cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,420 Documents
Penerapan Metode Design Thinking terhadap Efektivitas Pendaftaran Siswa: Studi Kasus di Bas Hospitality and Cruise Ship Academy Arisandy, Putri Suci; Suharko, Arief Bimantoro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi peningkatan kepercayaan publik dan efektivitas sistem pendaftaran di BAS Hospitality and Cruise Ship Academy melalui pendekatan design thinking. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya tingkat konversi pendaftar yang disebabkan oleh keterbatasan bukti sosial (social proof), rendahnya transparansi kerja sama industri, serta ketidaksesuaian komunikasi antara siswa generasi Z dan orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lima tahapan design thinking, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan calon siswa, orang tua, dan pihak internal lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kunci yang memengaruhi keputusan pendaftaran adalah tingkat kepercayaan terhadap bukti alumni dan transparansi peluang kerja pasca-pelatihan. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan tiga ide utama, yaitu sistem pendaftaran digital tiga langkah, konten testimoni alumni berbasis perjalanan karier, dan kampanye co-branding dengan mitra industri. Uji coba terhadap prototipe menunjukkan peningkatan persepsi kemudahan, kejelasan informasi, dan kepercayaan pengguna, meskipun masih diperlukan penguatan jumlah serta variasi bukti alumni. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan design thinking efektif dalam mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan menghasilkan solusi yang relevan untuk meningkatkan kepercayaan publik serta efisiensi sistem pendaftaran lembaga pelatihan.
Students’ Errors in Using Simple Present Tense in Writing Descriptive Text Husna, Lailatul; Aisya, Tsurayya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36699

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesalahan siswa dalam menggunakan tense present sederhana dalam menulis teks deskriptif di SMAN 1 Baso. Penguasaan tense present sederhana sangat penting karena merupakan tense dasar yang umum digunakan dalam penulisan deskriptif. Namun, pengamatan awal menunjukkan bahwa banyak siswa masih kesulitan dalam penerapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan frekuensi kesalahan yang dilakukan siswa ketika menerapkan tense present sederhana dalam menulis teks deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel acak 14 siswa kelas X.2. Data dikumpulkan melalui tes menulis, dan kesalahan diklasifikasikan berdasarkan taksonomi strategi permukaan menjadi penghilangan, penambahan, kesalahan susunan, dan kesalahan pembentukan. Hasil penelitian menunjukkan total 52 kesalahan yang terdiri dari penghilangan (12 kasus atau 23,07%), penambahan (10 kasus atau 19,23%), kesalahan susunan (5 kasus atau 9,63%), dan kesalahan pembentukan (25 kasus atau 48,07%). Kesalahan pembentukan ditemukan paling dominan, menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menggunakan bentuk kata kerja yang benar sesuai dengan subjek. Hasil ini menunjukkan perlunya pengajaran tata bahasa yang lebih eksplisit, terutama mengenai kesesuaian kata kerja dan penggunaan kata kerja bantu, untuk membantu siswa mengurangi kesalahan tata bahasa dan meningkatkan ketepatan penulisan mereka.
Analisis Biomedik Implementasi ROM terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragic Raharyani, Anisa Ell; Sahli, Muhamad; Aji, Agus Prasetya; Anam, Akhyarul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.36700

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kelemahan otot yang berdampak pada penurunan kemampuan fungsional pasien termasuk activity daily living. perlunya upaya untuk mencegah komplikasi yang lebih luas dan meningkatkan kualitas hidup pasien stroke non hemoragik dengan penerapan intervensi yang tepat secara berkelanjutan yaitu dengan penerapan latihan Range of Motion (ROM). Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh penerapan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot. Desain deskriptif analitik dengan metode studi kasus dipilih untuk menganalisis implementasi ROM, dengan 2 subjek pada penelitian ini sesuai kriteria inklusi yaitu pasien terdiagnosa stroke non hemoragik dengan kelemahan otot, dan bersedia menjadi subjek studi kasus. Hasil penerapan ROM menunjukkan ada peningkatan kekuatan otot sebelum dan setelah dilakukan latihan ROM selama 3x24 jam. Kesimpulan : latihan ROM dapat meingkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami kelemahan otot.
Peran Perceived Stress terhadap Emotional Eating Pada Emerging Adulthood yang Mengalami Relationship Break Up Dende, Natalia; Heng, Pamela Hendra; Uranus, Hanna Christina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36703

Abstract

Putus cinta merupakan salah satu sumber stres interpersonal yang umum terjadi pada masa emerging adulthood. Stres yang dirasakan setelah breakup berpotensi memunculkan perilaku maladaptif, salah satunya emotional eating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perceived stress terhadap emotional eating pada emerging adulthood yang mengalami relationship break up. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 320 individu berusia 18–25 tahun yang pernah mengalami putus cinta, diperoleh melalui penyebaran kuesioner online. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah Perceived Stress Scale (PSS) dan Emotional Eating subscale dari Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ). Analisis data menggunakan korelasi Spearman dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara perceived stress dan emotional eating (ρ = 0.554; p < 0.001). Hasil regresi juga menunjukkan bahwa perceived stress berperan terhadap emotional eating dengan kontribusi sebesar 21,3%. Uji beda menunjukkan perbedaan pada beberapa karakteristik demografis seperti jenis kelamin, dampak emosional, perubahan berat badan, dukungan sosial, dan waktu terakhir putus cinta untuk variabel emotional eating. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi stres yang dipersepsikan setelah breakup, semakin besar kecenderungan emerging adulthood melakukan emotional eating sebagai bentuk pelampiasan emosi negatif. Penelitian ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap regulasi emosi dan strategi koping adaptif pada individu yang mengalami putus cinta.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Bentuk Perilaku Cyberbullying pada Remaja Pengguna Media Sosial Ramadani, Syahrah; Firdaus, Faradillah; Sulastri, Tri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36704

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku cyberbullying di kalangan remaja pengguna media sosial yang diduga dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku cyberbullying pada remaja pengguna media sosial. Subjek penelitian terdiri atas 55 remaja berusia 13-21, pengguna media sosial dan pernah melakukan setidaknya satu bentuk cyberbullying. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala cyberbullying dan The Assessing Emotions Scale, kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rho menggunakan SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap berbagai bentuk cyberbullying, seperti flaming, harassment, cyberstalking, denigration, impersonation, outing & trickery, dan exclusion. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional bukan faktor utama dalam keterlibatan remaja dalam perilaku cyberbullying. Penelitian ini memperluas pemahaman mengenai faktor psikologis cyberbullying serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan pada variabel lain yang lebih relevan dalam interaksi daring remaja.
Evaluasi Strategi Pemodelan Basis Data melalui Entity Relationship Diagram (ERD) dalam Perspektif Akademik dan Praktik Industri: Literature Review Mafirah, Dinda; Hary, Abdi; Sugiran, Sugiran; Annisa, Latifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36705

Abstract

Perancangan basis data merupakan kompetensi inti dalam kurikulum Pendidikan Teknologi Informasi guna mendukung efisiensi sistem informasi di era transformasi digital. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi peran dan efektivitas Entity Relationship Diagram (ERD) sebagai instrumen pemodelan data melalui tinjauan literatur terhadap 20 studi kasus yang mencakup berbagai sektor, mulai dari ritel, kesehatan, perbankan, hingga otomatisasi desain berbasis Artificial Intelligence. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review untuk memetakan transisi dari kebutuhan konseptual (Conceptual Data Model) ke implementasi fisik (Physical Data Model). Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan ERD secara signifikan mampu meminimalisir redundansi data dan meningkatkan integritas sistem. Selain itu, integrasi alat bantu modern seperti Oracle Data Modeler dan inovasi Natural Language Processing (NLP) terbukti mempercepat siklus pengembangan basis data. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa ERD bukan sekadar alat teknis, melainkan instrumen kognitif krusial yang harus dikuasai untuk membangun infrastruktur data yang adaptif dan profesional.
Pengembangan Karakter Melalui Pendidikan Islam Berbasis Nilai-Nilai Al-Quran: Analisis Konseptual Baidarus, Baidarus; Fithri, Radhiyatul; Abunawas, Abunawas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan karakter melalui pendidikan Islam yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Krisis moral global yang ditandai oleh melemahnya nilai etika, tanggung jawab sosial, dan integritas individu menuntut penguatan pendidikan karakter dalam sistem pendidikan. Islam sebagai agama yang menempatkan akhlak sebagai inti ajaran menawarkan pendekatan holistik melalui internalisasi nilai-nilai Qur’ani, seperti kejujuran (ṣidq), tanggung jawab (mas’ūliyyah), amanah, keadilan, dan kasih sayang (raḥmah). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, dengan menganalisis sumber primer dan sekunder berupa Al-Qur’an, hadis, serta literatur ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berbasis nilai-nilai Al-Qur’an memiliki potensi strategis sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik yang unggul secara intelektual serta matang secara spiritual, emosional, dan moral. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam praktik pendidikan dapat menjadi alternatif solutif dan berkelanjutan dalam menghadapi degradasi moral dan memperkuat pembentukan karakter bangsa.
Penerapan Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) Berbantuan Media Educaplay terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fikih Kelas VIII di MTsN 2 Padang Hasanah, Rizatul; Remiswal, Remiswal; Yulia, Yulia; Sepriyanti, Nana; Marhamah, Marhamah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36711

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada belum optimalnya hasil belajar peserta didik dan rendahnya pasrtisipasi peserta didik pada pembelajaran Fikih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fikih dengan menggunakan model pembelajaran CORE berbantuan media Educaplay lebih tinggi daripada keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fikih dengan menggunakan model pembelajaran eskpositori. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment, dengan bentuk nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen, masing-masing berjumlah 32 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi keaktifan belajar dan tes hasil belajar, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian pada keaktifan belajar menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori aktif, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori kurang aktif. Selain itu, rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keaktifan dan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran CORE berbantuan media Educaplay dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CORE berbantuan media Educaplay berpengaruh secara signifikan terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Fikih kelas VIII di MTsN 2 Padang.
Strategi Pemasaran Syariah dalam Menghadapi Persaingan Bisnis Pada Toko Busana Muslim Hijrah Store Solok Syafitri, Annisa; Rahman, Ali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36712

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya strategi pemasaran syariah dalam menghadapi pesaing dalam usaha busana muslim. beberapa masalah yang dihadapi oleh Toko Hijrah Store Solok, yaitu kurang maksimalnya penggunaan media sosial untuk memasarkan produk, adanya trend dalam strategi pemasaran yang perlu diikuti untuk meningkatkan penjualan, dan terjadinya penurunan penjualan.Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi pemasaran syariah dalam menghadapi pesaing dan apa kendala dalam strategi pemasaran syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dan strategi pemasaran syariah dalam menghadapi pesaing bisnis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik, karyawan Toko Hijrah Store Solok, dan konsumen toko hijrah store. Penelitian ini menggunakan analisis data SWOT, teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan pemilik usaha dan observasi langsung di lapangan. Data yang di peroleh dianalisis untuk memberikan gambaran nyata mengenai strategi pemasaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran syariah dapat meningkatkan penjualan dengan menggunakan 4p (product, price, place, dan promotion) dan SWOT, sehingga pemilik usaha bisa memahami konsep pemasaran syariah, meningkatkan penggunaan media sosial yang efektif untuk memasarkan produk dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan penjualan melalui platfrom digital sebagai alat untuk bersaing berjualan secara online.
Pertanggung Jawaban Pidana Korporasi dalam Sektor Perbankan terhadap Pemalsuan Pembukuan: Studi Komparasi antara Singapura dan Indonesia Putra, Albert Hadi; Alfadillah, Muhammad Raydafi; Hariseno, Dimas; Sitorus, Dio Fredrick Hezekiel; Sahputra, Dedi; Alwani, Faris Dhafin Razaqa; Hamza, Bahtiar; Yustika, Luthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36713

Abstract

Pemalsuan pembukuan dalam sektor perbankan merupakan tindak pidana serius yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap sistem keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana bank sebagai korporasi atas tindak pidana pemalsuan pembukuan yang dilakukan oleh pegawai bank, baik dalam konteks hukum di Indonesia maupun di Singapura. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, pertanggungjawaban pidana terhadap perbuatan pemalsuan pembukuan pada umumnya lebih difokuskan kepada pelaku individu, yaitu pegawai bank, meskipun korporasi secara prinsip dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti adanya kelalaian sistem pengawasan internal. Sementara itu, di Singapura, rezim hukum perbankan dan korporasi menekankan tanggung jawab institusional yang lebih ketat, terutama terkait kepatuhan, pengendalian internal, dan kewajiban pengawasan oleh bank sebagai badan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan pendekatan tersebut mencerminkan perbedaan orientasi penegakan hukum, antara penekanan pada tanggung jawab individu dan penguatan akuntabilitas korporasi dalam sektor perbankan.