cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
ISSN : 24769886     EISSN : 24770302     DOI : -
Core Subject : Education,
EDUCATIO Journal ISSN: Print 2476-9886 –Online 2477-0302 is the Counseling Journal is a peer-reviewed, counseling journal published by Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy. The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of education. Its scope counseling in education, sections include research, assessment, supervision in counseling, sexual abuse, violence addition counseling, multi-cultural counseling, crisis intervention, trauma counseling, ITC in counseling, counseling career, spiritual counseling, marriage and family counseling, counseling and psychotherapy. EDUCATIO published biannualy (April and October).
Arjuna Subject : -
Articles 728 Documents
Use of game-based educational entertainment media to foster mathematical problem-solving proficiency in pre-service mathematics teachers Yulia, Romadiastri; Mujiasih, Mujiasih; Ardani, Riska Ayu; Setambah, Mohd Afifi Bahurudin
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423916

Abstract

The capacity to solve mathematical problems is an essential component of the professional abilities that pre-service instructors of mathematics are required to possess. When it comes to coping with technological advancements in the sphere of education, this skill serves as the foundation. For the purpose of enhancing one's capacity to solve mathematical problems, this study proposes an innovative method that involves the use of game-based educational entertainment media (GEM). Within the realm of development research, this research technique focuses on the ways in which problem-solving skills can be enhanced by participation in activities that are based on game-based entertainment media. The ADDIE phases—analysis, design, development, implementation, and evaluation—are the steps that are utilised in the process of development. The GEM was utilised by 94 pre-service mathematics teachers who participated in this research. GEM is effective in developing mathematical problem-solving skills, according to the findings of the research. This is accomplished by encouraging pre-service mathematics teachers to identify problems, model them, solve problems mathematically, and assess the results of their efforts.
Implementasi model pembelajaran discovery learning pada pembelajaran teks ulasan film Khairiah, Iffah; Budiman, Ajang; Pangesti, Fida
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423938

Abstract

Model pembelajaran discovery learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memperoleh pengalaman belajar yang kreatif, inovatif, dan optimal. Pengimplementasin model discovery dengan film sebagai media pembelajaran merupakan salah satu usaha guru dalam menghadirkan pembelajaran yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran discovery learning. 2) mendeskripsikan hasil dari pembelajaran. Oleh karena itu, hasil yang diperoleh adalah tahapan implementasi pembelajaran teks ulasan dengan model  discovery learning di kelas 8A, diawali dengan stimulation, identifikasi masalah (problem statement), pengumpulan data (Data Collection), pembuktian (Verification), kesimpulan (generalization). Sedangkan hasil pembelajaran diperoleh bahwa rata-rata siswa di kelas 8A telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimun (KKM). Namun, dalam proses pengaplikasian model discovery learning di kelas 8A masih terdapat keurangan. Hal tersebut ditandai dari 7 siswa yang tidak memenuhi KKM. Maka dari itu penggunaan model pembelajaran discovery learning sebaiknya dikombinasikan dengan stretegi pembelajaran lain yang lebih inovatif sesuai dengan kondisi dan perkembangan zaman.
The urgency of digital technology in education: a systematic literature review Putra, Johni Eka; Sobandi, A; Aisah, Aisah
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423960

Abstract

The research objective is to investigate the urgency, impact, efforts, and challenges in integrating digital technology in education in Indonesia, with a focus on improving the quality of learning, reducing gaps in educational access, and preparing students to face a future integrated with technology. This research uses the Systematic Literature Review (SLR) method with 171,000 articles from Scopus, ERIC and Google Scholar sources (2018-2024 period), using the keyword "digital technology in education". Inclusion and exclusion criteria were applied to select 10 high-quality articles relevant to the research topic. The data analysis stage involved narrative synthesis of the 10 articles, reflecting the urgency of digital technology in improving the quality and effectiveness of education. The result of this work is that the use of digital technology in education is important and urgent to prepare the young generation to face the challenges of a digitalized future. E-learning, integration of ICT and AI, and digitalization of education improve the quality of learning and student experience. Digital literacy, digital learning media, and the role of technology in the teaching and learning process are important focuses. The integration of digital technology creates inclusive, dynamic and adaptive learning. Novelty provides an in-depth understanding of the challenges and opportunities in implementing digital technology in education in Indonesia, with a focus on remote areas and limited infrastructure. The implications of digital technology are expanding access.
Bagaimana perkembangan kurikulum di indonesia?: sebuah tinjauan berbasis meta-analisis terhadap perkembangan kurikulum vokasi di indonesia Marta, Rizkayeni; Maksum, Hasan; Waskito, Waskito; Dewi, Ika Parma; Mursyida, Lativa
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202423984

Abstract

Perkembangan kurikulum vokasi di Indonesia menjadi sorotan penting dalam upaya meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan teknologi kejuruan. Dalam artikel ini, dilakukan sebuah tinjauan mendalam terhadap evolusi kurikulum vokasi di Indonesia, memulai dari implementasi Kurikulum 2013 (K13), perkenalan Kurikulum Merdeka, hingga adopsi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) tujuan penelitian ini ialah memberikan persepsi bagaimana kurikulum vokasi di indonesia berkembang yang mana mencakup aspel-aspek utama pada kurikulum yang terfokus pada Pendidikan vokasi dengan meninjau ulang kajian serta implementasi yang sudah dipublikasikan. Metode yang digunakan pada meta-analisis ini ialah metode PRISMA untuk pengelompokkan referensi dan kemudian perhitungan statistic dengan JASP dengan pengolahan data Classical Meta Analysis. Hasil yang didapatkan melalui analisis meta terhadap berbagai studi, digali dampak dari setiap kurikulum terhadap pendidikan vokasi di Indonesia.Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap kurikulum memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Kurikulum 2013 menghadirkan pendekatan yang lebih holistik dan interdisipliner, sementara Kurikulum Merdeka menekankan pada fleksibilitas dan otonomi institusi pendidikan. Di sisi lain, Kurikulum OBE menitikberatkan pada penerapan penilaian berbasis kompetensi dan hasil yang terukur. Melalui grafik funnel plot dan analisis statistik yang mendalam, ditemukan bahwa penggunaan Kurikulum OBE memiliki dampak yang signifikan terhadap efektivitas pendidikan vokasi, dengan nilai koefisien yang menunjukkan dampak yang tinggi. Kesimpulannya, evolusi kurikulum vokasi di Indonesia mencerminkan upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan teknologi kejuruan.
Analisis perbedaan keterampilan komunikasi interpersonal siswa sekolah menengah atas berdasarkan gender Maizura, Nining; Rahman, Diniy Hidayatur; Zamroni, Zamroni
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424028

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat keterampilan komunikasi interpersonal siswa laki-laki dan perempuan. Komunikasi efektif yang sulit diterapkan oleh siswa menyebabkan siswa masih seringnya berbohong, menggunakan kalimat sarkasme atau sindiran yang merendahkan, kurang bisa menghargai lawan bicara dan mengeluarkan kata-kata kotor baik siswa laki-laki maupun perempuan. Di sisi lain komunikasi juga menjadi bagian integral dari kehidupan dan sebagai bentuk tindakan untuk membangun hubungan sosial dengan orang lain. Penelitin ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dengan analisis data menggunakan analisis independent sample t-test. Sampel penelitian ini berjumlah 130, 65 siswa perempuan dan 65 siswa laki-laki dengan menggunakan teknik random sampling dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan keterampilan komunikasi interpersonal siswa laki-laki dengan perempuan. Namun, guru dan stakeholder pendidikan perlu menyadari temuan ini dan mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung perkembangan keterampilan komunikasi interpersonal bagi kedua jenis kelamin.
Pengaruh bimbingan kelompok teknik rational emotive behaviour untuk mengurangi fanatisme k-pop pada siswa madrasah aliyah negeri Rahayu, Sri; Wahyuni, Sri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424104

Abstract

Fanatisme dianggap sebagai perilaku yang cenderung mempertahankan suatu keyakinannya dan biasanya memiliki pemikiran yang irasional. Untuk mengubah pemikiran irasional menjadi rasional maka dapat menerapkan teknik rational emotive behaviour. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis  pengaruh bimbingan kelompok teknik rational emotive behaviour dalam mengurangi fanatisme K-Pop. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen jenis nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 407 siswa kelas X MAN 2 Langkat dengan sampel 80 siswa, penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive untuk memilih siswa yang menunjukkan tingkat fanatisme tinggi berdasarkan hasil angket awal. Dari hasil analisis angket terdapat 20 siswa yang mengalami fanatisme tinggi yang akan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kontrol. Tenik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala likert fanatisme. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh bimbingan kelompok teknik rational emotive behaviour untuk mengurangi fanatisme K-Pop pada siswa kelas X MAN 2 Langkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik REB efektif dalam mengurangi fanatisme K-Pop di kalangan siswa. Teknik REB bekerja dengan mengidentifikasi dan menantang pemikiran irasional, serta menggantinya dengan pemikiran yang lebih rasional dan logis.
Peran konseling individual dalam mengatasi permasalahan remaja perempuan pada generasi sandwich Husna, Natasya; Wahyuni, Sri
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424105

Abstract

Generasi sandwich umumnya mengalami permasalahan pada dampak yang berkaitan dengan permasalahan konflik peran, permasalahan kesehatan fisik dan psikis serta permasalahan sosial. Maka tujuan dari penelitian ini adalah  untuk melakukan analisis mengenai permasalahan remaja perempuan dan peran BK membantu generasi sandwich dalam mengurangi dampak tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan design penelitian studi kasus. Penelitian ini menggunakan subjek yang berjumlah tiga orang remaja perempuan sandwich generation. Prosedur pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran bimbingan dan konseling melalui konseling individual terbukti dapat membantu mengatasi dampak negatif yang dialami oleh remaja perempuan generasi. Dari ketiga remaja perempuan tersebut menunjukan perubahan positif dalam permasalahan konflik peran, kesehatan fisik dan psikis serta permasalahan sosial. Kesimpulannya peran bimbingan dan konseling melalui konseling individual dapat memberikan perubahan yang signifikan pada permasalahan konflik peran, kesehatan fisik dan psikis serta sosial terhadap remaja perempuan sandwich generation. Bagi sandwich generation peneliti meyarankan agar dapat lebih konsisten dalam
Pengaruh pola asuh otoritatif terhadap kedisiplinan siswa sekolah menengah pertama Tarrisya, Siti; Muryono, Sigit
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424121

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa remaja. Pada masa ini, anak sangat membutuhkan arahan untuk membantu mereka menentukan hal positif dan hal negatif. Hal demikian yang membuat anak bertindak sesuai hatinya dan belum bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Sehingga diperlukan peran orang tua dan guru untuk memonitori sikap para anak remaja tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menentukan apakah terdapat pola asuh otoritatif terhadap kedisiplinan siswa Kelas VII SMP Malahayati Jakarta serta apakah terdapat pengaruh dari pola asuh otoriter yang diterapkan. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan populasi yang diambil yaitu seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 132 siswa. Metode Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan jenis Non probability sampling dengan teknik Purposive sampling. Teknik analisis data dengan melakukan analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis menggunakan SPSS 27 for MacIOS. Hasil penelitian ini diketahui bahwa ilai t = 1,996 dengan nilai signifikasi 0,048 < 0,05. Maka kesimpulan yang dapat diambil terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh otoritatif terhadap kedisiplinan siswa kelas VII SMP Malahayati.
Development of creativity-based learner worksheets in science subjects at elementary school Sari, Alvi Dwi Kartika; Anas, Nirwana
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424134

Abstract

Creativity is a very important skill to have, without creativity a person will not be able to adapt to the developments that occur in the current era of globalization. The ability to think creatively is very important for students because through creative thinking, students are expected to understand, manage, and solve the problems they face. The creativity that students have can be a skill they have to face every opportunity and difficulty they will face. The method applied in this research is Research and Development (R&D). The development of this LKPD refers to the development model proposed by Robert Maribe Brach with the ADDIE approach. ADDIE stands for Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Learning by using LKPD based on creativity is effective and can be used in the learning process in grade IV elementary school students. The feasibility of learning media has been reviewed by subject matter experts, media experts, and trials on grade IV elementary school students. Validation assessed by material experts and media experts, shows that creativity-based LKPD is included in valid criteria and is suitable for use as teaching materials for teachers and students. It can be concluded that creativity-based LKPD is effective for science learning on photosynthesis material. For future researchers, they can develop better and better Learner Worksheets, besides based on creativity, LKPD can be developed based on other 4C skills, such as collaboration, communication, critical thinking, innovation.
Implementasi integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam intrakurikuler keagamaan di madrasah tsanawiyah Nuhaliza, Siti; Asari, Hasan; Dahlan, Zaini
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424137

Abstract

Moderasi beragama adalah cara pandang dan cara bersikap tegas dalam menyikapi dan menghargai perbedaan agama, serta perbedaan ras, suku, budaya, dan adat istiadat guna menjaga persatuan antar umat beragama dan mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Indonesia. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai moderasi beragama yang diterapkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Langkat mampu memberikan dan menerapkan nilai-nilai moderasi beragama yang mana tidak ada diskriminasi antara satu sama lain dan dapat saling menghargai dan menghormati. Yang bertujuan untuk menjaga persatuan antarbangsa, menjalin toleransi terhadap perbedaan di kalangan umat Islam, membentuk sikap kemanusiaan dan membangun sikap saling menghargai dan menghargai demi terciptanya perdamaian dan keharmonisan antara satu sama lain, serta saling mengenal di tengah perbedaan. mulai dari budaya, suku. ras dan lain-lain sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan melakukan wawancara kepada kepala sekolah, Wkm Kurikulum, guru Pai, dan siswa. Hasil atau temuan dari penelitian ini adalah MTs N 3 langkah sudah menerapkan nilai-nilai moderasi beragama yang sudah masuk dalam kurikulum sehingga terbiasa menerapkan nilai-nilai moderasi beragama yang meliputi saling menghargai dan menghargai satu sama lain dan tidak melakukan diskriminasi satu sama lain. satu sama lain di tengah banyak perbedaan.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 11, No 1 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 1 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 1 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 7, No 2 (2021): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 7, No 1 (2021): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 6, No 2 (2020): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 6, No 1 (2020): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 2 (2019): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 5, No 1 (2019): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 4, No 2 (2018): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 4, No 1 (2018): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 3, No 2 (2017): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2017): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2016): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2, No 2 (2016): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2, No 1 (2016): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 1, No 1 (2015): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia More Issue