cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Program Skrining Diabetes Melitus melalui Pemeriksaan Gula Darah Sri Sakinah; Meriem Meisyaroh; Sri Yulianti; Kahar Kahar; Ayu Fitriani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10452

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang kondisi kadar glukosa di dalam darah melebihi batas normal, yang disebabkan oleh kondisi tubuh yang tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Faktor pencetus terjadi Diabetes Mellitus (DM) sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan gaya hidup individu. Maka, Penting dilaksanakan skrining untuk mendeteksi dini penyakit diabetes mellitus. Setelah penyuluhan, diharapkan masyarakat sadar dan dapat mencegah sejak dini penyakit diabetes melitus. Kegiatan ini diawali dengan pemeriksaan Gula darah, pengukuran Berat badan dan tinggi badan dengan mengisi lembar skrining. Setelah mendapatkan hasil, dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan terkait deteksi dini dan pengobatan penyakit DM. Jumlah peserta yang telah mengikuti skrining yaitu sebanyak 42 orang, 3 diantaranya memiliki nilai GDS > 200 mg/dl. Nilai kadar gula darah masyarakat di Desa Lagading memiliki nilai GSD ≥ 200 mg/dl disarankan untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Kata Kunci: Skrining, Diabetes Melitus, Gula Darah  ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a disease in which the level of glucose in the blood exceeds normal limits, which is caused by the condition of the body being unable to release or use insulin adequately. The trigger factor for Diabetes Mellitus (DM) is strongly influenced by the habits and lifestyle of the individual. So, it is important to carry out screening to detect diabetes mellitus early. After counseling, it is hoped that the community will be aware and can prevent diabetes mellitus from an early age. This activity begins with checking blood sugar, and measuring body weight and height by filling out a screening sheet. After getting the results, it is followed by health education related to early detection and treatment of DM. The number of participants who participated in the screening was 42 people, 3 of whom had a GDS value of > 200 mg/dl.  Keywords: Screening, Diabetes Mellitus, Blood Sugar
Penerapan Kompres Hangat Jahe untuk Menurunkan Nyeri pada Lansia dengan Osteoartritis di Desa Sukajaya Lempasing Nur Hidaya Tulaisyah; Eka Yudha Chrisanto; Rudi Winarno
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11172

Abstract

ABSTRAK Cakupan pelayanan kesehatan lansia di Indonesia sebesar 48,67%, di Provinsi Lampung tertinggi di Kabupaten Mesuji sebesar 99,4%, dan terendah di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,1%. Sedangkan di Kabupaten Pesawaran sebesar 72,7%. Prevalensi penyakit tertinggi pada lansia di atas 60 tahun yaitu hipertensi sebesar 32,5%, sedangkan penyakit sendi menempati urutan kedua yaitu 18%. Osteoartritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang berhubungan dengan kerusakan tulang rawan sendi. Tulang belakang, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki paling sering terkena OA. Prevalensi OA lutut radiologis di Indonesia cukup tinggi yaitu mencapai 15,5% pada laki-laki dan 12,7% pada perempuan.  Penelitian ini bertujuan melakukan asuhan keperawatan pada lansia dengan osteoartritis dengan masalah keperawatan nyeri menggunakan kompres jahe di Desa Sukajaya Lempasing Kabupaten Pesawaran Tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subjek pada laporan asuhan keperawatan ini sebanyak 2 orang, Teknik pengambilan subjek studi kasus ini menggunkan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Menilai skala nyeri menggunakaan skala nyeri numerik rating scale (NRS). Hasil penelitian pada kasus I dan kasus II berupa keluhan nyeri sendi. Diagnosis kelainan yang ditemukan pada kasus I dan II adalah nyeri kronik yang berhubungan dengan kondisi muskuloskeletal kronik. Intervensi rekayasa yang dilakukan adalah dengan mengompres jahe. Implementasi keahlian yang telah dilakukan adalah mengidentifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri, mengidentifikasi skala nyeri, mengidentifikasi respons nyeri non verbal, mengidentifikasi faktor-faktor yang memperparah dan meredakan nyeri, memantau pelepasan terapi komplementer yang ada. telah diberikan, memberikan teknik non farmakologi untuk mengurangi nyeri dengan kompres jahe. Hasil evaluasi didaptakan kompres jahe sangat efektif untuk mengurangi nyeri sendi pada penderita osteoatritis.  Kata Kunci : Nyeri Osteoatritis, Kompres Jahe  ABSTRACT The coverage of elderly health services in Indonesia is 48.67%, in Lampung Province the highest is in Mesuji Regency at 99.4%, and the lowest is in Way Kanan Regency at 19.1%. Meanwhile in Pesawaran Regency it is 72.7%. The highest prevalence of disease in the elderly over 60 years, namely hypertension, is 32.5%, while joint disease ranks second, namely 18%. Osteoarthritis (OA) is a degenerative joint disease associated with joint cartilage damage. The vertebrae, hips, knees and ankles are most commonly affected by OA. The prevalence of radiological knee OA in Indonesia is quite high, reaching 15.5% in men and 12.7% in women. This study aims to provide nursing care for the elderly with osteoarthritis with the problem of pain death using ginger compresses in Sukajaya Lempasing Village, Pesawaran Regency in 2023. This type of descriptive research uses a case study approach. Subjects in this sick care report were 2 people. The technique of taking the subject of this case study used a purposive sampling technique. Methods of data collection by interviews, observation and physical examination. Assess the pain scale using the numerical pain rating scale (NRS). The results of the study in case I and case II were complaints of joint pain. The diagnosis of abnormalities found in cases I and II were chronic pain associated with chronic musculoskeletal conditions. The engineering intervention that was carried out was by compressing ginger. Implementation of expertise that has been carried out is identifying location, characteristics, duration, frequency, quality, pain intensity, identifying pain scale, identifying non-verbal pain responses, identifying factors that aggravate and relieve pain, monitoring the release of complementary therapies that have been given, providing non-pharmacological techniques to reduce pain with ginger compress. The results of the evaluation found ginger compresses to be very effective for reducing joint pain in osteoarthritis sufferers. It is recommended that osteoarthritis sufferers be able to independently treat their disease, and are expected to be able to use ginger compress complementary therapy to reduce joint pain. Keywords: Osteoarthritis Pain, Ginger Compress
Pengukuran Antropometri dan Edukasi Gizi pada Balita di Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone Zainab Zainab; Indirwan Hasanuddin; Sulaeman Sulaeman; Ardianto Rodin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10509

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan karena asupan gizi yang kurang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Balita stunting akan memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Berdasarkan hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting pada balita di Indonesia menurut hasil tinggi badan menurut umur mencapai 21,6% dan Provinsi Sulawesi Selatan dengan prevalensi yaitu 27,2 % dan dikabupaten Bone prevalensinya 27,8 % Dalam menjalankan kegiatan KKN yaitu pengukuran antropometri serta penyuluhan diperlukan konsep, persiapan, dan tahap - tahap lainnya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan terstruktur. Pada kegiatan KKN, Kelompok kami dan pihak Desa sepakat untuk menjalankan 2 program yaitu pengukuran antropometri dan penyuluuhan stunting pada balita di posyandu Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone Kata kunci : Stunting, Penyuluhan, KKN  ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem casual by inadequate nutritional intake in the First 1000 Days of Life (HPK). Stunting wddiers will have less height when cumpured to age. Based on the results of the Indonesion Nutritional Status Study (SSGI) in 2022, the prevalence of  stunting in children under five in Indonesia according  to the results of height by age reached 21,6 % and South Sulawesi province with a prevalence of 27,2 % and Kabupaten Bone with a prevalence of 27,8 %.. In carrying out KKN acenviries, namely antropometric measurements and counseling. Concepts, preparation, and other stages are needed so that these activities can run well and are structured in the KKN activity our grounp and the Desa agreed to run 2 prograss, namely antropometric measurements and counseling on stunting for todders at the posyandu, Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone. Keywords: Stunting, Counseling, KKN.
Sosialisasi Tentang Pencegahan Resiko Jatuh dan Senam Keseimbangan Bagi Lanjut Usia Maria Theresia Arie Lilyana; Anindya Arum Cempaka
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.10442

Abstract

ABSTRAK Pertambahan usia yang terjadi berdampak pada sistem muskuloskeletal dan keseimbangan pada lanjut usia. Penurunan fungsi tubuh tersebut meningkatkan resiko jatuh akibat sendi dan otot kurang mampu menjaga keseimbangan tubuh penyebab lanjut usia jatuh. Pendidikan Kesehatan tentang resiko jatuh pada lansia dan pencegahan yang dapat dilakukan melalui senam keseimbangan merupakan solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lanjut usia tentang resiko jatuh dan pencegahan yang dapat dilakukan dengan senam keseimbangan. Metode kegiatan berupa pendidikan kesehatan menggunakan media power point dan booklet tentang resiko jatuh pada lanjut usia serta demonstrasi senam keseimbangan. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan lanjut usia tentang resiko jatuh yang mungkin terjadi bagi lanjut usia berdasarkan hasil pretest dan posttest melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan setelah pendidikan kesehatan diberikan serta keaktifan selama mengikuti kegiatan dan demonstrasi senam keseimbangan. Kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan lanjut usia tentang resiko jatuh akibat pertambahan usia dan pencegahan melalui senam keseimbangan.  Kata Kunci: Lanjut usia, Pencegahan, Resiko Jatuh, Senam Keseimbangan  ABSTRACT Increasing age that occurs has an impact on the musculoskeletal and balance system in the elderly. This decrease in body function increases the risk of falling due to joints and muscles not being able to maintain body balance which causes the elderly to fall. Health education about risk of falling and prevention that can be done through balance exercises are the solutions offered in this activity. This community service activity aims to improve elderly’s knowledge about the risk of falling and prevention through balance exercises. The activity method is in the form of health education using powerpoint and booklets about the risk of falling in the elderly as well as demonstrating balance exercises. The results of this activity showed that there was an increase in the elderly’s knowledge about the risk of falling that might occur for the elderly based on the results of the pre-test and post-test through questionnaires given before and after health education was given and activeness during participating in this activities and demonstration of balance exercise. this community service activity is useful in increasing the knowledge of the elderly about the risk of falling due to age and prevention through balance exercise. Keyword: Elderly, Prevention, Fall Risk, Balancing Exercise
Upaya Preventif Infeksi Saluran Kemih (ISK) melalui Skrining Pemeriksaan Urine pada Remaja Putri Mutmainnah Abbas; Rosdiana Mus; Presli Glovrig Siahaya; Dylan Tamalsir; Eka Astuty; Genevieva Esmeraldine Tanihatu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.12248

Abstract

ABSTRAK Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang berpotensi berkembang menjadi mortalitas jika tidak dicegah dan ditangani sejak dini. Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi klinis yang terjadi pada saluran kemih akibat terdapatnya bakteri patogen yang masuk dan berkembangbiak di dalam saluran kemih, umumnya berasal dari rektum. Infeksi Saluran Kemih (ISK) lebih banyak terjadi pada wanita disebabkan karena anatomi saluran kemih perempuan memiliki uretra yang lebih pendek, dan ditemukan banyak remaja menderita ISK akibat kurangnya menjaga kebersihan area genitalia.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui risiko ISK pada remaja putri di SMA LKMD Laha melalui skrining pemeriksaan urine sebagai upaya preventif ISK. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemeriksaan sampel urine, pengisian kuesioner, wawancara dan diakhiri dengan Tanya jawab pada remaja putri SMA LKMD Laha. Dari kegiatan ini diperoleh 24 (85,7%) remaja putri mengalami leukosituria dan 28 (100%) remaja putri terdapat nitrit di dalam urine. Selain itu, juga ditemukan beberapa gejala ISK pada remaja putri seperti sakit saat buang air kecil (BAK), volume urine yang keluar sedikit saat BAK, dan sakit di area genitalia saat BAK. Selain itu juga ditemukan faktor risiko ISK pada remaja putri seperti seringnya menahan BAK, kurangnya konsumsi air mineral per hari (< 8 gelas), dan membersihkan area genitalia dari belakang ke depan setelah buang air besar (BAB). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah risiko ISK pada remaja putri melalui pemeriksaan urine sebagai uji skrining. Selain itu, juga dapat disimpulkan bahwa seluruh remaja putri di SMA LKMD Laha memiliki gejala dan risiko ISK. Kata Kunci: Infeksi Saluran Kemih, Urine, Remaja Putri  ABSTRACT Urinary Tract Infection (UTI) is one of the health problems that could potentially develop into mortality if not prevented and dealt with early. Urinary Tract Infection (UTI) is a clinical condition that occurs in the urinary tract due to the presence of pathogenic bacteria that enter and proliferate in the bladder, generally from the rectum. Urinary Tract Infection (UTI) is more common in women because the anatomy of the female bladder has shorter ureters, and many adolescents suffer from UTI due to a lack of hygiene in the genital area. This dedication to the community aims to identify the risk of UTI in teenage daughters at SMA LKMD Laha through screening urine examination as a preventive effort. The methods used in dedication to this community were urine samples, questionnaire filling, interviews, and questions answered to the teenage daughter of SMA LKMD Laha. From this activity, 24 (85.7%) of the teenage daughters had leukocyturia and 28 (100%) had nitrites in the urine. In addition, some of the symptoms were found in teenage daughters, such as pain during urination, a small amount of urine coming out when urinating, and pain in the genital area during urination. Additionally, risk factors were found in teenage girls, such as frequent urination retention, a lack of mineral water intake per day (<8 glasses), and cleansing of the genital area from the back to the front after defecation. Based on the results, it can be concluded that efforts can be made to prevent the risk of UTI in teenage girls through urinalysis as a screening test. In addition, it can also be concluded that all the teenage daughters at SMA LKMD Laha have symptoms and are at risk of UTI.  Keywords: Urinary Tract Infection, Urine, Teenage Daughters
Program Peningkatan Pengetahuan Siswa Pendidikan Dasar Lewat Penyuluhan Mengenai Kemandirian dalam Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Personal di SD Swasta Tegal Sari Masta Melati Hutahaean; Enjeli Febriani Simarmata; Naomi Cyntia Rizki Gultom; Fidelia Pertiwi Duha; Lismawati Ndraha; Vinsensia Trisna Grace Tafonao; Desy M. Sianturi; Roma Tua Uli Manik; Friska Margareth Parapat
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10844

Abstract

ABSTRAK Kebersihan perorangan (personal hygiene) merupakan salah satu bagian penting yang mempengaruhi kesehatan individu. Kebersihan perorangan adalah tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah suatu perilaku yang dapat mendukung hidup bersih dan sehat serta terhindar dari penyakit menular, salah satunya diare. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang konsep personal hygiene yaitu menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan cara cuci tangan yang baik dan benar sehingga siswa/i dapat mempraktikkannya, baik di rumah maupun di sekolah.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan rancangan one group pretest posttest dengan tidak menyertakan kelompok pembanding (kontrol), namun sudah dilakukan observasi pertama (pretest). Materi ini disampaikan pada penyuluhan ini dengan media audio visual berupa video langkah-langkah mencuci tangan dan cara menggosok gigi yang baik dan benar bertempat di SD Swasta Tegal Sari, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan hasil analisis diketahui nilai pre-test yang diperoleh adalah 69,6 dan post-test 78,7. Sehingga dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan skor yang diperoleh siswa/i sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Berdasarkan hasil uji T diketahui bahwa p value sebesar 0,001 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan. Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan maka terdapat peningkatan pengetahuan siswa/i SD Swasta Tegal Sari sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan tentang mendiri menjaga kesehatan dan kebersihan personal. Kata Kunci: Penyuluhan, Kemandirian, Kesehatan, Kebersihan, Personal  ABSTRACT Personal hygiene is an important part that affects individual health. Personal hygiene is an act to maintain cleanliness and health for physical and psychological well-being. Washing Hands with Soap (CTPS) is a behavior that can support a clean and healthy life and avoid infectious diseases, one of which is diarrhea. The purpose of this activity is to increase students' knowledge about the concept of personal hygiene, namely maintaining healthy and clean teeth and how to wash hands properly and correctly so that students can practice it, both at home and at school. The research method used is a quantitative method with a one group pretest posttest design without including a comparison group (control), but the first observation (pretest) has been carried out. This material was delivered at this counseling with audio-visual media in the form of a video of steps to wash hands and how to brush your teeth properly and correctly at Tegal Sari Private Elementary School, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. Based on the results of the analysis it is known that the pre-test value obtained is 69.6 and the post-test is 78.7. So it can be seen that there is an increase in scores obtained by students before and after being given counseling. Based on the results of the T test it is known that the p value is 0.001 which indicates that there is a difference in knowledge before and after counseling is carried out. After participating in counseling activities, there is an increase in the knowledge of Tegal Sari Private Elementary School students before and after counseling about self-care for health and personal hygiene. Keywords: Counseling, Independence, Health, Hygiene, Personal
Peran Pendidikan dan Promosi Kesehatan untuk Peningkatan Kesadaran Vaksinasi di Masa Pandemi Covid-19 Sandra Pebrianti; Iwan Shalahuddin; Bambang Aditya Nugraha; Devi Nurrahmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12422

Abstract

ABSTRAK Pemerintah mempercepat program vaksinasi COVID-19 kepada seluruh rakyat Indonesia dalam rangka penanggulangan COVID-19 di Indonesia. Dalam dua tahap pada periode I sebanyak 3 juta vaksin Sinovac telah didatangkan pemerintah Indonesia hal ini berlangsung dari Januari sampai dengan April 2021. Tahap pertama diberikan untuk tenaga Kesehatan sebanyak 1,3 juta. Tahap kedua diberikan kepada petugas publik yang tidak bisa menjaga jarak sebanyak 17,4 juta dan sebanyak 21,5 juta untuk lansia. Periode II dari bulan April 2021 sampai Maret 2022 atau sekitar 11 bulan yang juga dibagi menjadi dua tahap (tahap III dan tahap IV). Pada Tahap III, dengan risiko penularan yang tinggi diberikan vaksinasi sebanyak 63,9 juta kepada masyarakat. Tahap IV dengan pendekatan klaster sesuai jumlah adanya vaksin diberikan 77,4 juta vaksinasi kepada masyarakat. Tujuan dari Pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam upaya pencegahan penyabaran COVID-19 melalui pendekatan promosi kesehatan tentang vaksinasi COVID-19. Metode yang akan digunakan dalam melakukan pendidikan dan promosi kesehatan terhadap masyarakat ini yaitu menggunakan metode massa. Penyampaian metode ini menggunakan sosial media berupa instagram dimana didalamnya terdapat materi yang disampaikan dalam bentuk poster, video, dan infografis. Hasil, Berdasarkan   survey yang sudah dilakukan melalui instagram didapatkan  beberapa  hasil.  Dari  seluruh  pertanyaan  yang  diajukan jawaban dari audiens terhadap jawaban yang benar di atas 70% baik itu pre- test maupun post-test. Artinya, para audiens telah memiliki pengetahuan yang baik atas pertanyaan yang diberikan. Sebelum diberikannya materi terdapat 6% dari total audiens yang menganggap vaksinasi itu tidak penting. Namun, setelah pemberian materi sebanyak 100% audiens menjawab bahwa vaksinasi itu penting. Menurut 58% audiens, masyarakat indonesia masih banyak yang belum melakukan vaksinasi. Kesimpulan Berdasarkan dari hasil dan pembahasan data survei, penulis dapat mengambil kesimpulan dari pendidikan dan promosi kesehatan yang telah kami lakukan melalui platform Instagram ini bahwa dari pre-test yang telah dilakukan hasilnya menunjukan mayoritas audiens sudah memiliki pengetahuan terkait vaksinasi namun tidak secara mendalam mengenai pengertian dari vaksin COVID-19, jenis-jenis dan cara kerja setiap vaksin, keefektifan dan perbedaan dari setiap jenis vaksin COVID-19. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Vaksinasi, Pandemi, Covid-19  ABSTRACT The government is accelerating the COVID-19 vaccination program for all Indonesians in the context of tackling COVID-19 in Indonesia. In two phases in period I, as many as 3 million Sinovac vaccines have been imported by the Indonesian government, this will take place from January to April 2021. The first phase was given to 1.3 million health workers. The second phase was given to public officials who could not maintain distance as many as 17.4 million and as many as 21.5 million for the elderly. Period II from April 2021 to March 2022 or about 11 months which is also divided into two stages (phase III and phase IV). In Phase III, 63.9 million people were vaccinated with a high risk of transmission. Phase IV with a cluster approach according to the number of vaccines given 77.4 million vaccinations to the community. he purpose of this community service is to increase knowledge and understanding in efforts to prevent the spread of COVID-19 through a health promotion approach about COVID-19 vaccination. The method that will be used in conducting education and health promotion to the community is using the mass method. The delivery of this method uses social media in the form of Instagram where there is material delivered in the form of posters, videos, and infographics. Results, Based on surveys that have been conducted through Instagram, several results were obtained.  Of all the questions asked, answers from the audience to the correct answers are above 70%, both pre-test and post-test. That is, the audience already has a good knowledge of the questions given. Before the material was given, there were 6% of the total audience who considered vaccination unimportant. However, after giving the material as much as 100% of the audience answered that vaccination is important. According to 58% of the audience, there are still many Indonesians who have not vaccinated. Conclusion Based on the results and discussion of survey data, the author can conclude from the education and health promotion that we have done through this Instagram platform that from the pre-test that has been carried out the results show that the majority of the audience already has knowledge related to vaccination but not in depth about the understanding of the COVID-19 vaccine, the types and how each vaccine works, the effectiveness and differences of each type of COVID-19 vaccine.    Keywords: Health Promotion, Vaccination, Pandemic, Covid-19
Pemberdayaan Komunitas Ibu Rumah Tangga Desa Bantar melalui Workshop Pembuatan Susu Kedelai Taufik Hidayat; Dichy Nuryadin Zain; Hendy Suhendy; Indra Indra; Citra Dewi S; Aceng Chotim Muwahid; Vina Alvionita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11057

Abstract

ABSTRAK Kacang kedelai adalah sejenis kacang-kacangan yang tinggi minyak, vitamin, mineral, dan protein nabati. Kacang kedelai memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, setara dengan susu skim yang kering. Dengan bantuan tenaga sukarela ini, masyarakat akan mendapat petunjuk tentang cara memanfaatkan dan memproduksi minuman sari kedelai. Latihan ini dilakukan dengan media workshop. Dilakukan pre-test sebelum pembukaan pelatihan. Pelatihan di lakukan dengan pemberian materi tentang susu kedelai dengan media leaflet, dilanjutkan demonstrasi tahapan pembuatan susu kedelai. Tiga fase, termasuk fase perencanaan, fase pelaksanaan, dan fase penilaian, terlibat dalam pemberdayaan masyarakat. Temuan Pre-test dan Post-test menyatakan bahwa pengetahuan setiap orang meningkat, hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman dapat berkembang selama pelatihan.Rata-rata pengetahuan peserta meningkat baik sebelum maupun sesudah mendapat penyuluhan dan pembuatan susu kedelai10 kriteria yang digunakan untuk mengukur pemahaman peserta tentang pemilahan dan pembuatan ekstrak kedelai, memberikan hasil baik sebelum dan sesudah tes 100% dan 93%. Rata-rata pengetahuan peserta meningkat baik sebelum maupun sesudah mendapat penyuluhan dan pembuatan susu kedelai. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ekonomi lokal, dan diharapkan memiliki berbagai dampak positif. Dimaksudkan dengan penyajian informasi manufaktur dan pemasaran dapat membantu masyarakat kedepannya dalam berwirausaha. Kata Kunci: Susu Kedelai, Pemberdayaan, Produk Minuman  ABSTRACT Soybeans are a type of legume that is high in oil, vitamins, minerals and vegetable protein. Soybeans have a higher protein content, equivalent to dry skim milk. With the help of these volunteers, the community will receive instructions on how to use and produce soybean juice drinks. This exercise was carried out using workshop media. A pre-test was carried out before the opening of the training. The training was carried out by providing material about soy milk using leaflets, followed by a demonstration of the stages of making soy milk. Three phases, including the planning phase, implementation phase, and assessment phase, are involved in community empowerment. Pre-test and post-test findings stated that everyone's knowledge increased, this shows that knowledge and understanding can develop during the training. The average knowledge of participants increased both before and after receiving counseling and making soy milk. 10 criteria used to measure participants' understanding regarding sorting and making soybean extract, gave good results before and after the test of 100% and 93%. The average knowledge of participants increased both before and after receiving counseling and making soy milk. The aim of this activity is to improve the local economy, and is expected to have various positive impacts. It is intended that the presentation of manufacturing and marketing information can help people become entrepreneurs in the future. Keywords: Soy Milk, Epowerment, Beverage Products
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Manajemen Tata Kelola BUM Desa Berbasis Good Corporate Governance di Desa Sandosi Yosef Dionisius Lamawuran; Frans Bapa Tokan; Yohana Fransiska Medho; Stephanie Perdana Ayu Lawalu; Kristianus Simon Hale Molan; Eusabius Separera Niron
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11264

Abstract

ABSTRAK BUM Desa Gute Gelekat desa Sandosi saat ini mengalami permasalahan seperti pemilihan jenis usaha yang tidak sesuai dengan potensi desa dan kebutuhan masyarakat, tidak ada laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran dan rusaknya mesin produksi usaha. Dampaknya, BUM Desa yang dibentuk pada tahun 2017 ini mengalami stagnasi sejak tahun 2018-2021. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan oleh tim dari FISIP Universitas Katolik Widya Mandira dengan tujuan untuk mengidentifikasi secara komprehensif permasalahan yang berkaitan dengan wawasan dan pengetahuan para pengurus BUM Desa Gute Gelekat dan memberikan input yang kontributif bagi peningkatan kapasitas pengurus dalam hal manajemen tata kelola BUM Desa Gute Gelekat pada masa mendatang. Metode yang digunakan mencakup analisis situasi, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM ini memberikan beberapa kesimpulan: pertama, minimnya pengetahuan dari pemerintah desa mengakibatkan proses pendirian BUM Desa Gute Gelekat pada tahun 2017 mengabaikan sejumlah hal penting seperti analisis kelayakan usaha, analisis pengelolaan keuangan BUM Desa dan analisis SDM; kedua, prinsip tata kelola berbasis good corporate governance belum sepenuhnya diterapkan oleh pengelola BUM Desa Gute gelekat, seperti prinsip kooperatif, partisipatif, emasinpatif, transparan, akuntabel dan sustainable; ketiga, hasil post test dan pre test menunjukan bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Kata Kunci: BUM Desa, Manajemen, Good Corporate Governance  ABSTRACT BUM Desa Gute Gelekat of Sandosi Village is currently experiencing problems such as the selection of business types that are not in accordance with the potential of the village and the needs of the community, no accountability report for the use of the budget and damaged business production machines. As a result, this BUM Desa, which was formed in 2017, has stagnated since 2018-2021. This activity was carried out by a team from FISIP Widya Mandira Catholic University with the aim of comprehensively identifying problems related to the insights and knowledge of the management of BUM Desa Gute Gelekat and providing contributive input for increasing the capacity of the management in terms of BUM Desa Gute Gelekat governance management in the future. The methods used include situation analysis, preparation, implementation and evaluation. The results of this PKM activity provide several conclusions: first, the lack of knowledge from the village government resulted in the process of establishing BUM Desa Gute Gelekat in 2017 ignoring a number of important things such as business feasibility analysis, BUM Desa financial management analysis and HR analysis; second, the principles of good corporate governance have not been fully implemented by the BUM Desa Gute Gelekat manager, such as the principles of cooperative, participatory, innovative, transparent, accountable and sustainable; third, the results of the post test and pre test show that there is an increase in the knowledge of participants after participating in the activity. Keywords: BUM Desa, Management, Good Corporate Governance
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pemantauan Harian Tumbuh Kembang Bayi Balita di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Tirza Vivianri Isabela Tabelak; Adriana M.S Boimau; Yurisetiowaty Yurisetiowaty
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12044

Abstract

ABSTRAK Tumbuh kembang bayi dan balita yang sehat menjadi prioritas utama dalam menilai kesehatan dan kecerdasan anak. Tumbuh kembang terdiri dari fisik, intelektual dan emosional. Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak antara lain genetik, lingkungan dan perilaku. Di desa Oelnasi juga terdapat 4 buah posyandu; Tetapi kenyataannya masih banyak anak balita yang tidak datang ke Posyandu. Cakupan pelayanan balita hanya 60,7%. Data D/S Desa Oelnasi tahun 2021 sebesar 60,7%. Pemantauan tumbuh kembang bayi balita secara harian merupakan bentuk partisipasi ibu dalam keluarga untuk perawatan anak balita. Jika beban kerja rumah tangga sudah banyak bahkan berlebihan maka hal-hal lain termasuk pemantauan dan pengisian instrument harian pada buku KIA akan terabaikan. Ibu-ibu lebih cenderung melaksanakan pekerjaan pokok rumah tangga. Ibu yang memiliki bayi balita sebanyak 44 org yang di ikutkan dalam pendidikan dan pendampingan pemantauan tumbuh kembang anak 85% berusia 20-30 tahun. Pengetahuan ibu bayi balita  tentang tumbuh kembang bayi balita minim walaupun sudah dibekali dengan buku KIA. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pendampingan pemantauan tumbuh kembang bayi balita. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan ibu-ibu bayi balita terkait tumbuh kembang.     Kata Kunci: Pendidikan, Pendampingan, Pemantauan Tumbuh Kembang, Bayi Balita  ABSTRACT The healthy growth and development of babies and toddlers is a top priority in assessing children's health and intelligence. Growth and development consists of physical, intellectual and emotional. Factors that influence the growth and development of children include genetics, environment and behavior. In the village of Oelnasi there are also 4 posyandu; But in reality there are still many children under five who do not come to Posyandu. The service coverage for toddlers is only 60.7%. Oelnasi Village D/S data for 2021 is 60.7%. Monitoring the growth and development of toddlers on a daily basis is a form of mother's participation in the family for the care of toddlers. If the household workload is too much or even excessive then other things including monitoring and filling in the daily instruments in the MCH handbook will be neglected. Mothers are more likely to do household chores. Mothers who have toddlers as many as 44 people who are included in education and monitoring of child development monitoring are 85% aged 20-30 years. The knowledge of mothers of infants under five about the growth and development of infants under five is minimal even though they have been equipped with the KIA book. This community service activity aims to provide education and assistance in monitoring the growth and development of babies under five. There is an increase in the knowledge and abilities of mothers of toddlers related to growth and development. Keywords: Education, Mentoring, Monitoring of Growth and Development, Infants Under Five.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue