cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Higea
ISSN : -     EISSN : 25413554     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 347 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES DARI EKSTRAK ETANOL VARIAN DAUN TIN (Ficus carica L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN Mustika, Meilinda; Adriani, Syifa; Muhammad, Putra Restu
Jurnal Farmasi Higea Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v16i2.655

Abstract

Diabetes mellitus adalah sindrom metabolik terjadi ketika produksi insulin tidak mencukupi atau jumlah insulin cukup tetapi kerjanya kurang baik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah. Tanaman tin dengan nama latin (Ficus carica L.) memiliki banyak varietas. Daun Tin memiliki kandungan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun tin (Ficus carica L.) terhadap nilai glukosa darah mencit putih jantan yang diinduksi aloksan. Hewan uji dibagi menjadi 8 kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak etanol varietas Green Yordan (GY) dosis 700 mg/kgBB, Red Palestine (RP) dosis 700 mg/kgBB, LSU Gold (LG) dosis 700 mg/kgBB, Panache Tiger (PT) dosis 700 mg/kgBB, dan Bajihong (BJ) dosis 700 mg/kgBB, dan pembanding (metformin 1,3 mg/kgBB). Ekstrak etanol diberikan secara per oral selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tin dapat mempengaruhi kadar glukosa darah mencit putih jantan (sig<0,05), dimana varietas Bajihong (BJ) dan Green Yordan (GY) dosis 700 mg/kgBB memberikan efek penurunan glukosa darah paling tinggi.
UJI AKTIVITAS IN VIVO DAN IN VITRO ANTI PLATELET BROMELIN TERHADAP PENYAKIT KARDIOVASKULAR Fadilla, Utami Budhi; Aldi, Yufri; Afriwardi, Afriwardi; Umar, Salman
Jurnal Farmasi Higea Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v16i2.603

Abstract

Penyakit kardiovaskuler atau Cardiovascular Disase (CVD) adalah sekumpulan gangguan yang terjadi pada sistem jantung dan pembuluh darah. CVD dapat disebabkan oleh adanya agregasi platelet dalam saluran darah. Penggunaan anti platelet dapat meminimalkan angka kematian terhadap CVD, tetapi beberapa antiplatelet dibeberapa individu mengalami resistensi, dan bahkan menyebabkan efek samping lainnya, penggunaan fitomedika dapat menjadi alternatif dalam pengobatan CVD seperti penggunaan enzim bromelin. Enzim ini dapat digunakan untuk membantu mengurangi sensitivitas platelet terhadap ADP (Adenosine diphosphate) yang memicu agregasi platelet. Artikel ini merupakan review dari beberapa Original Research dan Review/ Open review yang diambil 10 tahun terakhir yang menjadi sumber referensi dalam artikel ini. Dari hasil telaah artikel pada sampel bromelin tersebut lebih banyak menggunakan uji in vitro dengan menggunakan metode PRP, dengan nilai aktivitas agregasi platelet bromelin berada diatas 40%. Sementara untuk pengujian in vivo pada mencit didapatkan dosis 210 µg/Kgbb sebagai dosis terbaik dan   pada tikus pada dosis 112 mg/kgbb. Sehingga dapat disimpulakan bahwa bromelin dapat menurunkan aagragasi platelet terhadap ADP yang menjadi parameter dalam CVD.
REVIEW ARTIKEL: TINJAUAN FITOKIMIA DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI TANAMAN GENUS CARICA Kesuma, Alfira Anggita Mutiara; Suparman, Suparman; Wahyuningrum, Retno
Jurnal Farmasi Higea Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v16i2.645

Abstract

Carica merupakan salah satu genus dari famili Caricaceae yang memiliki potensi untuk pengembangan obat alami. Telah dilaporkan beberapa penelitian mengenai penggunaan genus Carica  yang diuji kandungan senyawa bioaktif dan aktivitas farmakologinya. Tujuan narrative review ini yaitu untuk mengetahui senyawa bioaktif dan aktivitas farmakologi tanaman dalam genus Carica. Penelitian ini mengguankan metode komparatif dengan mengumpulkan berbagai sumber yang didapat dari jurnal penelitian yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Penelitian narrative review ini disusun dari pengumpulan data berupa artikel yang ditelusuri melalui database online Pubmed dan Google Scholar dimana didapatkan sebanyak 61 artikel dari PubMed dan 558 dari Google Scholar, kemudian disortir berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi untuk dilakukan analisis secara deskriptif yang meliputi spesies tanaman, bagian tanaman yang digunakan, senyawa bioaktif, metode ekstraksi dan aktivitas farmakologi. Hasil analisis terhadap artilkel yang diperoleh menghasilkan data dari 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dimana artikel yang telah dianalisis didapatkan dua spesies yang memenuhi kriteria inklusi pada narrative review, yaitu Carica papaya dan Carica pubescens. Pada ulasan ini ditemukan pada beberapa bagian tanaman memiliki aktivitas farmakologi dan senyawa bioaktif yang berbeda-beda. Sehingga dapat disimpulkan bahawa Carica terbukti menjadi genus yang bernilai ekonomis dan memiliki potensial sebagai alternatif pengobatan alami berdasarkan aktivitas farmakologinya yang beragam. Kandungan senyawa bioaktif yang telah diidentifikasi dalam spesies Carica papaya dan Carica pubescens, dinyatakan memiliki aktivitas farmakologi. Potensi tersebut dapat dijadikan acuan untuk pengembangan obat ahan alam dari tanaman genus Carica.
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET Ash Shidiq, Muhammad Ja'far; Ratnasari, Devi
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.643

Abstract

Sediaan Tablet merupakan sediaan paling dikenal sebagai sediaan takaran tunggal yang dikempa cetak sehingga padat dan berbentuk tabung pipih atau sirkuler dengan permukaan rata ataupun cembung. Proses pembuatan tablet memerlukan eksipien (bahan tambahan) untuk memfasilitasi pengempaan, karena zat aktif dalam tablet tidak dapat langsung dikempa tanpa tambahan eksipien. Maltodextrin merupakan eksipien yang sering digunakan dalam pembuatan tablet, karena sifatnya menguntungkan dan memiliki harga yang relatif murah, lebih komersil, serta mudah didapat dibandingkan dengan eksipien lain. Namun, penambahan maltodextrin sebagai pengisi, pengikat dan penyalut, dapat menyebabkan timbulnya sifat fisik tablet yang kurang optimal sehingga mempengaruhi sediaan tablet yang dibuat. Oleh karena itu, perlunya pengkajian mengenai pengaruh penambahan Maltodextrin terhadap karakteristik fisik tablet dan konsentrasi optimalnya, agar tablet yang dihasilkan memiliki spesifikasi yang baik. Bahasan tersebut kemudian dituangkan dalam systematic literature review yang didasarkan jurnal internasional atau nasional pada google scholar, dan pubmed. Didapatkan 10 jurnal masuk kedalam kriteria inklusi review artikel dan dilakukan pembahasan. Hasilnya dari penambahan konsentrasi maltodextrin dapat mempengaruhi hasil Karakteristik tablet seperti bobot tablet, persentase disolusi tablet, kekerasan tablet, friabilitas, waktu larut, penampilan tablet dan kandungan kimia dalam tablet. Dimana konsentrasi maltodextrin yang digunakan oleh para peneliti dalam jurnalnya ada pada rentang 2-40% untuk penyalut, 5-35% untuk pengikat dan ≤40% untuk pengisi. Dari ketiga fungsi maltodextrin tersebut, paling banyak digunakan sebagai eksipien pengisi dan pengikat pada sediaan tablet.
INTENSIFIKASI DAN KETAATAN TERAPI ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN GERIATRI DI RSUD X BALI Asri, Ni Komang Intan Prima; Virginia, Dita Maria
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.700

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang umum di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat terutama pada kelompok usia lanjut. Kasus hipertensi di Provinsi Bali mengalami peningkatan dari sejak tahun 2013. Hal tersebut menunjukkan urgensi penanganan yang lebih baik pada kelompok geriatri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensifikasi dan ketaatan terapi antihipertensi terhadap terkontrolnya tekanan darah pada pasien geriatri di RSUD X Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui rekam medis meliputi pengukuran tekanan darah dan riwayat terapi antihipertensi, serta dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik antara intensifikasi terapi (OR = 0,290; 95% CI, 0,051-1,639; p-value = 0,143) dan ketaatan terapi (OR = 1,214; 95% CI, 0,427-3,452; p-value = 0,716) terhadap terkontrolnya tekanan darah pasien. Meskipun analisis statistik menunjukkan tidak ada hubungan signifikan, ketaatan terapi tetap dianggap penting karena sebagian besar pasien yang mematuhi terapi menunjukkan tekanan darah terkontrol. Pendekatan yang lebih personal dan komprehensif, termasuk edukasi pasien dan pemantauan yang teratur, tetap penting dalam pengelolaan hipertensi pada pasien geriatri.  
REVIEW ARTIKEL: INTERVENSI mHEALTH TERHADAP KEPATUHAN TERAPI PASIEN TUBERKULOSIS DI ASIA Andanalusia, Mahacita; Saputra, Yoga Dwi; Megadendra, Arindatasya Irana; Huda, Rifky Arafahtul
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.652

Abstract

WHO memaparkan bahwa terdapat lebih dari 10 juta kasus TB baru yang ditemukan di dunia setiap tahunnya dengan negara-negara Asia menjadi kontributor terbesar pada kasus. Dalam tatalaksana terapi, aplikasi kesehatan secara seluler (mHealth) dapat mengatas tantangan dalam pengobatan TB. Studi ini merangkum efek dari intervensi mHealth terhadap kepatuhan terapi pasien TB di Asia. Database yang digunakan dalam studi adalah melalui google scholar. Artikel mengenai intervensi mHealth terhadap kepatuhan pasien TB, penelitian orisinil, penelitian yang dilakukan di negara-negara di Asia, artikel tersedia dalam bentuk full paper, sudah dilakukan proofread, artikel yang dapat diakses terbuka, dan terpublikasi dari tahun 2014 hingga 2024 merupakan kriteria inklusi pada studi ini. Sebanyak 12 artikel terpilih untuk dikaji. Berdasarkan hasil, diketahui bahwa jenis intervensi yang sering digunakan adalah SMS, telepon, sosial media chat, video, dan aplikasi/website untuk monitor pasien. Intervensi dilakukan di beberapa negara, yakni di Cina, India, Indonesia, dan Pakistan. Hasil studi literatur ini menujukkan bahwa sebagian besar intervensi mHealth dapat meningkatkan kepatuhan terapi pasien TB di Asia. Pada penelitian intervensi mHealth, perlu mempertimbangkan penggunaan metode dan desain studi yang dapat memberikan hasil yang kuat.
KARAKTERISASI SIFAT FISIKOKIMIA DAN PENINGKATAN LAJU DISOLUSI PIPERIN-ASAM SINAMAT DENGAN TEKNIK PENGUAPAN PELARUT Octavia, Maria Dona; Santi, Ella; Effendy, Sanezea; Sari, Yeni Novita; Zafrul, Addina
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.706

Abstract

Piperin merupakan senyawa golongan alkaloid yang terdapat pada buah dan akar dari tumbuhan lada hitam atau Piper nigrum L. Piperin telah diketahui memiliki khasiat sebagai antibakteri, antioksidan, antikanker dan antiinflamasi. Piperin tergolong ke dalam Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II dengan kelarutan rendah dan permeabilitas yang tinggi. Untuk meningkatkan kelarutan senyawa piperin dilakukan modifikasi sifat fisikokimia piperin dengan pembentukan multikomponen kristal piperin menggunakan koformer asam sinamat perbandingan 3:7 mol dengan metode penguapan pelarut. Karakterisasi sampel dilakukan dengan Spectrum FT-IR menunjukkan terjadi pergeseran yang tidak signifikan pada bilangan gelombang, Difraksi Sinar-X menunjukkan terjadi penurunan intensitas, Differensial Scanning Calorimetry (DSC) menunjukkan terjadinya penurunan titik lebur, Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan morfologi bentuk kristal yang berbeda dengan piperin murni maupun asam sinamat. Laju disolusi piperin meningkat ditunjukan oleh persentase terdisolusi pada menit ke-60 piperin = 7,9487%, campuran fisik = 16,5503%, dan multikomponen kristal = 23,7222%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan asam sinamat dapat mempengaruhi laju disolusi dari piperin.
PENGUJIAN KADAR FLAVONOID TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIKETOMBE EKSTRAK ETANOL DAUN JATI MERAH (Tectona grandis Linn. F) Salasanti, Citra Dewi; Aprilia, Ade Yeni; Sari, Finda
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.657

Abstract

Ketombe merupakan infeksi jamur Pityrosporum ovale pada kulit kepala yang umum terjadi pada masyarakat Indonesia yang beriklim tropis dan kelembaban udara yang tinggi. Flavonoid merupakan metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai antijamur dan terkandung dalam daun jati merah. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar flavonoid total dan aktivitas antiketombe ekstrak etanol daun jati merah. Uji kadar flavonoid total dilakukan dengan metode kalorimetri diukur dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 427 nm. Aktivitas antiketombe dilakukan dengan metode difusi cakram pada jamur Pityrosporum ovale. Kadar flavonoid total ekstrak daun jati merah yang diperoleh sebesar 327,52 μg qe/mL. Kontrol negatif, DMSO, tidak memberikan zona hambat dan kontrol positif, ketokonazol, memberikan zona hambat sebesar 41,66 mm. Ekstrak etanol daun jati merah pada konsentrasi 500 ppm, 750 ppm, dan 1000 ppm masing-masing memberikan zona hambat sebesar 6,55 mm, 13,29 mm, dan 15,22 mm. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh ekstrak etanol daun jati merah mengandung flavonoid total sebsear 3,27% dan aktivitas antiketombe sedang - kuat.
AKTIVITAS ANTIMIKROBA FRAKSI N-HEKSAN DAN FRAKSI METANOL JAMUR ENDOFIT Trichoderma harzianum NT3 TERHADAP PERTUMBUHAN MIKROBA Staphylococcus aureus, Escherichia coli, MRSA, DAN Candida albicans SECARA IN VITRO Usman, Wilda Fhitriany; Handayani, Dian; Rustini, Rustini
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.665

Abstract

Meningkatnya tingkat resistensi terhadap antibiotik mendorong perlunya pencarian sumber antimikroba baru yang potensial. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari studi sebelumnya yang bertujuan untuk mengeksplorasi aktivitas antimikroba dari fraksi jamur endofit Trichoderma harzianum NT3. Isolat murni T. harzianum NT3 dikultivasi pada media beras padat selama 3–4 minggu pada suhu ruang. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etil asetat (EtOAc), kemudian hasil ekstrak diuapkan dengan Rotary Evaporation. Fraksinasi selanjutnya dilakukan dengan metode cair-cair menggunakan pelarut metanol dan n-heksan. Uji aktivitas antimikroba dari masing-masing fraksi dilakukan terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA), dan Candida albicans menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan merupakan fraksi paling aktif dibandingkan fraksi methanol, dengan diameter zona hambat sebesar 11,50 mm terhadap S. aureus, 12,35 mm terhadap E. coli, 11,20 mm terhadap MRSA, dan 13,50 mm terhadap C. albicans. Temuan ini menunjukkan potensi fraksi n-heksan dari T. harzianum NT3 sebagai sumber senyawa antimikroba. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut.
AKTIVITAS ANTIDIABETES DARI FRAKSI ETIL ASETAT BUAH TAKOKAK (Solanum torvum Swartz) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Erjon, Erjon; Febriyanti, Dita; Sriwijaya, Reza Agung; Sari, Ema Ratna; Lely, Nilda
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i1.692

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik, yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah melebihi nilai normal. Buah tokokak (Solanum torvum Swartz) dilaporkan memiliki aktivitas sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antidiabetes dari fraksi etil asetat buah takokak pada mencit putih Jantan model diabetes. Dosis fraksi etil asetat buah takokak yang digunakan adalah 100, 200, dan 400 mg/kgbb. Sediaan uji diberikan dalam dosis tunggal selama 14 hari. Parameter pengukuran adalah presentase penurunan kadar gula darah dari mencit model diabetes. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat buah takokak dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgbb berpotensi sebagai antidiabetik. Peningkatan dosis pemberian fraksi etil asetat buah takokak berkorelasi positif yang sangat kuat terhadap peningkatan efek antidiabetes.