cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,511 Documents
Kematian Sebagai Transisi Spritual: Telaah Psikologi Islam terhadap Proses Menuju Kematian Nabila Atika Ajra; Adhelia Husnainy Zaen; Vivik Shofiah; Khairunnas Rajab
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana Islam memandang persiapan menghadapi kematian dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Kematian merupakan suatu kepastian yang tidak bisa dihindari oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an. Dalam perspektif psikologi dan Islam, persiapan kematian dipandang sebagai bagian penting dari perjalanan hidup, yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial. Pada aspek spiritual, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud kesiapan menghadapi akhir hayat. Dari sisi moral, persiapan kematian tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menjaga amanah, berbuat kebajikan, serta meninggalkan teladan moral yang baik. Sementara itu, aspek sosial menekankan pentingnya menunaikan wasiat, melunasi utang, dan membagikan harta warisan sesuai tuntunan syariat. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur atau studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi kematian dalam psikologi dan Islam mampu menghadirkan ketenangan batin, memberikan kepastian, serta memengaruhi cara seorang Muslim menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
Analisis Strategi Pemasaran Syariah Pada Toko Samaf Boutique Zayyan, Muhammad; Rosmanidar, Elyanti; Mutia, Agustina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35081

Abstract

Pemasaran adalah salah satu kegiatan utama yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya agar dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang. Tujuan skripsi ini untuk mengetahui strategi pemasaran dalam meningkatkan penjualan Produk Islami di Samaf Boutique Makalam Cempaka Putih. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah pemilik pemilik toko, karyawan toko dan pembeli, dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi pemasaran syariah pada toko Samaf Boutique, diantarnya Teistis (Rabbaniyyah/religius) dimana dengan mengedepankan kejujuran dari produk yang dijual agar konsumen tidak merasa ditipu dari prduk yang ditawarkan, pemilik usaha juga terus menawarkan diskon dan juga bonus tambahan untuk menambah minat konsumen membeli pakaian, Etis (akhlaqiyyah) dimana bersikap baik dan ramah kepada konsumen dengan lebih baik dan memaksimalkan kebutuhan konsumen terpenuhi, Humanistis (AL-insaniyyah) dimana menjaga citra perusahaan dan pengelola keluhan konsumen. Faktor pendukung dan penghambat stategi penjualan Syariah Produk Islami di Samaf Boutique Makalam Cempaka Putih dari analisi SWOT yaitu menjaga kualitas pelayanan, memahami kebutuhan konsumen dan kebutuhan, penampilan karyawan yang rapi dan ketanggapan membantu konsumen penghambat tentang modal, cara pemasaran pemasaran yang belum maksimal.
Marendeng-Endeng sebagai Simbol Kebersamaan: Analisis Makna dengan Teori Kohesi Sosial Nabila Atika Ajra; Nurhilal Bestari; Agung Perdana Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna marendeng-endeng dalam budaya Batak/Mandailing sebagai simbol kohesi sosial. Dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa marendeng-endeng tidak hanya berfungsi sebagai ritual adat, tetapi juga sebagai mekanisme budaya yang mengatur perilaku sosial, menegaskan peran adat, dan memperkuat identitas kolektif. Keterlibatan bersama serta keselarasan gerak dan irama dalam ritual ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan menjaga keharmonisan dalam pesta adat. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, marendeng-endeng tetap memiliki peran penting dalam pelestarian nilai budaya Batak/Mandailing.
Pengaruh Sarana dan Prasarana terhadap Kinerja Kepala Sekolah Pada Lembaga SDN Lidah Kulon 1 Surabaya Hanik Halimatus Saleha; Evania Sari; Tiana Albania Imama; Nana Pesona Islami; Agus Syaifulloh Akmal; Ayu Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana bangunan dan infrastruktur lainnya mempengaruhi fungsi kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan dan manajemen di sekolah. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi bagaimana fasilitas mempengaruhi kepala sekolah di SDN Lidah Kulon 1 Surabaya. Dari 30 pendidik dan staf pendidikan, data dikumpulkan menggunakan skala Likert 4 poin dalam survei dan dilengkapi dengan wawancara untuk memvalidasi informasi. Uji regresi linier dilakukan berdasarkan kriteria validitas, reliabilitas, distribusi normal, distribusi linier, tidak adanya hubungan antara residu, dan uji t. Hasilnya menunjukkan respons positif terhadap hasil kinerja bawahan, yang disebabkan oleh dampak sebagian besar infrastruktur pendidikan yang tersedia, sehingga meningkatkan pelaksanaan fungsi pengawasan manajemen dan pengajaran, fungsi pengawasan pendidikan, fungsi pengawasan manajemen, serta fungsi pengajaran. Untuk mewujudkan kepemimpinan sekolah yang lebih baik di sekolah, disarankan agar pengelolaan infrastruktur pendidikan dilakukan secara terorganisir dan berbasis teknologi melalui kepemimpinan pendidikan yang memadai.
Kajian Linguistik Buku Ajar Bahasa Indonesia: Perspektif Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Pragmatik Pada Buku “Stiker Lala” di Sekolah Dasar Jurmina Gaho; Oktavia Diah Rahmadhani; Dzaki Ullin Nuha Fachrur Rossy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek linguistik yang meliputi morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik dalam buku ajar Bahasa Indonesia pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif guna memperoleh gambaran yang mendalam mengenai karakteristik kebahasaan dalam buku ajar. Data penelitian bersumber dari buku ajar Bahasa Indonesia yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan mengidentifikasi, mengelompokkan, serta mendeskripsikan unsur-unsur kebahasaan berdasarkan keempat kajian linguistik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar Bahasa Indonesia telah memuat unsur morfologi, seperti afiksasi, reduplikasi, dan pemajemukan; unsur sintaksis berupa penggunaan kalimat sederhana dan kalimat kompleks; unsur semantik yang berkaitan dengan makna leksikal dan gramatikal; serta unsur pragmatik yang tampak dalam konteks penggunaan bahasa pada wacana, teks, dan latihan pembelajaran. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaktepatan dalam penggunaan unsur kebahasaan yang berpotensi menimbulkan kebingungan dan kesalahan pemahaman pada peserta didik. Oleh karena itu, hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rujukan dalam penyusunan serta pengembangan buku ajar Bahasa Indonesia agar lebih sesuai dengan kaidah linguistik dan tahap perkembangan siswa sekolah dasar.
Efektivitas Pelatihan Empati dalam Menurunkan Kecenderungan Perilaku Bullying pada Siswa Sekolah Dasar Muchammad Rizal; Etik Darul Muslikah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying di sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang berdampak negatif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan empati dalam menurunkan kecenderungan perilaku bullying pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah lima siswa sekolah dasar yang memiliki kecenderungan perilaku bullying. Instrumen yang digunakan adalah skala bullying, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor perilaku bullying yang signifikan setelah diberikan pelatihan empati (Z = -2,023; p < 0,05). Pelatihan empati berbasis pendekatan cognitive behavioral terbukti efektif dalam meningkatkan empati kognitif dan afektif siswa, sehingga mampu menurunkan kecenderungan perilaku bullying. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan empati sebagai salah satu strategi intervensi di sekolah dasar.
Pengaruh Pengelolaan Sarana dan Prasarana terhadap Kedisiplinan Stakeholder di SMPN 40 Surabaya Kharisma Nur Farahana; Chelsea Tri Hapsari; Nabila Az-Zahra Dwi Pratiwi; Adinda Islamatul Nur Aziza; Ayu Wulandari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan sarana dan prasarana terhadap kedisiplinan stakeholder di SMPN 40 Surabaya. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa pengelolaan sarpras memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan stakeholder. Setiap peningkatan satu unit dalam pengelolaan sarpras dapat meningkatkan kedisiplinan stakeholder. Meskipun distribusi data tidak normal, uji Spearman Rho menunjukkan hubungan positif antara pengelolaan sarana prasarana dan kedisiplinan stakeholder. Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa sarpras berperan sebagai faktor strategis dalam membentuk budaya disiplin, karena kondisi sarpras yang baik mempermudah proses belajar dan mendukung perilaku tertib. Temuan ini sejalan dengan teori manajemen sarpras yang menekankan pentingnya fasilitas fisik dalam pembentukan disiplin. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar sekolah meningkatkan kualitas sarpras dan memeliharanya secara terencana untuk mendukung pembentukan kedisiplinan yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam literatur dengan menyoroti besarnya pengaruh pengelolaan sarpras terhadap kedisiplinan.
Strategi Orang Tua - Guru dalam Mengidentifikasi Gangguan Pertumbuhan Anak Usia Dini Sofia Suandi; Sri Darma Yanti Gultom; Ivtah Putri Abidah Siregar; Khadijah Khadijah; Homsani Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengidentifikasi gangguan pertumbuhan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara langsung kepada tiga orang tua sebagai narasumber. Penelitian dilaksanakan di Jl. Pelajar, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, kemudian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengidentifikasi gangguan pertumbuhan anak melalui observasi terhadap aktivitas fisik, pola makan, tingkat keaktifan, serta kemampuan motorik dan interaksi sosial anak. Guru juga memanfaatkan pencatatan perkembangan, perbandingan dengan standar tumbuh kembang, serta komunikasi yang intensif dengan orang tua. Namun, keterbatasan waktu, kondisi emosional anak, dan kurangnya keterbukaan informasi dari orang tua menjadi kendala dalam proses identifikasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru, ketersediaan alat ukur, serta kolaborasi antara lembaga PAUD, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam mendukung deteksi dini gangguan pertumbuhan anak usia dini.
Kajian Literatur terhadap Peran Guru dan Orang Tua dalam Deteksi Dini Keterlambatan Perkembangan Anak Assyifa Farhanah Syahrul; Dinda Sri Hanifah Harahap; Nurul Hasanah; Khadijah Khadijah; Homsani Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini keterlambatan perkembangan pada anak usia dini sangat bergantung pada kolaborasi antara guru dan orang tua sebagai dua pengamat utama dalam lingkungan kehidupan anak. Kajian literatur ini mensintesis temuan empiris tahun 2019–2025 untuk menganalisis bagaimana kompetensi guru, literasi perkembangan orang tua, pola komunikasi, serta penggunaan instrumen skrining berstandar memengaruhi ketepatan proses deteksi dini. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis pada Google Scholar dan repositori institusi dengan fokus pada artikel full-text yang membahas praktik skrining perkembangan pada layanan PAUD. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berkontribusi melalui observasi kelas yang terstruktur dan pemantauan perkembangan rutin, sedangkan orang tua memberikan gambaran perilaku anak dalam konteks rumah. Namun, akurasi deteksi sering melemah akibat rendahnya pengetahuan orang tua, dokumentasi yang tidak konsisten, serta pelatihan guru yang belum memadai. Penguatan mekanisme kolaboratif—seperti format pelaporan bersama, interpretasi hasil skrining secara terpadu, dan komunikasi rutin—menjadi faktor penting dalam meningkatkan ketepatan identifikasi dini. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa deteksi dini yang efektif tidak hanya bergantung pada instrumen skrining, tetapi juga pada sinergi peran, kompetensi, dan komunikasi antara guru dan orang tua.
Peran Guru dalam Mendeteksi Dini Gangguan Perilaku Pada Anak Usia Dini Annisa Rahayu Sulistyo; Siti Sarah Sari Mangunsong; Zahra Atiah; Khadijah Khadijah; Homsani Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitaian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam upaya pendeteksian awal terhadap gangguan perilaku pada anak usia dini. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada guru PAUD di TK Pelangi, Medan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru memegang peranan strategis dalam melakukan pengamatan, pengenalan, serta pengidentifikasian indikasi awal gangguan perilaku, seperti temperamen yang sulit dikendalikan, perilaku tantrum, interaksi sosial, dan kestabilan emosi anak. Proses deteksi dini dilakukan melalui pengamatan secara terus menerus terhadap perilaku, interaksi sosial, serta ekspresi emosional anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Selain itu, keberhasilan deteksi sini dipengaruhi oleh pemaham guru mengenai karakteristik anak dan adanya kerja sam antara guru, orang tua, serta pihak sekolah. Meskipun demikian, perbedaan pandangan orang tua dan keterbatasan waktu dalam berkomunikasi menjadi kendala yang dihadapi. Oleh sebab itu, diperlukan pola komunikasi yang efektif dan kolaboratif untuk mendukung perkembangan anak secara optimal.