cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Analisis Potensi Bantuan Pertanian dalam Peningkatan Pendapatan Petani (Studi kasus: Desa Tanjung Alai, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Muko Muko) Cantika, Tiara; Susanti, Septria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37526

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh masalah yang menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang perekonomian masyarakat pedesaan. Namun, banyak petani yang masih menghadapi masalah dalam hal akses terhadap bantuan pertanian yang diberikan oleh pemerintah. Penulis mengidentifikasi beberapa permasalahan, termasuk distribusi bantuan yang tidak tepat sasaran, pemanfaatan yang kurang optimal, serta tantangan dalam hal pengetahuan dan keterampilan petani dalam menggunakan teknologi pertanian modern. Penelitian ini berupaya untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi bantuan pertanian, diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi sosial-ekonomi masyarakat pedesaan melalui peningkatan pendapatan petani. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yang mencakup wawancara dan observasi lapangan, serta analisis data berdasarkan teori yang relevan sehingga dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi akademisi, praktisi, dan petani itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bantuan prtanian belum di distribusikan secara merata karna kurangnya koordinasi kepada pihak-pihak yang terkat serta kurang akuratnya pendataan yang berdampak besar kepada pendapatan petani-petani kecil. Dan juga masih banyak petani yang menggunakan cara tradisonal dalam bertani karna, kurangnya pemahaman petani untuk menggunakan alat modern.
Strategi Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling Berbasis Outcome di Sekolah Menengah Lesmana, Gusman; Siswoyo, Mariza Rafaelita; Putri, Nayla Olivia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37527

Abstract

Program bimbingan dan konseling (BK) di sekolah menengah merupakan salah satu upaya strategis untuk mendukung perkembangan akademik, sosial, emosional, dan perencanaan karier siswa. Evaluasi efektivitas program ini seringkali belum terfokus pada pencapaian outcome yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program BK berbasis outcome dengan melihat pengaruh partisipasi siswa terhadap pencapaian akademik, perilaku sosial, pengelolaan emosi, dan perencanaan karier. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif descriptive-correlational dengan sampel sebanyak 50 siswa dari kelas X hingga XII yang mengikuti program BK secara rutin. Instrumen penelitian berupa kuesioner berstruktur skala Likert 1–5 yang mengukur setiap indikator secara terperinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif dalam program BK (70% responden) meningkatkan skor rata-rata pada indikator akademik (nilai rata-rata 3,85; motivasi 3,90; disiplin 3,88), perilaku sosial (kerjasama 4,05; komunikasi 4,00; kepedulian 4,01), pengelolaan emosi (kontrol diri 3,92; ekspresi positif 3,95; pemecahan masalah 3,98), dan perencanaan karier (tujuan 4,08; rencana studi 4,12; persiapan karier 4,10). Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif signifikan antara partisipasi BK dengan seluruh indikator (r = 0,66–0,76, p < 0,01), dan regresi linier sederhana menjelaskan 44%–58% variasi skor indikator (R² = 0,44–0,58, F signifikan 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa program BK berbasis outcome efektif dalam mendukung perkembangan menyeluruh siswa.
Olahraga Pacu Kuda sebagai Warisan Sejarah Budaya di Kota Bukittinggi Tahun (1889-1945) Melvira, Lia; Anwar, Syaiful
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37528

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengkaji Olahraga Pacu Kuda Sebagai Warisan Sejarah Budaya Di Kota Bukittinggi. Bukittinggi merupakan sebuah kota yang terletak di Sumatera Barat yang dikenal sebagai salah satu pusat warisan sejarah dan budaya yang kaya, terutama selama priode kolonial. Bukittinggi pada zaman kolonial Belanda disebut dengan Fort de Kock. Pada priode Belanda pacu kuda berkembang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Minangkabau. Dikawasan Bukik Ambacang, Belanda membangun arena pacu kuda sebagai bagian dari fasilitas hiburan dan olahraga bagi para pejabat serta masyarakat Eropa yang tinggal disana. Pacu kuda Bukik Ambacang diresmikan Belanda pada tahun 1889 yang dikenal dengan nama galanggan Bukik Ambacang. Galanggang ini merupakan galangang tertua di Indonesia dan juga merupakan pelopor olahraga pacu kuda di Sumatera Barat. Sejak diresmikan tahun 1889 gelanggang ini bernaung dibawah Renbond (organisasi pemerintah Belanda) dan setiap tahunnya diadakan pacuan kuda pada hari-hari tertentu, seperti hari-hari pasar dan hari ulang tahun ratu Belanda, hingga saat ini berkembang menjadi destinasi pariwisata warisan sejarah di Kota Bukittinggi yang dikenal dengan olahraga pacu kuda. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah metode deskriptif naratif dengan metode penelitian sejarah. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah sember primer dan sekunder. Sumber primer dapat berupa Arsip Belanda, Surat Kabar yang terkait dengan judul penelitian, sedangkan sumber skunder dengan meneliti artikel buku, jurnal terkait dengan judul penelitian yaitu tentang Olahraga Pacu Kuda Sebagai Warisan Sejarah Budaya Di Kota Bukittinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama masa kolonial dan menjelang kemerdekaan, pacu kuda menjadi simbol kekuatan dan keberanian masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pacu kuda yang didominasi kolonial Belanda di bukittinggi, mulai dari perkembangan pacu kuda perbandingan model pacu kuda, termasuk pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Melalui analisis terhadap dokumentasi sejarah penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sejarah perkembangan olahraga pacu kuda Bukik Ambcang tahun 1989 dan pristiwa sejarah yang terkandung dalam olahraga pacu kuda. Dengan demikian, pacu kuda Bukittinggi tidak hanya dikenang sebagai sebuah olahraga, tetapi juga sebagai simbol warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan.
Peran Kesesuaian Orang-Organisasi dalam Memediasi Spiritualitas Kerja dan Dukungan Organisasi terhadap Perilaku Inovatif pada Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional Banda Aceh Afrianda, Eliza; Rahmi, Amelia; Zikrillah, Zikrillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh spiritualitas tempat kerja dan persepsi dukungan organisasi terhadap perilaku kerja inovatif dengan mediasi kesesuaian orang-organisasi pada Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional Banda Aceh. Sampel penelitian berjumlah 83 responden, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan studi dokumentasi serta dianalisis menggunakan teknik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas tempat kerja, persepsi dukungan organisasi, dan kesesuaian orang-organisasi berpengaruh terhadap perilaku kerja inovatif. Selain itu, spiritualitas tempat kerja dan persepsi dukungan organisasi juga berpengaruh terhadap kesesuaian orang-organisasi, serta memiliki pengaruh tidak langsung terhadap perilaku kerja inovatif melalui variabel tersebut. Kesesuaian orang-organisasi menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi perilaku kerja inovatif pada Bank Aceh Syariah Kantor Pusat Operasional Banda Aceh.
Pengaruh Artificial Intelligence, Employee Engagement, Knowledge Sharing terhadap Employee Performance Pada Guru Tiara, Putri Salsabilah; Prastyani, Desy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37531

Abstract

Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan mendasar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam aspek pengelolaan kinerja tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Artificial Intelligence, Employee Engagement, dan Knowledge Sharing terhadap Employee Performance pada guru di wilayah Jabodetabek. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan teknik purposive sampling, melibatkan 239 responden guru SMA yang aktif mengajar di wilayah tersebut. Instrumen pengukuran terdiri dari 40 pernyataan berskala Likert empat poin, dan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian membuktikan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan terdukung secara statistik, di mana AI berpengaruh positif terhadap Employee Engagement, AI berpengaruh positif terhadap Knowledge Sharing, Employee Engagement berpengaruh positif terhadap Employee Performance, Knowledge Sharing berpengaruh positif terhadap Employee Performance, serta AI berpengaruh positif terhadap Employee Performance. Ketiga variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi employee performance sebesar 62,7%. Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi institusi pendidikan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI, memperkuat budaya berbagi pengetahuan, dan meningkatkan keterikatan kerja guru guna mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Comparison of Problem Solving, Problem Posing, and Contextual Learning Approaches in Improving Understanding and Problem-Solving Ability of Junior High School Students on Fraction Material Armanto, Dian; Lubis, Siti Aisyah; Sitorus, Artorito; Syahputri, Devita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pendekatan pemecahan masalah, perumusan masalah, dan pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP pada materi pecahan. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR), yaitu metode studi literatur yang dilakukan secara sistematis untuk mengidentifikasi, memilih, dan menganalisis berbagai hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Data diperoleh melalui pencarian artikel ilmiah di Google Scholar menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran dan kemampuan matematika siswa. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu diterbitkan dalam periode 2021–2026, membahas pendekatan pemecahan masalah, perumusan masalah, atau pembelajaran kontekstual, dan berfokus pada pemahaman konseptual dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP pada materi pecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pemecahan masalah lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah karena melatih siswa untuk menyelesaikan masalah secara sistematis, sedangkan pendekatan perumusan masalah berperan lebih besar dalam meningkatkan pemahaman konseptual melalui keterlibatan aktif siswa dalam merumuskan masalah. Sementara itu, pembelajaran kontekstual efektif dalam membantu siswa memahami konsep pecahan secara bermakna dengan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata. Dengan demikian, ketiga pendekatan ini memiliki keunggulan masing-masing dan dapat saling melengkapi, sehingga kombinasi ketiganya direkomendasikan untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa secara optimal.
Analysis of Junior High School Students’ Misconceptions in Solving Systems of Linear Equations in Two Variables (SLETV) Problems in Terms of Numeracy Literacy Through the Problem-Based Learning (PBL) Approach (Literature Study) Rigani, Ferdiansyah; Hutagaol, Jona Mikhael; Girsang, Reva Lenita; Armanto, Dian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa SMP dalam menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Masalah ini dilihat dari segi literasi numerasi dan implikasinya terhadap penerapan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui kajian jurnal ilmiah yang relevan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari jurnal nasional yang membahas miskonsepsi siswa, literasi numerasi, dan penerapan PBL dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa dalam materi SPLDV masih relatif tinggi, terutama dalam menyelesaikan soal cerita. Hal ini meliputi kesalahan dalam memahami konsep variabel, kesulitan dalam menerjemahkan masalah ke dalam model matematika, dan kesalahan dalam menerapkan metode penyelesaian. Kemampuan pemecahan masalah siswa juga belum optimal. Miskonsepsi ini dipengaruhi oleh literasi numerasi yang rendah dan proses pembelajaran yang kurang inovatif. Oleh karena itu, pendekatan PBL dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah.
Hubungan Skor M-Chat dengan Tingkat Keparahan Autisme Berdasarkan Cars Pada Anak Autis di SLB Negeri Pembina Medan Rahmatrisilvia, Rahmatrisilvia; Azzahra, Nabila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37534

Abstract

Autisme merupakan gangguan perkembangan yang ditandai dengan hambatan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku repetitif. Deteksi dini dan penilaian tingkat keparahan sangat penting untuk menentukan intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara skor Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT) dengan tingkat keparahan autisme berdasarkan Childhood Autism Rating Scale (CARS). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek dua anak autis di SLB Negeri Pembina Medan. Data diperoleh melalui instrumen M-CHAT dan CARS. Hasil menunjukkan bahwa anak dengan skor M-CHAT tinggi cenderung memiliki tingkat keparahan autisme yang lebih tinggi pada CARS. Subjek Ardi menunjukkan kategori autisme ringan–sedang, sedangkan subjek Boni menunjukkan autisme berat. Dengan demikian, terdapat hubungan yang searah antara skor skrining M-CHAT dan tingkat keparahan berdasarkan CARS. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang searah antara skor M-CHAT dengan tingkat keparahan autisme.
Peran Sanggar Tari Gema Serunai dalam Melestarikan Tari Andun di Suku Serawai Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Putri, Shinta Jesica; Fahmiati, Mia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan latar belakang dan peran keberadaan Sanggar Tari Gema Serunai Dalam Melestarikan Tari Andun Di Suku Serawai Kota Manna Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keberadaan Sanggar Tari Gema Serunai dalam Melestarikan Tari Andun adalah untuk menyalurkan bakat mereka di dunia kesenian dengan melakukan latihan tari tradisional (Tari Andun) seminggu satu kali demi untuk melanjutkan dan mempertahankan kesenian tradisional yang ada di Suku Serawai Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Sedangkan peran Sanggar Tari Gema Serunai dalam melestarikan Tari Andun adalah dengan melakukan pengembangan sumber daya manusia dalam bentuk pelatihan dan pembinaan tentang seni tradisional (Tari Andun) yang mana anak-anak tersebut dibimbing secara langsung menyajikan pertunjukan kesenian tradisional (tari andun) di acara-acara tertentu seperti acara pernikahan, pesta perayaan hari jadi Kabupaten Bengkulu Selatan Kota Manna dan perayaan HUT NKRI dan adanya proses latihan yang baik oleh Sanggar Tari Gema Serunai ini sangat membantu demi suksesnya suatu pertunjukan.
Manajemen Sanggar Seni Sakato Group Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi Sari, Nova Puspita; Wimbrayardi, Wimbrayardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sistem manajemen yang diterapkan di Sanggar Sakato Group, Kota Bukittinggi. Sanggar ini dipilih sebagai objek penelitian karena eksistensinya yang stabil sejak tahun 1990 dan kemampuannya dalam beradaptasi dengan kebutuhan pasar seni pertunjukan kontemporer tanpa meninggalkan akar tradisi Minangkabau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pimpinan dan pengurus sanggar, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian ini adalah pada empat fungsi manajemen utama, yaitu: (1) Perencanaan, terkait penyusunan program kerja dan persiapan alat; (2) Pengorganisasian, meliputi pembentukan struktur kepengurusan dan pembagian peran; (3) Pengarahan, berupa pemberian motivasi dan komunikasi internal; serta (4) Pengendalian, yang mencakup evaluasi latihan dan kualitas pertunjukan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik manajemen seni pertunjukan yang profesional dan berkelanjutan bagi sanggar seni tradisional lainnya.