cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Pasundan
ISSN : -     EISSN : 25490486     DOI : -
Core Subject : Education,
BIOSFER adalah jurnal atau terbitan berkala ilmiah yang berfungsi sebagai media publikasi gagasan, kajian dan hasil penelitian bermutu terkait biologi dan pendidikan biologi guna mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional dalam bidang biologi. Sesuai dengan arti Biosfer yaitu bagian luar dari planet bumi mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung, maka artikel yang dimuat didalam jurnal BIOSFER senantiasa mencakup proses kehidupan yang ada di planet bumi. BIOSFER terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Desember dan Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
Analisis Emosi Siswa dalam Lingkungan Akademik : Studi Deskriptif dan Komparatif Putri, Diska Hunafa; Pranata, Ogi Danika; M, Novinovrita
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.12533

Abstract

Abstrak Emosi siswa merupakan komponen penting aktivitas dan hasil pembelajaran yang diikuti di sekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis emosi siswa dalam pembelajaran. Penelitian dilaksanakan di SMAN 4 Sungai Penuh dan MAN 2 Kerinci dengan sampel sebanyak 89 siswa. Penelitian menerapkan metode deskriptif dan komparatif. Secara deskriptif untuk menggambarkan dan menganalisis emosi siswa. Selanjutnya membandingkan kondisi emosi siswa antara dua sekolah yang berbeda menggunakan t-test. Achievement Emotions Questionnaire digunakan sebagai instrumen penelitian yang terdiri dari 80 pernyataan mengenai emosi negatif sebelum, saat, dan setelah mengikuti pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor emosi negatif siswa untuk setiap indikator berada dalam kategori sedang, yaitu sebelum pembelajaran (2.37), saat pembelajaran  (2.76), dan setelah pembelajaran (2.61). Emosi negatif siswa ditemukan paling tinggi ketika mereka mengikuti pembelajaran. Menariknya, emosi negatif ditemukan lebih tinggi setelah mengikuti pembelajaran dibandingkan sebelum mengikuti pembelajaran. Selanjutnya hasil t-test ( ) menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan emosi yang signifikan antara siswa dari sekolah yang berbeda. Namun penelusuran lebih lanjut berdasarkan indikator/kondisi pembelajaran menunjukkan bahwa emosi negatif siswa berbeda secara signifikan sebelum pembelajaran. Perbedaan muncul karena adanya perbedaan harapan, keyakinan, dan kesiapan siswa dari dua sebelum mengikuti pembelajaran. Penelusuran lebih lanjut diperlukan untuk memahami sebab-akibat, dinamika, dan solusi untuk emosi negatif  sebelum pembelajaran.      
Pengaruh Pembelajaran Biologi Berbasis Proyek pada Kurikulum Merdeka terhadap Kemampuan Berpikir Kritis di SMA Muhammadiyah Langsa Listya, Dinda; Sarjani, Tri Mustika; Ariska, Raja Novi
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.13481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi berbasis proyek pada kurikulum merdeka terhadap kemampuan berpikir kritis di SMA Muhammadiyah Langsa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design.  Sampel penelitian ini adalah siswa/siswi kelas X1 (Eksperimen) dan X2 (Kontrol) SMA Muhammadiyah Langsa dengan jumlah 33 siswa. Hasil penelitian meinunjukkan bahwa nilai rata-rata preiteist keilas eikspeirimein seibeisar 41,5 dan keilas kontrol seibeisar 30,65. Seidangkan nilai rata-rata postteist keilas eikspeirimein seibeisar 74,80 dan keilas kontrol seibeisar 51,15. Data dianalisis meinggunakan uji t-teist Polleid Varian. Beirdasarkan uji hipoteisis nilai postteist seibeisar 5,21 deingan taraf signifikan α = 0,05 maka dipeiroleih ftabeil = 2,04 deingan keiteintuan fhitung > ftabeil , 5,21 > 2,04 maka Ho ditolak dan Ha diteirima seihingga dapat disimpulkan teirdapat peingaruh dalam meinggunakan modeil peimbeilajaran beirbasis proyeik teirhadap keimampuan beirpikir kritis siswa di SMA Muhammadiyah Langsa. Dan rata-rata untuk peinilaian karya dari siswa seibeisar 73,43.
Penerapan E-Modul Biologi Berbasis Literasi Sains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMA Negeri 3 Langsa safitri, tiara; Nursamsu; Siska Rita Mahyuni
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.13483

Abstract

Integrasi Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Widyah Angreini; Tarzan Purnomo; Farikhah
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.13933

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik dengan pembelajaran Project Based Learning yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran diferensiasi. Hal tersebut berdasarkan hasil pre-test yang menunjukkan bahwa siswa memiliki keterampilan berpikir kreatif, sedangkan untuk karateristik berpikir lancar termasuk dalam kategori rendah serta keterampilan berpikir luwes termasuk dalam kategori sedang. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas dengan pelaksanaan selama dua siklus. Pada siklus I yang diterapkan hanya Project Based Learning. Pada siklus kedua, Project Based Learning diintegrasikan dengan pembelajaran berdiferensiasi. Setiap siklus terdiri dari empat langkah: perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan berpikir kreatif yang didukung dengan hasil angket respon siswa mengenai pembelajaran yang sudah dilakukan. Hasil penelitian menyatakan keterampilan berpikir kreatif peserta didik berhasil ditingkatkan karena terjadi peningkatan persentase hasil pada karakteristik kelancaran dan fleksibilitas dari siklus I serta siklus II. Karakteristik kelancaran meningkat dari 65,34% pada kategori sedang menjadi 88,52% pada kategori tinggi dan karakteristik keluwesan meningkat dari 73,21% pada kategori sedang menjadi 91,26% pada kategori sangat tinggi. Data tersebut didukung dengan angket respon peserta didik yang menyatakan bahwa proses pembelajaran memberikan kebebasan dalam menentukan ide dan pemikirannya dalam proses pembelajaran. Kata Kunci – Berpikir Kreatif, Project Based Learning, Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi  
Uji Potensi Bee Pollen Trigona incisa Menurunkan Kadar Gula Darah Mencit (Mus musculus) yang Dibebani Glukosa Kurniati, Reni; Fatmawati Patang; Desy Rara Bulaan; Nova Hariani
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.14271

Abstract

Bee polen lebah kelulut (Trigona incisa ) secara empiris dipercaya dapat menurunkan gula darah. Namun sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa bee pollen ini berkhasiat sebagai penurun kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi bee pollen Trigona incisa dalam menurunkan kadar gula darah mencit (Mus musculus) yang dibebani glukosa. Mencit 25 ekor akan dibagi 5 kelompok perlakuan. Perlakuan I adalah kelompok kontrol negatif diberi 1mL CMC 1%, Perlakuan II adalah kontrol posistif diberi  glibenklamid 0,65 mg/bb dalam 1mL CMC 1%. Perlakuan III, IV dan V diberi bee pollen dengan dosis 0,125 mg, 0,25 mg dan 0,50 mg masing dalam 1mL CMC 1%.  Mencit dipuasakan selama 16 jam sebelumnya  dan diukur kadar gula darah puasanya. Menit ke-30 , semua mencit diberi glukosa 50% sebanyak 3 g/kgbb. Pengukuran kadar gula darah mencit selanjutnya setelah menit ke 30, 60,90,120, 150 dan 180 dengan alat glukometer. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bee polen Trigona incisa pada dosis 0,125 - 0,50 mg terbukti dapat menurunkan kadar gula darah sebanding bahkan lebih baik dibandingkan kontrol positif. Bee pollen dapat menurunkan kadar gula darah mencit 12,50- 24,30 %
Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning pada Mata Pelajaran Biologi Indah Fitria, Indah fitria; Marjanah; Dini Fitria
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.14613

Abstract

Pembelajaran dengan menerapkan Kurikulum Merdeka menuntut siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru untuk mendorong siswa menjadi lebih aktif salah satunya menggunakan LKPD. LKPD yang digunakan perlu dikembangkan dengan suatu pendekatan agar siswa lebih aktif untuk menemukan dan menerapkan idenya sendiri. Sebelum hasil pengembangan LKPD digunakan dalam pembelajaran, perlu diketahui terlebih dahulu tingkat kelayakan dan kepraktisannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan LKPD berbasis discovery learning pada mata pelajaran Biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D), dengan mengaplikasikan model 4D, yaitu define, design, develop dan disseminate yang dimodifikasi menjadi 3D. Berdasarkan analisis data diperoleh kelayakan LKPD dengan persentase rata-rata sebesar 95% dengan kriteria “sangat layak”. Dimana untuk kelayakan materi sebesar 97,3%, kelayakan media sebesar 92.2% dan kelayakan bahasa sebesar 95,5%. Sedangkan kepraktisan LKPD didapatkan persentase rata-rata sebesar 94,1% dengan kriteria “sangat praktis”. Dimana hasil penilaian respon guru sebesar 100% dan penilaian respon peserta didik sebesar 88,2%. Disimpulkan bahwa LKPD berbasis discovery learning yang dikembangkan sudah layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran
Identifikasi Kekerabatan Berdasarkan Karakter Sisik pada Wader Bintik (Barbodes binotatus) dan Wader Pari (Rasbora argyrotaenia) As'ari, Hasyim; Ardiyansyah, Fuad; Arini, Vhita Syukrya
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.15014

Abstract

Indonesia memiliki perairan air tawar yang luas, mencapai 141.690 hektar. Hal tersebut mendukung keanekaragaman spesies ikan air tawar yang sangat tinggi, dengan 1.700 spesies telah ditemukan, dimana 1.258 spesies tercatat dalam database FishBase dan 442 spesies lainnya belum teridentifikasi dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekerabatan pada ikan wader bintik (B. binotatus) dan wader pari (R. argyrotaenia) melalui karakteristik sisik ikan secara makroskopik dan mikroskopik. Pengamatan makroskopik dilakukan langsung pada permukaan tubuh ikan, sedangkan pengamatan mikroskopik dilakukan untuk menentukan tipe sisik, bentuk sisik pada bagian ventral, dorsal, dan caudal, serta perbedaan ruas antar-circuli. Prosedur penelitian mencakup pembuatan preparat sisik pada masing-masing bagian tubuh ikan, pengamatan di bawah mikroskop dengan perbesaran 40x dan 100x, dan dilakukan pemfotoan dengan plastik milimeter blok, dan pengukuran ruas antar-circuli menggunakan aplikasi ImageJ versi 13.0.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sisik B. binotatus berwarna perak atau keemasan dengan bintik pada pangkal ekor sebagai ciri khas. Sisik B. binotatus pada sisi bagian dorsal, ventral, dan caudal menunjukkan bentuk sisik membulat (oblonga), dan dijumpai Lateral Line Canal pada sisi caudal. Sisik R. argyrotaenia berwarna perak atau keabu-abuan dengan kilauan metalik dan garis horizontal berwarna keunguan, bagian dorsal, ventral, dan caudal dari R. argyrotaenia memiliki fokus dengan bentuk sisik bulat di bagian dorsal, lonjong di bagian ventral, dan persegi di bagian caudal. Rata-rata jarak antar-circuli pada B. binotatus adalah 22,96 μm, dan R. argyrotaenia adalah 29,89 μm. Kesimpulan penelitian identifikasi kekerabatan berdasarkan karakteristik sisik ikan B. binotatus dan R. argyrotaenia menunjukkan kekerabatan yang jauh. Berdasarkan kajian tersebut informasi yang didaptkan penting dalam kajian morfometrik dan meristik, serta membantu dalam pengidentifikasian dan pengklasifikasian jenis ikan.
Pengaruh Pendekatan Student Centered Learning (SCL) Terhadap Hasil Belajar pada Mata Kuliah Morfologi Tumbuhan Lely, Lely Pratiwi; Marjanah; Tri Mustika Sarjani
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.15034

Abstract

Pendidikan saat ini menuntut peserta didik untuk lebih aktif dan mandiri dalam pembelajaran. Sehingga, digunakan pendekatan Student Centered Learning (SCL) sebagai salah satu pendekatan yang dapat memenuhi capaian tersebut, disebabkan pendekatan Student Centered Learning (SCL) memusatkan peserta didik sebagai pelaku utama dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan hasil belajar pada pendekatan Student Centered Learning (SCL). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design dengan menggunakan dua sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 17 mahasiswa kelas eksperimen dan 15 mahasiswa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan berganda berjumlah 20 soal. Nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 79,21 dan kelas kontrol 60,23 maka selisihnyasebesar 18,98. Hasil pengujian hipotesis hasil belajar dengan uji t (α = 0,05) diperoleh Thitung (6,316) > Ttabel (2,042). Berdasarkan hasil tersebut didapatkan bahwa penerapan pendekatan Student Centered Learning (SCL) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Hal ini terjadi, karena pendekatan Student Centered Learning (SCL) mendorong  pembelajaran secara aktif yang dapat mengembangkan kemampuan peserta didik untuk lebih kreatif dan mandiri dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.
Literatur Review : Analisis Kemampuan Literasi Visual Peserta Didik Pada Pembelajaran Biologi di Sekolah arminianti_wau; Muhyiatul Fadilah
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.15243

Abstract

Materi biologi termasuk materi yang sulit dipahami oleh peserta didik karena bersifat abstrak  dan banyak memuat unsur visual sehingga peserta perlu memiliki kemampuan literasi visual untuk membantu memahami dan menginterprestasikan makna visual pada materi biologi. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan literatur mengenai analisis kemampuan literasi visual peserta didik pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tinjauan pustaka (literature review). Artikel yang dikaji sebanyak tigabelas yang diperoleh dari google scholar dengan kata kunci kemampuan literasi visual sesuai dengan tujuan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017-2024. Hasil literature review menunjukkan bahwa kemampuan literasi visual peserta didik berbeda-beda di setiap artikel mulai dari kategori rendah, sedang, cukup, maupun tinggi
Elephant Endotheliotropic Herpesvirus Infection in Asian Elephants (Elephas maximus): A Review Alkausar, Triawan; Kamelia, Marlina; Yosilia, Rani; Anisya, Shinta; Satitiningrum, Yuni
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 1 (2024): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v9i1.15403

Abstract

Elephants are charismatic exotic animals. As the largest land animal on the earth, their maximum weight can reach more than 7 tons and 4 meters in height. Apart from their exoticness, however, elephants, particularly Asian elephants are now losing more than 70% of their habitat. As a result, the International Union for Conservation of Nature (IUCN) has red-listed Asian elephants as the critically endangered animal. Various conservation efforts have been implemented, such as translocation of the elephants, control of poaching, educational campaigns, and research. Nonetheless, over the past two decades, Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV), a newly emerging disease has caused a serious threat to Asian elephants’ health worldwide. The virus causes a rapid, acute, and fatal haemorrhagic disease as the major clinical manifestation in adult Asian elephants and particularly in juvenile elephants in both wild and captive populations. This article provides a literature review regarding the EEHV infection in Asian elephants.