cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jipemas@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Gedung Al Gahazali Lantai III Jl. MT Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
ISSN : 2654282X     EISSN : 2621783X     DOI : http://dx.doi.org/10.33474/jipemas
Core Subject : Education,
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) dengan nomor registrasi ISSN 2654-282X (cetak) 2621-783X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pelayanan kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 456 Documents
Analisis kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman dalam pengembangan desa wisata Taufiqi, Muhammad Aulia; Sofy, Malik; Purbaya, Deden
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.19410

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalis kekuatan dan kelemahan yang terjadi dalam pengembangan desa wisata, bagaimana cara masyarakat mengembangkan Desa Wisata utamanya Pemancingan Jambu Manis (PJM) dan UMKM Keripik Pare di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, dan bagaimana masyarakat setempat menyelesaikan masalah yang terjadi dalam pengelolaan kegiatan tersebut. Pengabdian ini menggunakan metode Asset-Based Community Development, analisis data, dan wawancara dengan stakeholder (Pemangku Kebijakan/ Kepentingan). Dari pengabdian yang telah dilakukan, penulis menemukan bahwa dalam pengelolaan Desa Wisata dan UMKM yang ada di Desa Kepongpongan, masyarakat masih menemukan kendala dalam hal promosi, banyak dari mereka masih menggunakan gaya promosi lama atau masih dari mulut ke mulut belum menggunakan media sosial. Sehingga belum banyak masyarakat diluar Desa Kepongpongan mengetahui akan potensi wisata dan UMKM yang ada. Dari pengabdian ini pula, akhirnya masyarakat mulai mengetahui bagaimana mempromosikan Wisata dan UMKM yang ada dengan baik demi terwujudnya tujuan awal adanya pengelolaan kegiatan tersebut.
Peningkatan pemahaman pengelolaan koperasi bagi pengurus koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah Rofi’i, Muhammad; Huda, Nurul; Gani, Ariel Nian; Hamdani, Lukman; Rahmasuciana, Dioni Yurinda
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i3.19423

Abstract

Pasca pandemi COVID-19, peran koperasi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan modal bisnis UMKM. Dalam mengatasi masalah akses permodalan yang dialami UMKM, Kelompok Usaha Warung Sejahtera mendirikan koperasi pada awal 2022 bernama Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Masyarakat Priok Berdaya. Pada awal pendirian koperasi, muncul masalah terkait kemampuan manajemen pengelolaan koperasi. Masalah perlu diselesaikan agar koperasi dapat mengelola pendanaan yang dibutuhkan UMKM. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota koperasi dalam mengelola koperasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Metode Participatory Action Research (PAR). Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 35 orang. Berdasarkan hasil evaluasi, pada tahap pretest terdapat 15 pertanyaan yang harus dijawab oleh peserta, hasilnya menunjukkan bahwa peserta hanya mampu menjawab rata-rata 68,38%. pertanyaan dengan benar. Kemudian dilakukan posttest dengan 15 pertanyaan yang sama saat pretest, hasilnya menunjukkan bahwa semua peserta berhasil menjawab semua pertanyaan dengan benar (100%). Berdasarkan hasil pretest dan posttest tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi peningkatan pemahaman peserta sebesar 31,62% dalam memahami manajemen pengelolaan koperasi. Tindak lanjut yang diharapkan adalah pengurus koperasi dapat memaksimalkan kegiatan operasionalnya, menambah anggota baru, mengelola simpanan anggota, dan menyalurkan modal usaha kepada pelaku UMKM sehingga dapat meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Business plan for business development and financing opportunities for (micro) small and medium enterprises Juwita, Ratna; Sari, Mia Andika; Ingriyani, Lini; Maris, Anis Wahyu Intan; Warsini, Sabar; Aminah, Indianik
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.19499

Abstract

One of the problems faced by MSMEs is the difficulty of obtaining capital from outside parties. After conducting interviews with the Bogor Regency MSME association which accommodates about 700,000 MSMEs, information was obtained that one of the causes of the funding difficulties was the unavailability of a business plan by MSMEs. This was also confirmed through answers from MSMEs trainees, where 100% of MSMEs did not have a written business plan either manually or digitally. The method for community development activities is Participatory Action Research (PAR), which emphasizes meeting needs and solving problems in the community. The Business Model Canvas method was chosen for making MSMEs' business plan by reviewing the literature and paying attention to best practices. After attending the training, all MSMEs understand the Business Model Canvas (BMC). After understanding BMC, all MSMEs created business models in groups with assistance from community engagement team (authors). MSMEs fill all blocks relatively well in BMC, but there needs to be an increase in filling customer segments and cost structure. Next, the business model created by the MSME is input into a digital application, which is ready to be printed by the MSME (carried out in the next activity). It is hoped that this business model in digital and print form will answer one of the administrative obstacles in obtaining external funding.
Syarat teknis pada proposal perbaikan peningkatan fasilitas umum musholla sebagai tempat ibadah Darmawan, Azhar Adi; Saleh, Chairil; Amal, Andi Syaiful; Yani, Dandy Ahmad; Pambudi, Affila Rizqy Cahya; Aprilian, Fajar Candra
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i3.19532

Abstract

Kegiatan ini menindaklanjuti saran pada kegiatan pengabdian sebelumnya, yakni terkait peningkatan peran serta masyarakat dalam pencegahan COVID-19 di RW VII Kelurahan Purwantoro Kota Malang. Atas keberhasilan dan respon positif dari warga, maka muncul usulan permintaan dari warga untuk dapat membantu mendampingi rencana kegiatan peningkatan fasilitas umum yang ada. Dari hasil musyawarah warga yang sebagian besar juga merupakan jamaah Musholla Nawawiyah. Kegiatan yang perlu dilakukan adalah suatu kegiatan yang berkaitan dengan pendampingan rencana revitalisasi pada musholla tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini serta sekaligus merupakan penerapan mata kuliah dalam dunia nyata terhadap komunitas atau masyarakat adalah metode yang disebut dengan Service Learning (SL). Mengingat dalam rangka memajukan ukhuwah islamiyah di lingkungan warga ciliwung gang 1, maka warga berharap ada bantuan pendampingan dari Tim Pengabdian untuk bisa memberikan arahan perbaikan ringan. Mengingat Musholla Nawawiyah merupakan satu-satunya tempat ibadah milik umum yang ada di wilayah RT 02 RW VII. Kegiatan yang saat ini menjadi lokus takmir musholla adalah perbaikan atap dan kubah, serta pengajuan sertifikasi arah kiblat. Metode yang digunakan tim adalah pengukuran langsung dan penghitungan analisis biaya yang dibutuhkan berdasarkan ketentuan harga satuan Kota Malang. Dari keseluruhan kegiatan yang telah dilakukan tim, Alhamdulillah telah didapatkan sertifikat arah kiblat dari Kantor Kementerian Agama setempat, gambar rencana atap dan kubah, serta estimasi biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 55.700.231.58,-
Optimalisasi penggunaan dompet digital sebagai solusi efisiensi transaksi Nandiroh, Umi; Bastomi, Mohamad; Nutkhofifah, Risma Aliatun; Abdillah, Muhammad Zacky
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.20405

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi berdampak luas pada sistem transaksi yang mana penggunaan uang fisik sudah tidak lagi efektif dan bergeser pada uang elektronik. Meskipun sistem transaksi elektronik memberikan kemudahan dan keamanan, akan tetapi para pedagang kecil enggan mengadopsinya dalam transaksi. Seringkali pedagang menemui masalah terkait ketersediaan uang kembalian untuk pelanggan sehingga menyebabkan ketidaknyamanan karena kembalian diberikan dalam bentuk barang lainnya. Selain itu, pedagang tidak jarang menjadi korban pemalsuan uang yang diberikan pelanggan, bahkan pencurian uang yang diletakkan di loker tempat berjualan. Penggunaan dompet digital menjadi solusi efisiensi transaksi. Program dompet digital bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pedagang di Desa Wonoayu untuk mengapli kasikan QRIS dalam sistem pembayaran. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, berupa sosialisasi, edukasi, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan program ini berhasil menghasilkan penambahan pengetahuan untuk memanfaatkan QRIS dalam memaksimalkan kegiatan bisnis. Para pedagang yang mengikuti pelatihan telah memiliki kode QR serta dapat menggunakannya untuk melayani transaksi pembayaran pembeli. Program ini telah membantu menyelesaikan masalah yang dialami oleh para pedagang kecil dalam hal transaksi keuangan.
Menekan angka putus sekolah dan pernikahan dini Sudarwati, Emy; Kesuma, Bayu Adi; Ariani; Unsiah, Frida
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i3.20501

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Semenpinggir dan Bakalan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Berdasarkan hasil kajian pendahuluan ditemukan empat permasalahan mendasar yaitu (1) rendahnya kesejahteraan ekonomi masyarakat, (2) tingginya angka putus sekolah, (3) kenakalan remaja, (4) pernikahan dini. Mengacu pada permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Brawijaya melalui program sinergi bertajuk Program MMD (Mahasiswa Membangun Desa) yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengaplikasikan metode PAR (Participatory Action Research) mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan fokus pada tiga bidang yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Angka putus sekolah, kenakalan remaja, dan pernikahan anak usia dini di Desa Semen Pinggir dan Desa Bakalan Kabupaten Bojonegoro. Manfaat dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sejalan dengan rencana strategis pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat di UB tahun 2021-2025 pada poin unggulan no 6 yaitu pelayanan sosial dasar (pendidikan dan kesehatan) dan lead point no 1 (kemasyarakatan), pemberdayaan ekonomi) dan SDGs no 3 dan 4. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini terlihat dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan motivasi belajar, penurunan angka putus sekolah, penurunan angka kenakalan remaja dan pernikahan dini.
Peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran berbasis literasi digital Aminuddin, Fattachul Huda; Djauhari, Teuku; Santoso; Gustinar; Adinda S., Kasih; Kusuma, Chandra
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.20697

Abstract

Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Sartika merupakan suatu kelompok guru yang keberadaannya diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan guru serta menjadi motor dalam pengembangan guru khususnya di Desa Lubuk Ruso Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari. Namun saat ini keberadaanya masih belum maksimal dalam mendorong dan memotivasi guru untuk terus mengembangkan kualitas dan kompetensi dalam mengajar. Problematika saat ini yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan dan kreatifitas guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Kurangnya kolaborasi antar guru dan minimnya fasilitas menjadi faktor penghambat dalam pengembangan kualitas guru. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran berbasis pelatihan literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan yang didanai oleh kemdikbudristek tahun 2023. Metode yang digunakan adalah Community Based Participatory Action Research (CBPAR) yang dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Adapun pelatihan literasi yang diterapkan adalah pelatihan konsep implementasi kurikulum merdeka belajar, pelatihan membuat video pembelajaran dengan canva, dan membuat quis interaktif dengan AI. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi literasi digital guru dengan rata-rata 20 %. Berdasarkan evaluasi kegiatan, adanya peningkatan target guru sebesar 82 % dari pelatihan sebelumnya. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan mendapat respon dan stimulus yang baik ke depannya.
Meningkatkan pengetahuan navigasi kapal dengan bridge simulator Sumarta, Ryan Puby; Widarbowo, Dodik; Haryanto, Dwi; Kendek, Meti; Adiputra, I Komang Hedi Pramana
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i2.20710

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan bergantung pada keberadaan elemen penting seperti fasilitas dan infrastruktur pendidikan, yang mencakup laboratorium. Simulator jembatan adalah laboratorium penting yang digunakan untuk tujuan pelatihan kelautan. Inisiatif pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Vokasi Pelayaran mengenai peralatan navigasi yang digunakan di kapal, melalui pemanfaatan simulator jembatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan pendekatan participatory learning and action (PLA). Temuan penilaian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik dalam pemahaman siswa setelah pelaksanaan intervensi penyuluhan (0.00<0.05). Sebelum kegiatan, hampir 83% siswa mencapai nilai di bawah 70. Namun, setelah kegiatan tersebut, semua siswa atau 100% siswa mencapai atau melampaui nilai 70. Singkatnya, inisiatif pengabdian masyarakat ini secara efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang peralatan navigasi yang digunakan di kapal dengan menggunakan simulator anjungan. Para peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat berikutnya yang ingin melakukan upaya serupa dapat mempertahankan upaya mereka melalui penyediaan skenario praktek yang terjadi di atas kapal.
Akselerasi SDA dan SDM melalui gerakan sadar sampah dalam pemanfaatan sampah ternak dan sampah plastik Hidayah, Subna El; Hasan, Moh. Naqib
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i2.20718

Abstract

Habit masyarakat terkait ketidakpekaan dalam memberi perhatian lebih terhadap problem sampah menjadi sangat bertolak belakang dengan program yang telah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2010 yakni Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sementara itu, ditangani atau tidak pada dasarnya problem sampah akan tetap berjalan beriringan dengan sejarah kehidupan manusia secara berkelanjutan. Sebab tidak ada tindakan yang lebih berharga untuk mengakhiri problem besar tersebut selain perilaku untuk tidak menghasilkan sampah. Namun dalam perspektif lain, satu hal yang dapat dijadikan problem solving dan menjembatani dua keadaan tersebut yakni peminimalisiran serta pemanfaatan sampah. Hal tersebut perlu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran kreatif dalam memanfaatkan berbagai sampah dan menjadikannya peluang akselerasi SDA sekaligus SDM. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang berbasis Participatory Action Research dengan beberapa tahap, dimulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Maka tindakan solutif yang dirancang adalah gerakan sadar sampah dengan berfokus kepada rehabilitas mindset masyarakat terhadap sampah, tata kelola dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi paving serta sampah ternak menjadi pupuk organik secara intern. Sehingga secara bersamaan dua program besar ini selain bermanfaat dalam pelestarian lingkungan juga dapat meningkatkan SDA dan SDM melalui produksi paving bahkan juga melalui perbaikan lahan oleh pupuk organik yang dikelola secara alami melalui pendampingan intensif.
Operasi pasar murah sebagai alternatif mengatasi penurunan kemampuan ekonomi masyarakat Kusdiana, Dikdik; Ridwan, Mochammad; Suratman, Sasa Saefulrohman
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i2.20726

Abstract

Pasar Murah merupakan salah satu program stabilisasi harga pangan yang baru dibentuk pemerintah pada tahun 2017. Dampak COVID-19 secara spesifik menyebabkan tingkat kemiskinan di wilayah Kota Cimahi pada tahun 2020 mencapai 5,11 % atau naik sebesar 0,72% dibandingkan pada tahun sebelumnya 2019. Metode yang dinuakan adalahPAR (Participatory Action Research) yang terdiri dari persiapan, pengambilan data, dan analisis penyelenggaraan operasi pasar murah. Jumlah keluarga miskin di Kota Cimahi Tahun 2019 mencapai 25.556 Kepala Keluarga (KK) yang tersebat di 3 Kecamatan yaitu Cimahi Selatan merupakan wilayah dengan keluarga miskin terbanyak mencapai 11.111 KK, Cimahi Utara mencapai 7.767 KK dan Cimahi Tengah mencapai 6.779 KK. Berdasarkan tingkat keparahan kemiskinan, jumlah keluarga sangat miskin (desil 1) di Kecamatan Cimahi Selatan mencapai 5.075 KK, Cimahi tengah 2.678 KK dan Cimahi Utara mencapai 4.046 KK. Komoditas yang disubsidi di pasar murah Kota Cimahi meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, dan telur ayam. Fluktuasi harga menjelang Ramadhan, Lebaran, dan tahun baru menyebabkan permintaan melonjak, sehingga subsidi diperlukan agar harga tetap stabil dan tersedia bagi penduduk miskin di Kota Cimahi. Adapun luaran yang dihasilkan dengan pelaksanaan kegiatan ini adalah tersusunnya konsep Peraturan Wali Kota Cimahi tentang Subsidi Sembilan Bahan Pokok Bagi Masyarakat Rawan Sosial.