan, presepsi dan emosi. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi dan perilaku jajanan sehat pada remaja obesitas di SMP Negeri 1 Godean. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Variabel independent pengetahuan gizi dan perilaku jajanan sehat, sedangkan variabel dependen obesitas. Sampel penelitian sebanyak 42 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan memilih makan dan kuesioner perilaku memilih makanan serta timbangan berat badan dan stadiometer. Hasil : Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji mann whitney. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pasa siswa/siswi di SMP Negeri 1 Godean tentang perbedaan pengetahuan gizi dan perilaku jajanan sehat pada remaja obesitas didapatkan terdapat hubungan yang signifikan antara perbedaan perilaku jajanan sehat pada remaja obesitas (p=0,0242).
Pengurangan Intensitas Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Beruntung Raya Izzatul Afifah; Meldawati; Putri Vidiasari Darsono; Frani Mariana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.568

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3 merupakan keluhan umum akibat perubahan postur tubuh. Relaksasi napas dalam adalah salah satu asuhan kebidanan di mana bidan mengajarkan teknik menarik napas perlahan, menahan inspirasi, lalu menghembuskan secara pelan. Teknik ini dapat meningkatkan oksigenasi, melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, menurunkan aktivitas saraf simpatis, dan meningkatkan endorfin sebagai analgesik alami. Jika tidak ditangani, nyeri punggung dapat berdampak pada mobilitas, aktivitas sehari-hari, dan perawatan anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh relaksasi napas terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel 20 responden dipilih dengan teknik quota sampling. Analisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (4–6) sebanyak 11 orang (55%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami nyeri ringan (1–3) sebanyak 10 orang (50%), dan nyeri sedang (4–6) sebanyak 10 orang (50%). Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), yang artinya ada pengaruh relaksasi napas dalam terhadap pengurangan intensitas nyeri punggung. Kesimpulan: Relaksasi napas berpengaruh signifikan dalam mengurangi intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3. Disarankan semua tenaga medis menerapkan teknik ini sebagai intervensi nonfarmakologis.
Faktor Dominan Yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan Di Wilayah Puskesmas Tilango Cindrawati Abas; Levana Sondakh; Dwi Nur Octaviani Katili; Treesan Ela Putri S. Katili
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.576

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan merupakan kondisi psikologis yang sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester ketiga. Kecemasan ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan berisiko menimbulkan dampak negatif baik bagi ibu maupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil menjelang persalinan di wilayah kerja Puskesmas Tilango. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling, dengan kriteria inklusi ibu hamil trimester III. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan kuesioner dukungan sosial. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan Odds Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, pendidikan, paritas, dan dukungan sosial memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kecemasan ibu hamil (p < 0,05). Namun, berdasarkan analisis Odds ratio, dukungan sosial ditemukan sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi tingkat kecemasan menjelang persalinan. Ibu hamil yang tidak mendapatkan dukungan sosial yang baik memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecemasan berat. Oleh karena itu, intervensi berbasis keluarga dan komunitas yang mendukung kesehatan mental ibu hamil sangat diperlukan.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Higiene Personal saat Menstruasi pada Mahasiswi Baru Fakultas Kedokteran Universitas X Nis'atul Khoiroh; Sumiati; Nabila Amelia Hanisyah Putri; Hesteria Friska Armynia Subratha
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.584

Abstract

Remaja putri seringkali mengalami infeksi pada organ reproduksinya yang disebabkan perilaku menjaga kebersihan diri saat menstruasi masih buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku hygiene personal saat menstruasi. Rancangan penelitian ini observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan subjek penelitian menggunakan Teknik quota sampling diperoleh 63 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariabel dan bivariabel (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pengetahuan, sikap, dan perilaku higiene personal saat menstruasi adalah baik (65,1%; 50,8%; 57,1%), serta hasil analisis bivariabel menunjukkan pengetahuan (PR 2,330; IK 95% 1,337 - 4,058) dan sikap (PR 2,452; IK 95% 1,264 - 4,753) dengan nilai p kurang dari 0,05. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku higiene personal saat menstruasi.
Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting Pada Balita Di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo Indah Listiani Junus; Abdul Kadim Masaong; Dwi Nur Octaviani Katili; Salahudin Pakaya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.585

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan serius yang dihadapi pemerintah karena berdampak pada generasi penerus bangsa. Meskipun beberapa program penurunan stunting telah dilaksanakan, namun efektivitasnya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas program percepatan penurunan stunting pada balita di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, yang meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, monitoring dan evaluasi.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas perencanaan program percepatan penurunan stunting berada pada kategori cukup efektif dengan rata-rata persentase capaian (77,8%). Pada aspek pengorganisasian pada kategori cukup efektif (75,8%), untuk pengkoordinasian pada kategori efektif yaitu (80,14%), serta monitoring dan evaluasi pada kategori cukup baik dengan presentase (73,96%). Secara keseluruhan, rata-rata seluruh indikator efektivitas program percepatan penurunan stunting pada balita di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo pada kategori cukup.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. S Umur 40 Tahun Dengan Faktor Resiko Umur, Letak Lintang Dan Preeklamsia Berat Di BPM Ny. R Wilayah Kerja Puskesmas Bumiayu Tahun 2024 Refi Meliawati; Maryam; Riyanti
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.586

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan Resiko Tinggi Umur >35 tahun adalah dimana kehamilan pada usia tersebut dikategorikan sebagai usia tua, pada usia tersebut akan terjadi perubahan pada jaringan alat-alat kandungan dan jalan lahir tidak lentur lagi. Kehamilan dengan letak lintang adalah suatu keadaan dimana janin melintang didalam uterus dengan kepala pada sisi yang satu sedangkan bokong berada pada sisi yang lain. Kehamilan dengan preeklamsia berat yaitu sindrom klinis pada masa kehamilan setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekianan darah (>160/110 mmHg). Tujuan : Untuk memberikan pelayanan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai dari kehamilan sampai dengan penggunaan kontrasepsi melalui pendekatan manajemen kebidanan menurut varnay dan SOAP. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Berdasarkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S Dengan Faktor Resiko Umur, Letak Lintang, Dan Preeklamsia Berat, pada kehamilan trimester III kunjungan 1,2,3 di temukan masalah pada kunjungan ke 2 dan ke 3 dimana adanya kenaikan tekanan darah ibu disertai dengan protein urin positif I. Ny. S bersalin dengan persalinan section caesarea atas indikasi oligohidramion. Pada asuhan bayi baru lahir kunjungan 1,2,3 di temukan masalah pada kunjungan ke 3 dimana bayi mengalami ikterik. Pada asuhan nifas dari 6 jam post partum hinggan 42 hari ditemukan masalah pada kunjungan ke IV masa nifas Dimana ibu mengalami demam. 
Pengaruh Dukungan Emosional dan Komunikasi Positif Suami terhadap Kejadian Postpartum Depression pada Ibu Nifas Galih Puspita Citra Mahardhika
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.638

Abstract

Postpartum depression (PPD) merupakan gangguan kesehatan mental yang sering terjadi pada ibu di masa nifas dan dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan ibu maupun perkembangan bayi. Salah satu faktor protektif yang berperan penting dalam pencegahan PPD adalah dukungan emosional dan komunikasi positif dari suami. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis hasil-hasil penelitian terkait pengaruh dukungan suami terhadap kejadian PPD. Melalui penelusuran di berbagai database (PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan ProQuest) terhadap publikasi tahun 2014–2024, ditemukan lima studi relevan yang menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, empatik, dan validatif dari suami mampu menurunkan risiko PPD secara signifikan. Efektivitas dukungan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti gaya keterikatan ibu, dinamika hubungan, nilai budaya, dan kesiapan emosional pasangan. Hasil kajian menegaskan pentingnya peran suami sebagai mitra emosional dalam menjaga kesehatan mental ibu, serta perlunya keterlibatan aktif suami dalam pelayanan kebidanan melalui edukasi, konseling pasangan, dan program berbasis komunitas.
Peran Pola Makan Sehat Dalam Mencegah Anemia Di Kalangan Para Remaja Maryam, Maryam; Endang Susilowati; Fera Tiara Sari; Firna Fhadianna; Novrian Salwa; Putri Marsanda
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.644

Abstract

Anemia merupakan keadaan dimana jumlah masa eritrosit mengalami penurunan yang ditandai oleh kadar haemoglobin dalam darah yang juga mengalami penurunan pada remaja putri kadar Hb yang dianggap normal adalah lebih dari 12gr/dl. Anemia menjadi kasus yang sangat banyak dijumpai terutama pada kalangan remaja putri dapat mengurangi produktivitas dan performa akademis, serta meningkatkan resiko komplikasi kesehatan lebih lanjut. penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional dengan Teknik Total sampling, alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan haemometer digital di SMP AL-Hikmah 1 Benda, wilayah Puskesmas Sirampog, Kabupaten Brebes. Variabel independen dalam penelitian ini adalah status gizi, Pengetahuan remaja putri tentang anemia, dan pola makan. Penelitian ini dilakukan pada 43 responden, diperoleh remaja yang tidak mengalami anemia lebih sedikit yaitu sebanyak 16,279 dari pada remaja yang mengalami anemia 87,72%, kemudian pada status gizi 88,37% dengan Gizi baik lebih banyak dari responden yang mengalami gizi kurang 11,63%, kemudian pada tingkat pengetahuan mengenai anemia 34,88% yang memiliki pengetahuan yang baik lebih sedikit dibandingkan dengan pengetahuan yang kurang 65,12%. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola makan (nilai= 0,01), status gizi (nilai=0,003) dan pengetahuan remaja (nilai= 0,000) yang artinya memiliki hubungan signifikan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Berdasarkan hasil analisis yang paling besar pengaruhnya terhadap status anemia adalah status gizi. Prevalensi status gizi pada remaja putri di SMP Al-Hikmah 1 Benda dengan kategori gizi baik 88,37% dan gizi kurang 11,63%. Prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di SMP Al-Hikmah 1 Benda yaitu lebih dari setengah sampel mengalami anemia (87,72%).
Hubungan Pengetahuan, Lama Pemakaian Dan Jenis Kontrasepsi Suntik Terhadap Gangguan Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik Di TPMB Bd. Aan Karyati, S.ST Tahun 2024: Indonesia Rahmawati, Delima; Eka Bati Widyaningsih; Wiwin Nur Fitriani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.414

Abstract

Data BPS menyebutkan akseptor KB suntik di Indonesia mencapai 59,9%. Salah satu efek samping dari kontrasepsi suntik yaitu gangguan menstruasi yang terjadi tergantung dari lamanya pemakaian, adapun gejalanya seperti bercak (spotting), amenorea, kekeringan pada vagina, jerawat atau flek hitam pada wajah dan perdarahan yang lebih lama dari pada biasanya. Mengetahui hubungan lama pemakaian dan jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi pada akseptor KB Suntik di TPMB Bdn. Aan Karyati S.ST Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survey dengan penelitian analitik. Dimana variabel yang diteliti diukur dalam waktu yang sama dengan menggunakan desain penelitian crossectional. Teknik pengambilam sampel yang dilakukan peneliti Accidental sampling adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari kuesioner terhadap 92 sampel akseptor KB yang memeriksan kehamilan. Analisis data menggunakan ChiSquare test. Hasil yang diperoleh dari uji Chi Square hubungan antara pengetahuan dengan ganguan mentruasi p value = 0,000 <α= 0,05. Hasil uji Chi Square hubungan antara jenis kontrasepsi dengan ganguan mentruasi p value = 0,006 <α= 0,05. Tidak terdapat hubungan signifikan antara lama pemakaian dengan gangguan menstruasi dengan nilai p value = 0,991 > α=0,005. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi pada akseptor KB Suntik di TPMB Bdn. Aan Karyati S.ST Tahun 2024. Saran dari penelitian ini yaitu dilakukan pengembangan penelitian dengan variable lain seperti penyakit ginekologi, usia, gangguan hormonal, kelainan uterus, gangguan psikologi, status gizi, kondisi fisik, agar dapat diketahui secara signifikan penyebab gangguan menstruasi bagi akseptor KB suntik.
Pengaruh Paparan White Noise Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Di PMB Juweni Samarinda Putri Aisyah Rahman; Rahmawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v9i1.416

Abstract

Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan umum pada ibu hamil trimester III yang dapat berdampak buruk pada Kesehatan ibu dan janin. Terapi white noise sebagai pendekatan non-farmakologis diyakini dapat meningkatkan kualitas tidur secara aman dan efektif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi white noise terhadap peningkatan kualitas tidur ibu hamil trimester III di PMB Juweni Samarinda. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain quai eksperiment menggunakan pendekatan pre-test dan post-test with control group. Sampel sebanyak 30 ibu hamil trimester III dibagi ke dalam dua kelompok: intervensi (n=15) dan kontrol (n=15). Intervensi berupa pemaparan white noise suara hujan selama 30 menit sebelum tidur selama 7 hari. Instrumen yang digunakan yakni pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Dari data yang didapat serta diolah, terdapat hasil berupa peningkatan kualitas tidur yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05).