JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Infeksi Jamur Candida albicans Pada Saliva Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 yang Terkontrol dan Tidak Terkontrol di Puskesmas Ngemplak II Yogyakarta
Triani, Andi Rizkita;
Putri, Novita Eka;
Novalina, Dhiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes Melitus meningkatkan risiko terjadinya berbagai infeksi, termasuk infeksi oleh bakteri, jamur dan virus. Infeksi jamur, khususnya kandidiasis, merupakan komplikasi yang sering dijumpai pada penderita Diabetes Melitus. Kandidiasis disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur Candida albicans, yang secara normal hidup sebagai flora komensal pada tubuh manusia. Namun, pada kondisi tertentu seperti diabetes, pertumbuhan jamur ini menjadi tidak terkendali sehingga menimbulkan infeksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kejadian kandidiasis pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 yang terkontrol dan tidak terkontrol di Puskesmas Ngemplak II Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 44 Penderita Diabetes tipe 2 dengan 22 penderita Diabetes yang terkontrol dan 22 penderita Diabetes Melitus yang tidak terkontrol di Puskesmas Ngempal II Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari dari 22 penderita Diabetes Melitus terkontrol sebanyak 9 (40.9%) penderita dinyatakan positif mengandung Candida albicans dalam salivanya dan 13 (59.1%) penderita dinyatakan negatif mengandung Candida albicans, sedangkan pada 22 penderita Diabetes tidak terkontrol didapatkan 16 (72.7%) penderita positif mengandung Candida albicans dalam salivanya dan 6 (27.3%) penderita lainnya dinyatakan negatif mengandung Candida albicans. Infeksi jamur Candida albicans pada kelompok yang tidak terkontrol lebih tinggi daripada yang terkontrol dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mendukung adanya infeksi yaitu seperti umur, jenis kelamin serta lama menderita penyakit Diabetes Melitus.
Pemanfaatan Film Dokumenter Tokoh Inspiratif Perempuan Pada Pembelajaran Teks Biografi Kelas X
Utami, Desmira Margi;
Umaya, Nazla Maharani;
Muhajir, Muhajir;
Masruroh, Isnaeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemanfaatan film dokumenter tokoh inspiratif perempuan pada pembelajaran teks biografi kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan film dokumenter tokoh inspiratif perempuan dapat membantu peserta didik pada keterampilan menyimak ide pokok, tujuan, karakteristik, dan nilai keteladanan tokoh dalam pembelajaran teks biografi. Peserta didik memberikan respon positif dan lebih tertarik belajar menyimak teks biografi dengan menggunakan media film dokumenter dengan subyek tokoh inspiratif perempuan. Dapat disimpulkan film dokumenter baik digunakan sebagai media pembelajaran dalam memperkaya pemahaman, visualiasi teks, dan inspirasi bagi peserta didik kelas X.
Kepastian Hukum Informed Consent pada Prosedur Tanam Benang Hidung di Klinik Kecantikan
Ferdinand, Ferdinand
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman sebagai hak asasi setiap individu, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah penting. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks ini, prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan menjadi populer di Indonesia, tetapi terdapat banyak keluhan dan kasus malpraktik yang menimbulkan kerugian bagi pasien. Oleh karena itu, perlu diteliti lebih lanjut mengenai kepastian hukum informed consent pada prosedur tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepastian hukum informed consent pada prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan serta tanggung jawab dokter terhadap pasien yang menjalani prosedur ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hak dan kewajiban antara dokter dan pasien dalam prosedur tanam benang hidung, serta untuk mengidentifikasi aspek hukum yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal, dan tesis yang berkaitan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji bahan-bahan hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informed consent dalam prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan di Indonesia masih memerlukan perbaikan. Terdapat banyak kasus di mana pasien mengalami kerugian akibat kurangnya informasi yang diberikan oleh dokter sebelum melakukan prosedur. Selain itu, ditemukan bahwa beberapa dokter tidak memiliki keahlian yang memadai untuk melakukan prosedur ini, yang berpotensi menimbulkan malpraktik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perlu adanya peningkatan kepastian hukum terkait informed consent pada prosedur tanam benang hidung di klinik kecantikan. Saran yang diberikan adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas dan disahkan oleh organisasi profesi, serta peningkatan komunikasi antara dokter dan pasien. Dokter juga harus memiliki sertifikasi dan keahlian yang memadai untuk melakukan prosedur ini. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik dan sengketa medis serta meningkatkan perlindungan hukum bagi pasien.
Manfaat dan Urgensi Penerapan Good Corporate Governence dalam Perusahaan
Hendra, Mardison
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) adalah prinsip-prinsip yang mendasari suatu proses dan mekanisme pengelolaan perusahaan berlandaskan peraturan perundang-undangan dan etika berusaha. Jenis penelitian adalah Penelitian Hukum Normatif Data menggunakan data primer, sekunder dan tersier dengan teknik pengumpulan data menggunakan kajian pustaka. Penulis juga menggunakan metode berfikir secara induktif yakni cara berfikir yang menarik dari suatu kesimpulan dari surat penyataan oleh dalil yang bersifat Khusus, menjadi suatu atau kasus yang bersipat umum. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa terkait dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas menegaskan tentang prinsip-prinsip Good Corporate Governance atau prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam pengelolaan perusahaan, korporasi (termasuk perusahaan daerah yang berbentuk PT) yang baik harus mencerminkan prinsip-prinsip sebagai berikut : (1) Fairness; (2) Transparansi (keterbukaan informasi); (3) Akuntabilitas; dan (4) Responsibility (pertanggung-jawaban); dan terkait dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas menegaskan tentang prinsip-prinsip Good Corporate Governance atau prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam pengelolaan perusahaan, korporasi (termasuk perusahaan daerah yang berbentuk PT) yang baik harus mencerminkan prinsip-prinsip sebagai berikut : (1) Fairness; (2) Transparansi (keterbukaan informasi); (3) Akuntabilitas; dan (4) Responsibility (pertanggung-jawaban);.
Teorema Pythagoras dalam Matematika SMP
Asuta, Chelsie;
Amanda, Olga;
Martin, Rifal;
Nurani, Tirta;
Putri, Windi Anika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teorema Pythagoras adalah salah satu konsep fundamental dalam matematika yang diajarkan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Teorema ini merupakan dasar dari berbagai prinsip geometri dan sangat penting dalam pemahaman konsep ruang dan bentuk. TeoremaPythagoras menyatakan bahwa dalam sebuah segitiga siku-siku, kuadrat panjang hipotenusa (sisi miring) sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi pustaka.Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bermaksud untuk menafsirkan gejala yang bersangkutan dengan apa yang dialami oleh subjek penelitian yang berupa perilaku, persepsi,motivasi,tindakan,dan lain-lain, secara holistik dan menggambarkan dengan kata-kata dan bahasa, dalam kondisi tertentu yang alamiah dan dengan memanfaatkan beranekan macam metode (Moleong, 2017). Peradaban kuno seperti Mesir, Babilonia, dan Cina telah memahami hubungan antara sisi-sisi pada segitiga siku-siku sejak sekitar tahun 1900-1600 SM. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa bangsa Babilonia menggunakan tablet yang berisi banyak kombinasi angka yang memenuhi syarat TeoremaPythagoras, yang kini dikenal sebagai TriplePythagoras. Teorema Pythagoras memiliki banyak aplikasi praktis, baik dalam dunia pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam bidang arsitektur, teknik, dan navigasi. Dengan memahami dan menguasai teorema ini, siswa SMP dapat memperkuat dasar pengetahuan mereka dalam matematika dan mengembangkan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah yang melibatkan konsep-konsep geometri.
Akuntabilitas Pemerintah Kota Pematang Siantar dalam Penanggulangan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Pematang Siantar
Tobing, Jefry Josia Lbn.;
Trimurni, Februati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi sebuah ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di Kota Pematang Siantar. Peneliti menilai dalam penanganan kasus ini ditanggungjawabi oleh Pemerintah melalui Dinas Kesehatan. Pemerintah berperan penting dalam penanganan kasus demam berdarah ini, terutama jika berisiko pada penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Selain itu pemerintah juga bertanggungjawab dalam upaya pencegahan, pengawasan, dan penanggulangan kejadian luar biasa penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menganalisis tingkat akuntabilitas pemerintah dalam menanggapi kejadian luar biasa DBD di Kota Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Pematang Siantar melalui Dinas Kesehatan sudah melaksanakan akuntabilitas yang baik dan dapat dilihat melalui keberhasilan dalam penurunan angka penyakit dan kematian yang disebabkan oleh DBD pada masa KLB tersebut. Hal ini juga didukung oleh faktor-faktor pendukung yang mempengaruhi keberhasilan pemerintah dalam penanganan status KLB, yaitu dengan adanya good governance, SDM yang baik, dan alokasi dana/anggaran yang disediakan pemerintah yang cukup memadai.
Penerapan Media ”Musikalisasi Materi” pada Pembelajaran Menulis Surat Resmi di Kelas VII
Alfiyani, Zafiroh;
Ngatmini, Ngatmini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan pembelajaran agar sesuai dengan potensi dan gaya belajar peserta didik. Dalam konteks ini, media pembelajaran berbasis teknologi, termasuk musikalisasi materi, memainkan peran penting dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Artikel ini mengeksplorasi penerapan media musikalisasi materi dalam pembelajaran menulis surat resmi di kelas VII. Musikalisasi materi, yang mengintegrasikan unsur musik ke dalam pembelajaran, efektif dalam membantu peserta didik memahami dan mengingat struktur surat resmi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif untuk mendeskripsikan penerapan dan dampak dari media musikalisasi materi, dengan fokus pada observasi, wawancara, dan tes keterampilan menulis surat resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media musikalisasi materi tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap struktur surat resmi, melainkan juga memperbaiki motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Dengan menggunakan lagu yang familiar, seperti "Naik Becak", peserta didik menunjukkan peningkatan dalam retensi informasi dan keaktifan selama pembelajaran. Temuan ini mendukung penggunaan musikalisasi materi sebagai alat yang efektif dalam proses pembelajaran, terutama dalam konteks pengajaran keterampilan menulis surat resmi. Media ini menawarkan cara yang menyenangkan dan inovatif untuk memahami materi, serta meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan peserta didik.
Pengaruh Permainan Slag Ball untuk Peningkatan Keterampilan Motorik pada Siswa Kelas VIII di UPT SMPN 9 Gresik
Dediarto, Dwiqi;
Hartati, Sasminta Christina Yuli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan motorik siswa menengah pertama (SMP) dalam PJOK beraneka ragam, ada yang baik, sedang, dan kurang baik. Kemampuan motorik yang baik, akan membantu siswa dalam mengikuti proses pembelajaran PJOK di sekolah. Terkait proses pembelajaran yang telah diberikan oleh pendidik dengan beberapa kompetensi dasar yang sudah terlaksana, ada salah satu KD tentang aktivitas permainan dan olahraga. Permainan slag ball merupakan permainan yang tergolong sederhana dan mudah dalam pengaplikasiannya serta belum pernah diberikan dalam pembelajaran sehingga sangat tepat jika permainan ini diberikan pada saat pembelajaran di sekolah, dasar utama diberikannya permainan ini yaitu untuk meningkatkan motorik siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan slag ball terhadap keterampilan motorik pada siswa kelas VIII UPT SMPN 9 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen, yaitu eksperimen semu dengan desain One Group Pre-test dan Post-test Design, sedangkan instrumen penelitiannya menggunakan Barrow Motor Ability Test. Cara penentuan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik cluster random sampling. Pada penelitian ini menggunakan instrumen Barrow Motor Ability Test dengan 6 butir tes. Penelitian ini menggunakan sampel murid kelas kelas VIII UPT SMPN 9 Gresik dengan jumlah sampel 32 siswa. Setelah dilaksanakannya pengambilan data, maka diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan yang signifikan. Hal tersebut dibuktikan dengan perhitungan uji-t (t-test) pada tabel 4.17 paired samples test nilai Sig. 0,000<0,05 sehingga Ha diterima, serta peningkatan sebesar 13.53%. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan slag ball untuk peningkatan keterampilan motorik pada siswa kelas VIII di UPT SMPN 9 Gresik.
Peran Guru BK dalam Memberikan Layanan Bimbingan Karir terhadap Peserta Didik Kelas XII
Andayani, Putri;
Lubis, Ramadhan;
Nurhayani, Nurhayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian yang telah dilakukan dengan judul “Peran Guru BK Dalam Memberikan Layanan Bimbingan Karir Terhadap Anak Kelas XII” yang dilatarbelakangi dengan banyaknya peserta didik saat ini yang kebingungan dalam memilih dan merencanakan karirnya setelah tamat dari sekolah. Kurangnya peran guru BK dalam memberikan layanan bimbingan khususnya karir kepada peserta didik, padahal bimbingan karir sangat dibutuhkan oleh peserta didik agar mereka tidak kebingungan dalam menentukan karirnya setelah tamat dari sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru BK dalam memberikan layanan bimbingan karir di sekolah untuk peserta didik serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami oleh guru BK dalam memberikan layanan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 orang peserta didik di Perguruan Islam Al-Ulum Medan, 1 guru BK, Badan Kesiswaan dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peran guru BK dalam memberikan layanan bimbingan karir di sekolah tersebut sudah optimal, hal ini di buktikan oleh hasil wawancara dengan peserta didik yang sudah bisa memilih, menentukan dan merencanakan karirnya setelah tamat dari sekolah adanya program BK yang terjalankan dengan baik.