cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Implementasi E-Agriculture Berbasis Sig Untuk Mendukung Sustainable Production Nira Aren Di Dusun Punikan Yuniarto, Kurniawan; Azhar, Khaerul; Fuadi, Mi’raj
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7589

Abstract

Pohon Aren (Arenga pinnata Merr) memiliki peran baik secara ekonomi, ekologis, dan sosial. Produk utama pohon aren berupa nira yang dapat diolah menjadi produk turunan seperti pemanis dan minuman beralkohol (tuak). Warga sekitar kawasan hutan lindung dan pengelola hutan kemasyarakatan (HKm) memanfaatkan pohon aren sebagai sumber ekonomi utama dengan memanen nira untuk dijual berbentuk segar, berbentuk gula batok dan tuak. Kepemilikian data digital pertanian nira aren berkelanjutan berbasis digital sangat dibutuhkan para petani di dusun Punikan, Batu Mekar, Lombok Barat. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: (1) membangun sistem informasi digital aren di Dusun Punikan (2) menghitung potensi ekonomi nira aren di dusun Punikan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipatif dimana para petani dikenalkan dalam membangun data pertanian digital. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan peta digital yang memuat informasi mengenai potensi aren di Dusun Punikan yang dapat diakses secara daring. Dari tujuh petak lahan yang dipilih untuk dijadikan sampel pengabdian, terdapat 442 are dengan 215 pohon aren yang tumbuh secara alami, 141 pohon aktif, 50 pohon hampir aktif, dan 24 pohon mati. Diproyeksikan bahwa dari 141 pohon aktif akan menghasilkan 50.760 liter nira, yang dapat menghasilkan 5.076 kilogram gula aren, dan total hasil penjualan adalah Rp.88.830.000.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Klasifikasi Sampah I Made Bayu Suarjaya; Paniran
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7590

Abstract

Waste classification application using Convolutional Neural Network (CNN) to overcome the problem of waste accumulation in Indonesia. The application socialisation was conducted in Pemangkalan Village, West Lombok, with the aim of facilitating community waste management. The results showed an increase in community understanding of the importance of waste management and active participation in protecting the environment. Periodic evaluation is needed to maintain the sustainability of the socialisation programme. Strategic steps include socialisation, development of organic waste classification methods, digital image processing technology, artificial intelligence, and cooperation between the government, educational institutions, and communities in the implementation of waste classification technology.
Penanaman Bibit Pohon Dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Paok Pampang Tentang Penghijauan Lingkungan Ahmad Jupri; Silviana Umami; Muhammad Yunus; Fadli; Tapaul Rozi; Eka Sunarwidi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7592

Abstract

Desa Paok Pampang merupakan hasil pemekaran dari Desa Dasan Lekong pada tahun 2010. Desa ini terletak di Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Desa Paok Pampang memiliki potensi dan komoditas unggulan berupa pertanian, perkebunan, dan peternakan yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat setempat. Meskipun 90% masyarakat Desa Paok Pampang fokus pada mata pencaharian di bidang pertanian, namun desa ini masih membutuhkan penghijauan lingkungan untuk menjaga kestabilan lingkungan. Selain itu, penghijauan lingkungan juga merupakan kelanjutan dari program kerja KKN PMD Unram periode Juni – Agustus 2023. Penghijauan lingkungan memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan dampak positif pada kualitas hidup manusia. Salah satu langkah konkret untuk mewujudkan penghijauan adalah melalui penanaman bibit pohon. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Paok Pampang terhadap pentingnya penghijauan lingkungan melalui penanaman bibit pohon sebagai upaya edukasi. Metode penelitian ini melibatkan observasi langsung dengan melaksanakan pengamatan di tempat kegiatan. Pengumpulan data sebelum kegiatan dikumpulkan melalui metode wawancara dengan kepala desa, sekretaris desa, dan beberapa kepala dusun Desa Paok Pampang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman bibit pohon efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kestabilan maupun kelestarian lingkungan. Temuan ini dapat menjadi kontribusi pemahaman lebih lanjut tentang peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan.
Peningkatan Kualitas Tanaman Dan Pembenahan Tanah Menggunakan Pupuk Organik Padat Di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Ahmad Jupri; Ripandi; Erlin Yugistina; Fadli; Tapaul Rozi; Rachmawati Noviana R
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7600

Abstract

Desa Paok Pampang, merupakan desa hasil pemekaran dari Desa Dasan Lekong tahun 2010, memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan peternakan yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat. Namun, limbah pertanian dan peternakan dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengelolaan limbah dengan memanfaatkan pupuk organik dari kotoran hewan sesuai Peraturan Menteri Pertanian. Pupuk Organik didefinisikan sebagai pupuk yang sebagian besar atau sepenuhnya terbuat dari bahan organik yang berasal dari tumbuhan dan/atau hewan yang telah mengalami proses rekayasa. Pupuk ini dapat berupa bentuk padat atau cair, dan digunakan untuk menyediakan bahan organik serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Permasalahan yang sering dihadapi adalah bagaimana cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur tentang penggunaan pupuk padat untuk meningkatkan kualitas tanah dan tanaman. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, dilakukan pembuatan pupuk padat dari kotoran hewan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara pembuatan dan penggunaan pupuk padat. Kegiatan sosialisasi dihadiri dengan antusiasme tinggi, menunjukkan minat masyarakat terhadap upaya meningkatkan kualitas tanaman dan pembenahan tanah. Dengan kegiatan ini dapat meningkatan pengetahuan masyarakat Desa Paok Pampang tentang pembuatan dan penggunaan pupuk padat. Masyarakat juga dapat memahami manfaat pupuk padat dalam meningkatkan kualitas tanaman dan pembenahan tanah.
Pengolahan Limbah Biji Rambutan Menjadi Emping di Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari Saren, Anggya Nurakhmadya; Khawarizmi, Bunial; Rahmi, Sri Helmayana; Swari, Vista Citra Puspita; Maulida, Namira Putri; Paryantini, Izma; Oktafianingsih, Erni; Marjan, Luluk Fahrani Wal; Lalu Cipta Galuh Pramuda; Almujaddidy, Ulul Albab; Putra, Ida Bagus Giri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7601

Abstract

Selama ini masyarakat menganggap biji rambutan sebagai limbah tidak terpakai padahal biji rambutan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tujuan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik UNRAM adalah agar masyarakat dapat berkreasi dan berinovasi terhadap limbah biji rambutan untuk menjadi produk yang bernilai jual. Kegiatan ini dilakukan di Desa Penimbang, Kecamatan Gunungsari, Nusa Tenggara Barat. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Learning by Doing. Tim mahasiswa KKN Tematik UNRAM belajar dengan mempraktekkan langsung cara mengolah biji rambutan dengan alat dan bahan yang sudah disiapkan. Pendekatan ini diharapkan lebih efektif untuk mencapai target luaran dalam kegiatan KKN di Desa Prnimbunh. Hasil pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik mampu memberikan informasi dan inovasi tentang pengolahan limbah biji rambutan sehingga masyarakat mampu mengolah limbah biji rambutan menjadi sebuah usaha bisnis yang kreatif, yang mampu menunjukkan kreatifitas dalam mengubah limbah yang tidak terpakai menjadi produk yang bernilai. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi limbah khususnya biji rambutan.
Aplikasi Iptek Melalui Pelatihan Penyusunan RAB dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunanan Jalan di Desa Sesaot Lombok Barat Karyawan, I Dewa Made Alit; Pathurahman; Yuniarti, Ratna; Yasa, I Wayan; Negara, I Dewa Gede Jaya; Hasyim; Rohani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7603

Abstract

Sesaot Village is a tourist village in West Lombok Regency, and is the recipient of the Indonesian Tourism Village Award. This village has natural tourist destinations and several artistic and cultural attractions typical of the local community. In order to realize the vision of Sesaot Village as a religious, cultural and independent tourist village, it is very important to pay attention to supporting infrastructure, namely roads. The Sesaot Village has realized government-assisted development funds to carry out road maintenance and construction. This development needs to be closely monitored by the community so that it can achieve targets on time, at the right quality and at the right cost. Supervision can only be carried out if the community has sufficient understanding, especially in budget planning and implementation time plans. Base on current issues, training need be conducted with the following objectives: 1) To give an overview of the complexity involved in creating a budget and schedule for an road infrastructure project; 2) To impart knowledge on the meticulous, accurate, and precise preparation of a Budget Plan (RAB) and timetable. Goal-achieving strategies cover everything from implementation phases to work processes and evaluation. The process of implementation is divided into three primary stages: preparation, implementation, and evaluation. Preliminary survey/observation and socialization are two steps in the preparation stage. The preparation of participant materials and training tools, training, and mentorship activities, as well as the service team's discussion and consideration of the activities' execution, are all included in the execution Stage. Community service activities in the form of training carried out for one day, attended by 20 participants, received a good response from the Village Government and the community. The planned events transpired without a hitch and significantly influenced the participants' capacity to draft the RAB and timetable for the road project's implementation. This is shown by the increase in the average pre-test to post-test scores of most participants. It is hoped that the knowledge acquired would serve for being allowed to take part in future monitoring the road construction program in Sesaot Village.
Penyuluhan Pengenalan Irigasi Tetes Pada Masyarakat Dusun Tibu Lilin Di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Negara, I Dewa Gede Jaya; Hasyim; Karyawan, I Dewa Made Alit; Saidah, Humairo; Rohani; Suparjo; Saadi, Yusron; Sulistiyono, Heri; Yasa, I Wayan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7604

Abstract

Masyarakat Dusun Tibu lIlin merupakan masyarakat yang berada di perbukitan sebelah selatan Pelabuhan Lembar, dengan kondisi medan berlereng. Sebagian besar Masyarakat memiliki lahan pekarangan dan kebun walaupun tidak begitu luas dengan kondisi berterasering. Sumber air Masyarakat berasal dari air rembesan dilereng perbukitan dengan jumlah penduduk sekitar 100 kk dan sebagian besar sebagai petani ladang dan pembuat bata merah. Memperhatikan potensi lahan lahan sekitar yang ada berlereng dan terasering, maka Masyarakat lokasi ini perlu diberikan pengetahuan bagaimana caranya memanfaatkan sumber air terbatas untuk kegiatan usahatani dengan sumber air yang minim dengan pemanfaatan irigasi tetes. Masyarakat perlu diberi penyuluhan tentang irigasi yang efisien tetes agar dapat mendukung usahatani di lingkungan perumahan dan lahan kering. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan irigasi yang efisien yaitu irigasi tetes untuk kegiatan pertanian disekitar perumahan dan lahanmkering. Pengabdian dilakukan dengan tahapan survey lokasi, penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Pengabdian ini telah berhasil memberi pengetahuan dan menyuluhkan 35 masyarakat Tibulilin, penyuluhan telah memberi wawasan penggunaan irigasi tetes dan cara irigasinya,memberikan contoh-contoh penggunaan irigasi tetes pada masyarakat. Dengan demikian diharapkan Masyarakat nantinya dapat memilih system irigasi yang diperlukan dengan pertimbangan sumber air yang tersedia.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Kepiting Berbahan Dasar Ikan Rucah di Dusun Madak Belek, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat Diamahesa, Wastu Ayu; Andriyono, Sapto; Sahidu, Adriana Monica; Amin, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Panosa, Alief Erwanda; Diniariwisan, Damai; Muahiddah, Nuri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7619

Abstract

Pembangunan sektor perikanan memiliki peran krusial dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di banyak wilayah, termasuk Desa Sekotong. Budidaya kepiting Bakau (Scylla serrata) telah menjadi salah satu kegiatan utama yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Sekotong. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya perairan. Namun, sejauh ini, program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sebelumnya masih terfokus pada pemberian pakan alami dan teknologi budidaya lainnya, belum menyentuh aspek pembuatan pakan berbasis tepung ikan rucah. Dalam konteks ini, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pembudidaya kepiting Bakau mengenai pembuatan pakan berbasis ikan rucah serta pemanfaatannya dalam budidaya kepiting. Metode yang digunakan adalah melalui serangkaian pelatihan, workshop, demonstrasi praktis, dan monitoring serta evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait dengan pembuatan pakan kepiting berbasis ikan rucah. Program ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Sekotong dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui peningkatan produksi dan kualitas budidaya kepiting Bakau. Selain itu, melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi, program ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang budidaya perairan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif bagi pembudidaya kepiting Bakau di Desa Sekotong. Evaluasi berkala dan kerjasama antara berbagai pihak diharapkan dapat memastikan berlanjutnya keberhasilan program ini dalam jangka panjang.
Pendampingan Kegiatan Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Melakukan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru IPA SMP Negeri 11 Mataram Merta, I Wayan; Sukarso, AA; Rasmi, Dewa Ayu Citra; Artayasa, I Putu; Raksun, Ahmad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7625

Abstract

Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Administrasi Kepegawaian Negara No. 0433/P/1993 dan No.25 Tahun 1993 tentang petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya mengharuskan adanya poin pengembangan profesi guru melalui kegiattindakan kelas (PTK). Disisi lain para guru belum terbiasa melakukan hal tersebut, sehingga berakibat pada terhambatnya karier guru terutama setelah mereka mencapai pangkat/golongan IVa ke atas. Sejalan dengan fenomena tersebut maka permasalahan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah: Bagaimana tehnik menjadikan kegiatan penelitian di kalangan guru menjadi suatu kebutuhan dan kebiasaan yang terus menerus ? Untuk menjawab persoalan tersebut maka digunakan metode kegiatan berupa pendampingan dengan cara diskusi, tanya jawab dan tutorial pada guru-guru, dengan mengambil lokasi kegiatan SMP Negeri 11 Mataram. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat bagi para peserta (para guru) dalam memunculkan ide-ide baru bagi kegiatan penelitian yang dapat dikembangkan guru, menambah pemahaman tentang cara menulis proposal PTK serta meningkatkan kepercayaan diri untuk dapat melakukan penelitian di sekolah. Berdasarkan atas keberlangsungan pelaksanaan dan evaluasi yang telah berjalan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil dengan baik dengan manfaat sangat besar. Guru semakin menyadari pentingnya melakukan kegiatan penelitian sebagai bentuk pengembangan karya ilmiah yang menjadi kewajiban dan tugas pokoknya. Kegiatan pendampingan ini juga bermanfaat bagi guru-guru IPA SMP Negeri 11 Mataram dalam pengembangan prose belajar mengajar.
Membangun Desa Wisata Melalui Ekplorasi Budaya Lokal dan Potensi Alam (Studi Kasus Desa Wisata Akar-Akar Lombok Utara) Hailuddin; Suryatni, Mukmin; Mahyuddin N; Maryam, Siti; Wardah, Sofiati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7626

Abstract

Desa Akar-Akar merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Bayan Lombok Utara. Desa ini termasuk desa tua karena sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Mengacu pada posisi geografisnya, desa Akar-Akar memiliki posisi strategis karena dinaungi oleh gunung rinjani yang merupakan salah satu geopark dunia saat ini. Disamping juga memiliki wilayah pantai disepanjang sisi Utaranya yang merupakan bagian dari laut Jawa. Posisi inilah yang membuka peluang Akar-Akar dapat memposisikan dirinya sebagai desa wisata yang bisa diandalkan. Potensi obyek wisata yang bisa dijual desa ini antaranya adalah alam dan lingkungan yang bernuansa pegunungan dan bukit, serta wilayah pantainya. Hawa sejuk dan semilir angin pantai selalu menyelimuti setiap orang yang berkunjung. Di waktu pagi kita bisa menikmati hangatnya matahari yang terbit dan di sore hari orang akan disuguhi sun-set yang mempesona di pantai, sambil menyaksikan nelayan yang akan melaut di sore hari. Indahnya gunung rinjani juga bisa dinikmati dari desa ini pada waktu pagi dan sore hari. Selain alam, terdapat juga peninggalan sejarah berupa Bale Béléq dan Gamelan Pusaka yang digunakan pada acara-acara adat tahunan. Kemudian ada acara ritual tahunan yaitu Empas Menanga Mual (menguras air waduk) yang diacarakan besar-besaran oleh penduduk setempat. Selain itu ada sebuah batu besar ‘Batu Manjetan’ yang bersejarah dan dikeramatkan masyarakat setempat. Kelompok sadar wisata Desa Akar-Akar selama ini kurang memiliki pengetahuan dalam mengembangkan desanya dengan potensi unggulan desa yang dimiliki. Oleh karena itu penulis sebagai bagian dari pengabdiannya merasa perlu melakukan pendampingan, penyuluhan dan pelatihan mengenai pengembangan desa wisata, produk unggulan desa dan menjadikan rumah warga sebagai homestay bagi wisatawan. Pengabdian ini telah dilaksanakan dengan menggunakan model focus group discussion dan supervisi lapangan untuk mengidentifikasi produk unggulan desa yang dapat mendukung pariwisata.

Page 93 of 156 | Total Record : 1560