cover
Contact Name
Muhammad Nizar
Contact Email
muhammad.nizar@serambimekkah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
serambiengineering@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Engineering
ISSN : 25283561     EISSN : 25411934     DOI : https://doi.org/10.32672/jse
Jurnal Serambi Engineering diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh. Jurnal ini diterbitkan sebagai media untuk menyalurkan informasi hasil penelitian dibidang keteknikan baik yang dilakukan oleh para dosen dari Fakultas Teknik, khususnya dari Universitas Serambi Mekkah maupun dari pihak lain. Penelitian yang dipublikasikan dapat berupa penelitian lapangan maupun laboratorium serta kajian literatur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,178 Documents
Penentuan Opsi Pemanfaatan Air Daur Ulang dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus: DKI Jakarta) Qurrata Laraiba Tidri; Dyah Wulandari Putri; Sri Maryati
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6279

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menyebabkan adanya tekanan terhadap sumber air. Kondisi ini diperburuk dengan adanya fenomena perubahan iklim yang mendorong terjadinya krisis air. Penggunaan air daur ulang menjadi potensi sebagai sumber baru pengganti air tanah. Namun belum diketahui bentuk pemanfaatan air daur ulang yang tepat digunakan di DKI Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor pertimbangan dalam pemilihan opsi pemanfaatan air daur ulang di DKI Jakarta. Penilaian faktor dan opsi pemanfaatan air daur ulang DKI Jakarta dianalisis menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan kuesioner perbandingan berpasangan berdasarkan persepsi dari para pakar dan stakeholder yang terlibat dalam pengolahan air limbah DKI Jakarta. Hasil analisis AHP menunjukkan faktor lingkungan (0,25) menjadi faktor dengan bobot yang paling tinggi, diikuti dengan faktor sosial (0,20) dan ekonomi (0,20), faktor teknis (0,19), serta faktor institusi (0,16). Hasil penelitian menunjukkan terdapat sembilan subfaktor yang memiliki pengaruh tinggi dalam pemilihan opsi pemanfaatan air daur ulang di DKI Jakarta. Kemudian opsi pemanfaatan yang paling cocok digunakan di DKI Jakarta adalah untuk keperluan umum seperti untuk flushing, air pemadam kebakaran, dan air pendingin udara (AC).
Potensi Ekonomi Energi Terbarukan Biomassa: Permasalahan dan Kendala Pengembangannya Nelly Nelly; Syaifuddin Yana; Radhiana Radhiana; Filia Hanum; Fitriliana Fitriliana; Juwita Juwita; Kasmaniar Kasmaniar
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6448

Abstract

Target bauran energi menjadi prioritas pemerintah dalam mengejar sisa waktu sampai dengan tahun 2025, yaitu capaian energi terbarukan sebesar 23%. Berbagai kendala dan hambatan masih menjadi perhatian khusus pemerintah dalam implementasi bauran tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mereview potensi ekonomi pengelolaan sumber energi terbarukan dari sumber biomassa. Beberapa persoalan konflik kepentingan lintas sektor seperti pengolahan biofuel dari CPO menjadi stearin dari kelapa sawit. Disisi lain, produk ini juga masih dibutuhkan pada industri lainnya seperti oleokimia, makanan, dan kosmetik. Hal ini sangat berpengaruh pada pengembangan energi terbarukan dari biomassa kedepannya. Oleh karena itu, peran pemerintah dalam mengatur dan menyesuaikan kepentingan berbagai sektor yang tumpang tindih, seperti sumber pangan dan turunannya, sektor industri, olahan kimia dan lainnya. Disamping itu, pemerintah sebaiknya fokus pada prioritas pengembangan dan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan dan pengembangan yang berkelanjutan. Agar dapat menjaga keberlanjutan pentingnya roadmap pengembangan energi terbarukan. Roadmap pengembangan energi terbarukan sangat membantu langkah pemerintah dalam mengembangkan konsep energi terbarukan dimasa yang akan datang.
Perbandingan Nilai Error Peramalan Permintaan Petis Udang Pada UD. XYZ Menggunakan Metode Regresi Linier dan Weighted Moving Average Achmad Dicky Ardianto; Moh. Jufriyanto; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6395

Abstract

UD. XYZ adalah perusahaan kelas menengah yang membuat atau memproduksi olahan yang bernama petis dengan berbahan dasar kepala udang. Dalam menjalankan usahanya perusahaan sering mengalami permintaan konsumen yang tidak menentu dalam setiap periode yang berdampak kepada stok bahan baku yang dimiliki sehingga sering kali permintaan konsumen tidak dapat terpenuhi. Maka dari itu perlu perencanaan yang cukup matang dalam melakukan pengendalian pada bahan baku untuk memenuhi permintaan pasar. Namun pada aktualnya perusahaan tidak melakukan perencanaan dengan matang sehingga pengendalian bahan baku tidak terjadi dan sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan produksi. Maka dari itu, penelitian ini menggunakan metode Regresi Linier dan weighted moving avarage untuk melakukan peramalan permintaan dan melakukan perbandingan untuk mencari nilai error terkecil. Pada metode peramalan tersebut menggunakan basis data aktual yang terjadi dalam periode sebelumnya sehingga dapat dilakukan plotting data untuk dilakukan perhitungan ke tahap selanjutnya. Perhitungan nilai error dilakukan setelah nilai dari hasil peramalan diketahui, nilai error tersebut berupa MAD, MSE, dan MAPE.
Identifikasi Kompetensi yang Dibutuhkan sebagai Ahli Muda Perawatan Bangunan Gedung Nadiatul Huliyah; R. Eka Murtinugraha; Irika Widiasanti
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6454

Abstract

Dalam pelaksanaannya, perawatan bangunan gedung masih mengalami kendala dan tanpa perencanaan yang baik. Seringkali, pihak pengelola bangunan mengabaikan atau menunda pelaksanaan perawatan, yang berakibat pada timbulnya masalah yang lebih serius di masa mendatang. Kendala yang dihadapi diantaranya yaitu kurangnya pemahaman pentingnya perawatan, kesulitan dalam pengambilan keputusan terkait strategi perawatan, dan kurangnya pengetahuan teknis perawatan. Sebagai solusinya, diperlukan tenaga kerja yang ahli di bidang perawatan bangunan gedung. Ahli Perawatan Bangunan Gedung adalah seorang profesional dengan kompetensi yang terkait dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung. Lulusan dengan gelar Sarjana (S1) dapat menjadi ahli muda perawatan bangunan gedung dengan program studi yang relevan. Implementasi sistem perawatan yang terencana dan disertai dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang tepat akan membantu memastikan bangunan tetap berada dalam kondisi baik dan aman. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi yang terkait dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam konteks perawatan bangunan gedung. Melalui studi literatur dan analisis isi, penelitian ini mengkompilasi hasil dari kompetensi pada SKKNI No. 255 Tahun 2019 Tentang Ahli Perawatan Bangunan Gedung dan beberapa jurnal untuk mengidentifikasi kompetensi yang relevan. Hasil yang didapatkan berupa identifikasi 23 kompetensi yang dikelompokkan ke dalam 3 aspek yaitu aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap.
Pengaruh Penambahan Brij35 serta Methacryloyloxylethyl Phosphoryl Choline terhadap Karakteristik dan Kinerja Membran Mukramah Yusuf Wahab; Syawaliah Muchtar; Nasrul Arahman; Sri Mulyati; Medyan Riza; Umi Fathanah; Aula Chairunnisak; Fauzan Al Chalifa
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6243

Abstract

Artikel ini melaporkan tentang karakteristik dan kinerja dari membran polyvinylidene fluoride (PVDF) yang dimodifikasi dengan memadukan surfaktan nonionik dan aditif zwitterionik melalui metode nonsolvent-induced phased separation (NIPS). Modifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan sifat hidrofilisitas dan kinerja membran. Membran PVDF modifikasi dibuat dengan penambahan 5 gram Brij-35 dan variasi Methacryloyloxylethyl phosphorylcholine (MPC) sebanyak 0,5 dan 1 gram sebagai aditif, menggunakan pelarut N, N-dimethylacetamide (DMAc) dan non-pelarut berupa akuades. Pengaruh penambahan aditif ke dalam sistem membran dianalisis dengan mengamati perubahan struktur morfologi membran menggunakan SEM, tingkat hidrofilisitas membran diuji dengan mengukur sudut kontak air pada permukaan membran. Selain itu membran juga diuji kinerja filtrasinya menggunakan modul cross-flow. Filtrasi dilakukan pada tekanan operasi 1 bar. Kemudian untuk pengujian rejeksi, digunakan larutan asam humus sebagai model kontaminannya. Kinerja filtrasi membran menggunakan sampel air murni menghasilkan nilai fluks maksimal pada membran yang dimodifikasi dengan penambahan Brij35-5. Namun, selektivitas yang dihasilkan menurun dari 96% (pure PVDF) menjadi 76%. Di sisi lain, membran yang dimodifikasi dengan penggabungan aditif mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik yaitu dengan nilai fluks sebesar 126 L/m2h dan mampu merejeksi asam humus sebesar 90%.
Analisis Penyebab Terjadinya Selisih Jumlah Persediaan Suku Cadang di Gudang Perusahaan Jasa Alat Berat Muhaimin Albar; Winarno Winarno
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6247

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perusahaan jasa alat berat yang berfokus pada jasa perbaikan dan perawatan forklift di Kota Bekasi. Pada gudang perusahaan tersebut memiliki suatu permasalahan selisih pada jumlah persediaan suku cadang dengan yang terdapat pada sistem informasi. Kondisi tersebut mengakibatkan keterlambatan dalam proses perbaikan dan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja yang mempengaruhi terjadinya selisih jumlah persediaan suku cadang dengan menggunakan metode Root Cause Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada tiga faktor yang menyebabkan masalah tersebut. Faktor pertama adalah metode yaitu pengeluaran suku cadang tidak menggunakan form permintaan barang dan tidak rutin dalam melakukan perhitungan persediaan. Faktor kedua adalah manusia yaitu kurangnya pemahaman mengenai inventory control, penerapan standar operasional prosedur yang kurang maksimal, dan kurangnya pemahaman mengenai tata letak gudang. Faktor terakhir adalah material yaitu suku cadang yang terlalu banyak di gudang sehingga pekerja kesulitan mencari suku cadang.
Rekayasa Pembuatan Kompos Limbah Industri Pewarna Alami Daun Strobilanthes cusia Secara Anaerob dengan Penambahan Serbuk Gergaji dan Bioaktivator EM4 Dista Pinasti; Sri Sunarsih; Suparni Setyowati Rahayu
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6407

Abstract

Industri pembuatan pasta indigo dari daun Strobilanthes cusia di Wonoboyo, Temanggung, Jawa Tengah menimbulkan limbah padat sisa maserasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi terbaik untuk pembuatan kompos dari limbah daun tersebut. Pengomposan dilakukan dengan metode anaerob menggunakan bahan baku limbah daun Strobilanthes cusia, dengan variasi konsentrasi EM4 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5% serta variasi berat serbuk gergaji 100, 200, 300, 400, dan 500 gram. Kualitas kompos yang dihasilkan dianalisis parameter pH, kadar air, dan rasio C/N. Analisis C menggunakan metode Walkley and Black dan analisis N dengan metode Kjedahl. Analisis produk kompos menunjukkan bahwa hasil terbaik diperoleh dari komposisi bahan berupa 1000 gr limbah daun, bioaktivator EM4 konsentrasi 2% dan serbuk gergaji seberat 300 gram. Uji kualitas hasil kompos terhadap parameter pH dan kadar air sudah memenuhi kriteria yang terantum dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 70/Permentan/SR.140/10/2011 yaitu pH 8,07 (standar mutu pH 4 – 9) dan kadar air 20,56 % (standar mutu 15 – 25 %). Sedangkan untuk parameter rasio C/N masih melebihi standar mutu.
Estimasi Serapan Karbon dan Oksigen Hasil Produksi Mangrove di Kawasan Mangrove Teluk Palu, Kabupaten Donggala Novira Putri Amini; Okik Hendriyanto Cahyonugroho
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6345

Abstract

Kecamatan Banawa merupakan kawasan pesisir di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, yang menjadi rumah bagi ekosistem mangrove dengan berbagai vegetasi. Mangrove adalah penyimpan karbon yang efisien di ekosistem pesisir. Karbon yang diserap dan disimpan oleh mangrove kemudian akan diubah menjadi oksigen yang dilepaskan ke atmosfer. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur total biomassa, cadangan karbon dan oksigen yang dihasilkan oleh mangrove di Desa Kabonga Besar, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret 2023 hingga bulan April 2023, di Desa Kabonga Besar, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode pengambilan sampel dan pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pengambilan sampel non destruktif. Perkiraan total cadangan karbon adalah 1.648,0 ton∙ha-1, yang setara dengan 6.048,2 ton∙ha-1 karbon yang terserap. Ketiga spesies mangrove yang diteliti dapat melepaskan oksigen sebanyak 4.400,2 ton∙ha-1. Potensi besar penyimpanan karbondioksida oleh mangrove, diharapkan dapat menjadi solusi emisi gas rumah kaca. Oksigen yang dihasilkan oleh mangrove dapat membantu makhluk hidup lainnya dalam proses respirasi dan pembusukan.
Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Sebagai Sumber Kalor Ruang Pengering Produk Pertanian Anak Agung Putu Susastriawan; Fredy Surahmanto; Suparni Setyowati Rahayu
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6278

Abstract

Limbah biomassa di Indonesia sangat berpotensi sebagai sumber energi kalor ruang pengering produk pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sekam padi menjadi sumber kalor untuk pengeringan produk pertanian serta mengetahui unjuk kerja ruang pengering dengan bahan bakar sekam padi. Penelitian diawali dengan pembuatan rancang bangun mesin pengering yang dilanjutkan dengan pengujian unjuk kerja. Mesin pengering memiliki komponen utama berupa tungku pembakaran, ruang pengering, blower, dan suction fan.  Pengujian unjuk kerja mesin pengering dilakukan untuk pengeringan cabai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh mode aliran konveksi flue gas terhadap efisiensi dan konsumsi energi spesifik (SEC) mesin pengering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pengering dapat beroperasi dengan baik. Efisiensi mesin pengering aliran konveksi paksa lebih tinggi dari efisiensi mesin pengering aliran konveksi alami dan sebaliknya SEC mesin pengering aliran paksa lebih rendah dari SEC mesin pengering aliran konveksi alami. Efisiensi mesin pengering mencapai 25,12% untuk aliran konveksi paksa dan 10,50% untuk aliran konveksi alami. Sedangkan SEC mesin pengering aliran konveksi paksa sebesar 198370,37 kJ/kg uap air dan 918171,42 kJ/kg uap air untuk aliran konveksi alami.
Adsorpsi Zat Pewarna Metilen Biru Menggunakan Karbon Berpori Teraktivasi NaOH Eka Marya Mistar; Chairul Amni; Ikramullah Zein; Maulinda Maulinda; Teuku Muhammad Zulfikar; Ida Hasmita
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6352

Abstract

Metilen biru (MB) merupakan suatu zat pewarna yang sering digunakan pada proses pewarnaan kapas, kayu dan sutra. Tetapi pembuangan air limbah berwarna tanpa pengolahan yang tepat dapat mengakibatkan berbagai masalah lingkungan. Penggunaan biosorben yang berbeda sebagai adsorben berbiaya rendah alternatif dalam menghilangkan MB telah dipelajari dan dikaji secara luas, termasuk kapasitas adsorpsi dan kondisi eksperimentalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adsorpsi methylene blue pada karbon aktif. Dalam penelitian ini, karbon aktif yang diproduksi dari bambu kuning teraktivasi NaOH digunakan sebagai biosorben untuk menyerap MB dari media berair. Karbon aktif dimasukkan ke dalam kolom unggun tetap dengan variasi laju alir larutan MB yaiut 5 mL/menit dan 10 mL/menit. Hasil adsorpsi mengindikasikan bahwa daya serap MB tertinggi yaitu 8.23 mg/L pada laju alir 5 mL/menit pada waktu adsorpsi menit ke 100.

Page 78 of 118 | Total Record : 1178