cover
Contact Name
Bahrum Subagiya
Contact Email
bahgia990@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.tawazun@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 19786786     EISSN : 26545845     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam has a focus on the study of Islamic education with the following scope: 1. Islamic Education Management 2. Thought of Islamic education 3. Islamic science education 4. Islamic Guidance and Counseling
Arjuna Subject : -
Articles 86 Documents
Analisis metode pendidikan adab anak kepada orang tua dalam kitab Adab Al Mufrad Hakim, Lukman Nol
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.18095

Abstract

Education of children's manners to parents is an important aspect in character building, but is often neglected in educational practices both at home and at school. This study aims to analyze the educational methods of children's manners to parents based on the perspective of the book of Adab al-Mufrad by Imam al-Bukhari. This research uses a qualitative approach with the content analysis method of the relevant hadith texts in the book. The results showed that there are twelve methods of adab education that can be applied to children, including: the method of interesting communication, prayer as a form of affection, the method of silence and listening, raising the voice in teaching, advice, parables, recording, exemplary, dialog (hiwar), reinforcement (takrir), stories, and the method of targhib and tarhib. All of these methods show that adab education in Islam is holistic and applicable. These findings can be utilized by parents and educators as guidelines in instilling the values of manners to children from an early age. Abstrak Pendidikan adab anak kepada orang tua merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter, namun sering terabaikan dalam praktik pendidikan baik di rumah maupun di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pendidikan adab anak kepada orang tua berdasarkan perspektif kitab Adab al-Mufrad karya Imam al-Bukhari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap teks-teks hadis yang relevan dalam kitab tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua belas metode pendidikan adab yang dapat diterapkan kepada anak, di antaranya: metode komunikasi yang menarik, doa sebagai bentuk kasih sayang, metode diam dan mendengarkan, mengeraskan suara dalam pengajaran, nasihat, perumpamaan, pencatatan, keteladanan, dialog (hiwar), penguatan (takrir), kisah, serta metode targhib dan tarhib. Keseluruhan metode ini menunjukkan bahwa pendidikan adab dalam Islam bersifat holistik dan aplikatif. Temuan ini dapat dimanfaatkan oleh orang tua dan pendidik sebagai pedoman dalam menanamkan nilai-nilai adab kepada anak sejak dini.
Program pendidikan Islamic Worldview untuk murid SMA Boarding School Dhohir, Irfan Ilahi; Tamam, Abas Mansur; Supraha, Wido
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.18152

Abstract

This study aims to formulate an Islamic Worldview education program for dormitory-based high school students in order to form a comprehensive and solid Islamic understanding in the midst of the challenges of the times. A qualitative approach is used with data collection techniques through literature studies, field observations, in-depth interviews, and forum group discussions (FGDs). The concept of Islamic Worldview developed by Syed Muhammad Naquib al-Attas in the work “Prolegomena to the Metaphysics of Islam” became the main foundation in the formulation of this program. Field studies at Pesantren At-Taqwa Depok were used to strengthen the validity of the formulated concept. The results showed that the internalization of Islamic Worldview in education is very important in fortifying students from the influence of liberal ideology and moral deviation. The proposed program includes activities such as book sharing, book studies, Islamic discussions, and insight enhancement forums designed to foster students' critical and spiritual awareness. The conclusion of this study emphasizes the need for integration of Islamic values in adolescent education as a strategy to face global challenges. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan program pendidikan Islamic Worldview bagi murid sekolah menengah atas berbasis asrama dalam rangka membentuk pemahaman keislaman yang komprehensif dan kokoh di tengah tantangan zaman. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi lapangan, wawancara mendalam, dan Forum Group Discussion (FGD). Konsep Islamic Worldview yang dikembangkan oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas dalam karya "Prolegomena to the Metaphysics of Islam" menjadi landasan utama dalam perumusan program ini. Studi lapangan di Pesantren At-Taqwa Depok digunakan untuk memperkuat validitas konsep yang dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi Islamic Worldview dalam pendidikan sangat penting dalam membentengi siswa dari pengaruh ideologi liberal dan penyimpangan moral. Program yang diusulkan meliputi kegiatan seperti book sharing, pengkajian kitab, diskusi keislaman, serta forum peningkatan wawasan yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kritis dan spiritual siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan remaja sebagai strategi menghadapi tantangan global.
Spiritual intelligence in children within Islamic Educational Psychology: development, potential, and guidance Nurislamiah, Siti; Setyawati, Ariesta; Astuti, Sherly
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.18323

Abstract

Spiritual intelligence plays a significant role in Islamic education by bridging the understanding of religious teachings, moral development, and self-awareness regarding the existence of God and humanity. This intelligence involves not only religious knowledge but also values such as empathy, compassion, and a sense of purpose that guide individuals in making ethical decisions and living with integrity. The study emphasizes the importance of spiritual intelligence in fostering well-rounded individuals by integrating intellectual, emotional, and spiritual components. It also highlights the interconnectedness of these aspects, which collectively shape a child’s overall development. The primary objective of this research is to examine the development and potential of spiritual intelligence in children from the perspective of Islamic educational psychology. The study employs a literature review with a qualitative approach, incorporating observations and scientific reasoning to explore this topic. The findings suggest that children's spiritual intelligence can be assessed through their abilities and potential, providing valuable insights into their unique characteristics and developmental needs, which can inform effective educational and parenting strategies. Abstrak Kecerdasan spiritual memainkan peran penting dalam pendidikan Islam dengan menghubungkan pemahaman ajaran agama, perkembangan moral, dan kesadaran diri terkait eksistensi Tuhan dan umat manusia. Kecerdasan ini melibatkan tidak hanya pengetahuan agama, tetapi juga nilai-nilai seperti empati, kasih sayang, dan rasa tujuan hidup yang membimbing individu dalam mengambil keputusan etis dan hidup dengan integritas. Studi ini menekankan pentingnya kecerdasan spiritual dalam membentuk individu yang seimbang dengan mengintegrasikan komponen intelektual, emosional, dan spiritual. Hal ini juga menyoroti keterkaitan antara ketiga aspek tersebut, yang secara kolektif membentuk perkembangan anak secara keseluruhan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memeriksa perkembangan dan potensi kecerdasan spiritual pada anak-anak dari perspektif psikologi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang mencakup pengamatan dan penalaran ilmiah untuk menggali topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual anak dapat diukur melalui kemampuan dan potensi mereka, yang memberikan wawasan berharga mengenai karakteristik unik dan kebutuhan perkembangan mereka, yang dapat menjadi dasar bagi strategi pendidikan dan pengasuhan yang efektif.
Konsep pendidikan akidah untuk menanggulangi bahaya pemurtadan di daerah bencana Santika, Nina Dwi Ayu; Wiryanto, Wisber; Rosyadi, Rahmat
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.18681

Abstract

The phenomenon of apostasy that occurs in disaster-prone areas is a serious issue that needs to be addressed with a strategic approach, especially through creed education. This study aims to analyze the concept of creed education in overcoming the danger of apostasy in disaster-affected areas, especially in Kertajaya Village, Ciranjang District, Cianjur Regency. The focus of the study is directed at three main sources, namely the creed education program of the National Muallaf Center Founder Aya Sofya, the strategy to overcome apostasy in the Book of Sullamut Taufiq, and the implementation of the creed education program in Kertajaya Village. This research uses a qualitative method with a field study approach and documentation to explore the data in depth. The results show that the three approaches have an important role, but their implementation still requires optimization, especially in the aspects of material delivery and program sustainability. In conclusion, the integration of the concepts of creed education from the three sources can be the basis for developing a more systematic, comprehensive, and collaborative program in tackling apostasy in disaster areas. Abstrak Fenomena pemurtadan yang terjadi di daerah rawan bencana menjadi isu serius yang perlu ditanggapi dengan pendekatan strategis, khususnya melalui pendidikan akidah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan akidah dalam menanggulangi bahaya pemurtadan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Fokus kajian diarahkan pada tiga sumber utama, yaitu program pendidikan akidah dari Founder Muallaf Center Nasional Aya Sofya, strategi penanggulangan pemurtadan dalam Kitab Sullamut Taufiq, dan implementasi program pendidikan akidah di Desa Kertajaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dan dokumentasi untuk menggali data secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga pendekatan tersebut memiliki peran penting, namun implementasinya masih memerlukan optimalisasi, terutama dalam aspek penyampaian materi dan keberlanjutan program. Kesimpulannya, integrasi konsep-konsep pendidikan akidah dari ketiga sumber tersebut dapat menjadi dasar pengembangan program yang lebih sistematis, komprehensif, dan kolaboratif dalam menanggulangi pemurtadan di daerah bencana.
The influence of integrating animation video media with critical incident strategy on Islamic studies learning outcomes Dienana, Arina; Ramadhan, Aji Rizqi; Abdurrahman, Maman; Karimah, Sumayyah; Fauziyah, Widad Nur
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.18783

Abstract

This study aimed to find out how using animated video learning tools along with critical incident learning strategies affects the learning results of students at SDN Tunggul 1 Gondang, Sragen. The method used in this study is a quantitative experimental approach with a quasi-experimental design, specifically a nonequivalent group design. After testing the validity of the instruments, carrying out the implementation, and evaluating the process, the researcher collected test data for analysis. The data was found to be normally distributed and homogeneous in the prerequisite test. Then, the data was analyzed using the t-test (independent sample t-test). The results of the study showed an improvement in Arabic language learning outcomes when using animated video learning tools combined with critical incident learning strategies at SDN Tunggul 1 Gondang, Sragen. This was supported by the results of statistical tests, which showed a significance level (2-tailed) of 0.000 < 0.05, as tested using SPSS software. Therefore, it can be concluded that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted, meaning there is a difference in the Arabic language learning outcomes between the experimental class and the control class. Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran video animasi digabungkan dengan strategi pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa SDN Tunggul 1 Gondang, Sragen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif eksperimen dengan design penelitian quasi eksperimen berupa nonequivalent group design. Setelah melakukan validitas instrument, penerapan dan evaluasi, peneliti menerima data tes untuk dianalisa hingga diketahui bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan bersifat homogen pada uji prasayarat. Selanjutnya data dianalisa menggunakan uji t (independent sample t test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar bahasa Arab menggunakan media pembelajaran video animasi digabungkan dengan strategi pembelajaran critical incident terhadap hasil belajar siswa SDN Tunggul 1 Gondang, Sragen. Didukung dengan hasil uji statistic yang menunjukkan sig. (2-tailed) pada uji independent sample t test sebesar 0,000 < 0,05 yang diuji menggunakan perangkat lunak SPSS. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar mata pelajaran bahasa Arab kelas eksperimen dengan kelas kontrol.
Desain buku panduan muhadatsah berbasis pendekatan komunikatif untuk santri di Pesantren Daarul Uluum Bantarkemang Bogor Tamam, Muhammad Ibnu; Rosyidi, Abdul Wahab; Mufidah, Nuril; Rukmini, Neng Vivie Nurfauziah
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.19142

Abstract

The purpose of this research is to design and develop a student Muhadatsah guidebook based on a Communicative Approach for students at the Daarul Uluum Bantarkemang Islamic Boarding School in Bogor. This research uses the research and development (RnD) method with the ADDIE model approach which consists of five stages, namely analyze, design, develop, implement, and evaluate. This method was chosen to design and develop conversational teaching modules in muhadatsah activities to improve students' Arabic speaking skills. This research was carried out at the Daarul Uluum Bantarkemang Islamic Boarding School in Bogor with a total of 22 respondents. Data sources were obtained through observations, interviews, and questionnaires. Then, the data obtained was analyzed using Miles and Huberman's qualitative research theory which included three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawn. This research resulted in a Muhadatsah Guidebook entitled 'Abbir Lughataka! based on the Communicative Approach of Finocchiaro and Brumfit theories, which have been considered feasible by material experts and media experts to be used as a guide for students in muhadatsah 'usbu'iyyah activities and to improve students' Arabic speaking skills (maharah kalam) at the Daarul Uluum Bantarkemang Islamic Boarding School Bogor. With this research, it is hoped that it can contribute to providing a solution for pesantren to solve existing problems and can develop the muhadatsah process of students to be more directed and meet the targets to be achieved. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan buku panduan Muhadatsah santri berbasis Pendekatan Komunikatif untuk santri di Pesantren Daarul Uluum Bantarkemang Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development atau RnD) dengan pendekatan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu analyze (analisis), design (perancangan), develop (pengembangan), implement (implementasi), dan evaluate (evaluasi). Metode ini dipilih untuk merancang dan mengembangkan modul ajar percakapan dalam kegiatan muhadatsah untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab santri. Penelitian ini dilaksanakan di Pesantren Daarul Uluum Bantarkemang Bogor dengan jumlah responden sebanyak 22 santriwati. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan angket. Kemudian, data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori penelitian kualitatif Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan Buku Panduan Muhadatsah berjudul ‘Abbir Lughataka! berbasis Pendekatan Komunikatif teori Finocchiaro dan Brumfit, yang telah dinilai layak oleh ahli materi dan ahli media untuk dapat digunakan sebagai pegangan bagi santri dalam kegiatan muhadatsah ‘usbu’iyyah dan untuk meningkatkan keterampilan berbicara (maharah kalam) bahasa Arab santri di Pesantren Daarul Uluum Bantarkemang Bogor. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan sumbangsih jalan keluar bagi pesantren untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dan dapat mengembangkan proses muhadatsah santri menjadi lebih terarah dan terpenuhinya target yang ingin dicapai.
Implementasi program “Sekolah Sisan Ngaji” dalam upaya meningkatkan akhlak peserta didik di SMPN 2 Blora Nurdiana, Jumiatun; Romelah; Mardiana, Dina
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.19212

Abstract

Modern education today is more focused on academic aspects, strengthening moral values and character in students is often neglected. This has an impact on the moral and social quality of the younger generation who tend to experience a decline in attitudes, behavior, and the practice of religious teachings. With the “Sekolah Sisan Ngaji” program integrating the learning of the Quran hadith, fiqh, akidah akhlak in life helps build the character of the students again. This research uses a qualitative research approach with a case study research type. The location of this research is SMPN 2 Blora which is located on Jalan Gunandar no. 72, Kedungjenar, Blora, Central Java. The reason for choosing this location is because SMPN 2 Blora is the first school to implement the “Sekolah Sisan Ngaji” Program and will later be used as a role model for other schools. The research method uses interviews conducted with the principal, students, PAI teachers, and Sekolah Sisan Ngaji teachers, while observation is carried out to explore detailed information by direct observation of the “Sekolah Sisan Ngaji” Program activities, and documentation. For data analysis using data condensation, data reduction and conclusion drawing. Test the validity of the data in this study using triangulation techniques. The findings in the study show that in the “Sekolah Sisan Ngaji” program there are 3 core activities as an effort to improve the morals of students, namely literacy activities (learning) and understanding of religious scriptures, daily worship practices according to Islamic teachings, application of Islamic religious teachings in everyday life. Abstrak Pendidikan modern saat ini lebih terfokus pada aspek akademis, penguatan nilai-nilai akhlak dan karakter pada peserta didik sering kali terabaikan. Hal ini berdampak pada kualitas moral dan sosial generasi muda yang cenderung mengalami penurunan dalam sikap, perilaku, dan pengamalan ajaran agama. Dengan adanya program “Sekolah Sisan Ngaji” mengintegrasikan pembelajaran Alquran hadis, fikih, akidah akhlak dalam kehidupan membantu membangun karakter peserta didik itu kembali. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di SMPN 2 Blora yang terletak di Jalan Gunandar no. 72, Kedungjenar, Blora Jawa Tengah. Alasan memilih lokasi tersebut yaitu dikarenakan SMPN 2 Blora merupakan sekolah pertama yang menerapkan Program “Sekolah Sisan Ngaji” dan nantinya akan dijadikan sebagai role model untuk sekolah-sekolah lainnya. metode penelitiannya menggunakan wawancara yang dilakukan dengan kepala sekolah, peserta didik, guru PAI, dan guru Sekolah Sisan Ngaji, sedangkan observasi dilakukan untuk menggali informasi secara detail dengan pengamatan langsung terhadap kegiatan Program “Sekolah Sisan Ngaji”, dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan kondensasi data, reduksi data dan penarikan Kesimpulan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi Teknik. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa dalam program “Sekolah Sisan Ngaji” terdapat 3 kegiatan inti sebagai Upaya memperbaiki akhlak peserta didik yaitu kegiatan literasi (pembelajaran) dan pemahaman terhadap kitab suci agama, praktik ibadah harian sesuai ajaran agama Islam, pengaplikasian ajaran agam Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Integrasi keterampilan mendengar dan berbicara bahasa Arab melalui ekstrakurikuler AC di pesantren Anjaswara, Bening; Sopian, Asep
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.19244

Abstract

Arabic language education in Islamic boarding schools tends to use a traditional approach that focuses on memorizing language rules and understanding Arabic with a translation system. This traditional approach is considered to be the cause of students becoming bored in the process of learning Arabic. Therefore, to improve students' Arabic language skills, the H. Muhammad Nadis Bukittinggi Islamic Boarding School implements an extracurricular Arabic Club (AC). AC is an Arabic language learning program that is interactive, innovative and practical. This study aims to explore the implementation of AC extracurricular as a whole and its impact on improving students' listening and speaking skills, as well as explore various obstacles faced in its implementation. This study uses a descriptive qualitative method, where data is collected through observation, interviews, and document analysis. The results of the study show that AC extracurricular can improve students' listening and speaking skills, so that they are more confident in communicating using Arabic and improve their learning achievement. However, the implementation of this program still faces several obstacles, such as limited facilities, difficulty in controlling student focus, and schedule constraints that affect student participation. To overcome the existing obstacles, cooperation between teachers, students, and pesantren managers is needed so that the implementation of AC extracurricular can achieve optimal results. Abstrak Pendidikan bahasa Arab di pesantren cenderung menggunakan pendekatan tradisional yang berfokus pada hafalan kaidah-kaidah bahasa dan pemahaman bahasa Arab dengan sistem terjemah. Pendekatan tradisional ini dianggap sebagai penyebab siswa menjadi jenuh dalam proses belajar bahasa Arab. Oleh karena itu, untuk meningkatkan keterampilan bahasa Arab siswa, Pondok Pesantren H. Muhammad Nadis Bukittinggi menerapkan ekstrakurikuler Arabic Club (AC). AC merupakan program pembelajaran bahasa Arab yang bersifat interaktif, inovatif dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan ekstrakurikuler AC secara menyeluruh dan dampaknya terhadap peningkatan keterampilan mendengar dan berbicara siswa, serta mengeksplorasi berbagai kendala yang dihadapi pada pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler AC dapat meningkatkan keterampilan mendengar dan berbicara siswa, sehingga mereka lebih percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan meningkatkan prestasi belajar mereka. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas, sulitnya mengontrol fokus siswa, dan kendala jadwal yang memengaruhi partisipasi siswa. Untuk mengatasi kendala yang ada, diperlukan kerja sama antara guru, siswa, dan pengelola pesantren agar pelaksanaan ekstrakurikuler AC dapat mencapai hasil yang optimal.
Upaya peningkatan motivasi kegiatan keagamaan melalui pembentukan suasana religius di SMP Muhammadiyah Adiwerna Yazid, Fikri; Hasan, Ibnu; Darodjat
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.19250

Abstract

In today’s digital era, religious education serves as an essential shield against various negative social phenomena. In the field of education, religious education is crucial not only to introduce norms and values but also to be internalized in daily life. To make religious education more impactful, it should go beyond theoretical instruction and be balanced with direct implementation. Religious activities in schools help create a religious atmosphere that enhances students’ motivation to learn.This study examines religious activities at Muhammadiyah Adiwerna Junior High School, Tegal Regency, using a descriptive qualitative approach. Data collection was conducted through direct observation and interviews with the principal, vice principal, religious subject teachers, and student representatives from grades 7, 8, and 9. The findings indicate that the school fosters religious values through activities such as 5S Culture (Smile, Greet, Salam, Politeness, and Courtesy), morning Quran recitation, Dhuha prayer, mandatory Dzuhur prayer in congregation, and utilizing the mosque as the center of religious education. These practices significantly enhance students’ motivation and positively impact their academic performance. This study highlights the importance of integrating religious education into daily school activities, demonstrating its role in shaping students' character and improving learning outcomes. Abstrak Di era digital saat ini, pendidikan agama berperan sebagai perisai penting terhadap berbagai fenomena sosial negatif. Dalam dunia pendidikan, pendidikan agama tidak hanya berfungsi untuk mengenalkan norma dan nilai, tetapi juga harus diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Agar lebih berpengaruh, pendidikan agama harus melampaui pembelajaran teoretis dan diseimbangkan dengan implementasi langsung. Kegiatan keagamaan di sekolah membantu menciptakan suasana religius yang meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini mengkaji kegiatan keagamaan di SMP Muhammadiyah Adiwerna, Kabupaten Tegal, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung serta wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru mata pelajaran agama, dan perwakilan siswa kelas 7, 8, dan 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah membangun nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan seperti Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), tadarus pagi, shalat Dhuha, shalat Zuhur berjamaah, serta menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan agama. Praktik-praktik ini secara signifikan meningkatkan motivasi siswa dan berdampak positif terhadap prestasi akademik mereka. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan agama ke dalam aktivitas sekolah sehari-hari, yang berperan dalam pembentukan karakter siswa serta peningkatan hasil belajar.
Pengaruh karakteristik generasi alpha terhadap efektivitas implementasi Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Aulia, Muhammad Faizul; Makrufi, Anisa Dwi
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.19320

Abstract

The rapid development of technology has a major influence on the characteristics of Generation Alpha, which was born and grew up in the digital era. This generation has a different learning style compared to previous generations, which impacts the effectiveness of implementing Islamic Religious Education at school. This study aims to analyze the influence of Generation Alpha characteristics on the effectiveness of the implementation of Islamic Religious Education at SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. The research method used is a quantitative approach with a survey using a questionnaire as the main instrument and interviews as an additional instrument. Data were collected through questionnaires given to 100 7th-grade students as a representation of Generation Alpha. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method to examine the relationship between the characteristics of Generation Alpha and the effectiveness of Islamic Religious Education implementation. The results showed that the characteristics of Generation Alpha, which are closely related to digital technology, positively influence the effectiveness of the implementation of Islamic Religious Education. Students understand the material more easily when delivered with interactive digital-based learning methods. Teachers also adapt to technology in learning to increase student engagement. Nonetheless, challenges in maintaining student focus remain, especially in optimizing the use of technology to remain relevant to the objectives of religious education. Implementing digital-based learning methods can increase the effectiveness of Islamic Religious Education for Generation Alpha. Therefore, there is a need for continuous innovation in teaching methods to suit this generation's characteristics and instill religious values optimally. Abstrak Perkembangan teknologi yang pesat membawa pengaruh besar terhadap karakteristik Generasi Alpha yang lahir dan tumbuh dalam era digital. Generasi ini memiliki gaya belajar yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, yang berdampak pada efektivitas implementasi Pendidikan Agama Islam di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik Generasi Alpha terhadap efektivitas implementasi Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama serta wawancara sebagai instrumen tambahan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 siswa kelas 7 sebagai representasi Generasi Alpha. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara karakteristik Generasi Alpha dan efektivitas implementasi Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik Generasi Alpha yang erat dengan teknologi digital berpengaruh positif terhadap efektivitas implementasi Pendidikan Agama Islam. Siswa lebih mudah memahami materi ketika disampaikan dengan metode pembelajaran berbasis digital yang interaktif. Guru juga beradaptasi dengan penggunaan teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Meskipun demikian, tantangan dalam menjaga fokus siswa tetap ada, terutama dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi agar tetap relevan dengan tujuan pendidikan agama. Penerapan metode pembelajaran berbasis digital dapat meningkatkan efektivitas Pendidikan Agama Islam bagi Generasi Alpha. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi berkelanjutan dalam metode pengajaran agar sesuai dengan karakteristik generasi ini dan mampu menanamkan nilai-nilai agama secara optimal.