cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Pengaruh Sistem Informasi, Kompetensi Digital, dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Pegawai Melalui Budaya Digital Lisa Septa Rani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di instansi pemerintahan menuntut pemanfaatan teknologi yang tidak hanya berfokus pada sistem, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dan budaya kerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi, kompetensi digital, dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai melalui budaya digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai instansi pemerintahan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital dan gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap budaya digital dan kinerja pegawai. Sebaliknya, sistem informasi tidak berpengaruh signifikan terhadap budaya digital maupun terhadap kinerja pegawai melalui budaya digital. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital di instansi pemerintahan lebih ditentukan oleh faktor manusia, kepemimpinan, dan penguatan budaya digital dibandingkan aspek teknologi semata.
Students’ Understanding of Pancasila Ethics as a System and Its Relation to the Potential for Gratification: A Case Study at Politeknik ATI Makassar C. Elisa Martina Katili; Gemah Delti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politeknik ATI Makassar adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perindustrian. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pemahaman mahasiswa tentang etika Pancasila sebagai suatu sistem yang berkaitan dengan potensi terjadinya praktik suap di masa kini. Melalui survei terhadap 203 mahasiswa, penelitian ini mengungkap persepsi mereka tentang nilai-nilai Pancasila sebagai sistem etika yang mengandung dimensi moral, pemahaman mereka tentang praktik suap sesuai dengan Pasal 12B Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi, serta kecenderungan praktik suap di lingkungan kampus, dan bagaimana etika Pancasila dapat berfungsi sebagai kunci dalam berbagai aspek kehidupan di tingkat sosial, nasional, dan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan survei dalam bentuk pertanyaan tertulis. Penelitian ini menunjukkan pemahaman yang kuat tentang Pancasila sebagai sistem etika dalam mencegah korupsi dan mendorong pemerintahan berbasis integritas. Hasil survei menunjukkan bahwa uji validitas untuk setiap pertanyaan telah dikonfirmasi menggunakan perangkat lunak Minitab. Interpretasi output Minitab menghasilkan matriks korelasi. Koefisien korelasi Pearson (r) antara setiap pertanyaan dan skor total (X) lebih besar dari 0,3, sehingga setiap pertanyaan dinyatakan valid. Sementara itu, uji reliabilitas menunjukkan skor 0,8996, yang mewakili tingkat reliabilitas 89,96%. Penelitian ini dapat berfungsi sebagai sumber informasi yang berharga, memberikan ide bagi pengetahuan dan wawasan pembaca, dan mencerminkan proses penerapan pengetahuan yang diperoleh siswa, khususnya pada mata pelajaran Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan.
Urgensi Prophetic Parenting terhadap Psychological Well-Being dan Perkembangan Social Emosional Anak Usia Dini Evi Desmariani; Yelva Nofriyanti; Arti Cania; Salsabiela Hestiwa; Deby Fadilla Rahmadani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi Prophetic Parenting dalam membentuk psychological well-being dan perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan masa keemasan (golden age) yang sangat menentukan kualitas kehidupan anak di masa depan. Pada tahap ini, anak membutuhkan stimulasi pengasuhan yang konsisten, hangat, dan penuh kasih sayang untuk mendukung kesejahteraan psikologis dan keterampilan sosial-emosional. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menghimpun dan menganalisis berbagai sumber akademik terkait konsep psychological well-being menurut teori Ryff, perkembangan sosial-emosional anak usia dini, serta nilai-nilai Prophetic Parenting. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai profetik seperti tauhid, kasih sayang (rahmah), keteladanan (uswah), dan keadilan (adl) selaras dengan indikator kesejahteraan psikologis anak, yaitu konsep diri positif, kepuasan hidup, dan ketahanan emosional. Selain itu, pola asuh profetik terbukti memperkuat regulasi emosi, empati, keterampilan sosial, dan hubungan positif anak
Dampak Pariwisata terhadap Perubahan Norma Sosial dan Budaya Anik Kurroti Aini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dampak pariwisata terhadap perubahan norma sosial dan budaya di Desa Anyar, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, mengandalkan data primer dari observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data secara deskriptif dalam kalimat baku yang mudah dipahami, serta penarikan kesimpulan berdasarkan data yang telah disajikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran wisatawan memicu perubahan signifikan pada pola perilaku, norma sosial, gaya hidup, kebiasaan, dan interaksi masyarakat setempat. Dampak positif mencakup peningkatan pendapatan ekonomi dan lapangan kerja, sementara dampak negatif meliputi pergeseran nilai budaya, perilaku menyimpang, serta tantangan pelestarian budaya. Komunitas lokal mengalami tekanan adaptasi, tetapi berupaya mempertahankan identitas budaya melalui selektivitas dan adaptasi adaptif. Penelitian merekomendasikan pengelolaan pariwisata yang berorientasi pada kelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat untuk mengoptimalkan manfaat serta meminimalkan dampak negatif.
Peran Orang Tua dalam Mengatur Screen Time Anak Usia Dini Ira Rayani; Neyza Dwi Arini; Sindy Nabila; Tasya Alfarezka Sitepu; Hadi Gunawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gawai dan media digital pada anak usia dini semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola pengasuhan dalam keluarga. Kondisi ini menuntut peran orang tua yang lebih aktif dalam mengatur screen time agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengatur screen time anak usia dini melalui pendekatan studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas seorang anak usia 22 bulan yang diasuh dengan pembatasan screen time yang ketat dan konsisten. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan orang tua, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan screen time yang dilakukan secara terbatas, konsisten, dan disertai aktivitas alternatif yang bermakna berkontribusi positif terhadap perkembangan anak. Anak menunjukkan perilaku aktif, kemampuan berbicara yang berkembang dengan baik, kosakata yang cukup beragam, serta tidak menunjukkan ketergantungan terhadap gawai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif dan konsisten orang tua sangat berperan dalam mengelola screen time anak usia dini secara sehat.
Proses Pembuatan Kerajinan Tradisional dan Abon Ikan Khas Mentawai: Tinjauan Literatur tentang Nilai Budaya dan Ekonomi Faras Dian Saputri; Sahfia Varanika Ain; Putry Hadifa; Dinda Adriena; Salsa Bila Salwa; Zulhendra Zulhendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembuatan kerajinan tradisional dan produk pangan lokal khas Mentawai, khususnya kalung tradisional dan abon ikan, sebagai upaya pelestarian nilai budaya sekaligus pengembangan ekonomi berbasis masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dan observasi langsung selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Matobe, proses produksi kedua produk tersebut diuraikan secara sistematis. Pembuatan kalung khas Mentawai melibatkan pemilihan manik-manik, perancangan pola, serta perakitan menggunakan benang dan lem, yang mencerminkan identitas budaya lokal. Sementara itu, produksi abon ikan dimulai dari pembersihan ikan, pengukusan, penyuiran, pencampuran bumbu tradisional, hingga penggorengan hingga kering. Kedua proses ini tidak hanya bernilai ekonomi tinggi sebagai komoditas UMKM, tetapi juga berperan dalam pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat, didukung oleh pelatihan dan promosi melalui media sosial, turut meningkatkan daya saing produk di pasar modern. Temuan menunjukkan bahwa integrasi nilai budaya dengan inovasi teknis dan pemasaran digital mampu mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan demikian, pengembangan produk tradisional seperti kalung Mentawai dan abon ikan berpotensi menjadi model pengembangan desa yang berkelanjutan.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Pengelolaan Dana Infaq Masjid untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat Annisa Juwita; Basri Na’ali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji pandangan hukum Islam mengenai pengelolaan dana infaq masjid untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rumusan masalah yang diangkat adalah mengenai pengelolaan dana infaq dalam konteks pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta dampak pengelolaan infaq terhadap pemberdayaan umat dan perspektif hukum. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan cara pendekatan studi kasus. Temuan hasil studi memperlihatkan dana infaq yang terkumpul dari jamaah terutama pada hari Jumat, telah digunakan sebagai pinjaman modal usaha bagi warga setempat. Ada sebanyak 15 orang yang menerima manfaat dari pinjaman dengan jumlah yng bervariasi antara Rp. 500.000 hingga Rp. 2.000.000. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendirikan usaha kecil seperti warung, pertanian, depot air minum dan sebagainya. Pengelolaan dana infaq memiliki potensi besar untuk pemberdayaan ekonomi umat, namun perlu dilakukan dengan cara yang transparan dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.
Memahami Sikap Petani terhadap Pertanian Berkelanjutan: Tinjauan Sistematis Tren Global Muhammad Saikhu; Zahro'atus Anggika Pujianto; Annisa Istiqhfaroh Rataniawati; Tria Salsabila; Martina Wea Bii; Shidiq Bahrum Muchith; Ananta Satriya Gumilang; Rizky Maula Azzuhri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor peternakan global menghadapi tekanan untuk bertransformasi menuju sistem yang lebih berkelanjutan karena kontribusinya terhadap emisi gas rumah kaca, degradasi sumber daya alam, dan risiko kesehatan masyarakat. Namun, pemetaan komprehensif tentang sikap petani, hambatan adopsi, dan persepsi dampak lingkungan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris global terkait persepsi petani tentang pertanian berkelanjutan. Studi ini dilakukan dengan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis dengan protokol PRISMA, kerangka kerja PICO, dan penilaian kualitas MMAT dari artikel empiris berbahasa Inggris yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis tematik menunjukkan bahwa sikap petani umumnya positif, tetapi tingkat adopsi praktik berkelanjutan tetap rendah karena keterbatasan kapasitas teknis dan keuangan, infrastruktur dan teknologi yang tidak memadai, kebijakan dan konseling yang lemah, dan faktor sosial-budaya. Persepsi petani terhadap dampak lingkungan juga cenderung parsial. Oleh karena itu, intervensi sistemik diperlukan untuk mempercepat transisi menuju pertanian berkelanjutan, rendah emisi, dan inklusif.
Pengembangan Kewenangan Pengadilan Agama dalam Pemberian Sanksi Denda bagi Pelanggar UU Perkawinan Nur Ainun Mardiah; Abdul Halim Talli; Zulhas’ari Mustafa; Eka Mahendra Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaturan perkawinan di Indonesia (UU No. 1/1974 jo. UU No. 16/2019) menghadapi tantangan serius dari praktik perkawinan tidak tercatat (nikah sirri), didorong oleh lemahnya penegakan sanksi yang memadai. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian hukum, hilangnya hak-hak keluarga (terutama bagi perempuan dan anak), dan bertentangan dengan prinsip Maqāṣid al-Syarī‘ah, khususnya Hifẓ al-Nasl (perlindungan keturunan) dan Hifẓ al-Mal (perlindungan harta). Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi penguatan kewenangan Pengadilan Agama (PA) untuk menjatuhkan sanksi denda administratif sebagai solusi penertiban. Secara institusional, PA terbukti siap dengan adanya preseden penanganan sengketa ekonomi syariah. Secara teoretis, sanksi denda tersebut dapat dilegitimasi melalui konsep hukum Islam Ta'zīr (hukuman diskresioner) dan Gharāmah Maliyah (denda harta) untuk mencapai maslahah mursalah (kemaslahatan umum). Model yang diusulkan adalah Itsbat Nikah-Plus, di mana sanksi denda administratif keluarga wajib dikenakan dan diintegrasikan dalam setiap putusan Itsbat Nikah (Penetapan Perkawinan), memanfaatkan proses yudisial untuk menegakkan kepatuhan administrasi. Pemberian sanksi denda yang substansial dan alokasi dana denda yang restoratif (untuk bantuan hukum dan perlindungan korban) melalui Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) adalah langkah realistis dan mendesak untuk menutup celah hukum dan memperkuat perlindungan hukum keluarga di Indonesia.
Faktor Penghambat Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi di Prodi Pendidikan Matematika Siti Khoiriyah; Ratna Febita Rahayu; Dea Merliyani Saefudin; Fahrurozi Firdaus; Melita Priti Andriyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis faktor penghambat penyusunan skripsi pada 23 mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap dua faktor utama, yaitu faktor internal yang didominasi rasa malas sebesar 58%, rendahnya motivasi 23%, kurang percaya diri 10%, dan keterbatasan akademik 9%. Sementara itu, faktor eksternal dipengaruhi oleh jarangnya bimbingan dosen sebesar 43%, kurangnya pemahaman prosedur 39%, serta tekanan lingkungan sosial 18%. Temuan ini menunjukkan bahwa proses bimbingan yang kurang optimal dapat memperkuat kendala internal mahasiswa. Sebagai solusi, diperlukan peningkatan kualitas bimbingan akademik, penguatan motivasi mandiri, serta dukungan lingkungan yang lebih baik agar mahasiswa mampu menyelesaikan tugas akhir secara tepat waktu. Kondisi ini menekankan pentingnya sinergi antara kesiapan mental mahasiswa dan efektivitas pendampingan dari institusi.