cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Pelatihan Aplikasi Seed Treatment berbahan aktif Thiamethoxam dan Mefenoxam pada Benih Kedelai Edamame Kepada Petani Desa Slateng, Ledokombo, Jember Tanzil, Ahmad Ilham; Basuki; Nurdiana Widjayanti, Fefi; Etikasari, Bety; Kartika Sari, Vega; Rahayu, Puji; Azhar Destiawan, Hisyam; Rafid Afkar, Muhammad; Avrillia Susanto, Devani; Jafri Nur Fahmy Idlain Akbar Putra, Mokhammad; Latif, Arifin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.7238

Abstract

Jember Regency is one of the producers of edamame soybeans in East Java. Many edamame products have even been exported abroad, especially Japan. However, the obstacles in production faced by farmers are pest and disease attacks. The main pests and diseases include seed borne, soil borne and air borne. The aim of this training activity is to empower farmer groups to carry out preventive actions in cultivating edamame soybeans. The methods used are the Participatory Rural Appraisal (PRA) Model and education. The results of the service that has been carried out in increasing knowledge of science and technology related to seed treatment are that farmers' interest is very high, as evidenced by enthusiasm in participating in activities and success in producing edamame soybeans on farmers' land.
Sosialisasi Terapi Swamedikasi Akupresur Dan Inhalasi Minyak Wangi Untuk Mengurangi Gejala Pilek Pada Siswa SDN 02 Terong Tawah Setyowati, Kirana Ayu; Widyasari, Ni Luh Ayu Sri; Salam, Mahra Murniati; Fitri, Maulida Khalila; Yustitia, Nur Tahany; Pratiwi, Eskarani Tri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7271

Abstract

Abstract: Upper Respiratory Tract Infection (URTI) or common cold is an acute viral infection that is temporary in nature in the upper respiratory tract, which can also involve the lower respiratory tract. The common cold, which is a combination of typical symptoms, is a common illness that can disrupt activities such as work and school. Children are particularly vulnerable to catching colds due to not having immunity to many viruses, poor personal hygiene, and frequent close contact with other children infected with these viruses. Acupressure is a self-medication technique or treatment involving massage or pressure on the skin surface. Meanwhile, inhalation therapy is a therapy involving the direct delivery of medication to the lungs. The purpose of this community service activity is to increase early knowledge and understanding of self-medication methods for colds using acupressure and aromatherapy inhalation to reduce cold symptoms in students at SDN 02 Terong Tawah. The method of community service activities is using pretest and posttest questionnaires. The results of the community service activity are measured using the One Group Pretest Posttest Design method. Keywords: Cold, URTI, Acupressure, Inhalation Therapy, Self-Medication
Pemberdayaan Peternak Kambing Peranakan Etawa (PE) Melalui Sistem Pertanian Terintegrasi Di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB Yusuf, M; Nursan, Muhammad; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Septiadi, Dudi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7276

Abstract

In general, the community service activities aim to: increase the knowledge and skills of the community by developing the Etawa cross goat breeding business through an integrated farming system, while in particular this activity aims : (1) Develop interest and motivate the community of Genggelang Village, Gangga. District, North Lombok Regency for entrepreneurship in the fields of agriculture and livestock, especially Etawa cross goat (PE) breeding; (2) Demonstrate to farmers/breeders the technological aspects of Etawa crossbred (PE) goat breeding business that are good and correct; (3) Etawa crossbred (PE) goat farmers can understand the socio-economic aspects (sustainable increase in income); and (4) Establish relationships between universities, especially Mataram University, and the community. This community service uses community development methods that emphasize adult learning, involving 8 members of the target group. Overall, the implementation went well and smoothly, as indicated by the active participation of the target group and the acceptance of the science and technology offered by the target group; In particular, this community service activity has been able to increase the knowledge and skills of the participants, especially those related to: (1) Increasing the knowledge and skills of Etawa cross-bred (PE) goat farmers regarding aspects of cultivation techniques integrated with food crops. in supporting the family economy; (2) Increase group members' awareness of the importance of togetherness in a group bond; (3) Increased knowledge and management skills of members of the Etawa cross goat breeders (PE) group in an effort to utilize the existing potential and create mutually beneficial cooperative relationships between the group, universities and local governments, especially the existing Etawa crossbred (PE) goats. breeders in Genggelang Village, Gangga District, North Lombok Regency;
Peningkatan Komoditas Masyarakat Melalui Penyaluran Bibit Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Pendem Kecamatan Janapria Hasyim; Rohani; Karyawan, I Dewa Made Alit; Suteja, I Wayan; Saidah, Humairo; Negara, I D G Jaya; Mahendra, Made; Salehudin; Yasa, I Wayan; Sideman, IAO Suwati; Yuniarti, Ratna
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7308

Abstract

Pelaksanaan pengabdian bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati terhadap berbagai permasalahan yang ada dilingkungan Masyarakat dan juga mewujudkan salah satu implementasi Tridharma perguruan tinggi yaitu berupa pemberdayaan Masyarakat. Desa Pendem merupakan salah satu desa dari 12 wilayah yang ada pada Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Kondisi tanah Desa Pendem yang subur menjadi potensi dilakukannya penanaman bibit pohon maupun bibit buah. Melihat kondisi tanah yang mendukung tim pengabdian melakukan pembagian bibit tanaman di daerah desa pendem. Kegiatan penanaman bibit pohon maupun bibit buah meliputi perencanaan penanaman, persiapan penanaman, dan proses penanaman. Pembagian dan penanaman bibit pohon ini diharapkan dapat memberikan keuntungan baik dari segi lahan, juga dapat meningkatkan komoditas Desa Pendem. Selain itu juga kegiatan ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih kepada kelestarian lingkungan desa Pendem dan beriorientasi pada perencanaan Desa wisata yang sekiranya ada di Desa Pendem Kecamatan Janapria. Kegiatan program pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, berdasarkan pengukuran tiga komponen. Tiga komponen tersebut yaitu kesesuaian dengan keinginan masyarakat, kerjasama pengabdian bersama masyarakat, dan Peningkatan pengetahuan masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Pemberdayaan Kelompok Tani Geger Girang Dalam Inovasi Olahan Cabai Rawit Hijau Untuk Meningkatkan Penghasilan UMKM Amrullah, Lalu Azikri; Akbar, Febrianto; Nurmayanti; Ayuba, Irma Sofia; Sari, Herlina Widya; Gunada, I Wayan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7315

Abstract

Melimpahnya cabai rawit hijau pada saat panen, belum dapat meningkatkan penghasilan kelompok tani Geger Girang di Desa Setanggor Dusun Lendek-Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Peningkatan penghasilan dapat dilakukan dengan mengolah cabai rawit hijau dengan inovasi olahan. Pemberdayaan inovasi produk olahan cabai rawit hijau dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut sekaligus menjadikannya sebagai tambahan penghasilan. Tujuan kegiatan pemberdayaan kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap, mengembangkan inovasi dan keterampilan masyarakat kelompok tani Geger Girang dalam mengolah cabai rawit hijau menjadi produk olahan yang bervariasi. Metode kegiatan yang digunakan dengan menggunakan metode ceramah mengenai cabai rawit hijau, metode praktik tentang cara pengolahan pembuatan sambel dan abon dengan menggunakan bahan cabe hijau, serta melakukan evaluasi kegiatan melalui metode tanya jawab serta pendampingan kegiatan praktik pasca pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok tani dapat mengolah hasil panen dengan membuat berbagai inovasi olahan sambal dan abon. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, perlu konsistensi dalam pendampingan untuk pemasaran produk olahan dan inovasi olahan lainnya, sehingga tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberdayakan kelompok tani Geger Girang secara berkelanjutan untuk meningkatkan penghasilan UMKM.
Implementasi Program Kerja Kampus Mengajar Dalam Penggunaan Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Kemampuan Adaptasi Teknologi Peserta Didik Di SMP Satu Atap 1 Lembar Ulfa, Mariam; Puspita, Dewa Ayu Dwik Dela; Azzahra, Siti Masyitah; Gunada, I Wayan; Dewi, Putu Nita Nugraha; Sani, Safira Ziaratul; Sulitiawan, Andri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7316

Abstract

The campus teaching program is one of the programs organized by the Ministry of Education and Culture which provides opportunities for all students throughout Indonesia to teach in junior high schools, one of which is One Roof 1 Sheet Middle School which is located in West Lombok district, NTB province. One of the goals of the Class 6 campus teaching program is to help schools adapt to technology. The activity methods used are material presentation, practice, mentoring and evaluation. The result of this program is that students have broader knowledge regarding the Canva application.
Pelatihan Penggunaan E-book Inkuiri Terintegasri Pendidikan Karakter Sebagai Sumber Belajar Bagi Guru Sukarso, AA; Jufri, A. Wahab; Ramdani, Agus
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7317

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi mempunyai peran yang sangat penting dalam perkembangan dunia pendidikan. Proses pembelajaran di kelas menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi lebih mudah dalam mencari informasi, menampilkan konsep yang abstrak dan simbolik, pengelolaan dan transfer ilmu. Dengan media pembelajaran berbasis teknologi (modul elektronik) dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa dan meningkatkan kemampuan guru secara profesional. Kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan modul elektronik (e-modul) berbasis inkuiri terintegrasi pendidikan karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu 1) Koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) Pelatihan tentang pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi; 3) Pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi oleh guru; 4) Focus Group Discussion (FGD) pada beberapa masalah yang terjadi, solusi dan rencana tindak lanjutnya. Peserta diberikan pelatihan dan pendampingan secara intensif mulai dari cara penggunaan modul elektronik Penggunaan E-modul dianggap mampu untuk menjawab keresahan dari guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah. E-Modul dapat mentransferkan peran dan fungsi konten dalam belajar mengajar menjadi luwes dan fleksibel. Manfaat secara nyata bahwa, siswa lebih mudah mengakses panduan belajar dan termotivasi untuk belajar lebih baik. Penggunaan E-modul dalam pembelajaran akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi ajar ke siswa, siswa dapat membaca kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan bantuan aplikasi atau web yang dapat diakses menggunakan handpone.
Implementasi Program Pembelajaran Di Luar Kelas Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa SMAN 1 Labuapi Raksun, Ahmad; Sukmayanti; Fadhillah, Falya Aura; Anggraini, Eva
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7320

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru umumnya berlangsung di dalam kelas. Pada kegiatan ini kami mencoba melakukan inovasi pembelajaran dengan melakukan kegiatan pembelajaran diluar kelas dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Pada kegiatan ini, sekolah yang digunakan adalah jenjang sekolah menengah atas dengan metode pelaksanaan kegiatan melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan, persiapan dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran di luar kelas dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran. Terlebih lagi, kondisi sekolah sangat mendukung yakni terdapat banyak tumbuhan yang di tanam di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan daya literasi siswa melaui pengamatan lingkungan sekolah dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengelolaan Limbah Ternak Sapi menggunakan Konsep Perbankan di Desa Kopang Rembiga Kabupaten Lombok Tengah Utami, Aulia Asri; Sahira, Emilia; Zakhira, Dina; Mahmudi, Muh. Alpan Rasyid; Lestrai, Nadila Ristri Puji; Ardani, Riska Novia; Nuryani; Bawalom, Agum Juanarzah; Alqadri, Bagdawansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7397

Abstract

Pengelolaan Limbah Ternak Sapi menggunakan Konsep Perbankan di Desa Kopang Rembiga Kabupaten Lombok Tengah dilaksanakan oleh tim program kreativitas mahasiswa_pengabdian masyarakat ( PKM-PM) FKIP Universitas Mataram. Adapun rangkaian atau metode dari kegiatan ini yaitu dengan menetapkan base line, mengukur kebutuhan mitra, pelaksanaan langkah-langkah strategis program, evaluasi hasil kegiatan, dan pengoptimalan solusi yang diusulkan berdasarkan permasalahan yang dihadapi. Hasil yang dicapai dalam pengabdian masyarakat ini ialah laporan kemajuan mencapai 90%, mendapatkan hasil produk, dan laporan akhir 100%, serta memiliki media sosial beupa Instagram sebagai penyebarluasan dan sosialisasi kepada masyarakat secara universal. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada tanggal 08 November 2023. Kegiatan pelatihan dilakukan sebanyak lima kali, dengan rincian dua pertemuan pelatihan pembuatan produk (11-12 November 2023), dua pertemuan pelatihan pemasaran (19-20 November 2023), dan satu pertemuan pelatihan perizinan usaha (24 November 2023), yang dilaksanakan secara offline. Selain itu, kegiatan pendampingan dan perencanaan usaha sudah berjalan mulai dari 25 November-02 Desember 2023. Kegiatan terakhir adalah evaluasi yang dilaksanakan pada 09 Desember 2023 dan pembuatan luaran program mulai dari 04 Desember 2023 hingga batas waktu pengunggahan/pengumpulan laporan. Adapun potensi keberlanjutan program pengabdian ini ialah pembentukan kelompok usaha, kerja sama pemerintah daerah, dan pembuatan ISBN dan Hak Cipta untuk Buku Pedoman dalam pengajuan program kedepannya. Terimakasih kami ucapkan kepada pihak FKIP Universitas Mataram yang telah mensuport dan memberikan pendanaan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
Pendampingan Penentuan Penyebab Masalah Pada Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kusmiyati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7430

Abstract

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan (Daljab) merupakan program pendidikan untuk guru dalam jabatan dalam rangka memenuhi persyaratan guru profesional. Tujuan kegiatan ini mendampingi mahasiswa PPG Dalam Jabatan pada penentuan penyebab masalah dan masalah terpilih yang akan diselesaikan dalam pembelajaran inovatif. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode diskusi dan tanya jawab. Hasil penentuan penyebab masalah menunjukkan, sebagian besar mahasiswa memilih model dan metode pembelajaran yang digunakan guru kurang inovatif atau kurang menarik, beberapa mahasiswa memilih media yang digunakan guru kurang menarik dan sebagian kecil mahasiswa memilih pembelajaran tidak berbasis high order thinking skill (HOTS). Penentuan masalah yang akan diselesaikan menunjukkan sebagian besar mahasiswa memilih rendahnya motivasi belajar peserta didik dan beberapa memilih rendahnya hasil belajar peserta didik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah akar penyebab masalah yang ditentukan oleh sebagian besar mahasiswa cenderung berasal dari guru, sedangkan masalah yang terpilih untuk diselesaikan merupakan dampak dari pembelajaran yang dilakukan guru di kelas

Page 91 of 156 | Total Record : 1560