cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1" : 25 Documents clear
Hubungan Kontak Tuberkulosis (Tb) Pada Anak Dan Kondisi Hunian Dengan Stunting Di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Azahra, Shifa; Sjahriani, Tessa; Rafie, Rakhmi; Pinilih, Astri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.17417

Abstract

Penularan Tuberkulosis (TB) pada anak dapat melalui kontak dengan pasien TB dewasa dan juga dipengaruhi oleh kepadatan hunian. Kejadian TB pada anak yang tidak terdeteksi dapat menganggu tumbuh kembang anak bahkan dapat menjadi penyebab terjadinya stunting. Anak yang memiliki riwayat kontak TB berisiko 4 kali lipat menderita stunting dengan kondisi hunian yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontak TB pada anak dan kondisi hunian dengan stunting di Puskesmas Panjang Bandar Lampung tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional anailtik dengan 100 sampel anak yang diambil secara purposive sampling di Puskesmas Panjang Bandar Lampung. Data dianaisis menggunakan uji Spearman. Analisis univariat menunjukkan mayoritas anak yang mengalami stunting berusia 12-35 bulan (66%) dengan distribusi jenis kelamin seimbang (laki-laki 50%, perempuan 50%). Sebanyak 81% anak mengalami stunting, 52% tinggal di hunian tidak padat, dan 63% memiliki riwayat kontak TB. Anaisis bivariat dengan uji Spearman menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi  hunian dengan kejadian stunting (p 0,114) maupun antara kontak TB dengan kejadian stunting (p 0,157).
Hubungan Aktivitas Fisik dan Beban Kerja dengan Kejadian Infark Miokard Akut Amelia, Hibriza Indah; Faizin, Chamim; Pratama, Susilo Budi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16664

Abstract

Infark Miokardium Akut (IMA) merupakan keadaan miokardium atau otot jantung yang mengalami nekrosis karena jantung yang kekurangan oksigen secara mendadak akibat adanya aterosklerosis oleh emboli atau thrombus secara total. Faktor resiko dari penyakit ini adalah usia, jenis kelamin, Riwayat keluarga, hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, obesitas, merokok, faktor psikosial, dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dan beban kerja dengan kejadian Infark Miokard Akut. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan Oktober 2023, jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional pada catatan rekam medis pasien terdiagnosis Infark Miokard Akut di RS Roemani Muhammadiyah Semarang selama periode Juni 2022-Juni 2023. Pengambilan data dilakukan secara total sampling dengan jumlah responden 32 responden. Kriteria inklusi sebanyak 32 responden dan eksklusi Hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok jenis kelamin yang dominan adalah laki-laki dengan jumlah 25 (78,1%) orang. Kelompok usia mendominasi pada usia 56-65 tahun dengan jumlah 17 (53,1%) orang. Kelompok jenis pekerjaan terbanyak adalah pekerja swasta sebanyak 18 (56,3%) orang. Seluruh populasi pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan aktivitas fisik terdapat hubungan bermakna 0,010 (p<0,05) dengan kejadian infark miokard akut. Pada seluruh Seluruh populasi pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan beban kerja terdapat hubungan bermakna 0,003 (p<0,05) dengan kejadian infark miokard akut, Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan beban kerja dengan kejadian infark miokard akut.
Meniran (Phyllanthus urinaria) : Tinjauan Farmakologi, Fitokimia, Dan Toksikologi Thong, Vertirico; Meisa, Devina; Julianti, Beti; Putri, Jelita Annisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16169

Abstract

Kandungan kimiawi tanaman ini, seperti saponin, flavonoid, dan polifenol, menunjukkan adanya aktivitas farmakologis yang signifikan, termasuk sifat-sifat antioksidan dan immunomodulator. Selain itu, penting untuk memahami aspek toksikologi meniran guna memastikan keamanan penggunaannya dalam pengobatan. Dalam menguraikan informasi tentang pemanfaatan tradisional Meniran untuk pengobatan dan komposisi fitokimianya, penelitian ini menggunakan dua metode utama, yaitu pencarian sistematis literatur dan analisis tematik. Meniran memiliki peran yang penting dalam berbagai budaya sejak berabad-abad lalu. Tanaman ini digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai diuretik, ekspektoran, peluruh haid, penambah nafsu makan, obat demam, diare, dan penyakit kuning, dengan metode konsumsi yang beragam dari segar hingga ekstrak. Meniran memiliki potensi sebagai bahan yang berharga dalam pengobatan alami, namun perlu perhatian terhadap dosis dan efek toksikologisnya untuk penggunaan yang aman dan efektif dalam pengobatan tradisional.
Bacterial Patterns and Antimicrobial Susceptibility in Patients with Chronic Obstructive Pulmonary Disease Exacerbation Hidayat, Hidayat; Megantoro, Gilang Kukuh; S, Retno Ariza; Nur, Muhammad
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.18789

Abstract

Increased resistance of bacteriae that cause COPD exacerbations to several antibiotics commonly used in empirical therapy will reduce the effectiveness of therapy for COPD exacerbations. This will result in higher morbidity and mortality caused by COPD exacerbations. This study aims to determine the bacteriae and resistance pattern of bacteriae that cause COPD exacerbations in the Melati Room at RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Lampung for the period January to October 2022. This research was carried out at the Clinical Pathology Laboratory Installation of RSUD.Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. The research method was retrospective descriptive, from 40 sputum culture test results from COPD patients were analyzed. The research results showed that the bacteria causing COPD exacerbations were Klebsiella pneumoniae (25%), Enterobacter spp (22.5%), Acinetobacter spp (17.5%), Pseudomonas spp (7.5%), Streptococcus spp (7.5%), Sphingomonas spp (5%), Escherichia coli (5%), Citrobacter koseri (2.5%), Staphylococcus epidermidis (2.5%), Enterococcus spp (2.5%) and Kocuria rosea (2.5%). Five samples were found with positive results for ESBL-producing bacteria (12,5%) and 17,5% were carbapenem resistant. It was concluded that the most bacteria were in the sputum of COPD exacerbation patients in the Melati Room at RSUD.Dr. H. Abdul Moeloek Lampung is Klebsiella pneumoniae (25%) with the highest resistance to Ampicillin (100%), and the highest level of sensitivity to Amikacin (100%) and Tigecycline (100%).
Analisis Pengawas Menalan Obat Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Kedaton Zulhardi, Zulhardi; Ladyani, Festy; Purwaningrum, Ratna; Hasbie, Neno Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.17472

Abstract

Pengobatan TB paru membutuhkan waktu yang cukup lama. Pada fase 2 bulan pertama pengobatan intensif dapat dilihat keberhasilan pengobatan melalui hasil konversi BTA ataupun tidak. Kondisi ini berkaitan dengan peran PMO. Karakteristik PMO yang berbeda sesuai kepribadiannya mempunyai pengaruh terhadap hasil pengobatan. Tujuan peneitian ini untuk menganalisis pengawas menelan obat dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Kedaton Pada Tahun 2024. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah total penderita tuberculosis paru di Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung sebanyak 165 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 117 responden yang sudah dipilih melalui metode purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin. Pengambilan data dilakukan secara langsung menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Distribusi frekuensi responden yang paling banyak berusia > 45 tahun (54,7%), berjenis kelamin perempuan (53.8%), berpendidikan rendah (53.8%), memiliki pengetahuan kurang baik (53,0%), hubungan PMO dengan penderita adalah keluarga (60.7%), dan patuh dalam minum OAT (57,3%). Usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan hubungan pengawas menelan obat berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Kedaton.
Analisis Faktor Prediktor Kejadian Polip Gaster Di RSUD DR. Adhyatma, MPH Semarang Lestari, Ary Diah; Wahab, Zulfachmi; Tursinawati, Yanuarita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16488

Abstract

Polip gaster merupakan suatu kelainan yang bisa ditimbulkan oleh berbagai faktor prediktor atau multifaktorial. Insidensi polip sangat bervariasi. Meskipun jumlah kasusnya terhitung rendah, ada beberapa jenis polip gaster yang bisa mengarah kekeganasan. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan analisis faktor prediktor kejadian polip gaster. Metode yang digunakan selama meneliti ialah metode kuantitatif berupa pendekatan cross sectional. Kasus yang diteliti berupa pasien yang didiagnosis polip gaster tahun 2018-2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Temuan yang dihasilkan berupa analisis univariat  didapatkan hasil bahwa mayoritas responden memiliki usia > 45 tahun sebanyak 23 responden (85,2%),  jenis kelamin perempuan sebanyak 25 responden (92,6%), tidak mengonsumsi obat PPI jumlahnya 25 responden (92,6%), serta IMT < 25 sebanyak 19 responden (70,4%), Analisis Chi spuare  tiap variabel yaitu  usia (p = 0,827), jenis kelamin (p = 0,530), konsumsi obat PPI (p = 0,115), dan IMT (p = 0,433). Sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, konsumsi obat PPI, dan IMT dengan kejadian polip gaster.
Analisis Nilai Dosis Efektif Pada Pemeriksaan MSCT Kepala Non Kontras Di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar Wirawan, I Gede Eka; Juliantara, I Putu Eka; Serima, I Nyoman
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.17762

Abstract

Pemeriksaan Multislice Computed Tomography (MSCT) kepala non-kontras digunakan secara luas dalam diagnosis gangguan intrakranial seperti trauma kepala dan stroke. Meskipun memberikan manfaat diagnostik yang signifikan, penggunaan radiasi ionisasi menimbulkan potensi risiko terhadap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sebaran dosis efektif pada pemeriksaan MSCT kepala non-kontras di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar. Data diperoleh dari 30 pasien dengan rentang usia 35-84 tahun. Parameter teknis yang diamati mencakup CTDIvol (Computed Tomography Dose Index Volume) dan DLP (Dose Length Product). Nilai CTDIvol rata-rata sebesar 39,21 mGy, dan nilai DLP rata-rata sebesar 952,52 mGy∙cm. Kedua nilai ini berada di bawah referensi nasional yang ditetapkan oleh BAPETEN, yaitu 60 mGy untuk CTDIvol dan 1275 mGy∙cm untuk DLP. Optimisasi protokol pemindaian, termasuk penggunaan teknik modulasi arus tabung otomatis, diharapkan dapat mengurangi paparan radiasi lebih lanjut tanpa mengorbankan kualitas gambar.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dokter Muda Terhadap Kepentingan Vaksin Covid-19 Di Rumah Sakit Jiwa Aceh Asra, Ulfa; Saida, Said Aandy; Siswanto, Eko
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16796

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh (SARS-CoV-2).  Kasus pertama yang diketahui teridentifikasi di Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Penyakit ini telah menyebar ke seluruh dunia, sehingga menyebabkan pandemi yang berkelanjutan. Secara genetik SARS-CoV-2 yang ditemukan saat ini memiliki kemiripan secara genetik dengan SARS yang ditemukan pada tahun 2020. Mekanisme virulensi Coronavirus berhubungan dengan protein struktural dan protein non struktural. Pada Coronavirus terdapat messenger RNA (mRNA) yang membantu translasi dari replikasi/transkripsi. Terdapat 16 protein non struktural yang dikode oleh ORF. Bagian 1/3 lainnya dari rangkaian RNA virus, yang tidak berperan dalam proses replikasi/transkripsi, berperan dalam mengkode 4 protein struktural, yaitu protein S, protein E, protein M, dan protein N. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kuantitatif yaitu metode yang berguna untuk menggambarkan, menunjukkan atau meringkas data dengan cara yang konstruktif mengacu pada gambaran statistik dalam memahami detail data dengan meringkas dan menemukan pola dari sampel data tertentu. Tingkat pengetahuan Dokter Muda di Rumah Sakit Jiwa Aceh dengan kategori Tinggi berjumlah 9 Orang (31%) dan kategori Cukup 20 Orang (69%), dan kategori Rendah 0 orang (0%). Untuk sikap Dokter Muda dengan sikap positif sebanyak 29 orang (100%). Sebagian persepsi Dokter Muda sudah Sangat Baik terhadap kepentingan vaksin COVID-19.
Hubungan Faktor Risiko Konsumsi Alkohol Terhadap Kejadian Sirosis Hepatis Di Rsud Dr.H. Abdoel Moeloek Wijaya, Agnes Putri; Djamil, Adrian Rival; Sudiadnyani, Niputu; Dharmawan, Akhmad Heru
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16214

Abstract

Seìrosis hati adalah peìnyakit hati yang ditandai deìngan peìmbeìntukan jaringan parut dan nodul reìgeìneìratif dalam hati (Dipiro,2017). Kondisi ini meìnyeìbabkan peìrubahan beìntuk dan ukuran hati, diseìrtai deìngan peìningkatan teìkanan pada peìmbuluh darah dan beìrkurangnya aliran darah pada veìna porta. Keìrusakan hati yang signifikan meìrusak keìmampuan tubuh untuk meìmpeìrtahankan homeìostasis. Hal ini dapat meìnyeìbabkan beìrkurangnya reìgeìneìrasi hati dan keìmatian seìl-seìl hati. Pada peìminum alkohol kronis, dapat teìrjadi peìnumpukan produksi leìmak. Peìnumpukan leìmak ini, akan meìmbeìntuk sumbatan pada peìmbuluh darah kapileìr yang meìngeìlilingi seìl hati dan akan beìrakhir deìngan sirosis hati.
PROFIL SUBKLAS IGG PADA INDIVIDU PENERIMA VAKSIN COVID19 PLATFORM VEKTOR VIRUS Mahardieni, Karlina; Samira, Jihan; Hartanti, Monica Dwi; Sisca, Sisca; Kurniawan, Yani; Hidayat, Syarif
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16313

Abstract

Respon imun pasca vaksinasi COVID19 beragam dikarenakan proses pembuatan vaksin yang dipercepat untuk mengatasi pandemi COVID19 yang ada. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan data respon imun seluler individu pasca vaksinasi COVID19 vektor virus sebagai data penunjang kebijakan vaksinasi COVID19 di Indonesia. Metode penelitian yang akan dilaksanakan adalah penggunaan bahan baku tersimpan (BBT) berupa plasma dari individu yang menerima vaksin COVID19 vektor virus yang diambil pada enak titik waktu yang berbeda. Metode Elisa digunakan untuk menilai kadar subklas immunoglobulin G yang ada dalam plasma individu yang menerima vaksinasi COVID19. Uji repeated one-way ANOVA atau Uji Firedman digunakan untuk menganalisa rerata beda kadar subklas IgG pada 4 kelompok berdasarkan waktu. Hasil menunjukkan bahwa subklas IgG1 mendominasi kadar keseluruhan subklas IgG pada keenam titik point waktu.  Terdapat perbedaan yang bermakna kadar IgG1 dan IgG2 berdasarkan waktu (p<0,0001), namun tidak ditemukan perbedaan yang bermakna pada subklas IgG3 (p=0,276) dan IgG4 (p=0,967). Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar subklas IgG1 dan IgG2 dapat dijadikan penanda peningkatan imunitas individu penerima vaksin COVID19 vektor virus.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue