cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
ecosystem@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa Lt. 5 Gedung B Jl. Urip Sumohardjo Km.4 Makassar Indonesia 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ecosystem
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 14113597     EISSN : 25277286     DOI : https://doi.org/10.35965/eco.v21i1
Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, manajemen, hukum, sosial, education, sastra, pertanian, perikanan dan kelautan, pendidikan, teknik, psikologi, teknologi informasi dan ilmu umum lainnya. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
Artikel Reviu: Hubungan Antara Diet dan Asma pada Anak Palaguna, Sriwati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i1.4332

Abstract

Asma adalah penyakit saluran nafas kronis yang banyak ditemukan pada anak-anak dan menjadi masalah kesehatan global. Asma ditandai dengan berbagai gejala mulai dari sesak nafas, batuk, mengi, nyeri dada, dan rasa berat dada. Asma berdampak pada berbagai aspek kehidupan dan asma yang berat dapat mengancam kehidupan. Tatalaksana asma meliputi tatalaksana farmakologi dan non-farmakologi. Beberapa studi menunjukkan bahwa diet berkaitan dengan terjadinya atau perburukan asma. Diet yang sehat berkaitan dengan risiko kekambuhan dan terjadinya asma yang lebih rendah. Sedangkan konsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan berdampak buruk pada asma. Intervensi diet dapat dipertimbangkan sebagai pada anak-anak, khususnya yang memiliki riwayat asma. Asthma is a chronic airway disease commonly found in children and is a global health problem. Asthma is characterized by a variety of symptoms ranging from shortness of breath, coughing, wheezing, chest pain, and chest heaviness. Asthma affects many aspects of life and severe asthma can be life threatening. Asthma management includes pharmacological and non-pharmacological management. Several studies have shown that diet is associated with the occurrence or worsening of asthma. A healthy diet is associated with a lower risk of asthma recurrence and occurrence. Whereas consumption of fast food and processed food adversely affects asthma. Dietary interventions can be considered as in children, especially those with a history of asthma.
Penurunan Kadar Besi Dengan Metode Filtrasi Pada Air Sumur Gali Sappewali, Sappewali; Syarifuddin, Phitra Anjani; Muhtar, Muhtar; Nurjannah, Nurjannah; Faniarti, Faniarti; Aminah, Sitti
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4435

Abstract

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya serta fungsinya bagi kehidupan tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Sulitnya memperoleh air yang berkualitas masih menjadi permasalahan di beberapa daerah. Masyarakat yang memanfaatkan sumur sebagai sumber air terkadang masih mengalami permasalahan terhadap kualitas air yang dihasilkan. Air yang belum layak pakai terutama untuk dikonsumsi harus diolah terlebih dahulu dengan cara memprosesnya sehingga layak untuk dikonsumsi dengan menggunakan berbagai jenis media proses penyaringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penurunan kadar besi (Fe), menggunakan media filter zeolit, arang aktif dan pasir silika dengan variasi waktu kontak 0 menit, 20 menit, 40 menit dan 60 menit. Data hasil penelitian dan pemeriksaan laboratorium kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penyaringan dengan media filter dapat meningkatkan kualitas air untuk parameter fisika dan kimia, sehingga dapat memenuhi syarat kesehatan. For humans and other living things, water is a chemical compound that is essential to existence and cannot be substituted by any other substance. Some regions continue to struggle with access to clean water. Even in communities that rely on wells for their water supply, issues with the water's quality can occasionally arise. Water that is not yet fit for use, particularly for drinking, must first be treated using different kinds of filtering process media to make it fit for consumption. Using zeolite filter media, activated charcoal, and silica sand with contact time variations of 0 minutes, 20 minutes, 40 minutes, and 60 minutes, the aim of this study was to ascertain the decrease in iron (Fe) levels. Descriptive statistical tests were subsequently used to process and interpret data from study findings and laboratory examinations. The study's findings suggest that using filter media in the filtering process can raise the physical and chemical characteristics of water quality to meet health standards.
Analisis NDVI untuk Mengidentifikasi Lokasi RTH Dalam Mencegah Perubahan Lingkungan Menjadi Industrialisasi Hariani, Yusdi; Susi, Theresia; Ruthena, Yuli; Sutrisno, Herwin; Perkasa, Petrisly
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4543

Abstract

Untuk mencegah cepatnya perubahan lingkungan menjadi industrialisasi maka upaya yang dilakukan dengan dengan menambah ruang terbuka hijau yang lebih banyak dan lebih baik. Kawasan perkotaan Kuala Pembuang II telah mengalami perubahan tutupan lahan menjadi perkebunan dalam empat dekade terakhir karena peningkatan sirkulasi modal dan ekspansi ekonomi. Meningkatnya kapitalisme industri telah muncul sebagai kekuatan pendorong di balik perluasan perkotaan, yang mengakibatkan peningkatan konsentrasi spasial dan bahaya kerusakan ekologi. Tujuannya adalah mengidentifikasi kawasan RTH dengan NDVI. Metode penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan metode diskriptif. Menganalisis vegetasi dan tubuh air yang dipadukan pola ruang Kecamatan Kuala Pembuang II. Survey lapangan untuk memverifikasi hasil analisis. Hasil terdapat Tubuh Air dengan luasan 180.4 Ha atau 5,8 %, Non Ruang Terbuka Hijau (Non RTH) dengan luasan 521.9 Ha atau 16.9 %, vegetasi rendah dengan luasan 89.1 Ha atau 2.9%, vegetasi sedang 1792.2 Ha atau 57.9 % dan vegetasi tinggi 511 Ha atau 16.5 % dari luasan dari luas kecamatan Kuala Pembuang II. Kesimpulan adalah analisis NDVI pada studi kasus ini dapat digunakan untuk melihat pola vegetasi dan badan air pada tujuan pengembangan ruang terbuka hijau.
Evaluasi Pelayanan Teknis PDAM Tirta Dharma Desa Tumale Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Indrajaya, Indrajaya; Hasbi, Hasbi; Rusida, Rusida
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4630

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan penyedian air bersih berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Desa Tumale. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, adapun metode yang digunakan untuk menguji teori-teori tertentu, dengan cara meneliti variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan Kualitas pelayanan penyediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu dengan indikator yang ada bahwa pelayanan yang tersedia belum berjalan dengan optimal pada responsiviness, hal ini terjadi karena petugas lapangan belum optimal menyelasaikan masalah, misalnya pada pergantian pipa yang sudah dimakan usia. Nilai konstanta kepuasan pelanggan sebesar 30,89% yang menunjukan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan masih belum optimal. The aim of this research is to determine the quality of clean water provision services that influence customer satisfaction at the Regional Drinking Water Company (PDAM) Tirta Dharma, Ponrang District, Luwu Regency, Tumale Village. The research uses quantitative methods, the method used to test certain theories is by examining these variables. The results of the research show that the quality of clean water supply services at the Regional Drinking Water Company (PDAM) Tirta Dharma, Ponrang District, Luwu Regency with existing indicators shows that the available services have not run optimally in terms of responsiveness, where field officers have not optimally resolved problems, for example in replacing pipes. it has aged. The constant value of customer satisfaction is 30.89%, which shows that the quality of service on customer satisfaction is still not optimal.
Optimalisasi Saluran Drainase Sekunder Untuk Menanggulangi Genangan Di Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Ramadhan, Syahrul
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4631

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas saluran drainase sekunder eksisting di Dusun Urukumpang Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif baik data primer maupun data sekunder yang selanjutnya dideskripsikan dalam bentuk kalimat-kalimat yang sesuai dengan pokok masalah yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya genangan di Dusun Urukumpang Desa Cenning Kecamatan Malangke Barat yaitu karena kurangnya kapasitas tampungan drainase sekunder. Dimana kapasitas tampung drainase yaitu 11,438 m3 sedangkan jumlah buangan limbah rumah tangga sebesar 14,032 m3 dan limpasan sebesar 1,734 m3 sehingga total keseluruhan yang akan di tampung yaitu sebesar 15.766 m3. Dengan demikian wilayah sekitar drainase sekunder dapat tergenang apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. The aim of this research is to determine the capacity of existing secondary drainage channels in Urukumpang Hamlet, Cenning Village, West Malangke District, North Luwu Regency. The research method used is a quantitative approach, both primary data and secondary data, which are then described in the form of sentences that are appropriate to the main problem being studied. The results of the analysis show that the factor causing inundation in Urukumpang Hamlet, Cenning Village, West Malangke District is due to the lack of secondary drainage storage capacity. Where the drainage capacity is 11,438 m3, while the amount of household waste is 14,032 m3 and runoff is 1,734 m3, so the total that will be accommodated is 15,766 m3. Thus, the area around the secondary drainage can be flooded if high intensity rain occurs.
Pengaruh Perbedaan Komposisi Media Tanam dari Tanah Ampas Sagu Asal Desa Pengkajoang Terhadap Pertumbuhan Sawi Hijau Mattola, Paradillah Ilyas; Rosnina, Rosnina; Halid, Irwan; Anggraini, Aqsyah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4632

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Kota Palopo, pada bulan November dan Januari tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan komposisi media tanam dari tanah ampas sagu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Melalui pemanfaatan hasil penelitian, masyarakat dan pelajar mendapatkan informasi tentang ketersediaan komposisi tanah ampas sagu yang baik untuk pertumbuhan tanaman sawi hijau. Untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif, yaitu pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot pucuk tanaman, dan bobot akar setiap minggu. Media tanam dicampur dengan tanah dan tanah ampas sagu menggunakan ember. Tanaman sawi yang digunakan adalah tanaman sawi Kumala, yaitu varietas Pertiwi. Pertumbuhan tanaman sawi hijau terbukti sangat dipengaruhi oleh penggunaan media tanam dari tanah ampas sagu, terlihat dari perubahan tinggi tanaman, bobot, dan jumlah daun. Hal ini mungkin terkait dengan tingginya kandungan nitrogen (N) pada tanah ampas sagu, yang meningkatkan sifat kimia, biologi, dan fisik tanah. The study was carried out at Pajalesang Village, Wara District, Palopo City, throughout November and January of 2023. This study set out to ascertain how differences in the composition of planting media made from sago pulp soil affected the growth and yield of green mustard plants. The public and students are educated about the availability of high-quality sago pulp soil composition for the growth of green mustard plants through the utilization of the study's findings. To ascertain the growth and yield of green mustard plants, this study used qualitative data collection techniques, such as weekly observations of plant height, leaf count, weight of the top portion of the plant, and weight of the roots. Using a bucket, soil and sago pulp soil were combined to create the planting medium. The Kumala mustard plant, namely the Pertiwi variety, was utilized. The growth of green mustard plants was found to be significantly impacted by the use of planting media made from sago pulp soil, as seen by the changes in plant height, weight, and leaf count. This may be related to the sago pulp soil's high nitrogen (N) content, which enhances the soil's chemical, biological, and physical properties.
Analisisi Uji Kuat Tekan Beton Bangunan Jembatan pada Saluran Irigasi: Studi Kasus: Saluran Irigasi di Baliase, Kabupaten Luwu Utara Sudirman, Sudirman
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4633

Abstract

Di Baliase, Kabupaten Luwu, sedang dibangun jembatan di atas saluran irigasi menggunakan beton mutu K-225 kg/cm2. Sejumlah sampel di lapangan dilakukan uji slump dan uji kuat tekan beton untuk memastikan hasil sesuai dengan desain. Hasil uji slump dapat digunakan untuk mengetahui variasi jumlah air yang digunakan dalam campuran beton selama pelaksanaan di lapangan yang dapat mempengaruhi nilai kuat tekan beton. Untuk membangun pelat lantai jembatan di saluran irigasi Baliase Kabupaten Luwu Utara, dalam penelitian ini akan digunakan alat uji tekan listrik untuk mengetahui kuat tekan beton dan nilai uji slump sesuai dengan SNI 1974-2011. Silinder beton digunakan sebagai benda uji dalam penelitian ini yang menggunakan metodologi kuantitatif. Benda uji diuji dengan interval tujuh, empat belas, dan dua puluh delapan hari. Kekuatan tekan rata-rata tercatat sebesar 24,60 MPa pada umur 7 hari, 20,35 MPa pada umur 14 hari, dan 20,78 MPa pada umur 28 hari, menurut data tersebut. Kualitas beton di lapangan dipengaruhi oleh berbagai elemen seperti proses pembuatan, waktu pengangkutan (dari pabrik pengaduk ke lokasi pengecoran), perawatan beton setelah pengecoran, kualitas agregat (digunakan sebagai bahan campuran), dan suhu selama produksi. In Baliase, Luwu Regency, a bridge across an irrigation channel is being built using K-225 kg/cm2 quality concrete. Numerous samples from the field were subjected to a slump test and a concrete compressive strength test to make sure the results were in line with the design. Slump test results can be used to determine variations in the amount of water used in the concrete mixture during field implementation, which can impact the concrete's compressive strength value. In order to construct bridge floor slabs in the Baliase irrigation channel of North Luwu Regency, an electric compression machine will be used in this study to ascertain the concrete's compressive strength and slump test value in compliance with SNI 1974-2011. Concrete cylinders are used as test objects in this study, which employs a quantitative methodology. The test items are tested at seven, fourteen, and twenty-eight-day intervals. The average compressive strength was recorded at 24.60 MPa at 7 days, 20.35 MPa at 14 days, and 20.78 MPa at 28 days, according to the data. The concrete quality in the field is influenced by various elements such as the manufacturing process, transportation time (from the mixing plant to the casting location), concrete maintenance after casting, aggregate qualities (used as a mixed ingredient), and temperature during production.
Analisis Politik Hukum Agraria Penerapan Perda Pengentasan Kemiskinan Melalui Pola Hak Milik Tanah untuk Rakyat di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah Hikma, Hikma; Nur, Abdul Rahman; Djidar, Haedar
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4634

Abstract

Pemerintah Daerah Buol menjalankan program Tanah Untuk Rakyat (Taurat) yang membagikan tanah bukan sekedar hak pengelolaan, tapi hak kepemilikan. Kebijakan itu cukup menyentak, sebab menyangkut distribusi tanah di tengah skeptisitas terwujudnya reforma agraria oleh negara saat ini. Secara sosio-politik, tentu bernilai positif, namun muncul problem dari sisi norma hukum terkait peralihan tanah negara menjadi hak milik yang sifat perolehannya turun temurun. Pada kenyataannya Pemda Buol menggunakan Perda No.7 Tahun 2015 sebagai dasar legitimasi kebijakan tersebut. Penelitian ini mengarah pada kajian dasar yuridis Perda dari sisi substansi materil maupun formil menyangkut kesesuaiannya dengan Undang-undang Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960 (UUPA) dan Peraturan Perundang-undangan yang mendasarinya. Sekaligus menguji keabsahan Pemda Buol menerapkan kebijakan Taurat. Selanjutnya, penelitian juga mengkaji penerapannya. Metode penelitaian, mendeskripsikan dan menganalisis data melalui studi dokumen dan kepustakaan hukum serta wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian Perda tersebut dengan asas-asas dan norma UUPA sebagai sumber materil secara substansi serta memiliki landasan yuridis secara formil dari Undang-undang dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Sehingganya Pemda Buol memiliki kewenangan atributif menjalankan kebijakan Taurat. Sedangkan penerapannya, terlaksana secara baik. Hanya perlu penyempurnaan melalui aturan teknis lebih lanjut, koordinasi serta komunikasi dan partisipasi masyarakat. The Buol Regional Government runs the Land for the People (Taurat) program which distributes land not just management rights, but ownership rights. This policy is quite surprising, because it concerns the distribution of land amidst skepticism about the implementation of agrarian reform by the state at this time. Socio-politically, of course it has positive value, but problems arise in terms of legal norms regarding the transfer of state land into property rights whose acquisition is hereditary. In reality, the Buol Regional Government uses Regional Regulation No. 7 of 2015 as the basis for the legitimacy of this policy. This research leads to a study of the juridical basis of regional regulations in terms of material and formal substance regarding their conformity with the Basic Agrarian Law no. 5 of 1960 (UUPA) and the underlying Legislation. At the same time testing the validity of the Buol Regional Government implementing the Torah policy. Furthermore, research also examines its application. Research method, describing and analyzing data through document and legal literature studies as well as interviews and field observations. The research results show that the Regional Regulation is in accordance with the principles and norms of the UUPA as a material source in substance and has a formal juridical basis from the applicable Laws and Legislation. So the Buol Regional Government has attributive authority to implement Torah policies. Meanwhile, its implementation was carried out well. It only needs refinement through further technical regulations, coordination as well as communication and community participation.
Perbandingan Karakteristik Beton Normal dan Beton Porous yang Menggunakan Agregat Kasar Berbahan Plastik Nirwana, Nirwana; Sudirman, Sudirman; Fikri, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik Beton Normal dan Beton Porous yang menggunakan agregat kasar berbahan plastik. Penelitian ini, pada beton normal menggunakan agregat kasar berbahan cipping dan akan dibandingkan dengan beton porous yang menggunakan agregat kasar berbahan plastik berjenis Polyethylene Terephthalate (PET) yang dapat ditemukan pada botol air minuman. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif eksprerimental pembuatan sampel beton, pengujian kuat tekan, dan pengujian porousitas pada beton berbahan plastik.Pengujian persentase porousitas pada Sampel I dengan nilai sebesar 0.2912%. nilai persentase pada Sampel II dengan nilai sebesar 0.1152%. Hasil penelitian Pengujian persentase porousitas pada Sampel I dengan nilai sebesar 0.2912%. nilai persentase pada Sampel II dengan nilai sebesar 0.1152%. Selanjutnya, nilai persentase pada Sampel III dengan nilai sebesar 0.1057%. Jadi, semakin tinggi porousitasnya maka semakin rendah berat betonnya. This research aims to determine the comparison of the characteristics of Normal Concrete and Porous Concrete which uses coarse aggregate made from plastic. In this research, normal concrete uses coarse aggregate made from chips and will be compared with porous concrete which uses coarse aggregate made from polyethylene terephthalate (PET) plastic which can be found in drinking water bottles. The research methods used were quantitative, experimental, making concrete samples, testing compressive strength, and testing porosity on plastic concrete. Testing the percentage of porosity in Sample I with a value of 0.2912%. The percentage value in Sample II is 0.1152%. Research results Testing the percentage of porosity in Sample I with a value of 0.2912%. The percentage value in Sample II with a value of 0.1152%. Furthermore, the percentage value in Sample III with a value of 0.1057%. So, the higher the porosity, the lower the weight of the concrete.
Reviu Literatur: Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi Suntik Murniati, Ika Azdah; Suriana, Ni Putu Wahyu; Mawar, Astri
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i2.4672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek samping penggunaan kontrasepsi suntik, terutama Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA), melalui metode narrative review. Literatur yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi-studi yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024, yang diidentifikasi melalui pencarian di basis data seperti PubMed, Google Scholar, dan jurnal yang terindeks dalam SINTA dan Scopus. Hasil dari tinjauan pustaka menunjukkan bahwa penggunaan DMPA memiliki beberapa efek samping signifikan, termasuk disfungsi seksual yang dialami oleh 54% pengguna, peningkatan konsentrasi timbal dalam darah, serta gangguan pada lapisan epitel yang dapat meningkatkan risiko infeksi. Di sisi lain, DMPA juga menunjukkan efek protektif terhadap perkembangan leiomyoma, dengan insidensi yang lebih rendah pada pengguna dibandingkan dengan non-pengguna. Meskipun sebagian besar penelitian tidak menemukan peningkatan risiko kanker payudara yang signifikan pada pengguna DMPA, beberapa studi menunjukkan adanya risiko yang sedikit meningkat. Oleh karena itu, penting bagi penyedia layanan kesehatan untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada pengguna mengenai risiko dan manfaat DMPA sebelum pemilihan metode kontrasepsi. This study aims to examine the side effects of injectable contraceptive use, especially Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA), through a narrative review method. The literature used in this study includes studies published between 2019 and 2024, which were identified through searches in databases such as PubMed, Google Scholar, and journals indexed in SINTA and Scopus. The results of the literature review indicate that the use of DMPA has several significant side effects, including sexual dysfunction experienced by 54% of users, increased blood lead concentrations, and disorders of the epithelial layer that can increase the risk of infection. On the other hand, DMPA also shows a protective effect against the development of leiomyoma, with a lower incidence in users compared to non-users. Although most studies have not found a significant increase in the risk of breast cancer in DMPA users, some studies have shown a slightly increased risk. Therefore, it is important for health care providers to provide comprehensive information to users regarding the risks and benefits of DMPA before choosing a contraceptive method.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025 Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025 Vol. 25 No. 1 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 1, Januari - April Tahun 2025 Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024 Vol. 24 No. 2 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 2, Mei - Agustus Tahun 2024 Vol. 24 No. 1 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 1, Januari - April Tahun 2024 Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023 Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023 Vol. 23 No. 1 (2023): ECOSYSTEM Vol. 23 No 1, Januari - April Tahun 2023 Vol. 22 No. 3 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 3, September-Desember Tahun 2022 Vol. 22 No. 2 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 2, Mei - Agustus Tahun 2022 Vol. 22 No. 1 (2022): ECOSYSTEM Vol. 22 No 1, Januari - April Tahun 2022 Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021 Vol. 21 No. 2 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 2, Mei - Agustus Tahun 2021 Vol. 21 No. 1 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 1, Januari - April Tahun 2021 Vol. 20 No. 3 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 3 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 2 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 2 TAHUN 2020 Vol. 20 No. 1 (2020): ECOSYSTEM VOL.20 NO 1 TAHUN 2020 Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019 Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019 Vol. 19 No. 1 (2019): ECOSYSTEM VOL 19 NO. 1 Januari - April 2019 Vol. 18 No. 1 (2018): Vol 18 No 1 (2018): Januari-April 2018 Vol. 18 No. 2 (2018): ECOSYSTEM VOL 18 NO. 2 Mei - Agustus 2018 Vol. 18 No. 3 (2018): ECOSYSTEM September - December 2018 Vol. 17 No. 3 (2017): Vol 17 No 3 (2017): September-Desember 2017 Vol. 17 No. 2 (2017): Vol 17 No 2 (2017): Mei-Agustus 2017 Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017 Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016 Vol. 16 No. 2 (2016): Ecosystem Vol. 16 No 2, Mei - Agustus 2016 Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016 More Issue