JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
25,229 Documents
Pengaruh Pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) dengan Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Padang
E, Zai Gracela;
K, Arif;
S, Diliarosta;
T, Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30470
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) dengan model Problem Based Learning terhadap belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Padang. Pendekatan SSI menekankan pentingnya integrasi antara pengetahuan sains dengan isu sosial dalam masyarakat, sedangkan PBL merupakan model pembelajaran berbasis masalah nyata. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan non-equivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 32 peserta didik kelas VIII.6 sebagai kelompok eksperimen dan 33 peserta didik kelas VIII.1 sebagai kelompok control. Insterumen yang digunakan adalah tes berupa soal pretest dan posttest sebanyak 30 soal. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Pendekatan ini juga mendapat respon positif dari siswa serta menunjukkan keterlaksanaan sintaks pembelajaran yang sangat baik. Dengan demikian, pendekatan SSI dalam model PBL efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa SMP.
Edukasi Terkait Kepatuhan Mengkonsumsi Obat ARV Pada Pasien dengan HIV/AIDS
Nasrianti, Nasrianti;
Makualaina, Fenska N;
Said, Fathia F I;
Siauta, Viere Allanled;
Thome, Angela Librianty;
Hasnia, Hasnia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30471
Latar belakang Pengembangan ukuran kepuasan pasien dalam pelayanan pemerikasaan HIV dan pemberian obat ARV perlu dilakukan pendekatan yang spesifik terhadap pasien. Pasien memiliki pengalaman kurang atau tidak menyenangkan, bahkan menakutkan ketika melakukan pengobatan pada puskesmas atau rumah sakit karena pelayanan yang didapatkan tidak maksimal dan cenderung merugikan pasien dan hal ini bisa mengakibatkan ketidakpuasan pasien. Tujuan agar pasien memahami pentingknya mengkonsumsi obat ARV tepat waktu. Metode Pelaksanaan adalah dengan melakukan observasi terlebih dahulu kemudia diberikan penyuluhan terkait kepatuhan mengkonsumsi obat ARV.. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat adalah pasien tahu serta memehamai pentingnya mengkonsumsi obat ARV tepat waktu. Kesimpulan : Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan tentang mengkonsumsi obat ARV pada pasien dengan HIV/AIDS yang telah dilaksanakan didapatkan bahwa beberapa pasien memahami terkait cara dan waktu pemberian obat tersebut setelah diberikan edukasi.
Polemik Pernikahan Beda Agama dalam Perspektif Fiqh dan Undang-Undang Perkawinan
Tanjung, Salma Rizqya Badruzzaman;
S, Grace Measy;
Latifah, Raden;
Sheilanova, Vinca;
Ramadanu, Adit Tia;
Benediktus, Benediktus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30473
Pernikahan beda agama merupakan isu yang kompleks dan sering menjadi polemik di Indonesia yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pernikahan beda agama dari dua sudut pandang: fiqh (hukum Islam) dan hukum positif Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka (library research), dengan sumber data berupa literatur fiqh, peraturan perundang-undangan, serta pendapat ulama dan lembaga keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama fiqh melarang pernikahan beda agama, khususnya antara wanita muslimah dan pria non-Muslim. Sementara hukum positif Indonesia, melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, hanya mengakui pernikahan yang sah menurut hukum masing-masing agama. Akibatnya, pernikahan beda agama tidak dapat dilegalkan oleh negara apabila tidak sesuai dengan ketentuan agama yang dianut pasangan. Polemik ini mencerminkan ketegangan antara hukum agama, hukum negara, dan hak individu, yang masih menjadi tantangan dalam praktik sosial dan kebijakan hukum nasional.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Literasi Awal Anak Usia Dini di Rumah
Erwihas, Yorie Hinggis Nur;
Azzahra, Zahida;
Kesuma, Rigita Ramadhani;
Salsabila, Devira;
Hasibuan, Hanum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30474
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran orang tua dalam mendukung literasi awal anak usia dini di lingkungan rumah. Literasi awal mencakup kemampuan mengenali huruf, memahami makna bacaan, serta menumbuhkan minat terhadap kegiatan membaca. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan tema literasi awal dan keterlibatan orang tua. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua melalui kegiatan membaca bersama, penyediaan bahan bacaan yang sesuai, serta komunikasi interaktif memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa, kosakata, dan minat baca anak. Kendala yang dihadapi orang tua meliputi keterbatasan waktu, akses bahan bacaan, dan kurangnya pengetahuan mengenai teknik membaca interaktif. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi literasi bagi orang tua untuk mendukung tumbuh kembang literasi anak sejak usia dini.
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Berbantuan Media Kartu Berpasangan terhadap Keterampilan Berhitung Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika
Verayanti, Ni Kadek Ayu;
Muliani, Ni Made;
Witraguna, Kadek Yudista
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30475
Matematika berperan penting dalam membantu peserta didik memahami konsep dasar, keterampilan berhitung, dan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam operasi hitung perkalian dan pembagian karena kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu berpasangan terhadap keterampilan berhitung matematika siswa kelas IV SD Negeri 2 Sumerta Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui uji prasyarat (uji normalitas) dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media kartu berpasangan terhadap keterampilan berhitung peserta didik pada mata pelajaran matematika di kelas IV SD Negeri 2 Sumerta Denpasar.
Systematic Literatur Review: Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika di SD
Azzahra, Balqis Karin;
Daeli, Miseri Cordias Domini;
Sipayung, Natalia;
Silalahi, Taruli Marito
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30476
Matematika adalah subjek yang diajarkan kepada siswa sekolah dasar, akan tetapi masih tergolong rendah, terutama karena pembelajaran cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual. Model Project Based Learning (PjBL) hadir sebagai alternatif keikutsertaan aktif dari siswa dalam proyek kontekstual untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penerapan PjBL terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan berupa studi literatur terhadap sejumlah artikel ilmiah relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL mampu memperdalam pemahaman konsep secara signifikan. Keterlibatan siswa dalam proyek mendorong eksplorasi materi, hubungan antar konsep, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, PjBL dinilai efektif dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual, serta dapat menjadi strategi yang potensial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terintegrasi Etnosains terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik
Sofia, Lala;
Diliarosta, Skunda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30477
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik, yang dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta belum melibatkan unsur kearifan lokal dalam pembelajaran. Peserta didik juga belum diberikan kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif maupun dilatih dalam keterampilan pemecahan masalah selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terintegrasi etnosains terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Berdasarkan uji hipotesis hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima karena perhitungan menunjukkan , dengan nilai 5,31 > 2,01 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian penerapan model Problem Based Learning terintegrasi etnosains berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Flash Card terhadap Hasil Belajar
Rahmadhani, Chintya;
Arif, Khairil;
Azzahra, Firda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30478
Penelitian ini didasari dari permasalahan rendahnya capaian prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA, yang dipengaruhi oleh kurangnya keterlibatan aktif peserta didik serta terbatasnya penggunaan media yang menyajikan materi secara menarik serta memungkinkan terjadinya komunikasi aktif antara peserta didik dan materi ajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dikombinasikan dengan media flash card terhadap capaian hasil belajar peserta didik pada kelas VII. Pendekatan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari dua kelas yaitu eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes hasil belajar, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model TGT berbantuan media flash card berjalan sangat optimal, memperoleh tanggapan positif dari peserta didik. Berdasarkan hasil analisis hipotesis yaitu uji-t, didapatkan nilai signifikansi 0,004 < 0,05, yang menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran TGT berbantuan media flash card terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran ini terbukti efektif dalam peningkatan capaian hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Passing Sepak Bola Pada Kelas X SMKN 1 Driyorejo Gresik
Mahfudh, Ahmad Mashduqi;
Indahwati, Nanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30479
Penelitian ini bertujuan dan mengetahui hasil dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar passing sepakbola pada kelas X SMKN 1 Driyorejo Gresik. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Quasi-eksperimental design. Desain dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan two group pre-test post-test. Untuk pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode cluster random sampling. Pengambilan data dalam penelitian menggunakan aspek pengetahuan dan aspek keterampilan melalui pre-test dan post-test. Setelah pengolahan data pada kelompok eksperimen terdapat informasi perolehan nilai rata-rata pre-test pengetahuan 76,35 sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 79,32. Untuk ranah keterampilan pre-test memperoleh nilai rata-rata 43,51 dan mengalami peningkatan di nilai post-test sebesar 55,68. Pada penelitian ini dalam uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen mendapatkan nilai signifikan pengetahuan 0,067 dan keterampilan mendapatkan 0,000. Serta dalam uji persentase peningkatan kelompok eksperimen, pada aspek pengetahuan mendapatkan nilai sebesar 5,82%, sedangkan nilai peningkatan dalam aspek keterampilan sebesar 19,2%. Maka dengan itu bisa disimpulkan bahwa adanya peningkatan yang signifikan antara pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar passing passing sepakbola pada kelas X SMKN 1 Driyorejo Gresik.
Perbandingan Minat Belajar Bela Diri Pencak Silat Berdasarkan Gender Peserta Didik dalam Pembelajaran PJOK di SMKS NU Gresik
Saksana, Jagad Raga;
Kristiyandaru, Advendi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30480
Penelitian bertujuan untuk menganalisis minat belajar peserta didik pada pembelajaran PJOK materi pencak silat berdasarkan gender di SMKS NU Gresik. Jenis penelitian ini adalah survei dengan desain penelitian deskriptif-komparatif. Jumlah populasi pada penelitian ini sebesar 368 dan sampel sebesar 96 yang ditentukan dari jumlah minimal sampel 79 pada perhitungan rumus slovin. Pengambilan sampel di tentukan menggunakan teknik quota sampling untuk menentukan jumlah sampel yaitu pada kelas X 56 peserta didik dengan rincian 28 peserta didik laki-laki dan 28 peserta didik perempuan, pada kelas XI 40 peserta didik dengan rincian 20 peseta didik laki-laki 20 peserta didik perempuan, selanjutnya teknik simpel random sampling digunakan untuk memilih peserta didik secara acak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Hasil penelitian Secara deskriptif, minat belajar pencak silat peserta didik laki-laki memiliki rata-rata (17.83) yang lebih tinggi dibandingkan peserta didik perempuan (16.52). Meskipun demikian, perbedaan ini tidak signifikan secara statistik berdasarkan hasil uji Independent Samples t-test (Sig. = 0.180). Meskipun tidak signifikan secara statistik, perbandingan total nilai minat belajar secara kumulatif menunjukkan minat belajar pencak silat pada laki-laki (856) lebih tinggi sekitar 7.94% dibandingkan perempuan (793). Hal ini memberikan gambaran deskriptif adanya kecenderungan minat belajar yang lebih besar pada laki-laki dalam sampel penelitian.