cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pemberian Informasi Obat (PIO) Hipertensi dan Pemeriksaan Tekanan Darah di Desa Sirnaputra Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya Ruswanto Ruswanto; Gatut Ari Wardani; Tresna Lestari; Heri Herdiana; Sri Asih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9598

Abstract

ABSTRAK Masalah utama diberbagai negara terkait kesehatan adalah penyakit jantung Dan pembuluh darah. Penderita hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan pada tahun 2025, 1,5 miliar orang akan mengalami tekanan darah tinggi yang diprediksikan terjadi setiap tahun 14,04 juta orang telah meninggal karena tekanan darah tinggi dan komplikasinya. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap faktor penyebab dan pencegahan yang berhubungan dengan hipertensi. Penyebaran media informasi obat melalui media dan hasil evaluasi melalui penyebaran kuesioner. Media yang digunakan yaitu brosur mengenai Pemberian Informasi Obat (PIO) dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE). Hasil keseluruhan tingkat pemahaman terhadap materi yang disampaikan lebih dari 94% peserta menjawab sengat paham dalam kuesioner evaluasi kegiatan dan 6% peserta memiliki pemahaman materi menjawab paham. Kegiatan dinilai memiliki dampak yang positif berdasarkan evaluasi jangka pendek terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat Desa Sirnaputra Kec. Cigalontang. Kata Kunci: Hipertensi, PIO, Tekanan Darah  ABSTRACT The main problem in various countries related to health is the heart and blood vessel disease. Patients with hypertension continue to increase every year. It is estimated that in 2025, 1.5 billion people will experience high blood pressure which is predicted to occur every year 14.04 million people have died due to high blood pressure and its complications. The purpose of community service is to increase public knowledge of the causes and prevention factors related to hypertension. Dissemination of drug information media through the media and evaluation results through the dissemination of questionnaires. The media used are brochures regarding the Provision of Drug Information (PIO) and Educational Information Communication (IEC). The results of the overall level of understanding of the material presented were more than 94% of participants answered very well in the activity evaluation questionnaire and 6% of participants had an understanding of the material and answered understanding. The activity is considered to have a positive impact based on a short-term evaluation there is an increase in the knowledge and ability of the people of Sirnaputra Village, Kec. CigalontangKeywords : Hypertension, PIO, Blood Pressure
Pemberdayaan Masyarakat melalui Produk Inovatif Pengolahan Nori Berbahan Daun Kangkung di Kelompok Wanita Tani Kecamatanan Pangantikan Garut Iin Siti Alawiyah; Mardiana Mardiana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9818

Abstract

ABSTRAK Kecamatan pangantikan merupakan daerah pegunungan yang memiliki sektor perekonomian dominan dibidang pertanian yaitu sayuran. Sayuran umumnya ditanam di kebun sehingga dilakukan pengembangan dengan pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman kangkung darat. Kangkung yang ditanam diolah menjadi inovasi produk Nori Kangkung.  Kangkung memiliki nilai gizi yang tinggi yaitu vitamin A B, C, protein, serat dan zat besi yang bermanfaat menurunkan resiko pada penyakit stroke, kanker, hati, infeksi saluran pencernaan dan tekanan darah tinggi. Tujuan pemberdayaan masyarakat salah satunya kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu PKK Kecamatan Pangantikan untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai media tanam sayuran serta mampu meningkatkan nilai ekonomi sayuran salah satunya kangkung. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan secara langsung mengenai pemanfaatan pekarangan rumah serta pelatihan pembuatan nori berbahan dasar daun kangkung yang dilaksanakan 22 Juli 2022 di Aula Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Pangantikan. Hasil yang diperoleh saat penyuluhan, adanya peningkatan wawasan dan pengetahuan  mengenai penanaman sayuran di lahan pekarangan rumah dan menambah inovasi produk sayuran dari kangkung yaitu nori kangkung. Dari hasil penyuluhan mendapatkan respon yang baik (positif) dan mendapatkan anutsiasme dari peserta kegiatan. Kata Kunci: Lahan Pekarangan, Kangkung, Nori Kangkung, Pemanfaatan, Perekonomian  ABSTRACT Pangatikan sub-district is a mountainous area that has a dominant economic sector in agriculture, namely vegetables. Vegetables are generally grown in gardens so development is carried out by utilizing yards with ground kale plants. The grown kale is processed into an innovative product of Nori Kangkung. Kangkung has high nutritional value, namely vitamins A, B, C, protein, fiber and iron which are beneficial in reducing the risk of stroke, cancer, liver, digestive tract infections and high blood pressure. One of the goals of community empowerment is the Women Farmer Group (KWT) and PKK Mrs. Pangantikan District to use the yard as a medium for growing vegetables and to be able to increase the economic value of vegetables, one of which is kale. This community service was carried out by direct counseling methods regarding the use of house yards as well as training in making nori made from kale leaves which was held on July 22, 2022 in the Hall of the Agricultural Extension Center, Pangantikan District. The results obtained during counseling were an increase in insight and knowledge regarding adding vegetables to the yard of the house and adding innovation to vegetable products from kale, namely kale nori. From the results of counseling to get a good response (positive) and get enthusiasm from activity participants. Keywords: Yard, Kangkung, Nori Kangkung, Utilization, Economy
Edukasi Hand Hygiene dan Penyuluhan Pembuatan Hand Sanitizer bagi Staff SDN Lowokwaru 2 Malang Muhammad Hasan Wattiheluw; Sandry Kesuma; Lukky Jayadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9636

Abstract

ABSTRAK Di awal tahun 2020, jenis baru virus Corona (SARS-CoV-2) yang menyebabkan wabah bernama coronavirus disease 2019 (COVID-19) menjadi masalah global. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah dengan mencuci tangan. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan meningkatkan kesadaran dalam pencegahan COVID-19. Metode pelaksanaannya berupa penyuluhan kebersihan tangan dan petunjuk cara pembuatan hand sanitizer. Hasil kagiatan menunjukkan terdapat peningkatan skor pengetahuan tentang edukasi hand hygiene. Kesimpulan dari kegiatan yaitu terjadi peningkatan pengetahuan tentang hand hydiene dan penyuluhan handsanitizer (p<0,05). Kata Kunci: Hand hygiene, Hand Sanitizer, Covid-19, SDN Lowokwaru 2 Malang  ABSTRACT Beginning in 2020, a new variety of the coronavirus (SARS-CoV-2) that triggered an outbreak known as COVID-19 (coronavirus illness 2019) became a major issue. Washing your hands is one way to stop COVID-19 from spreading. The goal of this exercise is to raise awareness about COVID-19 prevention. Hand hygiene education and DIY hand sanitizer recipe instructions make up the implementation strategy. The activity's outcomes revealed an improvement in the knowledge score for hand hygiene instruction. There was an increase in awareness about hand hygiene and handsanitizer advice, according to the activity's conclusion (p < 0.05). Keywords: Hand hygiene, Hand Sanitizer, Covid-19, SDN Lowokwaru 2 Malang
Pemberian Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan sebagai Deteksi Dini Risiko Penyakit Kardiovaskular Annisaa Fitrah Umara; Yunda Fitrian; Erina Erina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9509

Abstract

 ABSTRAK Berbagai faktor risiko penyakit kardiovaskular banyak ditemukan oleh masyarakat. Jika faktor risiko tidak segera dideteksi dan diatasi maka dapat berlanjut pada munculnya penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, peyakit jantung, dan stroke. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan mengidentifikasi faktor risiko penyakit kardiovaskular yang ada di masyarakat. Metode yang dilakukan dengan memberikan edukasi dengan ceramah dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran lingkar pinggang dan pinggul, tekanan darah, dan kadar gula darah sewaktu. Kegiatan dihadiri oleh 18 orang warga. Hasil diperoleh peningkatan pengetahuan faktor risiko penyebab penyakit kardiovaskular dan cara mencegahnya. Hasil pemeriksaan diketahui faktor risiko yang ditemukan yaitu peningkatan tekanan darah dan RLPP. Kesimpulan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan faktor risiko dan cara mencegah penyakit kardiovaskular serta pemeriksaan kesehatan dapat dijadikan sebagai deteksi awal penyakit kardiovaskular. Saran untuk pelaksanaan berikutnya agar melakukan pengabdian masyarakat yang bekerja sama dengan para kader agar dapat menjaring masyarakat lebih luas. Kata Kunci: Deteksi Dini, Edukasi, Risiko Penyakit Kardiovaskular   ABSTRACT Various risk factors for cardiovascular disease are found by the community. If risk factors are not immediately detected and treated, it can lead to the emergence of cardiovascular diseases such as hypertension, heart disease and stroke. The purpose of community service was to increase understanding and identify risk factors for cardiovascular disease in the community. The method was carried out by providing education with lectures and health checks which include measuring waist and hip circumferences, blood pressure, and blood sugar levels while. The event was attended by 18 residents. The results obtained increased knowledge of risk factors that cause cardiovascular disease and how to prevent it. The results of the examination revealed that the risk factors found were increased blood pressure and RLPP. The conclusion of counseling can increase knowledge of risk factors and how to prevent cardiovascular disease and health checks can be used as early detection of cardiovascular disease. Suggestions for the next implementation are to carry out community service in collaboration with cadres so that they can capture a wider community. Keywords: Early Detection, Education, Risk of Cardiovascular Disease
Pelatihan Kompetensi Asuhan Nutrisi sebagai Kunci Sukses Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Singkawang Utara I Achmad Djojo; Suhariyanto Suhariyanto; Niya Fitarsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9749

Abstract

ABSTRAK Tenaga kesehatan memainkan peran kunci dalam pemberian asuhan nutrisi sebagai upaya pencegahan stunting.  Mendukung upaya tersebut diperlukan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan. Pelatihan berbasis kompetensi yang dirancang sesuai standar praktik serta mempersiapkan tenaga kesehatan untuk melaksanakan tugas manajemen asuhan nutrisi professional. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan nutrisi sebagai upaya pencegahan stunting. Metode  pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan dengan memberikan edukasi dan informasi tekait kompetensi tenaga kesehatan, risiko malnutrisi bayi serta asuhan nutrisi anak sehat di komunitas. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama enam bulan di Puskesmas Singkawang Utara 1. Populasi pengabdian masyarakat ini adalah tenaga kesehatan sejumlah 20 orang. Hasil pengabdian masyarakat terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan dengan p value = 0,002 dan keterampilan dengan p value = 0,001. Kesimpulan Metode pelatihan kompetensi asuhan nutrisi anak dapat terbukti bermanfaat dan meningkatkan kompetensi secara pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan risiko malnutrisi di komunitas. Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui pelatihan sebagai upaya continue program development (CPD) dapat dijadikan regulasi Puskesmas. Kata Kunci: Asuhan Nutrisi Anak, Kompetensi, Malnutrisi Anak, Puskesmas, Stunting   ABSTRACT Health workers play a key role in providing nutrition care as an effort to prevent stunting. Supporting these efforts requires assistance to improve knowledge and skills through training.Competency-based training designed according to practice standards and preparing health workers to carry out professional nutrition care management tasks. The purpose of community service is to increase the competence of health workers in providing nutritional care as an effort to prevent stunting. The method of community service is through training by providing education and information regarding the competence of personnelhealth, risk of infant malnutrition and nutrition care for healthy children in the community. This community service was carried out for six months at the North Singkawang Health Center 1. The population for this community service was 20 health workers. The results of community service show that there are differences in knowledge before and after training with a p value = 0.002 and skills with a p value = 0.001. Conclusion Competency training methods for child nutrition care can prove to be useful and increase the knowledge and skill competence of health workers in efforts to prevent the risk of malnutrition in the community. Improving the competence of health workers through training as an effort to continue program development (CPD) can be used as a public health service regulation. Keywords: Child Nutrition Care, Competence, Child Malnutrition, Health Center, Stunting
Early Detection Training Program for Acute Hepatitis in Children for the Community of Malasom Village, Sorong Regency, Southwest Papua Province. Nurul Kartika Sari; Alva Mustamu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9601

Abstract

ABSTRACT The enhancement of cases of acute hepatitis in children in indonesia encourages the importance of early training detection for parents. Training this gives information about signs and symptoms of acute hepatitis in children and necessary steps taken if a child is suspected of having acute hepatitis. Besides that, training also helps parents prevent transmission of acute hepatitis in children by giving information about ways to avoid the risk of getting hepatitis.The objective of devotion to the public is to increase the knowledge, attitudes, and skills of mothers and toddlers in the detection of early acute hepatitis in children. Methods devotion to a society used is training involving 35 participants consisting of parents, cadres posyandu, village heads, secretaries, employees ward, and nurse health centre, as well assisted by 6th-semester students from the D.III Midwifery, D.III Nutrition, and D.III Nursing study programs. Devotion steps cover identification problems, development of community service programs, program implementation, program evaluation, dissemination results dedication, coaching, and development capacity society.Results of dedication to the public show that team training increases participants' knowledge. The difference in the average pre-test and post-test knowledge is -27.7, and the effect size is -2.16, which is very significant. Besides that, intervention detection of early hepatitis in children also successfully increases the respondent's attitude with the difference in the mean attitude of -17.5 and an effect size of -1.00, which shows a strong influence in increasing attitude. The data also shows a significant difference between the mean psychomotor scores pre and post-with an effect size of -1.00, indicating successful intervention in increasing psychomotor participants' skills. Training conducted on research this success increases the knowledge, attitudes, and skills of psychomotor participants related detection of early hepatitis in children. However, it is recommended to do an advanced study with notice that other possible factors influence results intervene and expand the sample and research area for more representative results. Study continuation to notice aspect qualitative for obtain more understanding good about influence intervention in period longer time. Keywords: Early Detection, Child Hepatitis, Knowledge, Attitudes, Skills, Dedication To Public 
Upaya Peningkatan Pengetahuan Deteksi Dini dan Penanganan Premenstrual Syndrom pada Remaja Putri di SMA 1 Dawan Klungkung Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja; Ni Putu Sri Haryati; Ida Ayu Ningrat Pangruating Diyu; Ni Wayan Erviana Puspita Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9908

Abstract

ABSTRAK Premenstrual syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala berupa gangguan fisik dan mental, yang biasanya muncul mulai satu minggu sampai beberapa hari sebelum datangnya haid, dan menghilang sesudah haid datang, walaupun kadang berlangsung sampai haid berhenti. PMS yang terjadi pada remaja dapat menurunkan produktivitas dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Gejala-gejala PMS pada remaja dapat berpengaruh terhadap prestasinya di sekolah. Kejadian PMS mempengaruhi kegiatan di sekolah, misalnya: penurunan konsentrasi belajar, terganggunya komunikasi dengan teman juga dimungkinkan terjadi penurunan produktivitas belajar dan peningkatan absensi kehadiran.  Kegiatan ini adalah untuk meningkatkannya pengetahuan remaja putri di SMA 1 Dawan Klungkung mengenai Premenstrual Syndrome. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test pada remaja, pemberian penyuluhan kemudian diakhiri dengan diskusi dan pemberian post test. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai deteksi dini dan upaya penanganan PMS, dari 105 remaja putri terdapat 87,5% remaja yang memiliki pengetahuan baik dan 12,5% remaja yang memiliki pengetahuan kurang setelah diberikan penyuluhan. Terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai deteksi dini dan upaya penanganan PMS, setelah dilakukan pengabmas ini diharapkan remaja putri mampu memantau gejala PMS dan melakukan penanganan yang tepat serta mengetahui kapan harus melakukan pemeriksaan ke Tenaga Kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Premenstrual Syndrome  ABSTRACT  Premenstrual syndrome (PMS) is a physical and mental, PMS usually appear from one week to a few days before menstruation begins, and disappear after menstruation begins, although sometimes it felt until menstruation stops. PMS can decreassing productivity and daily activities in adolescents. PMS symptoms in adolescents can affect their performance at school. PMS events affect activities at school, for example: decreased concentration in learning, disruption of communication with friends it is also possible that there is a decrease in learning productivity and increase absenteeism. This activity is to increase the knowledge about Premenstrual Syndrome for young women at Senior High School 1 Dawan Klungkung. Community service is carried out by giving pre-tests to adolescents, giving counseling, discussions and giving post-tests.The results of this community service activity that knowledge of young women and early detection aboaut PMS was increasing, from 105 young women there were 87.5% of young women who had good knowledge and 12.5% of young women who had less knowledge after being given counseling.There has been an increase in the knowledge of young women regarding early detection and handlingof PMS. After this community service, it is hoped that young women will be able to monitor PMS symptoms and carry out appropriate treatment and know when to check to the health workers. Keywords: Knowledge, Premenstrual syndrome
Asuhan Keperawatan pada Asma dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Menggunakan Posisi Semifowler di Desa Kaliawi Kabupaten Way Kanan Rilyani Rilyani; Usastiawaty C.A.S. Isnainy; Seftiliani Putri Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9643

Abstract

ABSTRAK Prevalensi asma terus mengalami peningkatan terutama di negara- negara berkembang akibat perubahan gaya hidup dan peningkatan polusi udara. Prevalensi asma di Indonesia adalah 4,5% dari populasi. Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang memberikan gejal- gejala batuk, mengi, dan sesak nafas. Masalah utama pada pasien asma yang sering dikeluhkan adalah sesak nafas. Untuk mengurangi sesak nafas yaitu antara lain dengan pengaturan posisi pada saat istrirahat, posisi semifowler, yaitu dengan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen pada diafragma. Melakukan analisa jurnal, penerapan intervensi jurnal, Penerapan posisi semifowler terhadap bersihan jalan napas dilakukan 1-30x/ menit, dilaksanakan pada malam hari selama 3 hari. Pemberian posisi semifowler setinggi 45’.  Dalam asuhan keperawatan ini ada 3 pasien yaitu An.L, An.A dan An.N mengalami penurunan sesak nafas yang ditandai dengan penurunan frekuensi nafas setelah melaksanakan pemberian posisi semi fowler. Asuhan keperawatan yang dilakukan terhadap An.L, An.A dan An.N yaitu memberikan posisi semi fowler untuk menurunkan sesak nafas. Kata Kunci: Asma, Posisi Semi Fowler, Sesak Nafas  ABSTRACT The prevalence of asthma continues to increase, especially in developing countries due to lifestyle changes and increased air pollution. The prevalence of asthma in Indonesia is 4.5% of the population. Asthma is a disease of airway obstruction that gives symptoms of coughing, wheezing, and shortness of breath. The main problem in asthma patients who often complain is shortness of breath. To reduce shortness of breath, among others, by adjusting the position at rest, semi-Fowler's position, namely by using gravity to help expand the lungs and reduce pressure from the abdomen on the diaphragm. Conduct journal analysis, apply journal interventions, The application of the semi-Fowler's position for airway clearance is carried out 1-30x/minute, carried out at night for 3 days. Giving a semi-fowler's position at 45'. The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic action.  In this nursing care, there were 3 patients, namely An.L, An.A and An.N who experienced a decrease in shortness of breath which was marked by a decrease in the frequency of breath after giving the semi-Fowler position. nursing care carried out on An.L, An.A and An.N is to provide a semi-Fowler position to reduce shortness of breath Keywords: Asthma, Semi Fowler's Position, Shortness of Breath
Alternatif Efektif Menurunkan Anemia pada Ibu Hamil dengan Peningkatan Pengetahuan tentang Manfaat Olahan Rumput Laut dan Kerang Darah di Pustu Olilit Timur Vina Dwi Wahyunita; Sitti Suharni Hermanses; Kristiova Masnita Saragih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9757

Abstract

ABSTRAK Ibu hamil merupakan kelompok yang rawan menderita anemia, anemia merupakan salah satu masalah gizi, yang di sebabkan karena kurang gizi. Penanganan anemia dengan cara meningkatan kadar hemoglobin dapat dilakukan dengan menggunakan suplemen dan juga dari makanan. Salah satu bahan makanan yang dapat digunakan untuk penanganan anemia akibat kurangnya zat besi yaitu rumput laut (Eucheuma sp) dan kerang darah (anadara granosa). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memandirikan ibu hamil untuk mengkonsumsi rumput laut dan kerang darah sebagai upaya peningkatan kadar haemoglobin. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan melalui media leafleat. Pada kegiatan ini dilakukan tahapan pre dan post test sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. Dari hasil pre test dan post test yang dilakukan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan di ketiga aspek yang diukur setelah dilakukan penyuluhan. Persentase peserta yang memiliki tingkat pengetahuan baik terkait manfaat rumput laut meningkat dari 50% menjadi 75%, sedangkan tingkat pengetahuan tentang manfaat kerang darah terjadi peningkatan sebesar 31%, dari 65% menjadi 85%, dan peningkatan terbesar terlihat pada pengetahuan pengolahan rumput laut dan kerang darah dari 50% menjadi 80%. Hal ini mengindikasikan penyuluhan tentang manfaat dan pengolahan rumput laut dan kerang darah sangat baik dalam meningkatan pengetahuan ibu hamil. Terjadi rata-rata peningkatan pengetahuan setelah dilakukan kegiatan masyarakat sebanyak 80 % dari jumlah total kuesioner. Kata Kunci: Rumput Laut, Kerang Darah, Haemoglobin  ABSTRACT Pregnant women are a group that is prone to suffer from anemia, anemia is a nutritional problem, which is caused by malnutrition. Handling anemia by increasing hemoglobin levels can be done using supplements and also from food. One of the food ingredients that can be used to treat anemia due to lack of iron is seaweed (Eucheuma sp) and blood clam (anadara granosa). The purpose of this service activity is to make pregnant women independent to consume seaweed and blood clams as an effort to increase hemoglobin levels. This activity was carried out in the form of counseling through leaflet media. In this activity, pre and post test stages were carried out before and after counseling was carried out. From the results of the pre-test and post-test conducted, it can be seen that there is an increase in knowledge in the three aspects that are measured after counseling is carried out. The percentage of participants who had a good level of knowledge regarding the benefits of seaweed increased from 50% to 75%, while the level of knowledge about the benefits of blood clams increased by 31%, from 65% to 85%, and the biggest increase was seen in knowledge of processing seaweed and shellfish. blood from 50% to 80%. This indicates that counseling about the benefits and processing of seaweed and blood clams is very good in increasing the knowledge of pregnant women. There was an average increase in knowledge after community activities as much as 80% of the total number of questionnaires. Keywords: Seaweed, Anadara Granosa, Hemoglobin
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Kersamenak Kabupaten Garut Sukmawati Sukmawati; Lilis Mamuroh; Furkon Nurhakim; Henny Suzana Mediani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9621

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan pada anak,  dimana anak mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis sebagai akibat dari  asupan nutrisi yang kurang dari kebutuhan dalam 1000 hari pertama kehidupan. Angka stunting di Desa Kersamenak masih tinggi. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui penyuluhan kesehatan yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak termasuk petugas kesehatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menambah pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting. Metode yang digunakan berupa pelatihan yang dimulai dengan pre test dilanjutkan pemberian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab, disesi akhir dilakukan post test. Sebagai tindak lanjut kader kesehatan didampingi untuk menyampaikan kembali materi edukasi pencegahan stunting pada ibu hamil dan ibu yang mempunyai anak dibawah 2 tahun. Jumlah kader yang mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang. Setelah dilakukan pelatihan didapatkan hasil terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting.  Hasil uji beda Wilcoxon pada skor pre-test dan post-test menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan terhadap pengetahuan dan priktik kader kesehatan (p value < 0.05) dan tidak terdapat pengaruh pelatihan terhadap sikap kader (p value > 0.05) tentang pencegahan stunting. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik kader kesehatan dalam pencegahan stunting diperlukan pelatihan secara kontinyu dengan metode yang lebih mendalam Kata kunci : Kader Kesehatan, Pelatihan, Stunting  ABSRACT Stunting is a health problem in children, where children experience failure to thrive due to chronic malnutrition as a result of nutritional intake that is less than what is needed in the first 1000 days of life. The stunting rate in Kersamenak Village is still high. one of the efforts to prevent stunting can be done through health education which can be carried out by various parties, including health cadres. The purpose of this service is to increase the knowledge, attitudes, and practices of health cadres in preventing stunting. The method used is in the form of training which begins with a pre-test followed by the provision of material using the lecture and question and answer method, in the final session a post-test is carried out. As a follow-up, the health cadres are assisted to re-deliver educational materials on stunting prevention for pregnant women and mothers with children under 2 years old. The number of cadres who attended the training was 30 people. After the training was carried out, it was found that there was an increase in the average knowledge, attitudes, and practices of health cadres in preventing stunting. The results of the Wilcoxon differential test on the pre-test and post-test scores showed that there was a significant effect of training on the knowledge and practice of health cadres (p-value <0.05) and there was no effect of training on the attitudes of cadres (p-value > 0.05) regarding stunting prevention. To further improve the knowledge, attitudes, and practices of health cadres in prevention, continuous training with more in-depth methods is required Keywords: Health Cadres, Training, Stunting

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue