cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 1,723 Documents
Analisis Faktor Loyalitas Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Mukomuko Yudhistira, Hendri; Samino, Samino; Riyanti, Riyanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21983

Abstract

ABSTRACT Inpatient loyalty is an important indicator in assessing service quality and the success of hospital management. Mukomuko Regional General Hospital (RSUD Mukomuko), as the only referral hospital in its region, faces challenges in maintaining patient loyalty, as reflected by fluctuations in the Bed Occupancy Rate (BOR) over the past five years. This study aims to analyze the factors that influence inpatient loyalty at RSUD Mukomuko, including repeat visits, affection, commitment, resistance, and recommendation. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The population in this study consisted of all inpatients at RSUD Mukomuko. The sample comprised 150 patients who met the inclusion criteria: aged 17–60 years, conscious, able to communicate, and hospitalized for a minimum of three days. Samples were selected using accidental sampling technique. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate, bivariate (Chi-Square test), and multivariate (multiple logistic regression) analyses to identify the most dominant variable affecting patient loyalty. The results showed that the majority of patients exhibited a high level of loyalty (73.3%). There was a significant relationship between all independent variables and patient loyalty (p < 0.05), with affection toward hospital services being the most dominant factor (OR = 3.949). Therefore, improving the quality of services that foster patient affection and trust is strongly recommended to enhance loyalty. The hospital should develop strategies based on emotional relationships and improve the overall service experience. Keywords: Patient Loyalty, Repeat Visits, Affection, Commitment, Recommendation.  ABSTRAK Loyalitas pasien rawat inap merupakan indikator penting dalam menilai kualitas layanan dan keberhasilan manajemen rumah sakit. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko sebagai satu-satunya rumah sakit rujukan di wilayahnya menghadapi tantangan dalam mempertahankan loyalitas pasien yang ditunjukkan melalui fluktuasi angka Bed Occupancy Rate (BOR) selama lima tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas pasien rawat inap di RSUD Mukomuko, meliputi kunjungan ulang, kesukaan, komitmen, penolakan, dan rekomendasi. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap di RSUD Mukomuko. Sampel terdiri dari 150 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu berusia 17–60 tahun, sadar, dapat berkomunikasi, dan telah dirawat minimal tiga hari. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat (uji Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik ganda) untuk mengetahui variabel yang paling dominan memengaruhi loyalitas pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien menunjukkan tingkat loyalitas yang tinggi (73,3%). Terdapat hubungan signifikan antara semua variabel bebas dengan loyalitas pasien (p < 0,05), dengan kesukaan terhadap pelayanan rumah sakit sebagai faktor yang paling dominan (OR = 3,949). Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan yang membangun kesukaan dan kepercayaan pasien sangat disarankan untuk memperkuat loyalitas. Rumah sakit perlu mengembangkan strategi berbasis hubungan emosional dan meningkatkan pengalaman pelayanan secara menyeluruh.  Kata Kunci: Loyalitas Pasien, Kunjungan Ulang, Kesukaan, Komitmen, Rekomendasi.
Analisis Beban Kerja Fisik dan Produktivitas Kerja pada Pekerja Proyek Bangunan RS X Nabila, Dini Salsa; Prahasti, Hanum; Delima, Delima; Adimayanti, Sarah; Tambunan, Rayhan Fadila; Maulana, Alfian; Astuty, Delfiriana Ayu
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23167

Abstract

ABSTRACT Labor productivity is an important factor for business sustainability, but it is often affected by high physical workload. Excessive workload can lead to fatigue and poor performance. The purpose of this study was to examine the relationship between workers' physical workload and worker productivity at the construction site of Hospital X. The method used was a cross-sectional quantitative study. Data were collected using a structured questionnaire, whose validity and reliability were tested. Then the data were analyzed descriptively and using the Pearson correlation test. The results showed that most respondents were male (93.3%), aged ≤ 35 years and 36-55 years (48.3% each), had a high school education (76.7%), and had worked for less than 6 months (66.7%). Most workers experienced high physical workload (88.3%) and had a high level of work productivity (88.3%). The results of statistical tests showed a significant and inverse relationship between physical workload and productivity (r = -0.286; p = 0.027). This means that the higher the physical workload, the lower the level of worker productivity.productivity. Keywords: Physical Workload, Workers, Work productivity ABSTRAK Produktivitas tenaga kerja merupakan faktor penting untuk keberlanjutan. usaha, tetapi sering kali dipengaruhi oleh beban kerja fisik yang tinggi. Beban kerja yang terlalu banyak dapat menyebabkan kelelahan dan kinerja yang buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara beban kerja fisik pekerja dan produktivitas pekerja di lokasi konstruksi Rumah Sakit X. Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif potong lintang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, yang validitas dan reliabilitasnya diuji, Kemudian data tersebut dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah laki-laki. (93,3%), berusia ≤ 35 tahun dan 36-55 tahun (masing-masing 48,3%), berpendidikan SMA (76,7%), dan telah bekerja kurang dari 6 bulan (66,7%). Sebagian besar pekerja mengalami beban kerja fisik yang tinggi (88,3%) dan memiliki tingkat produktivitas kerja yang tinggi (88,3%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan berbanding terbalik antara beban kerja fisik dan produktivitas (r = -0,286; p = 0,027). Artinya semakin tinggi beban kerja fisik, maka semakin rendah pula tingkat produktivitas pekerja. Kata Kunci: Beban Kerja Fisik, Pekerja, Produktivitas Kerja
Gambaran Pemeriksaan Imunologi terhadap Pasien Tirotoksikosis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Periode 2020 – 2025 Aliffani, Muthi’ah Fadhilah; Irfani, Farida Noor; Novalina, Dhiah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23494

Abstract

ABSTRACT Thyroid disorders are one of the most common endocrine health problems after diabetes and affect the body's metabolism and hormonal function. This study aims to describe the immunological examination results of Thyroid Stimulating Hormone (TSH) and Free Thyroxine (FT4) levels in patients with thyrotoxicosis- type thyroid disorders atPKU Muhammadiyah Hospital, Yogyakarta, from 2020– 2025. The study employed a descriptive method with a cross-sectional approach based on secondary data from medical records and laboratories. The study sample consisted of 34 thyrotoxicosis patients selected using consecutive sampling. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods using Spearman's correlation test. The results showed that the majority of patients were female(82.4%), with the majority aged 30–59 years (70.6%). Most patients had low TSH levels (58.8%), and all patients hadhigh FT4 levels (100%). The correlation test showed no significant association between age or gender and TSH and FT4 levels (p>0.05). This study concluded that the majority of thyrotoxicosis patients were women of reproductive age,with low TSH and high FT4 levels, without any significant association with age or gender. Keywords: Thyroid disorders, Thyrotoxicosis, TSH, FT4, Imunology  ABSTRAK Gangguan tiroid merupakan salah satu masalah kesehatan endokrin terbanyak setelah diabetes dan memengaruhi metabolisme serta fungsi hormonal tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan imunologi kadar Thyroid Stimulating Hormone (TSH) dan Free Thyroxine (FT4) pada pasien gangguan tiroid jenis tirotoksikosis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode 2020–2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional berdasarkan data sekunder dari rekam medis dan laboratorium. Sampel penelitian sebanyak 34 pasien tirotoksikosis yang dipilih dengan metode consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besarpasien berjenis kelamin perempuan (82,4%) dengan usia terbanyak 30–59 tahun (70,6%). Sebagian besar pasien memilikikadar. TSH rendah (58,8%) dan seluruh pasien memiliki kadar FT4 tinggi (100%). Uji korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia maupun jenis kelamin dengan kadar TSH dan FT4 (p>0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas pasien tirotoksikosis adalah perempuan usia produktif dengan gambaran TSH rendah dan FT4 tinggi tanpa adanya hubungan bermakna dengan faktor usia dan jenis kelamin. Kata Kunci: Gangguan Tiroid, Tirotoksikosis, TSH, FT4, Imunologi
Hubungan Intensitas Mendengarkan Musik dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Baptis Batu P, Stefanus Pattra; Ariesti, Ellia; Sipollo, Berliany Venny
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23278

Abstract

ABSTRACT Anxiety is a condition that often occurs in inpatients. The patient's anxiety can affect the patient's physical condition. Music has been proven to reduce anxiety in clients. Music is one way to improve the quality of the patient's health physically and mentally. To determine the relationship between intensity of listening to music and the level of anxiety in inpatients at Baptist Batu Hospital. Quantitative research with correlational approach between two variables, using a descriptive-analytical design. Research population is 302, then  samples determined with purposive sampling then calculated with Slovin formula, result 172 respondents. Data analysis using the Spearman correlation test. Of 172 research respondents, there were 65 respondents with a low intensity of listening to music (37.8%), 59 medium intensity (34.3%), and 48 high intensity (27.9%), 79 with a normal level of anxiety (45.9%), 32 moderate anxiety levels (18.6%), 24 mild level of anxiety (14%), 19 very severe anxiety levels (11%), and 18 severe anxiety levels (10.5%). Results of the Spearman correlation test show a significance value of 0.000, the strength of the correlation is -0.320 with the direction of the correlation being negative, so, because the significance value is <0.05, it can be concluded that there is a relationship between intensity of listening to music and the level of anxiety in inpatients at Baptist Batu Hospital. Music can be used as a complementary therapy that can be chosen for managing anxiety. Keywords: Hospitalization, Intensity of Listening to Music, Anxiety.  ABSTRAK Kecemasan merupakan salah satu kondisi yang sering terjadi pada pasien rawat inap. Keadaan cemas pasien dapat mempengaruhi keadaan tubuh pasien. Musik terbukti dapat menurunkan kecemasan pada klien. Musik digunakan untuk mengalihkan fokus pasien untuk mengurangi kecemasan, dan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas kesehatan pasien secara fisik dan mental. Mengetahui hubungan intensitas mendengarkan musik dengan tingkat kecemasan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Baptis Batu. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional antara dua variabel yang diteliti, menggunakan desain deskriptif-analitis. Jumlah populasi adalah 302 kemudian sampel ditentukan dengan purposive sampling yang kemudian dihitung menggunakan rumus slovin, didapatkan hasil sampel penelitian 172 responden. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi spearman. Dari 172 responden penelitian terdapat 65 responden intensitas mendengarkan musik rendah (37.8%), 59 responden intensitas sedang (34.3%), dan 48 responden intensitas tinggi (27.9%), tingkat kecemasan normal 79 (45.9%), 32 responden tingkat kecemasan sedang (18.6%), 24 responden tingkat kecemasan ringan (14%), 19 responden tingkat kecemasan sangat parah (11%), dan 18 responden tingkat kecemasan parah (10.5%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi 0,000, kekuatan korelasinya adalah 0,320 dengan arah korelasinya adalah negatif, sehingga, karena nilai signifikansi <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas mendengarkan musik dengan tingkat kecemasan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Baptis Batu. Musik dapat dijadikan sebagai salah satu pelengkap terapi atau komplementer yang dapat dipilih untuk melakukan manajemen kecemasan. Kata Kunci: Rawat Inap, Intensitas Mendengarkan Musik, Kecemasan
Efektivitas RTS dan Rems untuk Memprediksi Outcome Pasien Cedera Kepala di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin Salama, Nuzula Elfa; Mira, Mira; Aprilia, Hanura
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21742

Abstract

ABSTRACT Head injury is a major consequence of traffic accidents and significantly contributes to global morbidity and mortality. Rapid and accurate initial assessment is essential for predicting clinical outcomes, especially in emergency departments. The Revised Trauma Score (RTS) and Rapid Emergency Medicine Score (REMS) are commonly used predictive tools. To evaluate and compare the effectiveness of RTS and REMS in predicting the outcomes of head injury patients in the Emergency Department of RSUD Ulin Banjarmasin. This was an analytical observational study with a retrospective cohort approach involving data from 75 head injury patients recorded between January and December 2024. Samples were selected based on inclusion criteria: patients aged ≥19 years with complete vital signs data. AUROC and the Youden index were used to assess predictive accuracy. Most patients were aged 19–44 years (54.7%) and male (72%). The most common injury mechanism was traffic accidents (70.7%). RTS categorized 90.7% of patients as low-risk, while REMS identified 56% as high-risk. RTS showed an AUC of 0.932 (sensitivity 82.6%; specificity 100%), and REMS showed an AUC of 0.954 (sensitivity 85.5%; specificity 100%). Results indicated that both RTS and REMS were significantly associated with patient outcomes (p<0.05). RTS and REMS are effective in predicting outcomes of head injury patients; however, REMS offers slightly better predictive accuracy and may serve as a more comprehensive early evaluation tool. Keywords: Head Injury, RTS, REMS, Patient Outcome, Trauma Score, Emergency Care.  ABSTRAK Cedera kepala merupakan dampak utama kecelakaan lalu lintas dan berkontribusi terhadap morbiditas dan mortalitas global. Penilaian awal yang cepat dan akurat diperlukan untuk memprediksi outcome klinis, khususnya di instalasi gawat darurat. Revised Trauma Score (RTS) dan Rapid Emergency Medicine Score (REMS) merupakan instrumen prediksi yang umum digunakan. Menilai dan membandingkan efektivitas RTS dan REMS dalam memprediksi outcomepasien cedera kepala di IGD RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif menggunakan data 75 pasien cedera kepala Januari–Desember 2024. Sampel ditentukan berdasarkan kriteria inklusi usia ≥19 tahun dengan data tanda vital lengkap. Analisis AUROC dan Youden index digunakan untuk mengukur akurasi prediktif. Sebagian besar pasien berusia 19–44 tahun (54,7%) dan laki-laki (72%). Mekanisme cedera terbanyak adalah kecelakaan lalu lintas (70,7%). RTS mengkategorikan 90,7% pasien pada risiko mortalitas rendah, sedangkan REMS menunjukkan 56% berisiko tinggi. RTS memiliki AUC 0,932 (sensitivitas 82,6%; spesifisitas 100%) dan REMS AUC 0,954 (sensitivitas 85,5%; spesifisitas 100%). Hasil menunjukkan bahwa RTS dan REMS memiliki hubungan yang signifikan terhadap outcome pasien (p<0,05). RTS dan REMS efektif dalam memprediksi outcome pasien cedera kepala, namun REMS memberikan akurasi prediksi yang lebih unggul dan dapat digunakan sebagai alat evaluasi awal yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Cedera Kepala, RTS, REMS, Outcome Pasien, Prediksi Mortalitas, Instalasi Gawat Darurat.
Hubungan Kelengkapan Resume Medis terhadap Ketepatan Waktu Klaim BPJS Kesehatan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus Sugianto, Eka Reni; Listina, Febria; Aziza, Nurul
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.17349

Abstract

ABSTRACT Often Puskesmas usually cannot submit JKN claims on time, which will have an impact on the financial cycle of the Puskesmas and also affect health services to patients. The cause that is often encountered is the return of claim files because the diagnosis on the medical resume sheet submitted is incomplete or inaccurate. The data obtained from BPJS health Tanggamus Regency with a time span of submitting claims from January to April 2024 is 87.8% of the number of claims that are eligible to be paid from the total number of claims submitted by the First Level Health Facility. The purpose of this study was to determine the relationship between the completeness of medical resumes and the timeliness of BPJS health claims at the West Klumbayan Health Center, Tanggamus Regency. This type of quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were all BPJS health patients registered at the West Klumbayan Health Center as many as 428 patients, with a sample of 207 BPJS patients using purposive sampling technique. The research was conducted at the West Klumbayan Health Center, Tanggamus Regency in July 2024. Data collection using questionnaires and observation. Data analysis was univariate and bivariate (chi square). Univariate research results obtained as many as 144 (69.6%) respondents with complete medical resume completeness and as many as 163 (78.7%) respondents with appropriate claim timeliness. Bivariate analysis there is a relationship between the completeness of medical resumes and the timeliness of BPJS health claims at the West Klumbayan Health Center, Tanggamus Regency (p-value = 0.009). Suggestions for health workers must understand and apply the SOP for filling out medical resumes in accordance with applicable regulations and conduct periodic evaluations to improve the discipline of health workers with quality medical resume content. Keywords: Completeness of Medical Resumes and Timeliness of BPJS Claims  ABSTRAK Seringkali Puskesmas biasanya tidak bisa mengajukan klaim JKN tepat waktu akan berdampak pada siklus keuangan Puskesmas dan juga berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan terhadap pasien. Penyebab yang sering dijumpai adalah adanya pengembalian berkas klaim karena diagnosa pada lembar resume medis yang diserahkan tidak lengkap atau tidak akurat. Adapun data yang diperoleh dari BPJS kesehatan Kabupaten Tanggamus dengan rentang waktu pengajuan klaim bulan Januari hingga April 2024 adalah sebanyak 87,8% jumlah klaim yang layak dibayarkan dari total seluruh pengajuan klaim yang diajukan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Diketahui hubungan kelengkapan resume medis terhadap ketepatan waktu klaim BPJS kesehatan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien BPJS kesehatan yang tercatat di Puskesmas Klumbayan Barat sebanyak 428 pasien, dengan sampel yang digunakan sebanyak 207 pasien BPJS menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian telah dilakukan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus pada bulan Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Univariat didapatkan sebanyak 144 (69.6%) responden dengan kelengkapan resume medis lengkap dan sebanyak 163 (78.7%) responden dengan ketepatan waktu klaim tepat. Analisis bivariat ada hubungan kelengkapan resume medis terhadap ketepatan waktu klaim BPJS kesehatan di Puskesmas Klumbayan Barat Kabupaten Tanggamus (p-value = 0.009). Saran bagi tenaga kesehatan wajib memahami dan menerapkan SOP pengisian resume medis sesuai dengan peraturan yang berlaku dan melakukan evaluasi berkala demi meningkatkan kedisplinan tenaga kesehatan dengan isi resume medis yang berkualitas Kata Kunci: Kelengkapan Resume Medis Dan Ketepatan Waktu Klaim BPJS
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-59 Bulan di Kota Tangerang Handayani, Rini; Heryana, Ade; Febriyanty, Deasy; Muda, Cut Alia Keumala
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23194

Abstract

ABSTRACT Exclusive breastfeeding can reduce infant morbidity and mortality, reduce the risk of chronic disease, and support infant development. Exclusive breastfeeding coverage in Tangerang City is 71,63%, which is still below the national targer of 80%. The aim of this reseach was to determine the relationship between knoeledge and attitudes toward exclusive breastfeeding practices in infants aged 6-59 months in Tangerang City. This study used a Cross-sectional design. The sample consisted of 96 mothers with infants aged 6-59 months in Tangerang City in 2022. Purposive sampling was used. The data collected were primary data. Univariate and bivariate analyses were performed using the Chi-square test. The result showed the highest proportions were found in not receiving exclusive breastfeeding, poor knowledge, and poor attitudes. The Chi-square test showed that knowledge and attitudes were related to exclusive breastfeeding behaviour. In conclusion, there is relationship between knowledge and attitudes toward exclusive breastfeeding practices in infants aged 6-59 months in Tangerang city. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Knowledge, Attitudes, Behavior. ABSTRAK Pemberian ASI secara eksklusif dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, mengurangi risiko penyakit kronis dan membantu perkembangan bayi. Cakupan ASI Eksklusif di Kota Tangerang adalah 71,63%, dimana angka ini masih berada dibawah target cakupan nasional yaitu 80%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-59 bulan di Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan desain studi Cross-sectional. Sampel penelitian adalah 95 ibu yang memiliki bayi berusia 6-59 bulan di Kota Tangerang tahun 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Analisis yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa proporsi tertinggi terdapat pada tidak mendapatkan ASI Eksklusif, pengetahuan kurang baik dan sikap kurang baik. Uji Chi-square menunjukkan hasil pengetahuan dan sikap berhubungan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Jadi, dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-59 bulan di Kota Tangerang. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Pengetahuan, Sikap, Perilaku.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan Metode Simulasi terhadap Pengetahuan Siswa SMA N 1 Gading Rejo Ferisca, Fidela; Isnainy, Usastiawaty C.A.S; Zainaro, M. Arifki; Gunawan, M. Ricko
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21986

Abstract

ABSTRACT An emergency this situation requires appropriate support, including providing basic life support (BLS), not only to healthcare workers but also to students, as this is rarely addressed in emergencies regardless of age or location. This study aimed to determine the effectiveness of simulated BLS health education on students' knowledge at SMA Negeri 1 Gading Rejo. This research methodology was quantitative, using a quasi-experimental design, and a One Group Pre- and Post-Test Design. The study population was 1,179 students enrolled at SMA Negeri 1 Gading Rejo in 2025. The sample size was 30 respondents. The sampling technique used was probability sampling, i.e., random sampling. Sixty percent of students experienced an increase in knowledge, 30% experienced no change, and 10% experienced a decrease, indicating a significant difference between knowledge before and after the intervention. BHD health education using simulation methods is effective in improving student knowledge at SMA Negeri 1 Gading Rejo. This method provides hands-on learning experiences that significantly improve student understanding. Keywords: Basic Life Support, Simulation, Knowledge, Students.  ABSTRAK Gawat darurat hal ini memerlukan dukungan yang tepat untuk menghadapi keadaan ini yaitu pemberian pendidikanbantuan hidup dasar (BHD), bukan hanya kepada tenaga kesehatan pemberikan pendidikan kesehatan pada siswa perlu di berikan karena hal ini sangat jarang menjadi perhatian padahal keadaan kegawatdaruratan tidak mengenal usia dan tempat. Diketahui efektivitas pendidikan kesehatan BHD metode simulasi pada siswa SMA Negeri 1 Gading Rejo terhadap pengetahuannya. Metodologi penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, rancangan metode quasi-eksperiment dan rancangan One Group Pre And Post Test Design. Populasi penelitian yang terdaftar di SMA Negeri 1 Gading Rejo pada tahun 2025, yaitu sebanyak 1179 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 30 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling yaitu Teknik random sampling.Sebanyak 60% siswa mengalami peningkatan pengetahuan, 30% tidak mengalami perubahan, dan 10% mengalami penurunan.), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Pendidikan kesehatan BHD dengan metode simulasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa di SMA Negeri 1 Gading Rejo. Metode ini memberikan pengalaman belajar langsung yang mampu meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, Simulasi, Pengetahuan, Siswa
Pengaruh Perawat Penanggung Jawab Asuhan pada Metode Asuhan Keperawatan Profesional terhadap Mutu Pelayanan Widiastuti, Eni; Naryati, Naryati; Aisyah, Aisyah; Widakdo, Giri; Aenah, Nur; Fadillah, Harif
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23277

Abstract

ABSTRACT The public's need for quality healthcare services is increasing along with technological advances in the healthcare sector. Professional nursing care is a necessity to improve the quality of nursing services and patient satisfaction through the responsibilities of a professional nurse, namely the Nurse in Charge of Care.The researcher's objective was to identify the influence of the Nurse in Charge of Care in the Professional Nursing Care Method on the quality of nursing services based on patient satisfaction and care documentation. The research method used a pre-experimental one-group pre-post test design. The population and sample in this study were nurses and patients in one medical-surgical inpatient ward totaling 22 nurses and 30 patients. The results showed a significant difference in patient satisfaction before and after the implementation of the Nurse in Charge of Care in the Professional Nursing Care Method (p = 0.025). There was a significant difference in the completeness of documentation between before and after the implementation of the Nurse in Charge of Care in the Professional Nursing Care Method (p = 0.001). The Responsibilities of the Nurse in Charge of Care in the Professional Nursing Care Model influence the quality of nursing services based on patient satisfaction and documentation of care which is part of the Patient's Medical Record.Further research is needed with repeated measurements of satisfaction and documentation to determine the effectiveness of the Nurse in Charge of Care in the Professional Nursing Care Method on service quality.  Keywords: Professional Nursing Care Method, Patient Care Documentation, Patient Satisfaction, Nurse in Charge of Care.  ABSTRAK Kebutuhan masyarakan akan pelayanan kesehatan yang berkualitas semakin meningkat seiring dengan kemajuan teknologi dibidang kesehatan. Asuhan keperawatan profesional menjadi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien melalui tanggung jawab seorang perawat profesional yaitu Perawat Penaggung Jawab Asuhan. Tujuan peneliti mengidentifikasi pengaruh Perawat Penaggung Jawab Asuhan pada Metode Asuhan Keperawatan Profesional terhadap mutu pelayanan keperawatan berdasarkan kepuasan pasien dan dokumentasi asuhan. Metode penelitian pre eksperimen one group pre-post test design. Populasi dan sample pada penelitian ini adalah perawat dan pasien pada satu ruang rawat inap medikal bedah berjumlah 22 perawat dan 30 pasien. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kepuasan pasien sebelum dan sesudah penerapan Perawat Penaggung Jawab Asuhan pada Metode Asuhan Keperawatan Profesional ( p=0,025). Terdapat perbedaan yang signifikan kelengkapan dokumentasi antara sebelum dan sesudah penerapan Perawat Penaggung Jawab Asuhan pada Metode Asuhan Keperawatan Profesional (p=0,001). Tanggung Jawab Perawat Penaggung Jawab Asuhan pada Model Asuan Keperawatan Profesional mempengaruhi mutu pelayanan keperawatan berdasarkan kepuasan pasien dan dokumentasi Asuhan yang merupakan bagian dari  Rekam Medis Pasien. Penelitian lanjutan diperlukan dengan pengukuran kepuasan dan dokumentasi secara berulang untuk mengetahui efektifitas Perawat Penaggung Jawab Asuhan pada Metode Asuhan Keperawatan Profesional terhadap mutu pelayanan. Kata Kunci: Metode Asuhan Keperawatan Profesional, Dokumentasi Asuhan Pasien, Kepuasan Pasien, Perawat Penaggung Jawab Asuhan 
Hubungan Konsentrasi Pm2.5 di Udara Ambien dengan Hipertensi pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Priok Irfandi, Ahmad; Veronika, Erna; Azteria, Veza
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23495

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a significant cardiovascular disease in Indonesia, with a steadily increasing prevalence. Exposure to PM2.5 has been identified as a risk factor for hypertension, particularly in areas with high air pollution, such as ports. This study aims to analyze the effect of PM2.5 on the incidence of hypertension among stevedoring workers at Tanjung Priok Port, Jakarta. The study design used ecological time series with monthly data from 2023. A Generalized Linear Model (GLM) with a Poisson link and log(population) offset was used to analyze the relationship between PM2.5 and hypertension, with controls for temperature, humidity, and wind speed. PM2.5 exposure significantly increased the risk of hypertension among stevedoring workers at Tanjung Priok Port. The results showed a significant association in each PM2.5 category tested (p < 0.001), with a very high B coefficient indicating that PM2.5 exposure had a significant effect on the risk of hypertension. These findings emphasize the importance of air pollution control policies to reduce health risks among port workers. Keywords: PM2.5, Hypertension, Stevedores, Ports, Worker Health, Air Pollution.  ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Paparan PM2.5 telah diketahui sebagai faktor risiko untuk hipertensi, khususnya di daerah dengan polusi udara tinggi, seperti pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PM2.5 terhadap kejadian hipertensi pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Desain penelitian menggunakan time series ekologidengan data bulanan tahun 2023. Generalized Linear Model (GLM) dengan Poisson link dan offset log(populasi)digunakan untuk menganalisis hubungan antara PM2.5 dan hipertensi, dengan kontrol untuk suhu, kelembaban, dan kecepatan angin. Paparan PM2.5 memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan risiko hipertensi pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan di setiap kategori PM2.5 yang diuji (p < 0,001), dengan koefisien B yang sangat tinggi menunjukkan bahwa paparan PM2.5memiliki pengaruh yang besar terhadap risiko hipertensi.Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan pengendalian polusi udara untuk mengurangi risiko kesehatan di kalangan pekerja pelabuhan. Kata Kunci: PM2.5, Hipertensi, Pekerja Bongkar Muat, Pelabuhan, Kesehatan Pekerja, Polusi Udara.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue