cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Bumdes Ina Huk Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2021 Paulus Adrianus K. L. Ratumakin; Maria O. Krisdayanti; Adrianus Ketmoen; Anselmus Boy Baunsele; Erly G Boelan; Gerardus Diri Tukan; Maximus M Taek; Maria Augustin Lopes Amaral; Paskalis A Nani; Alfry Aristo Jansen Sinlae; Priscilla M. A Hornay
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9253

Abstract

ABSTRAK Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebelumnya didefinisikan hanya sebagai badan usaha. Namun setelah Undang-Undang Cipta Kerja disahkan, BUMDes merupakan badan usaha yang berbadan hukum. Konsekuensinya ada beberapa perubahan regulasi dan kelengkapan dokumen yang dituntut untuk pengurusan badan hukum BUMDes. Salah satunya yakni penyesuaian Anggaran Dasar (AD)/ Anggaran Rumah Tangga (ART) BUMDes. AD/ART BUMDes merupakan rujukan peraturan dasar dan turunan dalam pengelolaan BUMDes. Tantangan dalam penyusunan AD/ART yakni tidak semua warga desa, bahkan Pemerintah Desa dan Pengurus BUMDes paham proses penyusunan, substansi AD/ART, serta struktur dalam AD/ART. Karena itu, pelatihan penyusunan AD/ART sesuai regulasi baru dibutuhkan untuk memperbaiki, sekaligus menyepakati poin substansial dalam isi AD/ART BUMDes. Kegiatan ini dilakukan di LPPM Universitas Katolik Widya Mandira yang melibatkan 15 orang peserta dari perwakilan pengurus BUMDes Ina Huk, pemerintah desa, BPD, pelaku usaha, tokoh masyarakat, perwakilan perempuan, kaum muda dan warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Kata Kunci: BUMDes, Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga  ABSTRACT Village-owned Enterprises (BUMDes) were previously only defined as business entities. However, after the Job Creation Law was passed, BUMDes is now a legal entity. Consequently, there have been several regulatory changes and the complete documents required for managing BUMDes legal entities. One of them is the adjustment of the BUMDes Statutes (AD)/Bylaws (ART). BUMDes AD/ART is a reference for primary and derivative regulations in BUMDes management. The challenge in preparing AD/ART is that not all villagers, even the Village Government and BUMDes management, understand the drafting process, the substance of AD/ART, and the structure of AD/ART. Therefore, training on drafting AD/ART following the new regulations is needed to improve and, at the same time, agree on essential points in the contents of BUMDes AD/ART. This activity was carried out by the LPPM of Widya Mandira Catholic University which involved 15 participants from BUMDes Ina Huk officials, village government representatives, BPD, business actors, community leaders, women's representatives, youth and residents of Mata Air Village, Kupang Tengah District, Kupang Regency. Keywords: Village-owned Enterprises, Statutes (AD), Bylaws (ART)
Upaya Menurunkan Burnout Syndrome Perawat Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta Yani Sofiani; Abdu Rahim Kamil; Rizki Nugraha Agung; Nuraeni Nuraeni; Suryani Suryani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9536

Abstract

ABSTRAK Burnout syndrome merupakan suatu kondisi yang sering terjadi pada perawat akibat dari tuntutan pekerjaan yang tinggi dan kurangnya dukungan sosial. Burnout syndrome dapat mempengaruhi kinerja perawat dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Oleh karena itu, upaya untuk menurunkan burnout syndrome pada perawat sangat penting dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan tingkat burnout syndrome pada perawat Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM yang dilakukan adalah edukasi tentang burnout syndrome, gejala, dampak, serta hal-hal yang dapat mencegah atau mengurangi burnout pada perawat. Selama kegiatan PKM, terdapat partisipasi yang aktif dari perawat dan terlihat antusias dalam memperoleh informasi baru terkait burnout syndrome. Kegiatan ini dilaksanakan pada 29 November 2022 diikuti 30 perawat dari Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta. Hasil dari kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan perawat tentang burnout syndrome, gejala, dampak, dan cara mencegah atau menguranginya. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran perawat untuk melakukan self-care dan mengelola stres dengan baik. Diharapkan melalui kegiatan PKM ini, dapat membantu perawat Aliansi Rumah Sakit Islam Jakarta dalam menurunkan tingkat burnout syndrome dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Kegiatan PKM ini juga dapat menjadi model bagi rumah sakit atau institusi lainnya dalam upaya penurunan burnout syndrome pada perawat. Kata Kunci: Burnout Syndrome, Perawat, PKM  ABSTRACT Burnout syndrome is a condition that often occurs in nurses due to high job demands and lack of social support. Burnout syndrome can affect the performance of nurses and the quality of health services provided to patients. Therefore, efforts to reduce burnout syndrome in nurses are very important. This activity aims to reduce the level of burnout syndrome among nurses at the Jakarta Islamic Hospital Alliance through Community Service (PKM) activities. PKM activities carried out are education about burnout syndrome, symptoms, impacts, and things that can prevent or reduce burnout in nurses. During the PKM activities, there was active participation from nurses and they seemed enthusiastic in obtaining new information regarding burnout syndrome. This activity was held on 29 November 2022 attended by 30 nurses from the Jakarta Islamic Hospital Alliance. The results of PKM activities show an increase in nurses' knowledge about burnout syndrome, its symptoms, impacts, and how to prevent or reduce it. In addition, there is an increase in the awareness of nurses to carry out self-care and manage stress well. It is hoped that through this PKM activity, it can help nurses at the Jakarta Islamic Hospital Alliance in reducing burnout syndrome rates and improving the quality of health services provided to patients. This PKM activity can also be a model for hospitals or other institutions in efforts to reduce burnout syndrome in nurses. Keywords: Burnout Syndrome, Nurses, PKM
Pelaksanaan Senam Hamil sebagai Upaya Mempersiapkan Fisik dan Psikologi dalam Menghadapi Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Bebesen Hasritawati Hasritawati; Barirah Madeni; Selvia Zuhra Putri; Sri Wahyuni; Idwar Idwar; Magfirah Magfirah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9565

Abstract

ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) 307 kematian per 100.000 kelahiran hidup pada SDKI 2002-2003. Angka kematian ibu melahirkan tidak mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Target Millennium Development Goals(MDG’s) tahun 2016 AKI menjadi 100 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Kematian  ibu  dapat  dicegah  hingga  22%  yaitu  melalui  antenatal  care  yang teratur, mendeteksi dini adanya komplikasi dalam kehamilan, hidup sehat dengan pemenuhan gizi yang seimbang, pelaksanaan inisiasi menyusui dini dalam persalinan, serta  pelaksanaan  senam  hamil  secara  teratur.  Salah  satu  kegiatan  dalam  pelayanan selama kehamilan  yang  bertujuan  untuk  mempersiapkan  fisik  dan  mental  ibu  hamil adalah senam hamil. Meningkatnya pengetahuan masyarakat terutama Ibu Hamil tentang pentingnya pelaksanaan senam hamil dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan fisik dan psikologis menghadapi persalinan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan identifikasi pengetahuan dan penyuluhan Senam Hamil pada pada ibu hamil di Puskesmas Bebesen, Kab. Aceh Tengah. Ibu hamil sudah menyadari pentingnya melakukan senam hamil secara teratur agar ibu dan bayi sehat hingga persalinan karena dapat mengurangi angka morbiditas dan mortalitas ibu dan anak. Senam hamil dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu hamil maupun bayi, sehingga berperan dalam menurunkan angka kematian ibu maupun bayi. Kata Kunci: Senam Hamil, Fisik, Pikologis, Ibu Hamil  ABSTRACT Maternal Mortality Rate (MMR) was 307 deaths per 100,000 live births in the 2002-2003 IDHS. The maternal mortality rate has not decreased in the last 5 years. The 2016 Millennium Development Goals (MDG's) target is 100 deaths per 100,000 live births. Maternal mortality can be prevented by up to 22%, namely through regular antenatal care, early detection of complications in pregnancy, healthy living with balanced nutrition, early initiation of breastfeeding in labor, and regular pregnancy exercise. One of the activities in service during pregnancy that aims to prepare physically and mentally for pregnant women is pregnancy exercise. Increasing public knowledge, especially pregnant women about the importance of implementing pregnancy exercise and solving physical and psychological problems facing childbirth. The method used in this activity is to identify knowledge and counseling of Pregnant Gymnastics to pregnant women at the Bebesen Health Center, Central Aceh Residence. Pregnant women have realized the importance of doing pregnancy exercise regularly so that mothers and babies are healthy until delivery because it can reduce maternal and child morbidity and mortality.Conclusion: Pregnancy exercise can help improve the health of pregnant women and babies, thereby playing a role in reducing maternal and infant mortality. Keywords: Pregnancy Exercise, Physical, Psychological, Pregnant Women 
Penataran Ice Breaking bagi Kinerja Pegawai Upaya Mengoptimalkan Awal Kegiatan Kerja di Kantor Bagian Organisasi Banyuasin Jennifer Rachmaditya Susanti; Sawi Sujarwo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9533

Abstract

 ABSTRAK Program kerja ini bertujuan untuk memungkinkan pegawai dapat melakukan terobosan dalam merancang awal kegiatan masuk kerja lewat penerapan Ice breaking, serta untuk mempraktikkannya agar dapat memotivasi semangat dan antusias pegawai sebelum melakukan tugas yang akan dikerjakan.  Program kerja ini memiliki metode yang terdapat 3 bagian yaitu, (a) pra rencana, pada bagian ini dilangsungkan pengidentifikasian masalah, penganalisaan dan problem solving, (b) perencanaan, merupakan rancangan kegiatan yang akan dilakukan berlandas hasil dari pra rencana, serta (c) penataran, yakni pelaksanaan segala perencanaan yang sudah dikerjakan. Mengenai problem solving yang akan dilangsungkan pada kegiatan ini adalah memberikan materi yang berhubungan dengan masalah yang ada pada pegawai, sehingga penataran ice breaking ini merupakan pemecahan suatu masalah dari permasalahan yang dimiliki oleh pegawai. Kesimpulan dari kegiatan program kerja ini, dapat di lihat dari tercapainya segala acara dan rancangan yang telah ditentukan. Hal tersebut bisa terlaksana berkat kerjasama dari pegawai dalam mengikuti kegiatan dengan semangat serta antusias pegawai yang ikut dalam kegiatan hingga acara selesai. Adapun saran yang dapat diberikan adalah agar dengan adanya program seperti ini dapat mengoptimalkan awal kegiatan masuk kerja. Kata Kunci: Kinerja, Pegawai, Ice Breaking, Awal Kegiatan Masuk Kerja  ABSTRACT This work program aims to enable employees to make breakthroughs in designing the beginning of work entry activities through the application of ice breaking, and to practice it in order to motivate the spirit and enthusiasm of employees before doing the tasks to be done.  This work program has a method that has 3 parts, namely, (a) pre-plan, in this section problem identification, analysis and problem solving are carried out, (b) planning, which is the design of activities to be carried out based on the results of the pre-plan, and (c) workshop, which is the implementation of all plans that have been done. Regarding the problem solving that will take place in this activity is to provide material related to the problems that exist in employees, so that this ice breaking workshop is a solution to a problem from the problems that are owned by employees. The conclusion of this work program activity can be seen from the achievement of all the programs and plans that have been determined. This was possible thanks to the cooperation of employees in participating in activities with spirit and enthusiasm of employees who participated in activities until the program was completed. The advice that can be given is that with a program like this it can optimize the beginning of work entry activities. Keywords: Performance, Employee, Ice Breaking, Pre-work activity
Pemahaman Pola Hidup Sehat di Era Endemi melalui Penyuluhan Kesehatan di Labschool Unai Monalisa Sitompul; Masta Haro; Evelin Malinti; Imanuel Sri Mei Wulandari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9303

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan dalam melaksanakan pola hidup sehat dalam masa endemi sangat penting, hal ini dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapt terhindar dari penularan penyakit. Untuk meningkatakn pengetahuan perlu adanya edukasi melalui penyuluhan kesehatan di lingkungan sekolah. Tujuan dari penyuluhan kesehatan ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa SMP Labs School UNAI mengenai pola hidup sehat. Metode yang diguanakan adalah dengan memberikan memberikan ceramah dengan menggunakan power point, leaflet dan poster. Hasil yang didapati adalah adanya peningkatan pengetahuan sebelum dengan sesudah pelaksanaan penyuluhan kesehatan dengan nilai rata-rata pre tes 71 % dan nilai rata-rata post tes adalah 86,1%. Penyuluhan kesehatan mempunya dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pola hidup sehat di era pandemic. Kata Kunci: Hidup Sehat, Pengetahuan, Penyuluhan Kesehatan  ABSTRACT Knowledge of implementing a healthy lifestyle during an endemic period is very important, this can increase the body's immunity so that it can avoid disease transmission. To increase knowledge, it is necessary to have education through health education in the school environment. The purpose of this health counseling is to find out the understanding of SMP Labs School UNAI students regarding healthy lifestyles. The method used is to give lectures using power points, leaflets and posters. The results found were an increase in knowledge before and after the implementation of health counseling with an average pre-test score of 71% and an average post-test score of 86.1%. Health education has had a positive impact on increasing students' knowledge of healthy lifestyles in the pandemic era. Keywords: Knowledge, Health Teaching, Life Style
Pembentukkan “KEPOKMILI” (Kelompok Ibu Hamil Peduli) Sebagai Upaya Deteksi Dan Pemantauan Hypertensi Kehamilan Linda Yanti; Feti Kumala Dewi; Surtiningsih Surtiningsih; Fauziah Hanum Nur Adriyani; Arlyana Hikmanti; Rosi Kurnia Sugiharti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9125

Abstract

ABSTRAK Hypertensi kehamilan masih menjadi penyebab utama dari angka kmatian ibu (AKI). Di Indonesia sebayak 1.077 kasus ibu meninggak karena mengalami hypertensi kehamilan, di Jawa Tengah sebanyak 156 ibu meniggal karena hypertensi kehamilan dan kabupaten banyumas sebanyak 29 kasus kematian terjadi saat hamil. Permasalahannya adalah terdapat 2 kasus kematian tersebt berada di kecamatan kembaran. Di Desa Bantarwuni terdapat 5 ibu hamil yang mengalami hypertensi, belum ada kelompok ibu hamil yang terbentuk sehingga banyak informasi penting yang tidak diketahui oleh ibu hamil. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk KEPOKMILI (Kelompok Ibu Hamil Peduli), ibu hami juga mampu memberdayakan diri, peningkatan pengetahuan, meningkatkan partisipasi dan minat untuk deteksi dini, pemantauan, dan pencegahan hypertensi serta komplikasi kehamilan. Metode kegiatan ini dengan ceramah, tanya jawab, diskusi pembentukan kelompok ibu hamil perduli, edukasi, deteksi dini dan pemantauan hypertensi kehamilan pemberian informasi dan pemberdayaan diri. Khalayak sasaran yang dipilih adalah ibu hamil dan tempat yang dipilih adalah di Desa Bantarwuni. Hasil kegiatannya yang diikuti oleh 28 peserta penetapan fasilitator, pembentukan KEPOKMILI, pretest, pemberian informasi, posttest, deteksi hypertensi ibu hamil dengan pemeriksaan cold pressor test (CPT), pemantauan tekanan darah. Kesimpulan: terbentuknya KEPOKMILI, terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah kegiatan, terdapat 4 ibu hamil yang beririko hypertensi, pemantauan tekanan darah dilakukan intensif selama 1 minggu sekali. Saran: Diharapkan ibu hamil yang baru dapat bergabung dengan komunitas KEPOKMILI, deteksi hypertensi ibu hamil dapat dilakukan dengan pemeriksaan CPT, pemantauan tekanan darah ibu hamil harus dilakukan setiap 1 minggu sekali untuk semua ibu hamil. Kata Kunci: Hypertensi, KEPOKMILI (Kelompok Ibu Hamil Peduli), Cold Pressor Test (CPT)  ABSTRACT Pregnancy hypertension is still the main cause of maternal mortality (MMR). In Indonesia, 1,077 cases of mothers died due to pregnancy hypertension, in Central Java, 156 mothers died due to gestational hypertension, and in Banyumas district, 29 cases of death occurred during pregnancy. The problem is that there were 2 cases of death in the Twin District. In Bantarwuni Village there are 5 pregnant women who experience hypertension, no groups of pregnant women have been formed so that there is a lot of important information that pregnant women do not know. This activity aims to form KEPOKMILI (Caring Pregnant Women Group), pregnant women are also able to empower themselves, increase knowledge, increase participation and interest in early detection, monitoring, and prevention of hypertension and complications of pregnancy. The method of this activity is with lectures, questions and answers, discussions on forming groups of caring pregnant women, education, early detection and monitoring of pregnancy hypertension, providing information and self-empowerment. The selected target audience is pregnant women and the chosen place is in Bantarwuni Village. The results of the activities which were attended by 28 participants were the appointment of facilitators, formation of KEPOKMILI, pretest, provision of information, posttest, detection of hypertension in pregnant women by examining the cold pressor test (CPT), monitoring of blood pressure. Conclusion: the formation of KEPOKMILI, there was an increase in the knowledge of pregnant women before and after the activity, there were 4 pregnant women who were at risk of hypertension, blood pressure monitoring was carried out intensively once a week. Suggestion: It is expected that new pregnant women can join the KEPOKMILI community, detection of hypertension in pregnant women can be done by CPT examination, monitoring of blood pressure in pregnant women must be done once every 1 week for all pregnant women. Keywords: Hypertension, KEPOK MILI (Concerned Pregnant Women Group), Cold Pressor Test (CPT)
Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Bidan dalam Memberikan Pelayanan Asuhan Kebidanan melalui Telekonsultasi pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Karawang Irma Yanti; Lilis Suryani; R. Retna Kinanti Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9243

Abstract

ABSTRAK Dengan mewabahnya COVID-19 dan menyebar sangat cepat lebih dari 190 negara maka ditetapkan sebagai pandemik oleh WHO.  Dalam menghadapi lonjakan kasus penyakit COVID-19, petugas kesehatan dan sistem pelayanan kesehatan di seluruh dunia mengadopsi pendekatan pengobatan melalui virtual tanpa pertemuan fisik antara pasien dan petugas  kesehatan. Pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir di masa pandemic COVID-19 diselenggarakan dengan mempertimbangkan pencegahan penularan virus corona baik bagi ibu, bayi maupun tenaga kesehatan. Pembatasan kunjungan pemeriksaan ANC, PNC diimbangi dengan layanan konsultasi online antara tenaga kesehatan dan ibu secara peorangan maupun pada Kelas Ibu secara online. Untuk menghindari keterpaparan virus COVID-19, maka pemerintah melalui protokol satuan tugas menganjurkan agar pelayanan kesehatan melalui telemedicine. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam memberikan pelayanan asuhan kebidanan melalui Telemedicine pada masa pandemic Covid-19. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan melakukan webinar dan launching halobid karawang pada seluruh bidan di Kabupaten Karawang. Hasil yang diperoleh bidan dapat memberikan layanan konsultasi online kepada masyarakat berupa aplikasi Halobid Karawang yang dapat di akses melalui Google Play Store. Kata Kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Bidan, Covid-19   ABSTRACT With the outbreak of COVID-19 and spreading very quickly in more than 190 countries, WHO has declared it a pandemic. In the face of the surge in cases of COVID-19, health workers and health care systems around the world are adopting a virtual treatment approach without physical encounters between patients and health workers. Health services for pregnant women, childbirth, postpartum and newborns during the COVID-19 pandemic are held by considering the prevention of transmission of the corona virus for both mothers, babies and health workers. The limitation of ANC and PNC examination visits is balanced with online consultation services between individual health workers and mothers as well as online Mother Class. To avoid exposure to the COVID-19 virus, the government through the task force protocol recommends that health services be in the form of education through teleconsultation. The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of midwives in providing midwifery care services through teleconsultation during the Covid-19 pandemic. The method of implementing this service is carried out by conducting socialization webinars and launching halobid Karawang to all midwives in Karawang Regency. The results obtained by midwives can provide online consultation services to the public in the form of the Halobid Karawang application which can be accessed via the Google Play Store. Keywords:  Knowledge, Skills, Midwife, teleconsultation, Covid-19
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Wabah Pmk pada Masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Amalia Putri Andriani; Tsabit Hadid; Saskia Rezky
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.8508

Abstract

ABSTRAK Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi fenomena yang sangat menakutkan bagi negara pengahasil ternak, seperti Indonesia. Kegelisahan masyarakat akan kemungkinan tertular virus PMK, keamanan konsumsi hewan ternak, dan kerugian ekonomi menjadi ancaman yang dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan penyebaran PMK semakin meluas dan memberikan edukasi dalam menangani wabah PMK. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah pemberian sosialisasi mengenai PMK. Sosialisasi dilakukan pada Jumat, 20 Juli 2022 pukul 19.00-22.00 di Balai Desa Tanjung Rejo. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 peserta yang merupakan perangkat desa, ketua kelompok tani, dan perwakilan peternak dari setiap dusun Desa Tanjung Rejo, yaitu Dusun Grobyog, Dusun Karangsono, Dusun Krajan Kulon, dan Dusun Krajan Wetan. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta menyambut dengan antusias dan kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pemahaman dan pengetahuan para peserta mengenai PMK mengalami peningkatan. Kata Kunci: Sosialisasi, PMK, Peternak  ABSTRACT Foot and Mouth Disease (FMD) outbreak is a very frightening phenomenon for livestock-producing countries, such as Indonesia. Public anxiety about the possibility of contracting the FMD virus, the safety of livestock consumption, and economic losses are threats that can affect people's quality of life. The purpose of this activity was to increase public understanding and knowledge in preventing spread of FMD wider and provide education in managing FMD outbreaks. The target of this activity was the community of Tanjung Rejo Village, Wuluhan District, Jember Regency. The method used was socialization regarding PMK. The socialization was held on Friday, 20 July 2022, 19.00-22.00 at the Tanjung Rejo Village Hall. This activity was attended by 20 participants who were village officials, heads of farmer groups, and representatives of breeders from each hamlet of Tanjung Rejo Village, namely Grobyog Hamlet, Karangsono Hamlet, Krajan Kulon Hamlet, and Krajan Wetan Hamlet. The result of this activity was that the participants welcomed it enthusiastically and the activity ran very well. The conclusion of this activity was that the participants' understanding and knowledge about FMD has increased. Keywords: Socialization, FMD, Breeder
Pendampingan Orang Tua dalam Stimulasi Psikososial terhadap Perkembangan Motorik Kasar dan Motorik Halus pada Balita Stunting di Desa Lentang Kec. Lelak Kabupaten Manggarai. Makrina Sedista Manggul; Reineldis E. Trisnawati; Christin F.M Bebok; Elfrida Anes; Marcella Yolanda Nasan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9495

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi pada balita sering terjadi pada negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu tujuan pembangunan nasional Indonesia adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga perlu mempersiapkan generasi yang sehat seperti memperhatikan status gizi pada anak balita sejak dini. Salah satu masalah kesehatan pada anak balita adalah stunting. Stunting merupakan masalah  serius yang disebabkan karena kurang gizi dalam waktu yang cukup lama sehingga dapat menyebabkan dampak buruk baik jangka pendek maupun jangka panjang. Masalah yang terdapat di desa Lentang adalah orangtua kurang memahami bagaimana teknik memberikan stimulasi psikososial untuk merangsang perkembangan anak. Dari pengambilan data awal hasil analisis timbang yang dilakukan di desa Lentang tahun 2020 terdapat 37 balita stunting yang dibagi menjadi dua yaitu balita dengan status pendek 20 balita dan sangat pendek 17 balita dan yang mengikuti  pendampingan dan penyuluhan hanya sebanyak 27 balita stunting yang didampingi oleh orang tua masing-masing. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orangtua dan keluarga dalam memberikan stimulasi perkembangan psikososial pada Balita. Metode  yang digunakan adalah malakukan pendampingan  kepada orangtua dan keluarga  secara door to door selama ± 1 minggu. Hasil  Dari tabel post test dapat dilihat bahwa pengetahuan orangtua setelah dilakukan pendampingan mengalami peningkatan yaitu paling banyak berpengetahuan baik dengan persentasi 70,38%.  Edukasi melalui pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan individu. Kata Kunci : Balita, Stunting, Stimulasi, Psikososial.  ABSTRACT Nutritional problems in toddlers often occur in developing countries like Indonesia. One of Indonesia's national development goals is to improve the quality of human resources, so it is necessary to prepare a healthy generation, such as paying attention to the nutritional status of children under five from an early age. One of the health problems in toddlers is stunting. Stunting is a serious problem caused by malnutrition over a long period of time, which can cause adverse effects both in the short and long term. The problem in Lentang village is that parents do not understand how techniques provide psychosocial stimulation to stimulate child development. From the initial data collection results of a weighing analysis conducted in Lentang village in 2020 there were 37 stunted toddlers which were divided into two, namely toddlers with short status 20 toddlers and 17 toddlers very short and only 27 stunted toddlers participated in mentoring and counseling accompanied by their parents. Purpose this service activity is to increase the knowledge and skills of parents and families in stimulating psychosocial development in toddlers. The method used is to provide assistance to parents and families door to door for ± 1 week. Results From the post test table it can be seen that the knowledge of parents after mentoring has increased, namely the most knowledgeable are good with a percentage of 70.38%. Education through mentoring can increase individual knowledge. Keywords: Toddlers, Stunting, Stimulation, Psychosocial
Sosialisasi kepada Masyarakat tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkotika di Klinik Pratama BNN Provinsi Sumatera Barat Weni Sartiwi; Dwi Christina Rahayuningrum; Veolina Irman; Helena Patricia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i5.9268

Abstract

ABSTRAK Rendahnya keingina pasien untuk datang sendiri ke pusat layanan rehabilitasi sebagian besar dipengaruhi dangkalnya pengetahuan pasien tentang narkotika. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat tanggal 20 September tahun 2021 sebanyak 15 orang. Kegiatan ini diawali dengan mengukur tingkat pengetahuan dengan cara pasien diminta menjawab 25 pertanyaan tentang penyalahgunaan narkotika, kemudian diberikan pendidikan kesehatan dan diakhiri dengan post test untuk melihat tingkat pengetahuan pasien. Hasil didapatkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan rata-rata nilai yang didapatkan adalah 14 dengan nilai minimal 8 dan nilai maksimal 21 dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan nilai rata-rata 17 dengan nilai minimal 13 dan nilai maksimal 22. Terlihat adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang penyalahgunaan narkotika. Diharapkan kegiatan penyuluhan ini dapat menjadi kegiatan rutin bagi klinik Pratama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat agar pasien dapat mengingat secara terus menerus tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, Bahaya Penyalahgunaan Narkotika  ABSTRACT The low willingness of patients to come alone to the rehabilitation service center is largely influenced by the patient's shallow knowledge of narcotics. The purpose of this activity is to increase patient knowledge about the dangers of narcotics abuse. This activity was carried out at the Pratama Clinic of the National Narcotics Agency of West Sumatra Province on September 20, 2021, with 15 people. This activity begins with measuring the level of knowledge by asking the patient to answer 25 questions about narcotics abuse, then giving health education and ending with a post test to see the level of knowledge of the patient. The results showed that before being given health education the average value obtained was 14 with a minimum score of 8 and a maximum value of 21 and after health education, an average value of 17 was obtained with a minimum value of 13 and a maximum value of 22. There was an increase in knowledge after being given education. health about drug abuse. It is hoped that this outreach activity can become a routine activity for the Pratama clinic of the National Narcotics Agency of West Sumatra Province so that patients can remember continuously about the dangers of narcotics abuse. Keywords: Health Education, Level of  Knowledge, Dangers of Drug Abuse

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue