cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 22,841 Documents
Behavioral Couple Therapy: Upaya Membentuk Perilaku Positif Pada Pasangan Hormansyah, Roselina Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan dalam rumah tangga dapat terjaga dengan komunikasi dan sikap yang baik antar pasangan. Tidak menutup kemungkinan, ada beberapa perilaku dari pasangan yang kurang disukai menjadi pemicu konflik rumah tangga. Subjek adalah pasangan suami istri yang sedang memiliki permasalahan terkait dengan perilaku yang kurang disukai oleh satu sama lain. Metode penelitian yang digunakan yaitu melalui asesmen dengan teknik wawancara, observasi serta skala dyadic adjustman. Intervensi yang digunakan yaitu Behavioral Couple Therapy (BCT) yang terdiri dari tujuh sesi dengan target memperbaiki pola perilaku suami dan istri. Hasil dari intervensi yang diperoleh, bahwa masing-masing subjek menunjukan perilaku positif terhadap satu sama lain. Suami mencoba dan membiasakan diri untuk terlibat membantu pekerjaan rumah tangga, dan istri mengurangi perilaku membentak dan berbicara dengan nada tinggi
Group Therapy: Intervensi untuk Menurunkan Tingkat Stres Pada Wanita Dewasa Awal yang Belum Menikah Permatasari, Diah Ayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal yaitu memulai hidup berkeluarga. Namun, tidak semua orang yang sudah memasuki usia dewasa awal memilih untuk menikah. Jumlah wanita dewasa awal yang belum menikah mengalami peningkatan. Status lajang diasosiasikan dengan perasaan kesepian, penurunan dukungan sosial dan tekanan terkait stigma sosial. Periode dewasa awal merupakan fase transisi yang ditandai berbagai macam perubahan besar. Periode ini rentan terhadap peningkatan stres psikologis karena tuntutan peran, ketidakpastian masa depan, serta perubahan relasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas group therapy dapat menurunkan tingkat stres pada wanita dewasa awal yang belum menikah. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 4 orang dewasa awal yang belum menikah. Intervensi dilaksanakan melalui empat tahap yaitu pra intervensi, tahap transisi, tahap kerja kohesivitas dan selanjutnya tahap terminasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres secara keseluruhan pada kelompok group tehrapy. Kesimpulannya, group therapy efektif dalam menurunkan tingkat stres pada dewasa awal yang belum menikah.
Analisis Perilaku Sosial Mahasiswa dalam Kelompok: Studi tentang Interaksi Berkelompok di Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan Panjaitan, Marco B.; Banjarnahor, Marulitua G.; Wiguna, Imam Arya; Hanif, Rafi; Aryasatya, Dimas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku sosial mahasiswa dalam kelompok dengan fokus pada dinamika interaksi berkelompok di Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan guna memahami bagaimana peran mahasiswa sebagai makhluk individu dan sosial membentuk pola interaksi, mengidentifikasi faktor yang memicu dinamika kelompok, serta menganalisis potensi konflik yang muncul selama proses bekerja bersama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan kajian pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung membentuk kelompok berdasarkan kedekatan pertemanan atau kebutuhan akademik tertentu. Diskusi kelompok berlangsung dengan cukup intens, meskipun sering terjadi dominasi pendapat oleh anggota yang lebih menguasai materi. Konflik yang muncul biasanya berkaitan dengan pembagian tugas yang tidak merata, perbedaan kemampuan, dan gaya komunikasi antar anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap peran individu dan sosial sangat penting untuk menciptakan kerja kelompok yang efektif. Sehingga, diperlukan strategi kolaboratif yang lebih inklusif serta penguatan kemampuan interpersonal guna meningkatkan keharmonisan dan produktivitas interaksi kelompok mahasiswa.
Keseimbangan Peran Ganda Perempuan di Industri Manufaktur dan Rumah Tangga: Studi Fenomenologi di Desa Tambak Fitriani, Syifa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami pekerja perempuan yang mengelola peran ganda sebagai pekerja industri dan ibu rumah tangga di Desa Tambak. Penelitian ini dilatarbelakangi peningkatan partisipasi perempuan di Desa Tambak, yang banyak bekerja di sektor manufaktur, dihadapkan pada tuntutan kompleks untuk menyeimbangkan peran publik dan tanggung jawab domestik (sebagai istri dan ibu). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap perempuan pekerja di PT. Nikomas Gemilang yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pekerja mengalami tekanan waktu, kelelahan fisik, dan beban emosional akibat tuntutan ganda. Namun, mereka tetap berusaha menyeimbangkan peran dengan strategi seperti manajemen waktu, serta pembagian peran domestik dengan pasangan.
Kesulitan-kesulitan Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Supervisi Klinis di SD Negeri Se-Kecamatan Kuranji Hilmi, Halimatul; Rifma, Rifma; Anisah, Anisah; Achyar, Novriyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan supervisi klinis oleh kepala sekolah, akibat kendala seperti beban administratif, keterbatasan waktu, dan kesulitan membangun hubungan kolegial dengan guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi klinis di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kuranji, dengan fokus pada tiga tahapan utama, yaitu pertemuan awal, observasi mengajar, dan pertemuan balikan. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh kepala sekolah Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kuranji, berjumlah 41 orang sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan rumus rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kesulitan kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi klinis di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Kuranji berada pada kategori kurang sulit (skor rata-rata 1,78). Rincian skor rata-rata untuk setiap tahap adalah pertemuan awal (1,89), observasi mengajar (1,73), dan pertemuan balikan (1,71). Meskipun tergolong kurang sulit, ditemukan kesulitan spesifik dalam penyusunan instrumen observasi, penyesuaian waktu observasi, dan perencanaan tindak lanjut. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kemampuan teknis kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi klinis.
Pengaruh Struktur Modal dan Efisiensi Biaya Operasional terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman di BEI Tahun 2022-2024 Syah, Muhammad Rehan; Albeta, Febrina Rita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh struktur modal dan efisiensi biaya operasional terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman pada BEI tahun 2022-2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 17 perusahaan selama 3 tahun sehingga total sampel adalah 41. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan, serta data dianalisis menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal yang diukur dengan Debt to Asset Ratio (DAR) memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return On Asset (ROA), sedangkan Efisiensi Biaya Operasional yang diukur dengan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return On Asset (ROA).
Strategi Perencanaan dan Rekrutmen Sumber Daya Manusia Telkomsel dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan di Era Digital Permata, Ceysea Febry; Riofita, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi di era digital, perusahaan dituntut untuk mengoptimalkan kualitas layanan agar tetap kompetitif. Sebagai operator telekomunikasi terdepan, Telkomsel menyadari bahwa aset Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kunci utama dalam mempertahankan keunggulan tersebut. Untuk itu, implementasi strategi perencanaan dan rekrutmen yang sistematis, presisi, dan selaras dengan tuntutan transformasi digital menjadi suatu keharusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi perencanaan dan rekrutmen SDM yang diterapkan oleh Telkomsel guna mendongkrak kualitas pelayanan di era digital. Dengan menggunakan metode studi literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber terkait manajemen SDM, layanan berbasis digital, dan teori pelayanan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kesuksesan Telkomsel ditopang oleh perencanaan SDM yang berfokus pada identifikasi kebutuhan kompetensi digital masa depan. Proses rekrutmen yang dilakukan secara selektif, memanfaatkan teknologi, serta menekankan pada penilaian kompetensi teknis dan karakter berorientasi pelayanan, terbukti signifikan dalam meningkatkan efektivitas kinerja karyawan. Pada akhirnya, strategi yang terintegrasi ini tidak hanya membentuk SDM yang unggul dan sesuai budaya perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi kokoh untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan daya saing bisnis secara berkelanjutan.
Ketika Lahir sebagai Perempuan adalah Kutukan: Ekonomi, Patriarki, Kemiskinan, dan Eksploitasi di Asia Tenggara Az Zahra, Diandra; Alziqraf, Muhammad Chevin; Ilfriansyah, Radhitya Kasyifa Hifionda; Muthia, Alya; Azhara, Siti Alya; Pelman, Fiqih Saddam; Pratama, Yudha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi perempuan di tengah masyarakat Asia Tenggara kerap berarti menghadapi beban berlapis, dihantu kemiskinan yang membatasi ruang hidup dan budaya patriarki yang mengekang kebebasan. Artikel ini berupaya menelusuri bagaimana kedua struktur tersebut saling memperkuat dalam menciptakan rantai eksploitasi terhadap kaum perempuan, khususnya di negara-negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, dan Kamboja. Melalui pendekatan deskriptif-kritis berbasis studi literatur dan data sekunder dari UN Women, ILO, serta ASEAN Gender Outlook, penelitian ini mengungkap bahwa kemiskinan struktural yang diturunkan lintas generasi serta bias gender yang mengakar telah mendorong banyak perempuan berada di posisi ekonomi yang paling rentan. Akibatnya, banyak dari kaum perempuan bekerja di sektor informal dan menjadi tenaga kerja migran tanpa perlindungan yang memadai akibat eksploitasi modern di era ini. Sistem patriarki kerap menormalisasikan ketimpagan dalam pemahaman bahwa perempuan dianggap sebagai pihak yang “harus berkorban” demi keluarga, sehingga mereka kerap menjadi korban kekerasan, diskriminasi upah. Hingga eksploitasi ekonomi. Di sisi lain, lemahnya kebijakan negara dalam menjamin akses pendidikan dan pekerjaan serta memperparah ketimpangan ini. Artikel ini menegaskan bahwa selama budaya patriarki masih mendominasi struktur sosial dan ekonomi, maka kesetaraan gender di Asia Tenggara hanya akan menjadi wacana utopia tanpa adanya realisasi yang nyata.
Krisis Pekerja Migran di Asia Tenggara: Studi Kasus Perlindungan Buruh Migran Indonesia di Kamboja Rambe, Deseka Vitta Fedelia; Afifah, Luthfiyah Hilza; Khairani, Fadila; Zahirah, Nabiilah Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis pekerja migran di Asia Tenggara mencerminkan ketimpangan sosial-ekonomi dan lemahnya perlindungan lintas negara. Studi ini menelaah perlindungan pekerja migran Indonesia di Kamboja sebagai gambaran persoalan tata kelola migrasi regional. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian menemukan faktor kerentanan seperti perekrutan informal, lemahnya pengawasan agen, serta implementasi perjanjian bilateral yang belum optimal. Meski ASEAN memiliki ASEAN Consensus 2017, pelaksanaannya masih belum efektif menjamin hak pekerja. Penelitian juga menyoroti peran diplomasi perlindungan KBRI Phnom Penh dalam menangani eksploitasi dan perdagangan manusia. Temuan ini menekankan perlunya harmonisasi kebijakan dan penguatan mekanisme perlindungan berbasis HAM untuk mewujudkan tata kelola migrasi yang lebih inklusif dan adil.
The Application of Bilingual Learning In The ‘Parts of the Body’ Material and Issues that Arise in Class V of the Ikhwanul Muslimin Education Foundation Lubis, Fawwazatul Ulfa; Harahap, Zahra Ainnunnisa; Capah, Yuyun Elfriede; Simanjuntak, Eva Betty; Nasution, Dea Yunita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi bagaimana pembelajaran bilingual dilakukan dalam mengajarkan topik Bagian-Bagian Tubuh kepada siswa kelas lima di Yayasan Pendidikan Ikhwanul Muslimin dan tantangan apa saja yang muncul selama proses tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual terutama dilakukan dengan memperkenalkan kosakata dalam bahasa Inggris dan memberikan penjelasan dalam bahasa Indonesia sehingga siswa dapat memahami materi dengan lebih mudah. ​​Meskipun pendekatan ini membantu siswa mengenali kata-kata dasar bahasa Inggris, efektivitasnya dibatasi oleh beberapa faktor, seperti waktu belajar yang singkat, sedikit kesempatan untuk berlatih, dan rendahnya paparan terhadap bahasa Inggris di luar kelas. Siswa juga cenderung cepat lupa kosakata karena mereka jarang menggunakan bahasa Inggris dalam lingkungan sekolah sehari-hari. Selain itu, proses pembelajaran dipengaruhi oleh kondisi kelas dan kurangnya kegiatan yang bervariasi yang mendorong partisipasi aktif. Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual telah dilaksanakan, tetapi dukungan yang lebih kuat dalam strategi pengajaran, kesempatan latihan, dan manajemen kelas diperlukan untuk membantu siswa belajar dan mengingat kosakata dengan lebih efektif.