JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,420 Documents
Analisis Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Teks Eksposisi Melalui Kuis Wayground di Kelas XI SMA Islam Diponegoro
Verawati, Amelia Amanda;
Hamidah, Adila Nisa;
Aziz, Muhammad Aqmal;
Afkar, Taswirul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36714
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi melalui kuis digital Wayground di kelas XI SMA Islam Diponegoro. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran teks eksposisi yang berdampak pada hasil belajar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 32 siswa. Data diperoleh melalui dokumentasi skor hasil kuis Wayground dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase ketuntasan dan distribusi capaian skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mencapai kategori sangat tuntas dengan skor maksimal. Sebagian kecil siswa berada pada kategori cukup hingga rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan Wayground mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan mendukung tercapainya ketuntasan belajar pada materi teks eksposisi. Dengan demikian, Wayground efektif digunakan sebagai media evaluasi berbasis digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Analisis Algoritma K-Means untuk Pengelompokan Tingkat Kemisikinan di Kota Medan
Tambunan, Dwito Julian;
Simbolon, Agustina;
Marmata, Sri Ulina Br;
Sipayung, Sardo Pardingotan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36715
Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang bersifat multidimensi dan masih menjadi tantangan utama di wilayah perkotaan, termasuk Kota Medan. Penanganan kemiskinan memerlukan pendekatan berbasis data agar kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan tingkat kemiskinan di Kota Medan menggunakan algoritma K-Means berdasarkan indikator sosial ekonomi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan Tahun 2023 dengan unit analisis berupa kecamatan. Variabel yang digunakan meliputi rata-rata pendapatan, tingkat pengangguran, tingkat pendidikan, dan kondisi perumahan. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan metode Elbow, serta proses clustering dengan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di Kota Medan dapat dikelompokkan ke dalam tiga cluster, yaitu kemiskinan tinggi, kemiskinan sedang, dan kemiskinan rendah. Pengelompokan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas wilayah dan merumuskan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Esensialisme dan Rekostruksionisme dalam Pembentukan Iman Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen (PAK)
Woli, Ine Setiawati Bani;
Pandie, Kesya Yuliana;
Jati, Lawa;
Nabu, Nanra Rosalina;
Tnunay, Presly Emilya Ninu;
Pellokila, Ireni Irnawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36716
Artikel ini mengkaji kontribusi aliran filsafat pendidikan esensialisme dan rekonstruksionisme dalam proses pembentukan iman mahasiswa Pendidikan Agama Kristen (PAK). Esensialisme menempatkan nilai-nilai fundamental iman Kristen, ajaran Alkitab, serta disiplin rohani sebagai landasan utama dalam pengembangan sikap dan karakter mahasiswa. Di sisi lain, rekonstruksionisme menekankan fungsi pendidikan sebagai sarana pembaruan sosial yang mendorong mahasiswa untuk menghayati dan mewujudkan iman secara kritis dan kontekstual di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern. Melalui pendekatan kajian teoretis dan analisis reflektif, artikel ini menunjukkan bahwa perpaduan kedua pendekatan tersebut mampu membentuk iman mahasiswa PAK secara seimbang, yakni iman yang kokoh secara teologis sekaligus peka terhadap realitas sosial. Dengan demikian, pembelajaran PAK di perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan pemahaman doktrinal, tetapi juga membentuk pribadi beriman yang bertanggung jawab, transformatif, dan relevan dengan tantangan zaman.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Materi Fluida Statis Terintegrasi Etnosains dan Meaningful Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Yunia, Yunia;
Asrizal, Asrizal;
Amir, Harman;
Emiliannur, Emiliannur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36717
Kemampuan abad ke-21 sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam dunia pendidikan, kemampuan utama abad ke-21 adalah berpikir kritis, berpikir kreatif, komunikasi, dan kolaborasi yang dikenal sebagai kemampuan 4C. Berdasarkan observasi awal, kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Oleh karena itu, perlu untuk meminimalkan permasalahan yang terjadi. Bahan ajar digital yang terintegrasi dengan etnosains dan meaningful learning dapat menjadi solusi untuk meminimalkan permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian untuk menentukan hasil analisis kebutuhan, uji validitas dan uji praktikalitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan. Penelitian menggunakan model Hannafin dan Peck. Terdapat 3 hasil yang dicapai dalam penelitian. Pertama, analisis kebutuhan berpikir kritis dalam kategori rendah dengan skor 47. Kedua, uji validitas dengan skor 0,89 kategori sangat valid. Ketiga, uji kepraktisan dengan skor 87,65 kategori sangat praktis. Bahan ajar digital materi fluida statis terintegrasi etnosains dan meaningful learning sudah valid dan praktis serta memfasilitasi kemampuan berpikir kritis siswa.
Slang Words Used in Sing Movie
Nadantari, Pande Ni Made Ira;
Mulyawan, I Wayan;
Qomariana, Yana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36719
Dalam artikel ini, peneliti menganalisis kata-kata slang dan juga penggunaan kata-kata slang itu sendiri. Teori yang dikemukakan oleh Allan dan Burridge (2006) yang berjudul Kata-Kata Terlarang: Tabu dan Sensor Bahasa digunakan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kata slang. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis dan memberikan pemahaman kepada pembaca tentang jenis dan penggunaan slang dalam film Sing. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data. Peneliti mengumpulkan data dengan mengumpulkan data yang ada dalam bentuk teks. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan beberapa langkah, pertama peneliti mengunduh film, subtitle film, dan juga mencari transkripnya. Kedua, peneliti menonton film sambil membaca transkripsi film. Ketiga, peneliti mencatat kata-kata slang yang ditemukan dalam skrip. Hasil menunjukkan bahwa dari analisis jenis-jenis slang, segar dan kreatif adalah yang paling banyak ditemukan dalam skrip film karena sebagian besar kata-kata slang ini adalah kosakata baru yang belum muncul dalam kosakata masyarakat sebelumnya. Dan kata-kata slang digunakan untuk mengungkapkan perasaan para tokoh, untuk mempersingkat kata, untuk menyapa, dan biasanya merujuk pada kelompok orang dalam masyarakat.
Penerapan Curturally Responsive Teaching dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMA Pada Materi Seni Musik
Rahmadani, Sherina Pasma;
Astuti, Fuji;
Ardipal, Ardipal;
Indrayuda, Indrayuda;
Syafriandi, Syafriandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36724
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar seni musik di SMA Laboratorium UNP melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa fase F – XI 3 dengan 36 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan program SPSS dengan uji t-tes. Data hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan prestasi belajar siklus I ke siklus II sebesar 19,2%. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 26 siswa (72,22%) dan meningkat pada siklus II menjadi 33 siswa (91,42%) Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siklus I ke siklus II dengan nilai signifikansi <0,05, yaitu sebesar 0,000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Curturally Responsive Teaching efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMA pada materi seni musik.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia 3-4 Tahun Melalui Kegiatan Meniup di PAUD Nur Ramadhani
Febrianti, Petni;
Herlinda, Susi;
Rahmah, Rahmah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36725
Setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka perkembangan pribadi dan kecerdasan sesuai dengan minat dan bakatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan berbicara dan seberapa besarkah peningkatan kemampuan berbicara anak usia 3-4 tahun melalui kegiatan meniup di PAUD Nur Ramadhani. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dimana suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru atau bersama-sama dengan orang lain (kolaborasi) yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil pembelajaran. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I pertemuan I kemampuan bicara anak melalui kegiatan meniup sebesar 48,96% atau kategori belum berkembang (BB). Pada pertemuan II siklus I kemampuan bicara anak melalui kegiatan meniup mengalami peningkatan yakni sebesar 61,63% atau kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Pada siklus II pertemuan I juga megalami peningkatan yakni sebesar 82,47% atau kategori Berkembang sangat baik (BSB) dan pada pertemuan ke II siklus II mengalami peningkatan sebesar 88, 54 atau kategori Berkembang sangat baik (BSB). Sehingga disimpulkan bahwa melalui kegiatan meniup dapat meningkatkan kemampuan berbira anak usia 3-4 tahun di PAUD Nur Ramadhani, dimana rata-rata kemampuan berbicara anak pada siklus II sebesar 79,77% dan pada siklus II menjadi 85,40% atau mengalami peningkatan sebesar 5,63%.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di TK Islam Terpadu Elok Kecamatan Siak Kabupaten Siak
Mariaty, Mariaty;
Rahayu, Swandra;
Rizka, Nelti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36726
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di TK Islam Terpadu Elok Kecamatan Siak Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian yang dilakukan. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah TK Islam Terpadu Elok Kecamatan Siak Kabupaten Siak dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Gaya kepemimpinan yang digunakan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di TK Islam Terpadu Elok yaitu gaya kepemimpinan demokratis. Gaya ini ditandai dengan keterlibatan aktif guru dalam proses pengambilan keputusan, komunikasi dua arah yang terbuka, serta pemberian kepercayaan kepada guru untuk berinovasi dan bertanggung jawab atas tugasnya. Kepala Sekolah juga mendorong kolaborasi dan menghargai setiap masukan dari guru, menciptakan suasana kerja yang positif dan kekeluargaan. Adapun motivasi kerja guru di TK Islam Terpadu Elok sangat baik atau dapat dikatakan terus mengalami peningkatan. Terbukti dari ketepatan waktu guru dalam melaksanakan pekerjaanya dan pemberian reward atau pengahargaan kepada guru, dengan pemberian penghargaan tersebut guru akan merasa senang dan semangat bekerja karena hasil kerjanya diberikan apresiasi oleh atasannya sehingga menciptakan peserta didik yang berprestasi.
Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Penerapan Media Kolase Cangkang Telur di TK Harapan Bangsa Desa Pinggir Kecamatan Pinggir
Nasution, Botouli;
Rahmah, Rahmah;
Herlinda, Susi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36727
Anak merupakan manusia kecil yang memiliki potensi yang harus dikembangkan. Anak memiliki karakteristik tertentu yang khas dan tidak sama dengan orang dewasa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah media kolase cangkang telur dapat meningkatkan motorik halus anak usia dini di TK Harapan Bangsa Desa Pinggir Kecamatan Pinggir. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dalam penelitian ini adalah media kolase cangkan telur dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Harapan Bangsa. Dimana kemampuan motorik halus anak pada saat pra tindakan rata-rata diangka 41, 67% atau kategori Mulai Berkembang (MB). Pada siklus 1 kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan dengan rata-rata 73,54% atau kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 81,04% atau kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan kata lain bahwa media kolase cangkang telur berhasil meningkatkan motorik halus anak kelompok B sebesar 39, 37% di TK Harapan Bangsa.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Pra Menulis Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Wordpad di PAUD Cahaya Ibu Kampung Buantan Besar Kecamatan Siak
Ningsih, Bayu Indria;
Rahmah, Rahmah;
Herlinda, Susi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36728
Tugas anak adalah bermain karena dengan bermain mereka akan menemukan berbagai pengalaman dan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dan seberapa besarkah media wordpad dapat meningkatkan kemampuan pra menulis anak usia 5-6 tahun di PAUD Cahaya Ibu Kampung Buantan Besar Kecamatan Siak. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini adalah media wordpad sand dan wordpad LCD dapat meningkatkan kemampuan pra menulis anak usia 5-6 tahun dimana kemampuan pra menulis anak kelompok B pada tahap pra siklus dengan nilai rata-rata 38,61% atau masih dikategori masih berkembang (MB). Setelah menggunakan media wordpad sand dan wordpad LCD dalam peningkatan kemampuan pra menulis anak kelompok B mengalami peningkatan dimana pada siklus I pertemuan I kemampuan pra menulis anak pada tahap mulai berkembang (MB) dengan nilai rata-rata 45,60%dan pada pertemuan ke II siklus I kemampuan pra menulis anak sudah mengalami peningkatan sebesar 54,94% (Berkembang Sesuai Harapan). Pada pertemuan ke I siklus II kemampuan pra menulis anak mengalami peningkatan sebesar 76,39% (Berkembang sangat baik) dan pada pertemuan II siklus II nilai rata-rata 92,82%, (Berkembang Sangat Baik).