cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Pemeriksaan Skrining Anemia pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Sabilul Ulum Al-Hidayah Wonoayu Nugraha, Gilang; Romdloni, Muhammad Afwan; Kurniasari, Diyan Wahyu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15674

Abstract

ABSTRAK Prevalensi anemia pada remaja putri pada kelompok usia 15-24 tahun di Indonesia berkisar 27,2%. Pondok pesantren Sabilul Ulum Al-Hidayah memiliki banyak santriwati pada usia remaja yang juga membutuhkan asupan gizi salah satunya untuk pembentukan hemoglobin agar tercukupi. Tujuan untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin untuk skrining anemia. Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan observasi langsung melalui wawancara dan pemeriksaan hemoglobin menggunakan POCT. Data disajikan dalam bentuk frekuensi. Jumlah santriwati yang mengikuti kegiatan pengabdian Masyarakat yaitu 32 orang dengan rentang umur 13 – 17 tahun. Sebagian besar santriwati tidak sedang diet atau melakukan puasa secara rutin (22 orang) dan sebagian besar tidak sedang menstruasi (24 orang). Santriwati yang mengalami anemia yaitu sebanyak 10 orang. Telah terjaring sebanyak 10 santriwati yang mengalami anemia, dan 5 diantaranya sedang mengalami menstruasi. Kata kunci: Anemia, Hemoglobin, POCT, santriwati  ABSTRACT The prevalence of anemia in young women in the 15–24 year age group in Indonesia is around 27.2%. The Sabilul Ulum Al-Hidayah Islamic boarding school has many female students in their teens who also need adequate nutritional intake, one of which is for the formation of hemoglobin. Purpose to Perform a hemoglobin test to screen for anemia. Community Service is carried out by direct observation through interviews and hemoglobin examination using POCT. Data is presented in frequency form. The number of female students taking part in community service activities is 32 people with an age range of 13 - 17 years. Most of the female students were not on a diet or fasting regularly (22 people) and most were not menstruating (24 people). There were 10 female students who experienced anemia. There were 10 female students who were anemic, and 5 of them were menstruating. Keywords: Anemia, Hemoglobin, POCT, Female Students
Edukasi Bantuan Hidup Dasar Tingkatkan Pengetahuan Remaja Menghadapi Situasi Darurat Henti Jantung Alex, Alex; Handoko, Willy; Novitarini, Poppy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16914

Abstract

ABSTRAK Serangan jantung di luar rumah sakit merupakan penyebab utama kematian, dengan frekuensi 67 hingga 170 per 100.000 orang. Tingkat kelangsungan hidup sangat rendah jika saksi mata yang melihat kejadian secara langsung terlambat memberikan pertolongan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi bantuan hidup dasar (BHD) kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan remaja menghadapi situasi darurat henti jantung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi, serta praktek RJP pada manekin. Kegiatan didahului pre-test, kemudian dilanjutkan dengan edukasi mengenai materi BHD, demonstrasi resusitasi jantung paru (RJP) pada manekin, praktek langsung RJP pada manekin oleh setiap peserta, diskusi, kemudian diakhiri dengan post-test. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan antara nilai pre-test dan post-test. Semua peserta mengalami peningkatan nilai post-test dibandingkan dengan nilai pre-test. Nilai rata-rata pre-test adalah 35,19, sedangkan nilai rata-rata post-test adalah 82,96. Uji Wicoxon mendapatkan p-value 0,000 yang menandakan ada perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Kegiatan edukasi BHD pada remaja di Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara berhasil meningkatkan pengetahuan remaja dalam menghadapi situasi darurat henti jantung. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, Remaja, Situasi Darurat, Henti Jantung  ABSTRACT Out-of-hospital cardiac arrest is the leading cause of death, with a frequency of 67 to 170 per 100,000 people. The survival rate is very low if bystanders who see the incident directly are late in providing Basic Life Support (BLS). This activity aims to provide BLS education to teenagers to increase their knowledge of dealing with emergency situations of cardiac arrest. This PKM activity uses counseling methods, demonstrations, and cardiopulmonary resuscitation (CPR) practice on mannequins. The activity was preceded by a pre-test, then continued with education regarding BHD material, demonstration of CPR on a mannequin, direct practice of CPR on a mannequin by each participant, discussion, and then ended with a post-test. Evaluation is carried out by comparing the results of the pre-test and post-test. All participants experienced an increase in post-test scores compared to pre-test scores. The average pre-test score was 35.19, while the average post-test score was 82.96. The Wilcoxon test obtained a p-value of 0.000, indicating a significant difference between the pre-test and post-test scores. BLS educational activities for teenagers in Siantan Hilir Village, North Pontianak District, increased teenagers' knowledge in dealing with emergency situations of cardiac arrest. Keywords: Basic Life Support, Teenager, Emergency, Cardiac Arrest
Efektifitas Massage Effleurage untuk Mengurangi Nyeri Pada Kala I Persalinan Primigravida Falina, Chrysa; Utami, Iis Tri; Handayanti, Riyani; Susanti, Yenny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.15009

Abstract

ABSTRAK Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi yang tidak bisa dipisahkan dari proses persalinan. Nyeri yang tidak ditangani segera dapat menyebabkan kelelahan pada ibu, peningkatan tingkat kecemasan dan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas massage effleurage untuk mengurangi nyeri pada kala I Persalinan Primigravida di PMB Chrysa Falina Bandar Lampung tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan Studi Kasus dengan latar belakang asuhan pada ibu primigravida dalam kala I persalinan dengan massage effleurage untuk mengurangi nyeri persalinan. Populasi dalam studi kasus ini adalah ibu primigravida yang bersalin  di PMB Chrysa Falina Bandar Lampung. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah ibu primigravida yang bersalin di PMB Chrysa Falina rentang November 2023 sd Januari 2024 sebanyak 9 responden. Analisis yang dilakukan dengan analisis univariat, dilakukan untuk memberikan gambaran secara umum terhadap variabel-variabel yang diteliti dengan persentase hingga penyajiannya dalam bentuk tabel. Hasil penelitian didapatkan penurunan skala nyeri persalinan kala I dengan penilaian Numeric Rating Scale (NRS) setelah diberikan massage effleurage dimana yang semula nyeri berat (7 sd 10) menjadi nyeri sedang (4 sd 6). Kesimpulan: tindakan massage effleurage sangat efektif dalam menanggulangi nyeri persalinan kala 1 pada primigravida yang dapat menimbulkan reaksi relaksasi dan dapat diterapkan sejak awal bersalin (inpartu). Kata Kunci: Effleurage, Massage, Nyeri, Persalinan, Kala I  ABSTRACT Labor pain is a condition inseparable from the birthing process. Untreated pain can lead to maternal fatigue, increased anxiety levels, and stress. This study aims to investigate the effectiveness of effleurage massage in reducing pain during the first stage of primigravida labor at PMB Chrysa Falina in Bandar Lampung in 2024. The research methodology employed a Case Study approach, focusing on primigravida mothers receiving effleurage massage during the first stage of labor to alleviate labor pain. The population for this case study comprised primigravida mothers delivering at PMB Chrysa Falina in Bandar Lampung. The study sample included nine respondents who delivered at PMB Chrysa Falina between November 2023 and January 2024. Univariate analysis was conducted to provide a general overview of the variables under investigation, presented as percentages and in tabular form. The research findings indicated a reduction in the pain scale during the first stage of labor, as assessed by the Numeric Rating Scale (NRS), following the administration of effleurage massage, with severe pain (scores 7 to 10) decreasing to moderate pain (scores 4 to 6). Conclusion: Effleurage massage is highly effective in managing first-stage labor pain in primigravida mothers, inducing relaxation responses and can be applied from the beginning of labor (inpartu). Keywords: Effleurage, Massage, Pain, Labour, Stage I
Meminimalisir Patologi Kehamilan dengan Deteksi Dini Faktor Resiko Irawati, Fanni Siska; Yanti, Linda; Dewi, Feti Kumala
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16569

Abstract

ABSTRAK Data Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana AKI meningkat dari 4.627 kematian tahun 2020. Angka AKI wilayah Banjarnegara pada tahun 2022 mencapai 130,83 per 100.000 kelahiran hidup. Upaya menurunkan angka kematian ibu adalah peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan. Tujuan pada pengabdian ini yaitu meminimalisir patologi kehamilan dengan deteksi dini faktor risiko. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan. Alur kegiatanya meliputi persiapan dan koordinasi, skrining peserta, pretest, penyuluhan, pemeriksaan deteksi dengan Skor Poedji Rochjati, postest, monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilakukan di rumah kader Bantarwaru 24 desember 2023 dengan jumlah 9 peserta. Hasil dari penyuluhan sebagian besar usia reproduksi sehat 7 orang (77,8%), sebagian besar pendidikan dasar 6 orang (66,6%), gravida terbanyak multigravida 6 orang (66,6%) dan paritas terbanyak  pada primipara 8 orang (88,8%).Berdasarkan skor poedji rochjati terdapat 2 (22,2%) dengan hasil scrinning usia >35 tahun memiliki kategori kehamilan risiko tinggi (KRT).Berdasarkan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dari hasil pretest mayoritas memiliki nilai baik sejumlah 4 responden (44,4%). Berdasarkan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dari hasil prostest terdapat peningkatan pengetahuan baik sebanyak 6 orang (66,6%) karena memperhatikan dengan baik saat diberi materi penyuluhan. Kata Kunci: Kehamilan,Pengetahuan, Faktor Resiko Kehamilan, Deteksi Dini  ABSTRACT Data on maternal mortality rate increases every year, the MMR increased from 4,627 deaths 2020. The Maternal Mortality Rate in Banjarnegara Regency in 2022 will reach 130.83 per 100,000 live births. Efforts made to reduce maternal and newborn mortality rates are increasing knowledge through outreach. The aim of this service is to minimize pregnancy pathology by early detection of risk factors. The method used is the extension method. The flow of activities includes preparation and coordination, participant screening, pretest, counseling, detection examination with the Poedji Rochjati Score, posttest, monitoring and evaluation. The activity was carried out at the Bantarwaru cadre's house on December 24 2023 with a total of 9 participants. The results of the counseling were mostly healthy reproductive age 7 people (77.8%), mostly basic education 6 people (66.6%), gravida mostly multigravida 6 people (66.6%) and most parity in primipara 8 people (88 .8%). Based on the Poedji Rochjati score, there were 2 (22.2%) with screening results aged >35 years who had the high risk pregnancy (KRT) category. Based on Community Service results from the pre test results, the majority of respondents had good knowledge, 4 people (44.4 %). Based on the Community Service results from the prostest results, there was an increase in good knowledge by 6 people (66.6%) because they paid good attention when given counseling material. Keywords : Pregnancy, Knowledge, Pregnancy Risk Factors, Early Detection
Optimalisasi Gencar Cegah Stunting Novita, Regina; Utami, Tuti Asrianti; Margareth, Waisaktini; Salsabilla, Davina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.18196

Abstract

ABSTRAK Kekurangan gizi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kegagalan dalam pertumbuhan dan perkembangan sehingga anak mengalami flatering sampai stunting. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para ibu Kader agar ibu-ibu disekitarnya yang memiliki bayi baru lahir berhasil menyusui eksklusif sampai usia 6 bulan untuk mencegah balita stunting. Tetapi kebanyakan ibu-ibu di daerah Johar Baru belum memiliki pengetahuan tentang tehnik menyusui yang benar. Metode yang dilakukan oleh tim Gencar Menyusui Hebat adalah melakukan assessment awal melalui pretest, promosi kesehatan tentang pentingnya menyusui dan diskusi dengan melakukan roleplay. Hasil  pretest pengetahuan tentang menyusui rata-rata mendapatkan nilai 77 dan nilai posttest menjadi 96, artinya ada kenaikan sebesar 19 poin. Kesimpulan bahwa penting meningkatkan pengetahuan tentang manfaat menyusui dan cara menyusui yang benar. Saran pentingnya dilakukan promosi kesehatan tentang menyusui untuk mencegah kejadian stunting. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Menyusui, Stunting  ABSTRACT Long-term malnutrition can cause failure in growth and development so children experience flattering to stunting. This activity aims to improve the knowledge and skills of the Kader mothers so that mothers around them who have newborns can successfully breastfeed exclusively until the age of 6 months to prevent stunting in toddlers. However, most mothers in the Johar Baru area do not yet know the correct breastfeeding techniques. The method used by the Gencar Breastfeeding Great team is to conduct an initial assessment through a pretest, health promotion about the importance of breastfeeding, and discussions by roleplaying. The pretest results on knowledge about breastfeeding averaged 77 and the posttest score was 96, meaning there was an increase of 19 points. The conclusion is that it is important to increase knowledge about the benefits of breastfeeding and the correct way to breastfeed. Suggestions for the importance of health promotion about breastfeeding to prevent stunting. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Breastfeeding, Stunting
Penyuluhan Perawatan Luka Kanker Pada Tenaga Kesehatan di Jakarta Selatan Hidayat, Rizki; Naziyah, Naziyah; Annisa, Riska Riyana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14401

Abstract

ABSTRAK Kanker merupakan kumpulan sel abnormal yang terbentuk oleh sel-sel yang tumbuh secara terus menerus, tidak terkoordinasi dengan jaringan sekitarnya dan tidak berfungsi secara fisiologis. Kanker terjadi karena adanya sel yang bersifat mutagenik, pada sel somatik dan sel germinal. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, baik faktor keturunan maupun faktor lingkungan. Sel mutagenik bersifat infiltratif (menginfiltrasi jaringan sekitarnya), serta destruktif (merusak jaringan sekitar), menyebabkan sel tersebut membelah secara tidak terkendali dan menyerang sel lainnya dan menyebabkan perubahan metabolisme yang pada akhirnya akan mengganggu fungsi-fungsi fisiologis tubuh. Jumlah penderita kanker payudara di Amerika Serikat dan beberapa negara maju lainnya menduduki peringkat pertama Data terbaru dari American Cancer Society telah menghitung bahwa di tahun 2013, terdapat 64.640 kasus kanker payudara. Sekitar 39.620 wanita meninggal dunia setiap tahunnya karena kanker payudara. Data Pathology Based Cancer Registry bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia, menunjukkan kanker payudara di Indonesia menduduki peringkat kedua dari semua jenis kanker yang sering diderita. Perawatan luka kanker sangat dibutuhkan perawatan luka kanker payudara mampu mengurangi jumlah dan jenis bakteri, menurunkan skor persepsi respon fisik, skor persepsi malodor oleh perawat, skor persepsi malodor oleh keluarga Kata kunci: Luka Kanker, Perawatan Luka  ABSTRACT Cancer is a collection of abnormal cells formed by cells that grow continuously, are not coordinated with the surrounding tissue, and do not function physiologically. Cancer occurs due to the presence of mutagenic cells, in somatic cells and germ cells. This occurs due to several factors, both hereditary and environmental factors. Mutagenic cells are infiltrative (infiltrate the surrounding tissue), as well as destructive (damage the surrounding tissue), causing the cells to divide uncontrollably and attack other cells and cause metabolic changes which will ultimately disrupt the body's physiological functions. The number of breast cancer sufferers in the United States and several other developed countries is ranked first. The latest data from the American Cancer Society has calculated that in 2013, there were 64,640 cases of breast cancer. Around 39,620 women die every year from breast cancer. Pathology Based Cancer Registry data in collaboration with the Indonesian Cancer Foundation, shows that breast cancer in Indonesia is ranked second among all types of cancer that are frequently suffered. Cancer wound care is really needed. Breast cancer wound care can reduce the number and type of bacteria, reduce the physical response perception score, malodor perception score by nurses, malodor perception score by the family. Keywords: Cancer Wound, Wound Care
Asuhan Keperawatan dengan Menggunakan Teknik Hydrotherapy Hot Bath Terhadap Ketidakstabilan Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung Palupi, Antika; Chrisanto, Eka Yudha; Djamaludin, Djunizar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15435

Abstract

ABSTRACT The use of hydrotherapy with the hot bath technique can be an alternative in glycemic control for diabetic patients. Hydrotherapy hot bath is a beneficial choice in glycemic control for diabetic patients, as it is a very safe and low-cost method, widely accepted by many people in various countries and regions. To provide nursing care, analyze journals, and implement journal interventions for diabetic patients using the hydrotherapy hot bath technique in the Non-Infectious Internal Medicine Room of RSUD Dr. H Abdul Moelok, Lampung Province in 2024. The Final Scientific Work (KIA) design uses a case study design in the form of implementation with a descriptive study approach. The subjects in this nursing care are diabetic patients who have the same nursing problem of unstable blood glucose levels. The subjects, as cases, are further analyzed and given a hydrotherapy hot bath intervention. Independent nursing management of hydrotherapy hot bath revealed that the nursing problem was partially resolved, and the intervention continued at home. The criteria for reducing blood glucose levels in clients 1 and 2 were obtained, but they have not yet reached the normal range. Nursing care provided to Mr. A and Mrs. H by administering hydrotherapy hot bath interventions can lower blood glucose levels and be used to address the instability of blood sugar in diabetic patients. Keywords: Hydrotherapy Hot Bath, Blood Sugar Instability, Diabetes Mellitus  ABSTRAK Penggunaan hidroterapi dengan teknik mandi air panas dapat menjadi alternatif dalam pengendalian glikemik pada pasien diabetes. Pemandian air panas hidroterapi adalah pilihan yang bermanfaat dalam pengendalian glikemik bagi pasien diabetes, karena merupakan metode yang sangat aman dan berbiaya rendah, diterima secara luas oleh banyak orang di berbagai negara dan wilayah. Memberikan asuhan keperawatan, analisa jurnal, dan pelaksanaan intervensi jurnal pada pasien diabetes dengan teknik mandi air panas hidroterapi di Ruang Penyakit Dalam Non Infeksi RSUD Dr. H Abdul Moelok Provinsi Lampung Tahun 2024. Rancangan Karya Ilmiah Akhir (KIA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk implementasi dengan pendekatan studi deskriptif. Subyek dalam asuhan keperawatan ini adalah pasien diabetes yang mempunyai masalah keperawatan yang sama yaitu kadar glukosa darah tidak stabil. Subyek, sebagai kasus, dianalisis lebih lanjut dan diberikan intervensi mandi air panas hidroterapi. Manajemen keperawatan mandiri pemandian air panas hidroterapi mengungkapkan bahwa masalah keperawatan telah teratasi sebagian, dan intervensi dilanjutkan di rumah. Kriteria penurunan kadar glukosa darah pada klien 1 dan 2 telah diperoleh, namun belum mencapai kisaran normal. Asuhan keperawatan yang diberikan kepada Bapak A dan Ibu H dengan pemberian intervensi mandi air panas hidroterapi dapat menurunkan kadar glukosa darah dan digunakan untuk mengatasi ketidakstabilan gula darah pada pasien diabetes. Kata Kunci: Mandi Air Panas Hidroterapi, Ketidakstabilan Gula Darah, Diabetes Melitus
Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Trimester III dengan Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Punggung Bawah melalui Metode Pelvic Rocking di Klinik Balai Krakatau Kemiling Bandar Lampung Gustiani, Dwi; Gunawan, M. Ricko; Keswara, Umi Rohmayati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.15436

Abstract

ABSTRAK Data yang diperoleh dari Riskesdas pada tahun 2021 menunjukkan bahwa ibu hamil yang melakukan K4 sebanyak 82,1 % di Lampung dan proporsi fasilitas kesehatan tempat rujukan pertama saat mengalami komplikasi kehamilan 6,9 % di Puskesmas. Berdasarkan data register Klinik Balai Krakatau pada 3 bulan terakhir (Januari-Maret) 2022 pada data ibu hamil trimester III tahun 2022 terdapat 120 orang dengan jumlah ibu hamil trimester I sebanyak 60 orang, trimester II sebanyak 30 orang, dan trimester III sebanyak 30 orang. Dari 30 orang ibu hamil trimester III sebanyak 20 orang (66,7%) yang mengeluh nyeri punggung baik bagian atas ataupun bawah, dan 10 orang (33,3%) mengeluhkan nyeri dibagian pinggul, bokong dan menyebar ke area tungkai kaki (Data Registrasi Bidan, 2022). Diketahui asuhan keperawatan ibu hamil trimester  III dengan gangguan rasa nyaman nyeri punggung bawah melalui metode pelvic rocking di Klinik Balai Krakatau Kemiling Bandar Lampung Tahun 2022. Pendekatan pada penulisan laporan tugas akhir berfokus pada Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Trimester III Dengan Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Punggung Bawah Melalui Metode Pelvic Rocking. Hasil pengkajian pada Ny. D Ny. A, Dan Ny. W didapatkan keluhan utama pasien mengatakan nyeri punggung bawah selama kehamilan Trimester III. Diagnosa keperawatan yang didapat adalah gpangguan rasa nayam nyeri bd perubahan berat badan dan beban muskuloskeltas ibu hamil TM III. Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan pemberian pelvic rocking selama 3 hari dengan durasi 30 menit selama 1 kali perlakuan. Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian msalah teratasi, yang ditandai dengan menurunnya skala nyeri punggung bawah pada ibu hamil Trimester III. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi. Dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil Trimester III yang mengalami nyeri pinggang dengan memberikan edukasi latihan pelvic rocking saat kelas hamil. Kata Kunci: Pelvic Rocking, Nyeri Punggung Bawah, Kehamilan TM III  ABSTRACT Data obtained from Riskesdas in 2021 showed that pregnant women who did K4 were 82.1% in Lampung and the proportion of health facilities at the first referral place when experiencing pregnancy complications was 6.9% at the Puskesmas. Based on data from the Balai Krakatau Clinic register in the last 3 months (January-March) 2022, in the third trimester of 2022, there were 120 pregnant women with 60 people in the first trimester, 30 in the second trimester, and 30 in the third trimester. Of the 30 third trimester pregnant women, 20 (66.7%) complained of back pain in both the upper and lower parts, and 10 (33.3%) complained of pain in the hips, buttocks and spread to the leg area (Registration Data). Midwife, 2022). It is known that nursing care for pregnant women in the third trimester with low back pain comfort through the pelvic rocking method at the Balai Krakatau Kemiling Clinic, Bandar Lampung in 2022. The approach to writing a final project report focuses on Nursing Care for Third Trimester Pregnant Women With Disturbed Low Back Pain Comfort Through Pelvic Rocking Method. The results of the study on Ny. D Mrs. A, Dan Mrs. W found that the patient's chief complaint was low back pain during the third trimester of pregnancy. The nursing diagnosis obtained was a sense of discomfort related to changes in body weight and musculoskeletal load for pregnant women with TM III. The intervention was carried out for 3 days by giving pelvic rocking for 3 days with a duration of 30 minutes for 1 treatment. The implementation study for 3 days showed that some of the problems were resolved, which was marked by a decrease in the scale of low back pain in third trimester pregnant women. The results of the evaluation carried out for three days showed that all problems could be resolved. It can be applied as a rational consideration for the approach to third trimester pregnant women who experience low back pain by providing education on pelvic rocking exercises during pregnancy class. Keywords: Pelvic Rocking, Lower Back Pain, Pregnancy TM III
Interaksi Kimia Antara Larutan Boraks dengan Ekstrak Cair Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus): Pengembangan Ilmu Kimia Terhadap Siswa SMA Islam Terpadu Bina Ilmi Kota Palembang Sumatera Selatan Fatoni, Ahmad; Hilma, Hilma; Rasyad, Ade Arinia; Imanda, Yunita Listiani; Hidayati, Nurlisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.14284

Abstract

ABSTRAK Kulit buah naga merah dapat dimanfaatkan sebagai media untuk interaksi secara kimia dengan larutan boraks secara sederhana. Kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu demonstrasi tentang interaksi kimia antara antosianin di dalam kulit buah naga merah dengan larutan boraks dan dilanjutkan dengan diskusi dengan para siswa SMA Islam Terpadu Bina Ilmi. Pembuatan ekstrak cair dari kulit buah naga merah yaitu dengan metode sederhana dan mudah. Proses ini adalah mereaksikan kulit buah naga merah yang telah dihaluskan dengan aquades. Ekstrak cair kulit buah naga merah selanjutnya direaksikan dengan larutan boraks. Hasil dari demonstrasi yang telah dilakukan dinyatakan bahwa ekstrak cair kulit buah naga merah dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk pengujian secara kualitatif senyawa boraks. Warna ekstrak cair kulit buah naga merah berubah menjadi warna ungu setelah diinteraksikan dengan larutan boraks. Kata Kunci: Ekstrak Cair, Boraks, Demonstrasi, Diskusi  ABSTRACT Peels from red dragon fruits can be utilized as a media for straightforward chemical reactions with solutions of borax. This activity had the aim of demonstrating the chemical interaction between anthocyanin in red dragon fruit peel and borax solution and was followed by a discussion with the students of Bina Ilmi Integrated Islamic High School. Making a liquid extract of red dragon fruit peel is done using a simple and easy method. This process involves reacting the mashed red dragon fruit peel with distilled water. The liquid extract of red dragon fruit peel is then reacted with a borax solution. The results of the demonstration that had been carried out stated that the liquid red dragon fruit extract of peel could be used as a medium for qualitative testing of borax compounds. The color of the liquid extract of red dragon fruit peel changes to purple after interacting with the borax solution.  Keywords: Liquid Extract, Borax, Demonstration, Discussion
Asuhan Keperawatan untuk masalah Keperawatan Pola Nafas Tidak Efektif Pasien Tuberculosis Paru dengan menggunakan Penerapan Posisi Orthopnea di Rs Pertamina Bintang Amin Nopriani, Nopriani; Gunawan, M. Ricko; Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i8.15524

Abstract

ABSTRAK Menurut Groenewald (2014), tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan serius yang menyerang masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Lebih dari 99% populasi dunia dan kasus TBC dilaporkan di 202 negara dan wilayah, menurut data WHO. Indonesia merupakan salah satu dari lima negara di dunia yang mempunyai kasus tuberkulosis aspirasi (TB) terbanyak. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia, terdapat lebih dari 724.000 kasus baru tuberkulosis paru pada tahun 2022 dan 809.000 kasus pada tahun 2023. Untuk RS Pertamina Binang Amin Lampung pada tahun 2023 terdapat 127 pasien yang dirawat di ruang paru yang mengalami kendala kebutuhan oksigen, khususnya TBC, dengan keluhan sesak nafas. Melaksanakan asuhan keperawatan pada penderita TBC paru di RS Pertamina Bintang Amin dengan menerapkan posisi orthopnea. Data program pengendalian TBC tahun 2015 yang diberitahukan sebanyak 330.812 kasus TBC baru, Pemeriksaan ini merupakan bentuk ekspresif eksplorasi dengan pendekatan investigasi kontekstual. Subjek dalam pemeriksaan ini adalah dua orang responden penderita tuberkulosis paru yang berada di ruang aspirasi di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Pada pasien TBC, penerapan posisi ortopnea memberikan efek mengurangi sesak napas. Penerapan tindakan keperawatan pada posisi ortopnea yang penulis lakukan selama tiga hari kurang efektif dalam mengatur pola pernafasan. Klien Bapak membuktikan bahwa masalah pola pernafasan tidak efektif pada pasien TBC, dimana permasalahan kedua klien teratasi. Ny. K dan Klien bekerja sama selama prosedur kedua dan memiliki laju pernapasan normal. Kata Kunci: Lansia, TB Paru, Orthopniea  ABSTRACT  According to Groenewald. (2014), tuberculosis is still a serious health issue that affects people all over the world, including Indonesia. More than 99% of the world's population and TB cases are reported in 202 countries and territories, according to WHO data. Indonesia is one of the five nations on the planet that has the most instances of aspiratory tuberculosis (TB). According to Indonesia's Health Profile, there were more than 724,000 new cases of pulmonary tuberculosis in 2022 and 809,000 cases in 2023. For Pertamina Binang Amin Lampung Hospital in 2023, 127 patients were treated in the lung room who experienced problems with their oxygen needs, specifically tuberculosis, with complaints of shortness of breath.Carry out nursing care for pulmonary tuberculosis sufferers at Pertamina Bintang Amin Hospital by applying the orthopnea position.The 2015 Tuberculosis control program data that was notified was 330,812 new TB cases, This examination is a kind of expressive exploration with a contextual investigation approach. The subjects in this examination were two respondents experiencing pneumonic tuberculosis who were in the aspiratory ongoing room at Pertamina Bintang Amin Medical clinic.. In TB patients, applying the orthopnea position had the effect of reducing shortness of breath. Implementing nursing actions in the orthopnea position, which the author carried out for three days, was ineffective in managing breathing patterns. The client Mr. proved that the problem of breathing patterns was ineffective in TB patients, where both clients' issues were resolved. Mrs. K and The client cooperates during the second procedure and has a normal respiratory rate. Keywords: Elderly, Pulmonary TB, Orthopnea

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue